• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Saturday, September 26, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Kenapa Karhutla Semeru Susah Dipadamkan? Ini Kata Kalaksa BPBD Jatim

Kenapa Karhutla Semeru Susah Dipadamkan? Ini Kata Kalaksa BPBD Jatim

Redaksi by Redaksi
September 2, 2026
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS — Tim BPBD Jatim bersama petugas gabungan terus berupaya melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang.

Sebagai upaya percepatan pemadaman, per hari ini, Rabu (2/9/2026), BPBD Jatim mulai mengerahkan helikopter untuk aksi pemadaman lewat jalur udara melalui water bombing.

Helikopter PK-DAP milik BNPB yang dihadirkan dari Lampung ini mulai melakukan water bombing (WB) di kawasan bagian Barat Pos 1 Pendakian, tepatnya di tebing punggungan Desa Ranupane, Kecamatan Senduro.

Hingga pukul 12. 00 WIB, siang ini, helikopter berkapasitas bucket 1000 liter ini telah berhasil melakukan water bombing di lokasi tersebut sebanyak 21 kali dengan curahan air sebanyak 21000 liter.

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto mengungkapkan, hingga saat ini masih ada dua titik api yang masih menyala di kawasan Gunung Semeru,  yakni, di sekitaran Ranu Kumbolo dan di Ranu Pane B29, yang lokasinya jauh, curam dan sulit dijangkau dari darat.

“Kendala di lokasi adalah angin yang kencang. Selain membuat api cepat menjalar, operasi water bombing juga terkendala, akibat hempasan angin,” ungkapnya.

Kalaksa Gatot Soebroto juga menjelaskan, selain penanganan lewat jalur udara, upaya pemadaman api juga tetap dilakukan lewat jalur darat oleh tim gabungan.

Tim jalur darat melakukan pemadaman secara manual dan membuat sekat bakar untuk memutus jalur perambatan api agar tidak meluas ke rumah penduduk.

Sementara, berdasar data Pusdalop BPBD Jatim, luas lahan yang terdampak kebakaran di kawasan Gunung Semeru sejak tanggal 26 Agustus 2026 hingga saat ini telah mencapai sekitar 600 hektare.

“Semoga besok cuacanya lebih mendukung, karena angin yang kencang mempengaruhi keamanan unit helikopter saat melakukan operasi Water Bombing,” harapnya. ***poedji

Previous Post

Normalisasi Rakyat dari Objek menjadi Aktor Demokrasi- Bagian 2

Next Post

UNSAKA Beri Beasiswa 200 Putra-putri Purnawirawan TNI-AD

Redaksi

Redaksi

Next Post
UNSAKA Beri Beasiswa 200 Putra-putri Purnawirawan TNI-AD

UNSAKA Beri Beasiswa 200 Putra-putri Purnawirawan TNI-AD

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version