Langkah Enjoy Merawat Bayi (2)

PADA tulisan sebelumnya, Jayakartanews.com sudah memberikan beberapa hal yang penting agar pasangan yang baru mendapatkan bayi, dapat enjoy dalam merawat si buah hati. Masih ada beberapa hal yang perlu disampaikan, bagaimana merawat bayi yang baru lahir.

Hal utama yang perlu diperhatikan adalah menjaga kebersihan dan keamanan bayi.  Jagalah kebersihan tangan Anda saat akan menggendong  atau memegang si kecil.  Ingatlah untuk mencuci tangan sebelum Anda melakukan kontak dengan bayi, agar mereka terhindar dari paparan kuman. Saat menggendong bayi, berhati-hatilah terutama menjaga bagian leher dan kepala, supaya bayi tidak terkirir (kecengklak: Jawa) jika salah posisi.

Hindari mengguncang-guncangkan bayi saat membangunkan dia, karena berpotensi menjadi penyebab pendarahan di otak. Hindari juga menggoyang-goyangkan  bayi di lutut (pangkuan), karena  berbahaya.

Jangan lupa mandikan bayi, setidaknya dua kali dalam sepekan. Jika  tali pusat  belum copot, dianjurkan memandikan dengan menggunakan spons. Gunakan sabun dan shampo khusus untuk bayi, karena kulit bayi masih sensitif.

Gantilah popok secara teratur. Jika menggunakan popok instan (pempes), jangan lalai menganti popok jika bayi sudah pipis. Sekalipun bayi masih nyaman, karena tidak terganggu “basah”, memakaikan kelamaan lama setelah dipipisi, kurang bijak. Ini akan membuat kulit bayi ruam atau gatal.  Bayi yang sejak lahir terpaksa mengkonsumsi  susu formula, biasanya  lebih sering pipis ketimbang mereka yang  diberi ASI.

Jika bayi buang air besar, bersihkan dengan baik. Kotoran bayi yang baru lahir berupa mekonium berwarna hitam. Biasanya berasal dari lendir, cairan ketuban, dan segala hal yang ditelan bayi saat dalam kandungan.

Berilah ASI atau susu secara teratur. Pada umumnya,  bayi minum susu (ASI) sehari antara 8-15 kali. Jika menyusui dengan ASI, berikanlah ASI secara bergantian antara kanan dan kiri, sehingga Anda nyaman.  Berikan ASI sesering mungkin, jangan tunggu bayi menangis.

Demikian beberapa hal yang perlu diperhatikan ibu muda, ketika merawat bayi yang baru lahir. Semoga bermanfaat.

Jangan lupa ya di-share, kalau artikel ini memang bermanfaat untuk Anda dan para ibu lain. ***

 

Artikel terkait: Langkah Enjoy Merawat Bayi (1)

Langkah Enjoy Merawat Bayi

KEBAHAGIAAN tak terkirakan manakala pasangan suami istri mendapatkan hadiah terbesar dalam hidup mereka: kelahiran bayi. Pasangan suami-istri merasakan kebahagiaan tak terkirakan, saat tahu si istri mengandung dan lebih-lebih ketika bayi telah lahir.

Pada saat yang sama, muncul persoalan mengenai bagaimana merawat makluk baru yang kini menjadi bagian hidup dari pasutri tersebut. Pertanyaan seperti bagaimana merawat bayi, karena sebagai keluarga baru mereka sama sekali belum punya pengalaman. Semua keluarga baru, mengalami hal ini, termasuk orang tua pasutri tersebut pada masa lalu pun menghadapi hal serupa.

Beruntung bagi pasutri yang dapat pendampingan dari orang tua mereka, kerena bisa mendapatkan “pelatihan” mengenai banyak hal tentang mengurus bayi. Latihan pertama adalah “begadang”, karena orok yang baru lahir acap menangis, teritama kalau ngompol, atau lapar minta asi atau susu formula bagi ibu yang mengalami masalah ASI.  Untuk bayi yang mengompol, gangguan tak nyaman karena “basah” sekarang sudah dapat diatasi dengan memakaikan popok pempes. Tentu saja, perlu tambahan anggaran untuk ini.

Inilah beberapa hal  yang perlu diperhatikan dalam merawat bayi yang baru lahir:

Jagalah fisik Anda dan pasangan saat “berjaga” dan hindari mengkonsumsi kafein (kopi) untuk mengusir kantuk. Hendaknya tetap  makan makanan yang sehat, minum yang cukup, dan  tetaplah bisa menghirup udara segar.

Supaya bugar, bagi ibunda, hendaknya tidur berbarengan dengan waktu tidur si bayi.  Bergantianlah dengan pasangan, misalnya  bergantian posisi pada malam, ketika bisa dilakukan.

Jangan khawatir atau takut anda tidak mampu mengurus  dan merawat bayi. Apabila dilakukan bersama, niscaya rasa cemas dapat dibuang.  Berusahalah melakukan semua aktivitas dengan gembira, dan jangan sungkan-sungkan ajak bayi Anda tertawa, seperti saat mengganti popok atau memandikan bayi.

Sementara waktu tundalah pekerjaan lain yang selama ini Anda kerjakan sebelum bayi lahir. Membersihkan rumah dan mencuci baju,  bisa dikerjakan lain waktu, supaya Anda dan pasangan tidak kelelahan saat merawat bayi yang baru lahir.

Keluar rumah, jangan mengurung diri. Bawalah bayi keluar rumah, boleh jadi kalau ia rewel karena menginginkan udara segar di luar.

Apabila dirasa Anda sudah kewalahan atau kerepotan, mintalah bantuan kepada ahlinya.  Anda bisa minta tolong orang tua atau mertua, paraji atau bidan/dokter untuk mendapatkan tips dalam merawat bayi. ***

(bersambung)