Mengusir Hantu tanpa Mantra

Gde Mahesa

Teduh sejuk tenang mendatangkan rezeki tentu harapan setiap orang menempati rumah tinggalnya. Namun banyak terjadi, bila sehabis pindah rumah, baik di rumah yang sudah berumur ataupun baru dibangun terkadang mendapatkan gangguan yang tak lazim. Sehingga mendatangkan keresahan pada seseorang ataupun seluruh anggota keluarga.

Apakah ketidak-laziman itu dari alam ghaib atau mahkluk halus? Lantas makhluk halus seperti apa? Yang jelas, mereka adalah sosok yang tak kasat mata alias tidak dapat dilihat oleh mata telanjang, karena keberadaannya tidak mampu dijangkau oleh kelima indera manusia. Mereka yang bisa atau mampu melihat makhkluk halus dianggap mempunyai indera keenam.

Pengertian hantu atau mahkluk halus secara umum berbeda-beda untuk setiap agama, peradaban atau adat. Dalam banyak budaya, hantu tidak didefinisikan sebagai zat yang baik dan buruk. Nama setan, iblis, genderuwo, dan lain-lain paling sering digunakan untuk menyebut roh jahat.
 
Rumah angker berhantu memang sering menjadi topik pembicaraan yang seru oleh banyak orang, apalagi pada malam-malam tertentu, seperti malam Jumat Kliwon atau Selasa Kliwon. Rumah atau tempat yang dianggap berhantu tidak hanya membuat pemiliknya rugi secara emosional namun juga materiil karena dapat membuat harga rumah tersebut jatuh jika mau dijual atau disewakan.

Namun tentunya semua kembali kepada kepercayaan masing-masing, banyak yang meyakini bahwa rumah yang berhantu memiliki karakteristik tertentu yang dapat dikenali . Beberapa tanda rumah dianggap berhantu yang kemungkinan pernah dirasakan antara lain :

  • Perubahan Suhu: Tiba-tiba terasa sangat dingin atau panas tanpa sebab.
  • Merinding: Bulu kuduk berdiri, sensasi seperti ada yang menyentuh atau mengikuti.
  • Bau Aneh: Muncul bau busuk, amis, wangi melati, atau parfum mistik yang tidak jelas sumbernya.
  • Perasaan Diawasi: Merasa terus-menerus dilihat atau dipantau oleh sesuatu yang tak terlihat.
  • Memar atau Goresan: Muncul memar atau goresan di tubuh tanpa penjelasan.  
  • Suara Misterius: Mendengar ketukan, langkah kaki, bisikan, atau suara lain yang tidak dapat dijelaskan.
  • Penampakan: Melihat bayangan, sosok, atau gerakan sekilas di sudut mata.
  • Gangguan Elektronik: Lampu berkedip, TV atau radio menyala/mati sendiri. 
  • Benda Bergerak: Objek atau furnitur berpindah tempat atau jatuh sendiri.
  • Suasana Mencekam: Perasaan tidak nyaman, cemas, atau takut yang tidak wajar.
  • Perilaku Hewan Peliharaan: Kucing menatap kosong, anjing menggonggong pada yang tak terlihat. 
  • Mimpi Buruk Berulang: Mengalami mimpi buruk yang intens atau terasa nyata.
  • Gangguan Tidur: Sering terbangun dini hari atau mengalami kelumpuhan tidur. 

Peristiwa atau fenomena ini menjadi penjelasan tentang supranatural  juga bisa terkait dengan kondisi psikologis, jadi penting untuk melakukan refleksi diri atau konsultasi dengan profesional jika sangat mengganggu. 

Cara mengusir hantu dari rumah secara supranatural sering kali melibatkan ritual spiritual, pembacaan doa atau ayat suci, menurut kepercayaan dan budaya tertentu, dan penggunaan benda-benda yang dipercaya memiliki energi pelindung, diantaranya ;

  • Daun Kelor: Aroma khas daun kelor dipercaya dapat membuat makhluk halus seperti genderuwo dan kuntilanak tidak betah dan pergi.
  • Garam:
    Meskipun ada perdebatan tentang efektivitasnya secara keagamaan, secara tradisional garam sering digunakan untuk membersihkan energi negatif atau menaburkannya di ambang pintu dan jendela sebagai penghalang supranatural.
  • Pengasapan (Smudging): Membakar ramuan tertentu seperti sage atau sweetgrass dan mengasapkan seluruh ruangan dipercaya dapat membersihkan roh jahat.
    . Benda Penangkal Tradisional: Beberapa masyarakat lokal mungkin menggunakan benda-benda tertentu, seperti rahang babi hutan (di beberapa daerah), yang dipercaya dapat menangkal bala atau makhluk gaib yang merugikan. 

Namun, adakah cara lain tanpa sesaji ataupun mantra dan ritual ? Pastinya ada, dengan mencoba beberapa pendekatan non-mistis dan berbasis psikologi untuk mengatasi perasaan atau kejadian yang dianggap terkait dengan aktivitas “hantu” :

Pembersihan dan Penataan Ulang Ruangan:
Ruangan yang berantakan atau gelap dapat menciptakan suasana yang menakutkan atau tidak nyaman. Tata ulang, dan bersihkan.

Pencahayaan yang Cukup:
Gunakan lampu terang di area yang membuat rasa takut. Kurangnya cahaya sering menjadi penyebab utama munculnya bayangan atau penampakan yang disalahpahami.

Menggunakan Aroma Terapi:
Bau tertentu, seperti lavender atau jeruk, dapat membantu menciptakan suasana yang lebih tenang dan nyaman dimana dapat mengurangi perasaan cemas atau takut.

Menciptakan Suasana Positif:
Putar musik yang menenangkan, undang teman atau keluarga, atau lakukan aktivitas yang menyenangkan di ruangan tersebut untuk mengubah energi terhadap tempat itu.

Konsultasi dengan Profesional:
Jika perasaan takut atau adanya kehadiran yang tidak diinginkan terus mengganggu, segera konsultasikan untuk berbicara dengan konselor, psikolog, atau terapis. Yang mana diharapkan dapat memberikan strategi koping dan membantu mengidentifikasi akar penyebab psikologis.

Menghilangkan Sumber Suara atau Fenomena Alam: Periksa apakah ada sumber suara yang wajar seperti pipa berderit, angin, atau hewan pengerat yang mungkin disalah artikan sebagai sesuatu yang supernatural.

Fokus pada Kenyamanan Pribadi: Gunakan pendekatan yang membuat merasa paling aman dan nyaman secara pribadi, dengan mengubah rutinitas harian di dalam rumah.

Jangan Berikan Perhatian
Masa bodo, atau cuek, menjadi salah satu cara untuk menghilangkan gangguan.

Jika hal di atas telah dicoba dan tidak ada perubahan berarti, memang harus meminta bantuan dari yang mengerti.

….. Bullll….. bullll…. klepussss…..

Cara Mengusir dan Berkawan dengan Hantu

Benda atau barang-barang yang dipercaya dapat mengusir hantu dan makhluk halus, salah satunya adalah cermin. Benda ini konon memiliki kekuatan untuk menolak dan mengusir makhluk halus. 

Salah duanya adalah benda tajam seperti pisau, gunting dan teman-temannya, yang juga dipercaya bisa mengusir makhluk halus. Selain itu, salah tiganya adalah sapu lidi dan salah empatnya tulang babi, serta benda-benda yang diyakini oleh kepercayaan atau agama masing-masing.

Sedangkan dari golongan tanaman yang diyakini dapat mengusir atau menangkal mereka seperti kaktus, bunga mawar, dan kelor. Bahkan di era sekarang, air kemasan juga dipakai.

Sebenarnya banyak ragam barang atau benda yang bisa dipakai sebagai sarana, namun tentunya tidak semua juga orang percaya. Yang penting untuk diingat bahwa penangkal makhluk halus di atas merupakan kepercayaan dan tradisi yang berakar dalam budaya tertentu.

Bagaimana jika terjadi interaksi dengan ras mereka? Begitu mak jegagik setidaknya harus mengendalikan rasa kagetnya, lantas percaya diri itu perlu. Tidak perlu takut saat bertemu, karena mereka bisa mencium ketakutan dan akan merasa senang jika kita takut (padahal mereka sebenarnya juga terkejut). 

Untuk mengantisipasi agar tidak ketemu, sebaiknya menghindar, dari tempat atau situasi yang dianggap memiliki energi serem-serem sedap itu.

Dalam menjaga interaksi, perlu diingat bahwa mereka juga memiliki kebebasan untuk memilih. Jangan memaksa mereka untuk berinteraksi atau bercanda dengan panjenengan. Jika interaksi berjalan, perhatikan bagaimana mereka berinteraksi untuk diimbangi.

Namun juga harus diingat bahwa interaksi dengan makhluk halus bisa berbahaya jika dilakukan tanpa pengetahuan dan kehati-hatian. Hindari perilaku negatif seperti berbuat tidak santun atau bahkan menghina atau membuly ras tersebut.

Berpikir kritis dan selalu berhati-hati dalam setiap interaksi sangat diperlukan.

Jika mengalami masalah atau kesulitan, jangan telepon PLN juga jangan menghubungi Pemadam Kebakaran, sebab mereka tidak mengerti hal-hal seperti itu.

Sruputtt kopi pahitnya bullll bullll klepussss.