TUBAN, JAYAKARTA NEWS— Masyarakat menyambut gembira Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di daerahnya. Betapa tidak, berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, yang dijual dengan harga terjangkau.
Dalam acara yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban bersama Perum Bulog ini disediakan 1 ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), gula pasir 50 kilogram serta minyak goreng 240 liter.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban, Eko Julianto, mengatakan, GPM menjadi salah satu cara membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.
“Sesuai arahan Mas Bupati, kami berupaya untuk meringankan beban pengeluaran warga,” ungkapnya, dilansir Media Center Tuban.
Menurut Eko, kerja sama dengan Bulog dilakukan untuk menjaga ketersediaan bahan pangan pokok, terutama di tengah kebutuhan masyarakat akan harga yang terjangkau dan pasokan yang stabil. Melalui kegiatan ini, warga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan biaya lebih ringan.
“Kami juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan di Kabupaten Tuban,”imbuhnya.
Beras SPHP dijual seharga Rp58.000 per kemasan 5 kilogram. Minyak goreng Minyakita Rp15.500 per liter, sedangkan gula pasir Rp17.500 per kilogram.
GPM Serentak ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Pangan Sedunia 2026 yang mengusung tema “Innovate Today. Nourish Tomorrow.”
Pemkab Tuban melalui DKP2P akan terus bekerja sama dengan pemerintah pusat, Bulog, dan pihak terkait untuk menjaga ketersediaan pangan serta memastikan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau. Dengan demikian, masyarakat diharapkan lebih mudah memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memperoleh akses pangan yang memadai. (*/di)










































