Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Satgas: Hasil Pengamatan Herd Immunity Dapat Mendasari Kebijakan Berbasis Data dan Fakta di Indonesia - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Kabar

Satgas: Hasil Pengamatan Herd Immunity Dapat Mendasari Kebijakan Berbasis Data dan Fakta di Indonesia

Published

on

JAYAKARTA NEWS— Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menjelaskan saat ini pemerintah tengah melakukan sero survei antibodi terhadap virus Sars-Cov2. Program ini masih terus bergulir dijalankan di 34 provinsi di Indonesia, dengan cakupannya meliputi sekitar 1000 desa dan wilayah aglomerasi.

Survei ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kekebalan komunitas (herd immunity) masyarakat terhadap pandemi Covid-19. Hasil survei inilah nantinya dapat memberikan informasi seberapa besar kekebalan komunitas yang telah terbentuk di Indonesia. Demikian dikutip dari laman covid19.go.id

“Baik kekebalan karena infeksi alamiah, maupun yang didapat dari hasil vaksinasi. Sehingga dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan yang berbasis data dan fakta,” Wiku menjawab pertanyaan media dalam agenda keterangan pers di Graha BNPB, Selasa (23/11/2021) yang juga disiarkan kanal BNPB Indonesia.

Ia menjelaskan, bahwa program ini dijalankan oleh Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri serta didukung peneliti-peneliti dari perguruan tinggi di Indonesia. 

“Hasilnya, diperkirakan akan segera dianalisis dan dapat keluar hasilnya di minggu ketiga atau keempat di akhir tahun 2021,” jelas Wiku.***bnt

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement