• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Heritage C. Willem Menautkan Menteri Mukhtarudin dan Sejarah Kopasgat di Pangkalan Bun

Heritage C. Willem Menautkan Menteri Mukhtarudin dan Sejarah Kopasgat di Pangkalan Bun

February 11, 2026
Empat Tahun Berperang Rusia Kehilangan 350.000 Tentaranya, Putin: ‘Kemenangan akan Selalu Milik Kita!

Jalan Perdamaian Terbuka? Presiden Putin Setuju Perundingan Damai dengan AS dan Ukraina

October 22, 2026
Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

October 22, 2026
Bareskrim Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

Bareskrim Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

October 22, 2026
BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

October 22, 2026
Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

October 21, 2026
Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

October 21, 2026
Tinjau Penanganan Karhutla Tahura R Soerjo, Khofifah Tekankan  Keselamatan Petugas dan Relawan

Tinjau Penanganan Karhutla Tahura R Soerjo, Khofifah Tekankan  Keselamatan Petugas dan Relawan

October 21, 2026
Dari Batas Sungai Mississippi, Amerika “Menggambar Garis”

Dari Batas Sungai Mississippi, Amerika “Menggambar Garis”

October 21, 2026
Jagung SPHP Rp5.000 per Kilogram di Gudang, BULOG Perkuat Dukungan bagi Peternak

Jagung SPHP Rp5.000 per Kilogram di Gudang, BULOG Perkuat Dukungan bagi Peternak

October 21, 2026
Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

October 20, 2026
Semester I 2026, Multiplier Effect BULOG Melesat Rp48,54 Triliun

Bantuan Beras Tahap III 2026, Bulog Siapkan 15,68 Juta Kilogram untuk Warga DIY

October 20, 2026
Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

October 20, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, October 22, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

Heritage C. Willem Menautkan Menteri Mukhtarudin dan Sejarah Kopasgat di Pangkalan Bun

by admin
February 11, 2026
in Feature
0
Heritage C. Willem Menautkan Menteri Mukhtarudin dan Sejarah Kopasgat di Pangkalan Bun
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Catatan Egy Massadiah

Kalimat bijak mengatakan, “sejarah akan mengalir menemukan jalan (kebenarannya) sendiri”. Jejak sejarah lahirnya pasukan elite Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI-AU (dulu AURI – Angkatan Udara Republik Indonesia), ternyata ada di Pangkalan Bun, ibu kota Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Itu satu cerita.

Rangkaian cerita lainnya adalah, ditunjuknya Mukhtarudin oleh Presiden Prabowo Subianto duduk di Kabinet Indonesia Maju, sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Mukhtarudin lahir di Pangkalan Bun, 6 September 1964. Tepatnya di sungai Arut Kelurahan Mendawai. Artinya, masa kecil Mukhtarudin banyak dihabiskan di bantaran sungai, Kecamatan Arut Selatan. Wilayah ini bertetangga dengan kawasan Masjid Agung Riyadhus Shalihin, tak jauh dari Bundaran Pancasila.

“Saya ini orang kampung, saat lahir kala itu di rumah kami belum ada kasur. Jadi, lahirnya beralaskan tikar,” kenang Mukhtarudin sang “anak sungai”.

Untuk diketahui, Mukhtarudin adalah menteri pertama yang berasal dari Provinsi Kalimantan Tengah, sejak Indonesia merdeka tahun 1945. Ia dilantik di Istana Kepresidenan, Senin 8 September 2025 jam 15.00 sore.

Syahdan, ia “mudik” ke Pangkalan Bun, memanfaatkan libur Sabtu-Minggu, 15 – 16 November 2025. Salah satu agenda yang sudah lama diangankan adalah menapak tilas sejarah besar AURI di kota kelahirannya. Tentu saja, juga, sungkem dan memeluk ibu kandung yang melahirkannya di kampung halaman.

Gayung bersambut. Ditemani Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Iskandar, Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto, ia pun mengunjungi Museum C. Willem, sebagai titik pijak napak tilas sejarah pada hari Minggu, 16 November 2025.

Museum Sejarah Cornelius Willem, Lanud Iskandar, Pangkalan Bun. Di sini tersimpan sejarah cikal bakal lahirnya Kopasgat TNI-AU. (foto: egy massadiah)

Heritage dan Dakota

Tak Pelak, Pangkalan Bun adalah pangkal sejarah penting lahirnya Kopasgat TNI Angkatan Udara. Tiga-belas pejuang asal Kalimantan melakukan penerjunan perdana menandai cikal bakal lahirnya pasukan elite TNI AU, sekaligus tonggak sejarah operasi militer udara pertama Republik Indonesia.

Peristiwa itu terukir tanggal 17 Oktober 1947, dan sampai sekarang diperingati sebagai Hari Lahir Kopasgat. Sebuah korps pasukan khusus TNI AU yang memiliki kemampuan tempur di tiga matra (udara, laut, darat) dan terkenal dengan baret jingga-nya. Status organisasinya telah ditingkatkan menjadi komando mandiri setingkat bintang tiga pada tahun 2025. Saat ini Korps Pasukan Gerak Cepat (Pangkorpasgat) dipimpin Denny Muis dengan pangkat Marsekal Madya TNI.

Kembali ke Pangkalan Bun. Di sini –setidaknya— terdapat dua monumen bersejarah dan menjadi landmark kota. Yang pertama adalah Pesawat Dakota RI-002 yang digunakan dalam penerjunan heroik dan bersejarah 17 Oktober 1947.

Kedua, (museum) “Heritage C. Willem, Roemah Sedjarah Lanoed Iskandar”. Bangunan sekaligus saksi bisu heroisme para penerjun AURI. Sebagian kisah, terdokumentasi dengan baik di sini.

Nah, kembali ke situs pertama. Tugu yang menopang badan pesawat Dakota RI-002 itu dinamakan Monumen Palagan Sambi. Lokasinya di jantung kota Pangkalan Bun, tak jauh dari Bundaran Pancasila.

Meski sekilas terpajang utuh sebagai badan pesawat Dakota C-47 atau sering disebut Douglas DC-3, tetapi yang “asli” badan pesawat RI-002 hanya sepertiga bagian belakang pesawat. Sebab, pesawat yang dipiloti Bobby Earl Freeberg, seorang mantan pilot Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) asal Parsons, Kansas, hilang dan jatuh di Tanjung Karang 29 September 1948.

Dua-per-tiga badan pesawat bagian depan terbakar. Bagian yang selamat itulah yang kemudian direkonstruksi menjadi utuh kembali dan dipajang sebagai Monumen Palagan Sambi.

Kisah tentang Bob, panggilan akrab Bobby Earl Freeberg, menarik dikupas lain kali. Warga negara Amerika Serikat berusia 26 tahun ini nekad terbang solo dari Amerika ke Indonesia, dan langsung menjumpai Presiden Sukarno. Kepada Bung Karno, Bob menyatakan diri siap membantu perjuangan Indonesia yang baru merdeka, di bidang penerbangan.

Kisah Bob kita skip. Beralih ke bangunan museum Cornelius Willem yang terletak di komplek Lanud Iskandar. Sebuah bangunan berukuran kurang lebih 800 meter persegi, dan memenuhi kualifikasi sebagai Cagar Budaya.

Bangunan yang didominasi kayu ulin (lantai) dan kruing serta merbau (dinding dan atap) itu juga memiliki sejarah yang tak kalah panjang. Awalnya sebagai Base Ops Pangkalan Udara, kemudian rumah dinas Danlanud, mess prajurit, dan terakhir menjadi museum.

“Dulunya, semua bangunan menggunakan kayu ulin. Tetapi saat dipugar, sebagian sudah lapuk dimakan usia. Kemudian, papan-papan kayu ulin yang masih utuh, kami jadikan lantai. Sedangkan untuk dinding, kami ganti dengan kayu kruing dan merbau. Sebab, sudah tidak mungkin lagi mengganti dengan kayu ulin,” ujar Danlanud Iskandar, Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto.

Pesawat Dakota RI-002 yang digunakan dalam penerjunan heroik dan bersejarah 17 Oktober 1947. Kini dikenal dengan Monumen Palagan Kosambi di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. (foto: egy massadiah)

KSAU Bertanya

Sejarah terus mengalir. Sampailah pada peristiwa kunjungan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo ke Lanud Iskandar, Pangkalan Bun tahun 2024. Kunjungan itu tidak berdiri sendiri, melainkan sebuah rangkaian kunjungan ke beberapa pangkalan udara TNI-AU yang ada di Kalimantan.

Tanggal 16 – 19 Januari 2024, KSAU Marsekal Fadjar melakukan kunjungan empat hari ke tiga lanud. Ketiga lanud masing-masing Lanud Iskandar di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah; Lanud Supadio di Pontianak, Kalimantan Barat, serta Lanud Raden Sadjad di Natuna, Kepulauan Riau. Nah, di Lanud Iskandar Pangkalan Bun inilah dia sempat melihat bangunan tua nan rusak.

KSAU melihat bangunan saat meninjau museum C. Willem di seberang jalan. “Lha itu, bangunan apa?” tanya KSAU.

Setelah dijelaskan tentang sejarah bangunan (yang telah rusak) itu, spontan KSAU berkata, “Mestinya itu yang dijadikan museum.” Berkata begitu sambil memberi perintah agar segera merenovasi bangunan rusak dan menjadikannya museum C. Willem Lanud Iskandar. Alhasil, jadilah museum yang sekarang ada.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin yang putra daerah Pangkalan Bun, mengisi buku tamu saat berkunjung ke Museum C. Willem, didampingi Danlanud Iskandar, Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto (kanan), dan Kainfolahta Lanud Iskandar / Kepala Museum C.Willem Lanud Iskandar, Letja Lek Fery Ansyari (kiri). (foto: egy massadiah)

Dokumen Sejarah

Saat meninjau koleksi dokumen bersejarah yang ada di Museum C. Willem itulah, sang menteri Mukhtarudin yang putra daerah terkesima. Ia baru sadar-sesadar-sadarnya, bahwa kota kelahirannya ternyata memiliki arti yang sangat penting bagi perjuangan mempertahankan kemerdekaan, sekaligus cikal bakal lahirnya Kopasgat TNI-AU yang prestisius dan disegani, itu.

Sambil menikmati secangkir kopi dan kudapan khas Pangkalan Bun, Mukhtarudin betah berlama-lama di dalam bangunan museum C. Willem. “Suasananya sangat sejuk. Mungkin karena efek rumah yang hampir seratus persen dari kayu. Ditambah lokasi sekitar yang masih rimbun dengan pepohonan besar,” ujar Mukhtarudin takjub.

Ayah empat anak dari istri tercinta, Siti Marwiyah itu pun asyik membuka lembaran-lembaran sejarah dengan sangat hati-hati. Ada foto pangkalan udara tahun 1952 yang sudah direpro. Ada dokumen penerjunan pertama AURI di Pangkalan Bun yang heroik. Ada pula sejarah Tjilik Riwut, pahlawan Kalimantan Tengah yang punya andil besar pada peristiwa penerjunan pertama.

Tak hanya itu, Museum C. Willem juga menyimpan dokumen bersejarah yang berhasil didapat dari Leiden, Belanda. Bahkan, tersimpan pula sejarah berdirinya Provinsi Kalimantan Tengah.

“Ini semua dokumen bersejarah yang sangat penting. Apakah sudah ada versi digitalnya?” tanya Mukhtarudin kepada Danlanud Lekol Nugroho.

“Belum, pak menteri. Kami mengumpulkan semua dokumen setahap demi setahap. Rencana digitalisasi memang ada. Pelan-pelan pak, kami akan digitalisasi semua dokumen,” ujar Nugroho.

Mukhtarudin, sang politisi senior Golkar itu tanggap. “Pak Danlanud, para pendiri bangsa kita, mewanti-wanti agar kita tidak boleh meninggalkan sejarah. Jadi, kita tidak boleh mengabaikan dokumen sejarah yang ada di Museum C. Willem ini,” papar Mukhtarudin.

Mukhtarudin mendukung digitalisasi dokumen bersejarah yang ada di situ. “Mungkin diperlukan kamera repro atau mesin scanner. Digitalisasi ini manfaatnya sungguh sangat-sangat besar bagi sejarah bangsa Indonesia, khususnya TNI-AU. Sejarah yang akan kita wariskan kepada generasi penerus,” pungkas Mukhtarudin, mantap.

Kunjungan pun berakhir. Tak lupa Menteri Mukhtarudin menapak tilas satu per satu, semua kuliner lokal penggugah selera di masa mudanya, saat masih di Pangkalan Bun. (*)

Penulis jurnalis senior dan pemerhati kebudayaan

Tags: danlanud Iskandar letkol pnb nugroho tri widyantolanud iskandar pangkalan bunmenteri P2MI Mukhtarudinmuseum c willem lanud iskandar
Share196Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Empat Tahun Berperang Rusia Kehilangan 350.000 Tentaranya, Putin: ‘Kemenangan akan Selalu Milik Kita!

Jalan Perdamaian Terbuka? Presiden Putin Setuju Perundingan Damai dengan AS dan Ukraina

October 22, 2026
Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

October 22, 2026
Bareskrim Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

Bareskrim Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

October 22, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version