• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Kembangkan Vaksin di Negara OKI, 4 Peneliti Mesir dan Pakistan Magang di Indonesia

Kembangkan Vaksin di Negara OKI, 4 Peneliti Mesir dan Pakistan Magang di Indonesia

admin by admin
September 15, 2022
in Kabar, Kesehatan
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Kementerian Kesehatan RI memberi kesempatan kepada 4 peneliti dari Mesir dan Pakistan untuk magang di Indonesia. Dikutip dari Rilis Kemkes Kamis (15/9), dijelaskan, hal ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peneliti di negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam atau Organisation of Islamic Cooperation (OIC) dalam pengembangan vaksin dan produk bioteknologi.

Resolusi the 6th Session of the Islamic Conference of Health Ministers (ICHM) tahun 2017 telah menunjuk Indonesia sebagai Organization of Islamic Cooperation – Center of Excellence (OIC – CoE) on Vaccine and Biotechnology Products atau pusat riset vaksin dan produk bioteknologi OIC. Ini dalam rangka mendukung penelitian dan pengembangan vaksin dan produk bioteknologi untuk memenuhi kebutuhan anggota OIC.

Berdasarkan penunjukan tersebut, pada tahun 2018 OIC CoE secara resmi di-launching di Jakarta oleh Menteri Kesehatan dengan PT Biofarma sebagai OIC CoE Laboratory.

Aktivitas dari OIC CoE meliputi capacity building dalam produksi dan quality control vaksin, riset pengembangan vaksin inovatif, pengembangan vaksin diantara negara anggota OIC, serta riset dan pengembangan untuk produk bioteknologi lainnya.

Sebagai bentuk kolaborasi antar negara OIC, Standing Committee on Scientific and Technological Cooperation of the OIC (COMSTECH) yaitu organisasi dalam OIC yang bertujuan untuk memperkuat kerja sama di antara negara anggota OIC dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, telah mengajukan penempatan magang 4 orang peneliti dari Mesir dan Pakistan di Biofarma yang merupakan OIC CoE Laboratory.

Program ini merupakan bagian dari COMSTECH Fellowship For Research and Advance Training in Virology and Vaccine Technologies yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peneliti di negara OIC.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya menyatakan harapannya kepada para fellowship untuk memanfaatkan kesempatan baik tersebut untuk menggali setiap potensi yang dimiliki Indonesia untuk selanjutnya diteliti dan dikembangkan untuk meningkatkan produksi vaksin dan bioteknologi kesehatan.

“Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Kalian bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan banyak data, untuk selanjutnya diteliti dan dikembangkan dalam kerangka meningkatkan sistem kesehatan global untuk menghadapi masalah kesehatan saat ini dan di masa depan,” kata Menkes Budi.

Muhammad Iqbal Qodhary, Coordinator General COMTECH ingin kerja sama yang telah berjalan dengan baik antara OIC dengan COMSTECH Fellowship For Research and Advance Training in Virology and Vaccine Technologies terus dipertahankan dan ditingkatkan. Pasalnya, potensi kerja sama ini tidak hanya untuk negara Pakistan dan Mesir, namun juga terbuka untuk negara anggota OIC lainnya.

“Kami sangat senang dengan kolaborasi ini, terima kasih kepada Biofarma yang telah memfasilitasi program fellowship ini. Kita harapkan kerjasama ini bisa terus berlanjut dan diperkuat,”harap M. Iqbal.

Rangkaian COMSTECH Fellowship program tersebut dilaksanakan selama 5 minggu pada tanggal 30 Agustus-4 Oktober 2022 yang dilaksanakan di 3 lokasi:

· Entry briefing di Jakarta dan kunjungan industri vaksin, produk bioteknologi dan kanker (PT Etana Biotechnologies Indonesia, PT Kalbio Global Medika, dan PT Fonko International Pharmaceuticals).

· Magang di fasilitas PT Bio Farma, Bandung dan laboratorium sentral Universitas Padjajaran, Jatinangor yang diisi dengan pemberian materi (teori) terkait serta workshop (wet lab) untuk memahami produksi vaksin mulai dari upstream to downstream dan proses quality control.

· Kunjungan ke fasilitas pengembangan Vaksin Merah Putih (VMP) di Universitas Airlangga, Surabaya.

Untuk mendukung Indonesia sebagai OIC CoE dan mencapai tujuan yang diharapkan yaitu kemandirian dalam produksi vaksin dan produk bioteknologi, pada kesempatan ini Kementerian Kesehatan juga telah meluncurkan laboratorium jejaring OIC CoE, selain PT Biofarma yang sebelumnya sudah menjadi laboratorium OIC CoE on vaccine and biotechnology product.

Adapun laboratorium jejaring OIC-CoE terdiri dari:

1. Laboratorium R&D PT Biofarma

2. Laboratorium Sentral, Universitas Padjadjaran

3. Pusat Riset Teknologi Pengembangan Vaksin, LPT Universitas Airlangga

4. Laboratorium Bioanalisis Universitas Indonesia – Daewoong Foundation

5. Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI), Universitas Indonesia

6. Laboratorium Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK), Universitas Gadjah Mada

7. Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu (LPPT), Universitas Gadjah Mada

8. Pusat Riset Vaksin dan Obat (PRVO), Pusat Organisasi Riset Kesehatan, BRIN

9. Laboratorium R&D PT Kalbio Global Medika

10. Laboratorium R&D PT Etana Biotechnologies Indonesia

“Mari saling berkolaborasi, saya percaya pertemuan dan kerja sama dengan OIC ini menjadi awal yang baik untuk melakukan penelitian bersama tentunya dengan hasil yang baik. Saya berharap kesempatan ini semakin meningkatkan sistem kesehatan dunia untuk generasi yang akan datang,” tutup Menkes.***/uli

Previous Post

Mensos Risma Motivasi Penerima Manfaat di Aceh: Ini Bukan Akhir dari Segalanya

Next Post

Bikin Nyaman! Yuk Intip Beragam Fasilitas yang Ada di Stasiun Kereta Api

admin

admin

Next Post
Bikin Nyaman! Yuk Intip Beragam Fasilitas yang Ada di Stasiun Kereta Api

Bikin Nyaman! Yuk Intip Beragam Fasilitas yang Ada di Stasiun Kereta Api

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version