• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Mana Lebih Keramat: 30 September atau 1 Oktober?

Mana Lebih Keramat: 30 September atau 1 Oktober?

October 2, 2019
Tinjau Pelatihan SMK Go Global di UKRI, Menteri P2MI Dorong Kesiapan Kerja Pekerja Migran

Tinjau Pelatihan SMK Go Global di UKRI, Menteri P2MI Dorong Kesiapan Kerja Pekerja Migran

October 9, 2026
Masyarakat Serbu Layanan Servis Motor Gratis Siswa SMK Krembung

Masyarakat Serbu Layanan Servis Motor Gratis Siswa SMK Krembung

October 9, 2026
Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

Migran Aman! 70 Siswa di Lombok Timur Dibekali Jurus Hindari Jebakan Kerja Ilegal ke Luar Negeri

October 9, 2026
Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

October 8, 2026
Ade Supandi Hadiri Taklimat Presiden Prabowo Bersama 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

Ade Supandi Hadiri Taklimat Presiden Prabowo Bersama 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

October 8, 2026
Pengawasan Data Pemilih Berbasis Artificial Intelligence

Pengawasan Data Pemilih Berbasis Artificial Intelligence

October 8, 2026
Tak Berhenti di Pemulangan, KP2MI Kawal Status Kewarganegaraan Lima Anak Baedah

Tak Berhenti di Pemulangan, KP2MI Kawal Status Kewarganegaraan Lima Anak Baedah

October 7, 2026
Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

October 7, 2026
Dunia yang Terbelah, Rupiah yang Diuji

Dunia yang Terbelah, Rupiah yang Diuji

October 7, 2026
MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

October 7, 2026
AWAL, Akhirnya Tiba

AWAL, Akhirnya Tiba

October 7, 2026
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, October 9, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

    Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

Mana Lebih Keramat: 30 September atau 1 Oktober?

by admin
October 2, 2019
in Feature
0
Mana Lebih Keramat: 30 September atau 1 Oktober?
542
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Suasana Doa Bersama – Selamatan –  dan Diskusi Kebangsaan untuk segenap Pahlawan Revolusi di Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno, Kediri. (foto: ist)

Jayakarta News – Gerakan 1 Oktober atau disebut Gestok, menyisakan banyak catatan di lubuk bangsa Indonesia. Tragedi “kudeta merayap” yang acap disebut dengan Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia (G-30-S/PKI), itu adalah tragedi politik sekaligus tragedi kemanusiaan. Bahkan, berdampak pada lengsernya Presiden Sukarno.

Tujuh pahlawan revolusi menjadi korban Lubang Buaya. Rentetan kejadian selanjutnya adalah aksi pembunuhan massal kepada warga negara yang dicap sebagai komunis. Demi mengenang peristiwa bersejarah itulah, Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno, Kediri menggelar rangkaian acara Doa Bersama – Selamatan –  dan Diskusi Kebangsaan untuk segenap Pahlawan Revolusi.

Kegiatan tersebut dihelat Selasa  1 Oktober 2019 di Pendopo Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno, Ds. Pojok, Kec. Wates Kabupaten Kediri. “Penulisan sejarah, pemahaman sejarah kadang memang harus direkonstruksi. Tetapi khusus kasus 30 S/PKI atau Gestok sangat tidak mudah. Salah jalan bisa mengakibatkan perang saudara,” ujar Kushartono, Ketua DPC PCTA (Persaudaraan Cinta Tanah Air) Indonesia, Kediri.

Kushartono yang sehari-hari mengelola Situs Ndalem Pojok Kediri menambahkan, perbedaan persepsi inilah yang dihawatirkan oleh TNI/Polri. Itu pula yang menimbulkan kesan, seolah-olah mereka sangat resisten terhadap isu ini.

“Bagi kami sebelum merekonstruksi G-30-S/PKI atau Gestok, yang paling awal harus direkonstruksi adalah kesadaran berbangsa dan bernergara. Rekontruksi kesadaran berbangsa pasti tidak ada yang mudah. Tapi juga tidak sulit, jika Berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa menyertai kita,” imbuhnya.

Diskusi Kebangsaan untuk segenap Pahlawan Revolusi di Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno, Kediri. (foto: ist)

Ia prihatin, puluhan tahun pasca meninggalnya Pahlawan Revolusi 1 Oktober, bangsa ini nyaris abai bahkan cenderung melupakan. Salah satu indikasinya, nyaris tidak ada ritual “selametan”. “Padahal Bapak Bangsa kita berpesan Jasmerah, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Jangan sampai kita menjadi generasi yang durhaka dan meninggalkan sejarah,” tandas Kushartono.

Ia pun berharap, dengan diselenggarakannya doa dan selamatan ini, bangsa dan negara serta pemerintah segera menuntaskan segala persoalan yang menjadi ekses peristiwa Gestok tersebut. Jika kita berhasil lulus uji, niscaya kita menjadi bangsa yang luhur, negara yang adil makmur, damai sejahtera. Indonesia Raya.

Contoh kecil yang mutlak harus menjadi kesepakatan bangsa adalah perihal tanggal 30 September dan 1 Oktober. Benarkah penetapan tanggal 30 September sebagai hari duka nasional sehingga kita wajib mengibarkan bendera setengah tiang? Bukankah meninggalnya 7 pahlawan revolusi pada tanggal 1 Oktober 1965? Dus, hari duka nasional selayaknya diperingati tanggal 1 Oktober atau tetap 30 September?

Diskusi berlangsung interaktif. Sejumlah peserta diskusi mengajukan pertanyaan kepada para narasumber. (foto: ist)

Jika kesepakatan itu sudah terjadi, niscaya peringatan tanggal keramat tadi bisa menjadi acuan budaya bagi masyarakat. Salah satunya adalah tradisi leluhur yang masih hidup di tengah masyarakat. Dalam keyakinan tradisi Jawa misalnya, pada saat hari orang tua kita meninggal dunia atau kakek/nenek kita meninggal dunia ada pantangan-pantangan. Dalam istilah Jawa pantangan atau hari nahas ini disebut geblakke (saat meninggalnya) bapak/ibu, kakek/nenek.

Ada sejumlah pantangan yang tidak boleh dilakukan di hari nahas itu. Di antaranya, larangan mengadakan pernikahan, larangan mendirikan rumah, larangan bepergian jauh, larangan mengadakan pesta, dan lain-lain.

Konsekuensi dari pelanggaran atas larangan tersebut, dipercaya bisa mengakibatkan risiko-risiko yang tidak diinginkan. Nah, jika pantangan-pantangan itu dilanggar tidak hanya oleh satu keluarga, melainkan oleh satu bangsa, bukankah wajar jika ada kekhawatiran bangsa ini akan menerima konsekuensi dari larangan tradisi itu? Atas dasar pemikiran (kehawatiran) ini panitia menggelar acara tersebut.

Yang juga hadir sebagai pembicara dan menyampaikan buah-buah pemikiran dalam diskusi itu adalah Ketua LESBUMI PCNU Kediri, Abu Mushlich. (*/rr)

Tags: g-30-s/pkigestokjayakartanewspersada sukarnositus ndalem pojok kediri
Share217Tweet136
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Tinjau Pelatihan SMK Go Global di UKRI, Menteri P2MI Dorong Kesiapan Kerja Pekerja Migran

Tinjau Pelatihan SMK Go Global di UKRI, Menteri P2MI Dorong Kesiapan Kerja Pekerja Migran

October 9, 2026
Masyarakat Serbu Layanan Servis Motor Gratis Siswa SMK Krembung

Masyarakat Serbu Layanan Servis Motor Gratis Siswa SMK Krembung

October 9, 2026
Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

Migran Aman! 70 Siswa di Lombok Timur Dibekali Jurus Hindari Jebakan Kerja Ilegal ke Luar Negeri

October 9, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version