Baliho Diturunkan, Karya Bhakti Dinaikkan

JAYAKARTA NEWS – Sebelumnya telah terjadi pemandangan yang menyejukkan. Jemaah Front Pembela Islam (FPI) Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), menurunkan baliho Habib Rizieq Shihab secara sukarela dan ikhlas.

Hal itu terjadi setelah sebelumnya dilakukan silaturahmi dan dialog sejuk penuh kekeluargaan. Inisiatif silaturahmi datang dari Komandan Korem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani. Silaturahmi yang digelar di Makodim Lombok Barat, Minggu (22/11/2020) malam, diikuti jajaran Korem 162/BW dan para tokoh masyarakat serta tokoh agama setempat.

Tidak berhenti di silaturahmi Minggu malam. Hari ini, Sabtu (28/11/2020), kembali Danrem 162/WB, Brigjen Rizal Ramdhani turun lapangan, memimpin Karya Bhakti bersama TNI-Polri, Ormas, dan warga masyarakat Karang Taliwang. Sejumlah ormas yang terlibat antara lain FPI, Pemuda Ansor, Pemuda Nahdlatul Wathon, dan FKPPI.

Lokasi kerja bakti di Masjid Qubbatul Islam Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, termasuk di area bekas baliho HRS dipasang dan diturunkan. Danrem Brigjen Rizal didampingi Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan, memimpin langsung kegiatan karya bakti di Karang Taliwang.

Aura kebersamaan, spirit “mempolong-merenten” (tradisi kekeluargaan) begitu kental. Mereka secara bersama-sama membersihkan dan mengecat Masjid Qubbatul Islam. Dilanjutkan pembersihan areal pemakaman umum.

Bukan hanya itu. Jalan-jalan protokol serta gang-gang lingkungan juga tak luput dari sentuhan karya bhakti. Termasuk membersihkan dan merapihkan pohon-pohon di tepi jalan protokol. Dengan begitu, saat terjadi hujan angin tidak menimbulkan bahaya keselamatan rakyat tertimpa dahan patah, atau pohon tumbang. Terakhir, tim Karya Bhakti membersihkan got/parit agar tidak terjadi banjir di musim hujan.

Kepada awak media yang mewawancarai, Brigjen Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan karya bhakti bertujuan mewujudkan lingkungan bersih di lingkungan Karang Taliwang. Dengan begitu, dalam situasi pandemi Covid-19 masyarakat bisa hidup nyaman dan sehat serta jauh dari Covid-19. “Sesuai dengan sesantinya TNI maupun Polri, kebersihan itu adalah sebagian dari iman,” ungkap jenderal bintang satu kelahiran Jakarta, 19 November 1970 itu.

Selain itu, lanjut Danrem, kegiatan karya bakti ini juga bertujuan meningkatkan tali silaturahmi dan sinergi TNI-Polri dengan masyarakat. Di samping, sarana komunikasi dan pembinaan teritorial pasca penurunan baliho/baner HRS secara sukarela dari masyarakat Karang Taliwang. “Meningkatkan silaturahmi dalam Islam hukumnya adalah wajib,” pungkasnya.

Menurut orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB tersebut, hubungan yang baik antara TNI-Polri dengan masyarakat merupakan modal utama bangsa dan negara sebagai kekuatan dalam menjaga Negara Kesatuan Rebublik Indonesia. Karenanya, hubungan silaturahmi dan komunikasi serta soliditas harus terjalin dengan baik.

“Mudah-mudahan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memajukan dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang Pilkada tahun 2020,” harapnya.

Danrem Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani menjalin silaturahmi dan kerukunan dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan elemen masyarakat lain, khususnya yang ada di Karang Taliwang, Cakranegara, Mataram, NTB. (foto: Korem 162/WB)

Sementara, Ketua DPW FPI NTB H. Makmun Moerad, mewakili seluruh masyarakat Karang Taliwang menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa penghargaan kepada TNI-Polri dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia berharap, kehadiran TNI-Polri dan elemen masyarakat dalam kegaitan itu dapat mempererat silaturahmi, dan muaranya terwujud situasi yang aman dan kondusif menjelang Pilkada serentak 2020 mendatang. “Semoga Allah membalasnya dengan kebaikan,” ucapnya.

Adapun yang hadir dan mengikuti kegiatan tersebut Pasiopsdim 1606/Lobar, Kabag Sumda Polresta Mataram, Pasi Lidpam Korem 162/WB, Dantim Intelrem 162/WB, Danramil Cakranegara, Camat Cakranegara, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Karang Taliwang. (rr)

Lewat Silaturahmi Apik, Turunkan Baliho Rizieq

JAYAKARTA NEWS – Ada kalanya, bahkan sering terjadi, jalinan silaturahmi yang tulus, melahirkan satu kesepakatan mulus. Contohnya di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Potensi konflik yang terjadi menyusul adanya aksi penurunan baliho Habib Rizieq, bisa diredam dengan cara baik.

Adalah Danrem 162/WB Lombok, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, yang memprakarsai silaturahmi bersama tokoh Front Pembela Islam (FPI) dan tokoh masyarakat Desa Karang Taliwang Cakranegara, Kota Mataram. Melalui pertemuan kekeluargaan, pembahasan mengenai penurunan baliho HRS bermuara pada keputusan arif, dan bisa diterima semua pihak.

Silaturahmi yang berlangsung hari Minggu (22/11/2020) itu, didahului briefing oleh Danrem Brigjen Rizal, kepada Dandim 1606/Lobar, Kasi Intel Kasrem 162/WB, Pasi Intel Kodim 1606/Lobar, Dantim Intel Kodim 1606/Lobar dan Danramil Cakranegara. Acara digelar di Makodim 1606/Lobar.

Pertemuan yang memediasi antartokoh agama dan tokoh masyarakat serta aparat TNI itu menyusul perlawanan dan penolakan masyarakat Cakranegara atas tindakan pencopotan baliho HRS di wilayahnya. Dialog yang mengedepankan konsep “mempolong-merenten”, yakni kearifan lokal yang ada di Lombok terkait budaya kekeluargaan itu, berakhir dengan kesukarelaan warga menurunkan sendiri sisa baliho HRS yang masih terpsang.

Bahkan, dalam silaturahmi tersebut, Ketua FPI NTB H. Makmun Moerad menyampaikan ucapan terima kasih kepada Danrem 162/WB atas kedatangannya untuk bersilaturrahmi dengan tokoh FPI dan Masyarakat Karang Taliwang. “Bapak Danrem datang dengan baik maka apa yang menjadi keputusan akan kami laksanakan dan kami akan patuh dengan hukum,” tandasnya

Terkait kejadian penurunan baliho, dirinya mengatakan bahwa hal tersebut terjadi karena tidak adanya komunikasi yang baik sejak awal seperti yang dilakukan Danrem 162/WB serta jajarannya malam ini dengan silaturahmi sekaligus musyawarah mufakat.

“Seandainya baliho di pinggir jalan tidak diperbolehkan maka kami izin akan memasang baliho di masjid. Permasalahan di Jakarta seharusnya tidak dibawa ke NTB apalagi saat ini sedang dalam pelaksanaan pilkada,” ungkapnya.

Situasi silaturahmi yang penuh kekeluargaan. (foto: Korem 162/WB)

Menanggapi hal itu, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani mengajak seluruh peserta silaturahmi dan tokoh masyarakat Desa Karang Taliwang, bersama-sama membacakan surat Al-Fatihah untuk kita semua agar selalu dalam lindungan Allah SWT. Selanjutnya secara pribadi Danrem mengungkapkan bahwa sejak awal masuk Lombok, yang ia lakukan adalah silaturrahmi ke para tokoh Desa Karang Taliwang termasuk tokoh-tokoh FPI NTB dalam rangka menjalin silaturahmi.

“Kami jajaran Korem sering melaksanakan kegiatan sosial baik di Masjid Karang Taliwang maupun di rumah warga, guna mencipatakan situasi kondusif. Apalagi dulunya Desa Karang Taliwang sering terjadi perang antar kampung dan menjadi permasalahan utama di Lombok dan menjadi desa Binaan Prioritas Jajaran Korem 162/WB,” ungkapnya.

Danrem juga meyakinkan warga bahwa Jajaran Korem 162/WB akan selalu hadir dan membantu kegiatan warga masyarakat Karang Taliwang.

Berkaitan permasalahan baliho Habib Rizieg Sihab di Desa Karang Taliwang, Danrem mengatakan dari Jajaran Korem 162/WB akan tetap melaksanakan musyawarah dan mufakat agar tidak ada upaya paksa atau bahkan terjadinya benturan dengan masyarakat.

“Karena kami Prajurit TNI adalah prajurit yang lahir dari rahim rakyat dan mengabdi untuk rakyat,” ungkapnya.

Terkait situasi Pilkada yang dengan sendirinya menaikkan tensi politik, Danrem memohon dengan kerendahan hati kepada masyarakat, untuk berkenan menurunkan baliho maupun banner HRS dan menggantinya dengan baliho atau banner kegiatan pengajian rutin Warga Karang Taliwang.

Dalam kesempatan tersebut Danrem yang alumni Akmil 1993 juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada para tokoh dan masyarakat Karang Taliwang yang telah berkenan secara sukarela menurunkan baleho/baner HRS. Ke depan, jajaran Korem 162/WB bersama masyarakat Karang Taliwang akan menggelar kegiatan Baksos dan Karya Bakti pembersihan lingkungan Kampung.

Sementara Kepala Lingkungan Karang Taliwang juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama pihak TNI khususnya Korem 162/WB dengan masyarakat. “Kami warga Karang Taliwang bisa mengerti bahwa penurunan baliho tersebut memang harus dilaksanakan semata-mata untuk kebaikan dan ketentraman serta kondusifitas masyarakat terlebih menjelang Pilkada.” pungkasnya. (rr)

“Sinergi untuk Negeri” di Bumi Lombok

Korem 162/Wira Bakti Lombok baru-baru ini menggelar kegiatan bakti sosial dan olahraga bersama TNI – Polri dalam rangka HUT TNI ke-75 dan Hari Lalu Lintas Bhayangkara. Tema kegiatan pun “Sinergi untuk Negeri”.

Selain jalan kaki sehat, senam pagi bersama, aneka pertandingan olahraga, dan kegiatan bakti sosial lain, terselenggara dengan semangat sinergi yang sangat bagus.

Penyemprotan Disinfektan di Lobar

Jayakarta News – Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama Bupati Lobar H. Fauzan Khalid memimpin apel penyemprotan larutan disinfektan di lapangan Kantor Camat Gunungsari Lombok Barat, Jumat (3/4).

Apel penyemprotan yang juga dihadiri Dandim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll, S.IP., dan Tripika Gunungsari.

Danrem 162/WB dalam sambutannya menyampaikan berdasarkan data terakhir tanggal 2 April 2020, untuk wilayah NTB yang positif terkena Covid-19 sebanyak 6 orang, PDP sebanyak 66 orang dan ODP sudah mencapai 1803 orang.

“Ini artinya di NTB mengalami peningkatan dari hari ke hari,” ujarnya.

Untuk itu, sambungnya, kita harus lebih semangat dalam memberantas virus corona salah satu upayanya dengan penyemprotan larutan disinfektan.

Alhamdulillah masyarakat Lombok Barat tidak ada yang positif corona dan mudah-mudahan tidak ada,” harapnya.

Virus corona ini bisa dicegah jika disiplin dan mengikuti imbauan pemerintah karena virus ini dapat menular apabila ada kontak langsung atau ada percikan air dari yang terkena Covid-19.

Oleh karena itu, lanjut Alumnus Akmil 1993 tersebut, semua imbauan dari pemerintah agar disosialisasikan dan dilaksanakan kepada masyarakat dengan harapan terhindar dari Covid-19.

Apel sebelum pelaksanaan penyemprotan disinfektan di Lombok Barat. (ist)
Penyemprotan disinfektan di Lobar. (ist)

Menurutnya, kehadiran pemerintah bersama TNI Polri dan instansi terkait dalam penanganan dan pencegahan Covid-19 ini menunjukkan sinergitas yang patut dibanggakan dan dipertahankan.

“Mudah-mudahan niat yang tulus ikhlas dalam melaksanakan penyemprotan dibarengi dengan doa secara terus menerus akan berdampak positif dan bernilai ibadah,” tutup Rizal Ramdhani.

Sebelumnya, Bupati Lobar H. Fauzan Khalid menyampaikan pagi ini kita akan melaksanakan penyemprotan disinfektan dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah Lobar.

Dijelaskannya, penyemprotan larutan disinfektan hari ini di tempat-tempat publik seperti Pondok Pesantren, pasar dan lainnya termasuk jalan-jalan.

“Jalan di Kota Gerung sudah beberapa kali dilakukan penyemprotan oleh pemadam kebakaran dan TNI Polri.

Hari ini, kata Fauzan, kita akan melakukan penyemprotan di Kecamatan Gunungsari dan Batulayar sehingga masyarakat memiliki kepercayaan diri dalam menghadapi penyebaran Covid-19 secara bersama-sama dengan aparat pemerintah.

“Apabila masyarakat Lobar kemungkinan terpapar dalam ODP akan ditampung di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Lobar yang berada di Kecamatan Gunungsari,” pungkasnya.

Usia melaksanakan apel pengecekan kesiapan penyemprotan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian tugas dengan  sasaran pasar, SKB dan Ponpes. (*/rr)

Mata-mata yang Kembali Cerah

Jayakarta News – Anda tahu katarak? Singkatnya, katarak adalah kondisi mata setengah buta. Bahasa medisnya, katarak adalah kondisi mata di mana lensa mata menjadi keruh dan berawan. Penderita katarak akan merasa seperti melihat jendela berasap.

Sebagian besar katarak berkembang perlahan dan awalnya tidak terasa mengganggu. Namun lama kelamaan, katarak akan mengganggu penglihatan dan membuat pasien sulit menyetir, membaca, dan melakukan aktivitas rutinnya. Terbayang, betapa sengsaranya penderita katarak.

Adalah Komandan Korem 162/Wira Bhakti, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani yang menginisiasi upaya mencerahkan kembali mata-mata yang keruh dan berawan tadi. Bak gayung bersambut, bakti sosial itu mendapat dukungan dari Walubi (New Vision) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur.

Danrem Ahmad Rizal Ramdhani (kedua dari kiri) menyaksikan pelaksanaan operasi katarak di Lombok Timur. (foto: Pen Korem 162/WB)

Syahdan, tergelarlah baksos operasi katarak yang didedikasikan bagi masyarakat se-wilayah Lombok. “Kegiatan ini untuk menyambut Hari Juang Kartika dan peringatan Hari Pahlawan,” ujar Danrem Rizal, kemarin (11/11).

Pelaksanaan operasi katarak dilangsungkan di RSUD Labuhan Haji, Lombok Timur. “Tahap persiapan dan koordinasi kami lakukan tanggal 27 Oktober. Selama tiga hari, koordinasi itu melahirkan kesepakatan kerjasama dengan Walubi dan Pemda Lotim,” ujarnya.

Ditambahkan, minggu pertama November 2019 panitia baksos operasi katarak melakukan sejumlah kegiatan penting. Di antaranya pendataan calon pasien yang dilakukan oleh seluruh Babinsa yang ada di Lombok. Terdatalah angka 1.252 pasien.

Langkah berikutnya adalah menyiapkan akomodasi bagi tim medis yang dari luar Lombok maupun tenaga medis lokal. Tim ini memulai mendata Puskesmas-Puskesmas yang akan digunakan untuk tahap screening, sebelum akhirnya memilih rumah sakit yang digunakan untuk operasi. “Pelaksanaan screening dilakukan di lima Puskesmas Lombok. Hasilnya, terdata 576 pasien katarak se-Lombok,” ujar Danrem Rizal.

Danrem 162/WB, Kolonel (Czi) Ahmad Rizal Ramdhani (ketiga dari kiri), bersama para pasien yang selesai menjalani operasi katarak di Lombok Timur. (foto: Pen Korem 162/WB)

Jadwal operasi katarak pun dilangsungkan bertahap. Operasi pertama, berlangsung Jumat (8/11). Sebanyak 81 bola mata dari 79 pasien, berhasil dioperasi. “Saya mengapresiasi tim medis yang dengan tekun membebaskan mata-mata katarak warga Lombok. Bayangkan, dari jam setengah dua siang, operasi hari pertama baru selesai jam sembilan malam,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung keesokan harinya, dengan jumlah pasien lebih banyak. Tak kurang dari 289 bola mata dari 253 pasien, berhasil dicerahkan kembali. Dengan jumlah pasien sebanyak itu, jadwal operasi sudah dimulai pukul 09.00 pagi, dan baru berakhir pukul 21.00 WITA.

Operasi hari ketiga berlangsung Minggu tanggal 10 November 2019. Di hari pahlawan itu, berhasil dioperasi 391 bola mata katarak, milik 244 pasien. Pelaksanaannya lebih lama dari hari-hari sebelumnya, yakni mulai pukul 08.00 dan selesai pukul 22.00 WITA.

“Jadi kalau dirinci,  total pasien menjadi 576 orang, dan total mata katarak yang dioperasi sebanyak 761 bola mata. Sebab, tidak semua pasien terserang katarak di kedua matanya,” imbuh Danrem Ahmad Rizal Ramdhani. Kemarin (11/11), tim medis yang didatangkan dari Jakarta, sudah kembali ke Ibu Kota. (roso daras)

Kolonel (Czi) Ahmad Rizal Ramdhani (ketiga dari kiri) bersama tim medis dan para pasien yang usai menjalani operasi katarak. Di antaranya terdapat anak-anak. (foto: Pen Korem 162/WB)

Donor Darah dan Pasar Murah, Bikin Baksos Jadi Meriah

Danrem 162/WB, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH, M.Han di ajang bakti sosial menyambut HUT TNI ke-74 tahun 2019 di Kota Bima. (foto: Korem 162/WB)

Jayakarta News – Warga Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) begitu senang dan antusias menyambut peringatan HUT TNI ke-74 tahun 2019. Jelang momen tahunan yang jatuh setiap tanggal 5 Oktober, prajurit TNI di berbagai belahan negeri berlangsung kegiatan bakti sosial.

Seperti yang berlangsung di Kota Bima, kemarin (23/9), Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima menjadi ajang baksos prajurit Tni yang didukung stakeholder setempat. “Kegiatan ini wujud rasa syukur keluarga besar TNI menyambut dan memeriahkan HUT TNI ke-74 tahun ini,” ujar Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., saat memberikan sambutan pada kegiatan bakti sosial di Kota Bima itu.

Ada beragam kegiatan yang digelar, seperti pasar murah, donor darah, pengobatan massal dan bekam/ruqiah. Acara berlangsung meriah, dan lebih terasa kebersamaannya berkat kehadiran Wakil Walikota Bima Feri Sofyan, SH., Dandim 1608/ Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra, Kapolres Bima Kota AKBP Erwin Ardiansyah, S.IK. MH., Kapolres Bima AKBP Bagus S. Wibowo, S.IK., Sekda Kota Bima, Pimpinan BUMN/BUMD, dan masyarakat setempat.

Baksos HUT TNI ke-84 di Kota Bima yang didukung stakeholder. (foto: Korem 162/WB)

Danrem Ahmad Rizal Ramdhani  juga memuji para stakeholder dan masyarakat Kota Bima yang terlihat kompak. Ia berharap, Baksos tersebut tidak hanya bersifat seremonial, namun betul-betul tulus dan ikhlas untuk kebaikan bersama. “Setiap tugas yang dilandasi ketulusan dan keikhlasan akan memberikan berkah bagi pelaksana tugas dan berdampak positif untuk kita semua,” ujar orang nomor satu di jajaran Korem tersebut.

Kegiatan Baksos ini, selain dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT TNI ke 74, juga bertujuan menciptakan sinergitas antara TNI dan aparat pemerintah maupun masyarakat Kota Bima khususnya Kelurahan Penatoi. “Alhamdulillah, ini sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian TNI kepada masyarakat yang juga dilaksanakan di beberapa tempat di NTB. Semoga kegiatan Baksos ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Danrem dan Ny. Kirana Rizal Ramdhani saat meninjau tenda donor darah. (foto: Korem 162/WB)
Suasana di tenda Baksos HUT TNI ke-74 di Kota Bima. (foto: Korem 162/WB)

Sebelumnya, Wakil Walikota Bima Feri Sofyan mengucapkan terima kasih kepada Danrem 162/WB atas kunjungan di Kota Bima untuk membuka kegiatan pengobatan massal, donor darah dan pasar murah yang dilaksanakan oleh Kodim 1608/ Bima. Dikatakan pula, keberadaan TNI selama ini selalu sebagai garda terdepan dalam berbagai program untuk membantu dan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat Kota Bima.

Atas nama Pemerintah Kota Bima, Feri berharap agar ke depan kegiatan semacam ini dapat terus ditingkatkan baik kualitas maupun kuantitasnya. “Semoga amal kebaikan yang telah diberikan menjadi ladang pahala untuk Kota Bima, tetaplah jaya selalu TNI menjadi kebanggaan bangsa dan negara,” tandasnya..

Acara Baksos yang juga dihadiri Ketua Persit KCK Koorcabrem 162 Ny Kirana Rizal Ramdhani bersama para pengurus Persit KCK Cabang Bima. Dalam kegiatan donor darah, terkumpuk 125 kantorng darah. Sedangkan, pengobatan massal diikuti 364 orang dan bekam sebanyak 28 orang. Sedangkan, untuk kegiatan pasar murah, panitia menyiapkan 550 paket Sembako. (*/rr)