• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Penanganan Darurat Gempa M5,6 Kini Dipimpin Bupati Cianjur, Tercatat 323 Orang Meninggal Dunia

Penanganan Darurat Gempa M5,6 Kini Dipimpin Bupati Cianjur, Tercatat 323 Orang Meninggal Dunia

admin by admin
November 28, 2022
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS— Memasuki minggu ke dua fase tanggap darurat, komando penanganan darurat gempa bumi Cianjur mulai dialihkan untuk dipimpin oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur. Meskipun komando telah diberikan kepada pemda Kabupaten Cianjur, BNPB, Basarnas, BMKG, bersama lintas terkait lainnya akan tetap memberikan dukungan pendampingan.

“Komando penanganan darurat resmi diestafetkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur. Meski belum sepenuhnya (komando diberikan), karena kami masih membutuhkan pendampingan dari BNPB, Basarnas, BMKG, dan pihak terkait lainnya,” ujar Bupati Kabupatan Cianjur, Herman Suherman dalam Konferensi Pers Update Penanganan Gempa Kabupaten Cianjur, Senin (28/11).

Surat Keputusan struktur organisasi terkait kepemimpinan tersebut sudah ditandangani hari ini.

Hingga Senin (28/11) pukul 17.00 WIB, korban meninggal dunia menjadi 323 jiwa. Tim gabungan berhasil menemukan 2 jenazah di Kecamatan Cijedil, sehingga data warga hilang berkurang menjadi 9 jiwa.

Kerusakan infrastruktur tercatat 26.237 rumah rusak berat, 14.196 rumah rusak sedang, dan 22.786 rumah rusak ringan. Infrastruktur lain yang mengalami kerusakan yaitu 471 sekolah, 170 tempat ibadah, 14 fasilitas kesehatan, dan 17 gedung oerkantiran.

Data titik pengungsian terpilah yang dapat dihimpun BNPB, KemenPPPA, dan UNFPA hingga saat ini tercatat sebanyak 449 titik, dengan total jumlah pengungsi sebanyak 100.330 jiwa.

Pos komando terus melakukan pemantauan kebutuhan logistik warga terdampak. Distribusi bantuan masih terus digencarkan dengan menggunakan berbagai armada.

Sebanyak 294 organisasi membantu pemerintah kabupaten cianjur dalam penanganan gempabumi yang terjadi pada Senin (21/11) lalu.

Herman juga mengatakan aktivitas kegempaan di Kabupaten Cianjur sudah mulai berkurang.

“Saya sudah menerima surat dari BMKG yang merilis aktivitas kegempaan di Kabupaten Cianjur sudah berkurang. Masyarakat kami himbau untuk kembali ke rumah masing-masing dengan catatan rumahnya tidak terdapat kerusakan struktur,” jelas Suherman.

Dirinya juga mengimbau bagi warga yang akan kembali ke rumah, agar menata kembali barang-barang dan perabotan di rumah untuk disusun sedemikian mungkin agar tidak menghalangi jalur evakuasi apabila terjadi gempa susulan.

“Insyaallah kami akan segera menindaklanjuti surat dari BMKG  kepada camat dan kepala desa untuk diteruskan kepada para RT/RW untuk kiranya mulai besok masyarakat sudah bisa kembali kerumah sehingga kegiatan ekonomi bisa kembai berjalan,” jelas Herman.

Sementara untuk lahan relokasi, terdapat penambahan 2 lahan untuk pembangunan hunian.

“Sebelumnya sudah disampikan relokasi di Desa Sirnagalih seluas 2,5 hektar. Alhamdulillah ada penambahan dua lokasi, jadi lokasi kedua di kec mande  4 hetar. Di Kecamatan Pacet tepatnya di Cimpedawa dengan luas 10 hektar,” tambahnya.

Lahan di Desa Sinargalih, Kecamatan Cilaku akan segera dilakukan perataan tanah sebagai langkah awal pembangunan.

“Tim verifikasi data rumah rusak juga sudah turun ke lapangan, kurang lebih 3.500 sudah terverifikasi. Direncanakan dalam waktu 5 sampai 6 hari verifikasi bisa terselesaikan, sehingga dapat terlihat jumlah yang harus direlokasi dan sebagainya,” kata Herman.

Dirinya meminta warga yang rumahnya rusak tidak melakukan perbaikan terlebih dahulu sebelum dilakukan asesmen.***/ebn

Tags: Gempa Cianjur M5.6jayakartanews
Previous Post

Pelatnas Kejuaraan Dunia Wushu Junior: Shaddam Achmad Dapat Ilmu Teknik Bertarung

Next Post

Semangat Mencerdaskan Anak Bangsa di Kampung Cina

admin

admin

Next Post
Semangat Mencerdaskan Anak Bangsa di Kampung Cina

Semangat Mencerdaskan Anak Bangsa di Kampung Cina

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version