• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Emil Berbagi Pengalaman Kelola Ekosistem Kelautan

Emil Berbagi Pengalaman Kelola Ekosistem Kelautan

admin by admin
June 26, 2020
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jayakarta News – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, mendapat kesempatan berbagi pengalaman provinsi Jawa Timur dalam mengelola ekosistem kelautan pada UN Ocean Conference, sebuah konferensi yang diselenggarakan secara virtual oleh lembaga PBB UN-DESA (United Nations Department of Economic and Social Affairs).

Dalam rilisnya, Kamis(25/6/2020), Pemprov Jatim menyebut Emil memaparkan hal tersebut dengan menggunakan bahasa Inggris. Emil  memaparkan komitmen Pemprov Jawa Timur dalam mewujudkan tujuan ke-14 dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG) yaitu terjaganya ekosistem kelautan.

Ia juga menyampaikan bahwa luas lautan di Jawa Timur lebih besar dari luas daratan, dimana Jatim memiliki garis pantai sepanjang 3.498km dan luas lautan sebesar 54.718km2, serta keberadaan 427 pulau.

Untuk itu, Pemprov Jatim berkomitmen menjalankan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil agar pengelolaan ekosistem laut untuk tujuan pariwisata, pelabuhan, penambangan, perikanan, energi, industri dan kebandaraan terlaksana dengan keberlanjutan ekosistem lingkungan hidup laut. 

Gubernur Jatim sendiri  telah menerbitkan SE Gubernur no.360/765/208.1/2019 tentang himbauan bebas kemasan plastik, dengan harapan ribuan ton sampah plastik yang dihasilkan setiap harinya di Jatim dapat direduksi secara signifikan.

Emil menyampaikan pentingnya kesinambungan hulu hilir, dimana ekosistem laut harus dikelola terpadu dengan ekosistem sungai.

Selanjutnya dia memberi ilustrasi pengelolaan Sungai Brantas, dimana lebih dari 40 persen penduduk Jatim berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas, dan terdapat kerawanan polusi di sungai tersebut.

Di awal masa jabatan Khofifah-Emil, salah satu langkah awal yang dilakukan adalah program Adopsi Sungai Brantas dimana penanganan sampah popok serta penandatanganan MoU dengan industri di sepanjang Brantas menjadi bagian dari program 99 hari pertama. 

Emil yang pernah menjadi Co-President United Cities and Local Government (UCLG) Asia Pacific periode 2016-2018, turut menyampaikan komitmen Pemprov Jatim mendukung proyek percontohan Closing The Loop yang merupakan kolaborasi UCLG Asia Pacific dengan ASEAN dan Lembaga PBB UN ECOSOC, dimana ibukota Jatim, Surabaya menjadi salah satu dari 4 kota di ASEAN yang turut menjadi lokasi proyek percontohan.

Closing the Loop akan menekankan kesinambungan penanganan limbah plastik (waste value chain) dengan melibatkan industri penghasil limbah plastik dalam melakukan penanganan limbah plastik. 

Selain masalah limbah plastik, Emil turut menekankan komitmen Pemprov Jatim dengan menjaga ekosistem pesisir, termasuk melalui restorasi habitat ikan dan penanganan perikanan ilegal yang turut menjadi komitmen bersama pada Council Meeting Lembaga perikanan Asia Tenggara (South East Asian Fisheries Development Center/SEAFDEC) yang diselenggarakan dengan Jawa Timur sebagai tuan rumah pada tahun 2019 yang turut menghadirkan Wagub Emil sebagai pembicara. (poedji)

Tags: jayakartanewsUN Ocean Conferencewagub emil dardak
Previous Post

Dunia Menghadapi Krisis Ekonomi dalam Pandemi Covid-19

Next Post

Anuhyang : Musik Etnik dari Toraja, Bali, Minang, Sunda yang Dilapisi Nada Solfegio

admin

admin

Next Post
Anuhyang : Musik Etnik dari Toraja, Bali, Minang, Sunda yang Dilapisi Nada Solfegio

Anuhyang : Musik Etnik dari Toraja, Bali, Minang, Sunda yang Dilapisi Nada Solfegio

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version