• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Wednesday, September 30, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Masuk Jurnal Medis Internasional Bukti Vaksin Nusantara Bukan Vaksin Abal-abal

Masuk Jurnal Medis Internasional Bukti Vaksin Nusantara Bukan Vaksin Abal-abal

admin by admin
August 28, 2022
in Kabar, Kesehatan
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Hasil uji klinis Vaksin Nusantara yang digagas Letnan Jenderal TNI (Purn) Prof Dr dr Terawan Agus Putranto, SpRad(K) terbit di jurnal medis internasional.

Hasil uji klinis tersebut terbit di jurnal Human vaccines & Immunotherapeutics yang terindeks di Scopus. Scopus merupakan jurnal yang mempunyai impact tinggi dan diterbitkan dengan seleksi yang ketat.

Tulisan bertajuk “A personal COVID-19 dendritic cell vaccine made at point-of-care: Feasibility, safety, and antigenspecific cellular immune responses itu dirilis pada 26 Agustus 2022.

Dalam kata pengantar artikel dituliskan, induksi antibodi penetralisir untuk perlindungan segera adalah penekanan dari laporan awal vaksin COVID-19 yang saat ini tersedia. Namun, ada peningkatan minat pada respons sel-T yang terkait dengan produk ini.

Selanjutnya dituliskan, disebutkan tujuan penelitian tersebut. Pertama menetapkan kelayakan persiapan vaksin sel dendritik pribadi terhadap protein lonjakan SARS-CoV-2 pada titik perawatan.

Kedua, menetapkan keamanan jangka pendek setelah injeksi vaksin subkutan tunggal.

Lalu ketiga, menentukan respons imun spesifik antigen setelah vaksinasi, dan keempat memilih formulasi yang disukai untuk uji coba di masa mendatang.

Artikel lengkap hasil uji klinis Vaksin Nusantara dapat dilihat di www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/21645515.2022.2100189

Vaksin Nusantara dikembangkan dengan pendekatan sel dendritik. Cara kerjanya, setiap orang akan diambil sampel darah untuk kemudian dipaparkan dengan kit vaksin yang dibentuk dari sel dendritik. 

Selanjutnya, sel yang telah mengenal antigen akan diinkubasi selama 3-7 hari.

Hasilnya akan diinjeksikan ke dalam tubuh kembali. Di dalam tubuh, sel dendritik tersebut diharapkan akan memicu sel-sel imun lain untuk membentuk sistem pertahanan memori terhadap SARS CoV-2.

Untuk diketahui, hasil uji klinis I dan II Vaksin Nusantara merupakan uji klinis yang pertama masuk jurnal medis internasional dengan kerja sama Indonesia dan Amerika.

Sebelumnya, pengembangan Vaksin Nusantara juga telah diterbitkan di jurnal yang sama dengan tajuk \’Dendritic cell vaccine as a potential strategy to end the Covid-19 pandemic. Why should it be Ex Vivo?\’ yang dirilis 26 Mei 2022 lalu. 

Menanggapi hal tersebut di atas, Pendiri Beranda Ruang Diskusi yang juga praktisi media, Dar Edi Yoga menyambut gembira dan berharap agar pemerintah segera menerbitkan regulasi bagi Vaksin Nusantara.

“Dengan diterbitkannya uji klinis Vaksin Nusantara dalam jurnal Human vaccines & Immunotherapeutics yang terindeks di Scopus Q 1, membuktikan bahwa Vaksin Nusantara bukan vaksin abal-abal,”  tegas Dar Edi Yoga, Sabtu (29/8).

Menurutnya, hasil uji klinis Vaksin Nusantara menjadi uji klinis yang pertama di muat dalam jurnal media kesehatan internasional dalam penanganan wabah covid-19 saat ini.

“Vaksin Nusantara sudah published di Journal Ilmiah SCOPUS dengan impact factor yang sangat tinggi 8.34. Hal itu menunjukan hasil seleksi yang sangat ketat oleh Scopus,” tegas Dar Edi Yoga.***/me

Previous Post

Menko PMK Sambut Kemeriahan Blitar Ethnic National (BEN) Carnival

Next Post

Mulai 30 Agustus 2022, Seluruh Pelanggan KA Jarak Jauh Wajib Vaksin Booster

admin

admin

Next Post
Mulai 30 Agustus 2022, Seluruh Pelanggan KA Jarak Jauh Wajib Vaksin Booster

Mulai 30 Agustus 2022, Seluruh Pelanggan KA Jarak Jauh Wajib Vaksin Booster

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version