Jokowi Hadir ke Konser Guns N’Roses di GBK, Kamis Besok?

Sebagai pencinta musik keras, Presiden Indonesia Joko Widodo diharapkan datang ke konser Guns N’ Roses. Band rock itu akan mengguncang Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Kamis (8/11).

“Kalau soal kedatangan Pak Jokowi belum ada yang tahu, kemungkinan selalu ada,” kata Adib Hidayat, selaku perwakilan dari promotor saat jumpa pers di GBK, Jakarta, Selasa (6/11).

Menurut pihak promotor, sejauh ini tidak ada undangan resmi untuk Jokowi. Namun tentu semua pihak bakal menyambut baik kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu di konser Guns N’ Roses.

“Kalau (Jokowi) datang pasti senang,” ujarnya.

Persiapan konser Guns N’ Roses di Stadion Gelora Bung Karno Senayan Jakarta–foto istimewa

Jelang konser spektakuler tersebut, TEM & UnUsUaL Entertainment selaku promotor menyebut persiapan konser Guns N’ Roses telah mencapai 80 persen. Panggung besar sudah berdiri di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Area serta panggung siap menyambut ribuan fans yang akan berkumpul untuk merayakan momen kebersamaan formasi klasik Guns N’ Roses yang sangat ditunggu-tunggu pecinta musik rock.

Apalagi band dengan hits November Rain itu bakal beraksi dengan formasi klasik setelah berpuluh tahun lamanya. Tujuh personel Guns N’Roses telah mendarat di Jakarta, Senin (6/11) kemarin. “Dia masih jet lag. Istirahat buat sound cek hari ini,” ujar Adib Hidayat. Mereka memboyong sebanyak 50  orang kru dan akan menggebrak GBK dengan durasi 3 jam. “Lapangan rumput hijau pun sudah ditutup terpal,” timpal Adib lagi. (pik).

Ketua DPRD DKI: KoPHI Bisa Giatkan Hoki Lagi

Tim KoPHI–Komunitas Pecinta Hoki Indonesia–di stadion hoki Pintu VII Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyambut baik Komunitas Pecinta Hoki Indonesia (KoPHI) yang menjadi wahana para atlet senior untuk menggiatkan hoki kembali. KoPHI hendaknya melibatkan dan membina sekaligus memotivasi para junior hoki untuk berkembang dan berprestasi. Masa muda “bandel” itu wajar tapi kemudian harus punya prestasi. Prestasi itu bisa dari berbagai bidang termasuk olahraga.

Dikatakan, adanya lapangan hoki karpet biru di Pintu VII areal GBK Senayan yang 2 Desember 2017 lalu diresmikan Presiden Jokowi bisa dimanfaatkan para atlet hoki di berbagai segmen usia.

“Ayo para atlet yang masih duduk di bangku sekolah atau perguruan tinggi khususnya yang di DKI, galakkan lagi latihan-latihan hoki lapangan, lalu ikuti kompetisi, kita sudah punya fasilitas dua lapangan karpet berstandar internasional, jangan sia-siakan,” demikian pesan Prasetyo, yang dulunya atlet hoki, ketika hadir dalam acara “Main Hoki Bareng dan Silaturrahim di Senayan Jakarta, Minggu (25/2).

Acara ini dihadiri oleh sekitar 140 pehoki, terdiri dari mantan pehoki nasional dari Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Padang, serta pehoki dari SMAN 16 dan London School (sparring partner).

Prasetyo yang mantan atlet hoki DKI dari Klub Star era tahun 1980-an itu melanjutkan, lapangan hoki karpet itu nanti akan digunakan Asian Games ke-18 pada Agustus-September. Dia berjanji akan memfasilitasi kebutuhan tim-tim hoki yang ingin menggunakan lapangan itu melalui Sekretariat Negara sebagai pengelola GBK.

Dalam kesempatan itu hadir juga Rektor IBM ASMI Kampus Ungu Dr Freddy J Rumambi MM yang ikut mendukung kegiatan-kegiatan yang akan diselenggarakan KoPHI. “Saya juga mantan atlet nasional taekwondo, anak-anak saya juga olahragawan, jadi sudah sangat mengerti urusan olahraga. Apalagi pendiri ASMI Kak Benny Tengker memang sejak dulu hingga kini sangat mendukung olahraga hoki, silakan rancang kegiatannya,” katanya.

Salah satu mantan atlet nasional dari ASMI, Pingkan D Frederik mengatakan sangat mendukung dan senang dengan adanya KoPHI. Selain bisa bertemu lagi dengan kawan lama dari berbagai kota, bisa sekadar bermain hoki lagi, juga ingin terlibat memberi semangat olahraga kepada generasi muda.

KoPHI dibentuk 25 November 2017 di Lapangan Hoki Cikutra Bandung yang diprakarsai oleh para mantan atlet hoki Ella Relawati (ketua), Keke Annelisa Amangku, Rina Ginting, Entin Karyadi, Leni Marliani, dan Ririn Utari Prabowo.

Ella menjelaskan, KoPHI terbentuk karena adanya keinginan para mantan atlet hoki yang berusia 40 tahun ke atas ingin bermain fun hoki dan mengikuti festival hoki, yang aturan permainannya disesuaikan dengan usia.

“Kegiatan festival hokinya ada, pemain hoki seniornya juga ada walau berada di berbagai kota, yang belum ada itu adalah komunitas atau wadah untuk mengumpulkan dan mengurusi para senior hoki itu. KoPHI terpanggil untuk itu, dan bila berkembang akan dilanjutkan dengan pembinaan kepada para junior, serta mengadakan berbagai event hoki.***

DKI Segera Tuntaskan Renovasi Lapangan Baseball

ilustrasi baseball–istimewa

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta berencana segera melakukan renovasi atau perbaikan terhadap lapangan baseball yang berlokasi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan. “Rencananya, dalam waktu dekat kami ingin segera menyelesaikan pekerjaan renovasi lapangan baseball yang ada di GBK Senayan,” kata Kepala Dispora DKI Ratiyono di Jakarta, Rabu (21/2).

Menurut dia, renovasi lapangan baseball tersebut harus segera dilakukan untuk mendukung penyelenggaraan event olah raga Asian Games yang akan dimulai pada Agustus 2018. “Kalau renovasi ini bisa segera dimulai, maka kami targetkan Insya Allah dalam waktu empat bulan, renovasinya sudah selesai dan lapangan baseball itu siap digunakan untuk Asian Games,” ujar Ratiyono.

Dia menuturkan pekerjaan renovasi tersebut baru dapat dilaksanakan setelah adanya persetujuan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan serta Instruksi Presiden (Inpres) Joko Widodo. “Selain itu, renovasi tersebut juga akan segera dilaksanakan setelah kami melakukan survei bersama dengan panitia penyelenggara Asian Games 2018 atau INASGOC,” tutur Ratiyono.

Setelah mendapatkan persetujuan dari INASGOC, sambung dia, pihaknya akan segera melaporkannya kepada Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda DKI Jakarta Gamal Sinurat.

“Kami sudah lapor kepada Pak Gamal, dan sekarang tinggal merapikan urusan surat-menyuratnya saja. Renovasi itu harus segera dimulai. Lagi pula, lapangannya sudah ada, tinggal dirapikan saja,” ungkap Ratiyono.

Sementara itu, dia menambahkan Dispora DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp15,1 miliar untuk melaksanakan renovasi lapangan baseball tersebut.***