Cegah PD III, Prabowo Disarankan Cetuskan Dasasila Bandung Jilid II dan Hidupkan Gerakan Non Blok

JAYAKARTA NEWS— Pakar politik luar negeri dan keamanan Pitan Daslani berharap Presiden Prabowo Subianto bisa memanfaatkan momentum perayaan 70 tahun Dasasila Bandung pada April 2025 mendatang untuk menghidupkan kembali Gerakan Non Blok (GNB).

Keberadaan GNB saat ini mutlak diperlukan untuk mencegah terjadinya perang dunia (PD) III dan perang nuklir pasca meningkatnya ketegangan antara Israel-Iran yang semakin memanas.

“Pesan saya untuk Presiden Prabowo,  April tahun depan kita akan merayakan 70 tahun Dasasila Bandung. Itulah momen terbaik, bagi Indonesia untuk menghadirkan kembali negara-negara non-blok untuk mencetuskan Dasasila Bandung Jilid II,” kata Pitan dalam Gelora Talks, Rabu (9/10/2024) sore.

Dalam diskusi dengan tema ‘Babak Baru Israel Vs-Iran: Ancaman Perang Nuklir di Ujung Tanduk’ itu, Pitan mengatakan, apabila hal tersebut bisa dilakukan Prabowo, maka pamor atau citra Indonesia akan terangkat.

“Dan Presiden Prabowo bisa pidato di PBB untuk mengangkat Dasasila Bandung Jilid II seperti yang dilakukan Presiden Soekarno terdahulu, yang kemudian dibentuklah Gerakan Non Blok,” katanya.

Sebab, ketika dunia dalam ancaman perang seperti sekarang ini, maka diperlukan suara dunia ketiga yang bersikap netral agar bisa berpikir rasional.

“Karena orang yang dalam kondisi berperang itu, tidak bisa kita minta berpikir rasional, nggak bisa. Sehingga mesti ada suara dari dunia ketiga yang meluncurkan itu,” urainya.

Melalui forum diskusi Gelora Talks ini, Pitan berharap Prabowo mau mendengarkan masukan darinya agar saat peringatan 70 tahun Dasasila Bandung pada April 2025 mendatang, bisa mencetuskan Dasasila Bandung Jilid II.

“Mudah-mudahan Pak Prabowo mendengar. April tahun depan kita luncurkan itu, 70 tahun Dasasila Bandung Jilid II dan Gerakan Non Blok ada lagi” katanya.

Seperti diketahui, Dasasila Bandung atau pokok-pokok Piagam Bandung adalah salah satu hasil Konferensi Asia Afrika (KAA) I di Bandung dalam bidang politik yang digelar pada 18-25 April 1955.

Dasasila Bandung adalah sebuah prinsip perdamaian yang dihasilkan melalui KAA 1955. Prinsip ini pada akhirnya digunakan oleh Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) sebagai persetujuan perdamaian di seluruh dunia.

KAA 1955 di Bandung ini, juga merupakan cikal bakal didirikannya Gerakan Non Blok (GNB) yang berasal dari negara-negara dunia ketiga, yang tidak ikut terlibat perseturuan atau perang dingin antara Blot Barat dan Blok Timur.***din

Dukung Perjuangan Rakyat Palestina, Khofifah Ganti Foto Profil Bawa Semangka

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengganti foto profil di media sosial pribadi miliknya. Khofifah tampak mengganti foto profil di whatsapp dan Instagram @khofifah.ip miliknya pada Selasa siang (7/11).

Dalam foto profil terbarunya, Khofifah tampak membawa semangka merah yang menjadi simbol dukungan dan solidaritas terhadap Palestina. Khofifah menegaskan bahwa Jawa Timur berdiri bersama Palestina dan mendukung penuh kemerdekaan Palestina.

“East Java, Indonesia consistently stands with Palestine and fully supports Palestinian Independence !,” tulis Khofifah,

Aksi Khofifah tersebut tak ayal mendapat banyak dukungan dari warganet dan mengamini apa yang disampaikan Khofifah. Kolom komentar pun dipenuhi komentar warganet yang juga menyatakan dukungannya terhadap kemerdekaan Palestina.

“#IStandWithPalestine derek Bu Gubernur kami bu @khofifah.ip,” tulis hafidzlidinillah

“Inggih Siap Ibu Gubernur, Rakyat Jawa Timur bersama Palestina,” ungkap nyonon_ytr

“Tidak perlu menjadi muslim untuk mendukung Palestina, cukup menjadi manusia saja. Terimakasih bu gub, sudah konsisten mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Semua rakyat Jawa Timur mendukung langkahmu,” tambah akun lainnya chsaldy.

Kirim Bantuan ke Palestina

Sebelumnya, Khofifah yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU menunjukkan kepeduliannya terhadap Palestina dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan senilai Rp766 juta melalui NU Care-LAZISNU. Khofifah mengatakan, bantuan dana tersebut merupakan bantuan tahap pertama yang diberikan Muslimat NU. Nantinya, kata dia, Muslimat NU juga akan kembali mengirimkan bantuan untuk tahap kedua.

Khofifah berharap, bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban bagi saudara di Palestina. Rencananya bantuan tersebut akan di bawa ke Palestina melalui Mesir. Meski diakuinya tidak mudah menembus Palestina, namun Khofifah yakin Allah SWT akan memudahkan jalannya.

“Bantuan ini menjadi ikhtiar Muslimat NU untuk meringankan beban saudara-saudara korban perang di Palestina, selain tentunya doa yang terus kami panjatkan agar Allah SWT memberikan perdamaian di tanah Palestina,” pungkasnya. (poedji)