JAYAKARTA NEWS— Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin Menteri Sumber Daya Manusia Malaysia Dato Sri Ramanan Ramakrishnan membahas penguatan bidang ketenagakerjaan, khususnya menyangkut penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia di Malaysia.
Pertemuan ini berlangsung di ALTO Restaurant, Four Seasons Hotel Jakarta Selatan, Senin (5/10/2026) malam.
“Pemerintah Indonesia terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Malaysia untuk memastikan penempatan dan pelindungan pekerja migran Indonesia berjalan secara aman, prosedural, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Menteri Mukhtarudin.
Malaysia menjadi salah satu negara tujuan utama Pekerja Migran Indonesia. Karena itu, penguatan koordinasi kedua negara dinilai penting untuk memastikan penempatan pekerja berlangsung secara prosedural sekaligus menjamin hak dan pelindungan Pekerja Migran selama bekerja di Malaysia.
Menteri Mukhtarudin menyambut baik kunjungan Ramanan sebagai momentum untuk memperkuat kerja sama bilateral, terutama dalam membangun tata kelola pekerja migran yang lebih tertib, aman, dan memberikan kepastian bagi pekerja.
Kerja sama tersebut mencakup berbagai aspek ketenagakerjaan, mulai dari proses penempatan, pemenuhan hak pekerja, hingga penanganan persoalan yang dihadapi Pekerja Migran di negara penempatan.
“Kerja sama Indonesia dan Malaysia di bidang ketenagakerjaan harus terus diperkuat, terutama untuk memastikan hak dan pelindungan pekerja migran Indonesia dapat terpenuhi selama bekerja di Malaysia,” ujar Mukhtarudin, mengutip keterangan Humas KP2MI.
Pemerintah Indonesia terus mendorong agar penempatan Pekerja Migran Indonesia dilakukan melalui jalur resmi. Langkah tersebut penting untuk meminimalkan risiko eksploitasi, perdagangan orang, maupun persoalan ketenagakerjaan yang kerap dihadapi pekerja migran.
Di sisi lain, koordinasi dengan pemerintah Malaysia menjadi bagian penting dalam memastikan Pekerja Migran memperoleh perlakuan dan perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.
Malaysia Perkuat Hubungan Kerjasama
Sementara itu, Menteri Sumber Daya Manusia Malaysia Dato Sri Ramanan Ramakrishnan menegaskan komitmen negaranya untuk terus memperkuat hubungan dan kerja sama dengan Indonesia di bidang ketenagakerjaan, khususnya dalam memastikan pelindungan, pemenuhan hak, dan kesejahteraan pekerja migran Indonesia yang bekerja di Malaysia.
Pertemuan kedua menteri ini juga mencerminkan komitmen kedua negara untuk menjaga hubungan ketenagakerjaan yang konstruktif di tengah tingginya mobilitas Pekerja Migran Indonesia ke Malaysia.
Melalui penguatan kerja sama bilateral, pemerintah berharap pelindungan Pekerja Migran tidak hanya berhenti pada aspek penempatan, tetapi juga mencakup pemenuhan hak selama bekerja hingga kepulangan ke Tanah Air.
Sinergi Indonesia dan Malaysia di bidang ketenagakerjaan diharapkan dapat menciptakan sistem penempatan pekerja migran yang lebih transparan, aman, dan berkeadilan bagi Pekerja Migran Indonesia. (*/di)









































