Kandaskan Pasangan China, The Babies Jadi Juara Indonesia Masters 2023

JAYAKARTA NEWS— Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi juara turnamen bulutangkis Daihatsu Indonesia Masters 2023. Titel tersebut didapat seusai pasangan berjuluk The Babies itu pada partai final dengan mengalahkan wakil China, He Ji Ting/Zhou Hao Dong dengan skor 21-17, 21-16 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (29/1/2023) malam.

Pada pertandingan di ajang berhadiah total 420 ribu dolar AS itu, Leo/Daniel bermain tanpa tekanan sepanjang laga meski diandalkan untuk menjadi jawara. Meski begitu, ganda putra andalan tuan rumah itu tetap bermain tenang sepanjang laga untuk

“Bersyukur bisa meraih kemenangan di laga ini tanpa cedera. Saya mengucapkan terima kasih buat pendukung Istora yang sudah memberikan dukungan untuk saya dan Daniel,” ungkap Leo.

“Akhirnya lega seusai kami meneruskan tradisi menjadi juara di sektor ganda putra,” timpal Daniel.

Pasangan juara Singapore Open 2022 itu tampil menekan sejak awal menghadapi He/Zhou. Hal tersebut menjadi kunci kesuksesan peraih medali emas SEA Games 2021 pada partai puncak turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut.

“Pada laga ini kami fokus sejak awal menekan lawan. Hal itu kami lakukan sepanjang laga untuk memenangkan pertandingan,” tambah Leo.

Dengan hasil ini, runner up Hylo Open 2022 itu makin bersemangat mengingat ajang Daihatsu Indonesia Masters 2023  bergengsi. Ke depannya gelar juara di Indonesia Masters 2023 menjadi motivasi Leo/Daniel untuk meraih gelar berikutnya.

“Kami sekarang harus lebih dewasa sebagai pasangan ganda putra. Jika bermain kami harus koordinasi satu sama lain dan melakukan evaluasi setiap harinya,” pungkas Daniel.

Gelar juara Leo/Daniel meneruskan tradisi gelar juara dari sektor ganda putra tuan rumah di Daihatsu Indonesia Masters. Pada edisi sebelumnya di 2022, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjadi juara dengan mengatasi perlawanan wakil China, Liang Weikeng/Wang Chang dengan skor 21-10, 21-17.***/din

Raih Runner Up Tunggal Putra Indonesia Master, Chico Menangis

JAYAKARTA NEWS— Air mata Chico Aura Dwi Wardoyo jatuh seusai tampil di partai final turnamen bulutangkis Daihatsu Indonesia Masters 2023. Pebulutangkis kelahiran Jayapura, 15 Juni 1998 itu tampil di partai final turnamen BWF World Tour Super 500 menghadapi rekan satu negaranya, Jonatan Christie.

Sayang di partai pemungkas, pemain asal Jayapura itu harus mengakui keunggulan lawannya, Jojo, sapaan akrab Jonatan, lewat pertarungan straight game 15-21, 13-21 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu, (29/1/2023).

Pada laga ini Chico mempersembahkan gelar juara buat pelatih Irwansyah yang telah sabar membimbing para pebulu tangkis sektor tunggal putra.

Tidak heran saking harunya, Chico, pemain kelahiran Papua pertama yang tampil final di Istora itu sampai meneteskan air mata terhadap perjuangan yang telah diraih hingga saat ini.

“Bersyukur alhamdulillah saya bisa menciptakan sesama wakil Indonesia di partai puncak. Hari ini, saya berterima kasih buat pelatih, coach Irwansyah yang telah membimbing saya,” ungkap Chico.

Meski kalah di partai pemungkas, Chico sendiri mengaku mendapat banyak pelajaran dari tampil di Daihatsu Indonesia Masters 2023. Raihan di ajang Indonesia Masters menjadi motivasi untuk tampil lebih baik untuk turnamen ke depannya.

“Bertanding di sini membuat saya jadi punya pengalaman terlebih bermain di Istora Senayan. Ke depan saya berharap bisa enjoy di setiap pertandingan dan memberikan hasil yang terbaik,” tambah Chico.

Dengan hasil ini, Chico meraih kekalahan keempat atas Jonatan Christie. Tercatat di pertemuan terakhir, Chico takluk dari Jonatan di babak 16 besar Hylo Open 2022 dari Jonatan dengan skor 18-21, 28-30.

Adapun untuk Jonatan, kemenangan di laga ini atas Chico membuat Jojo meraih gelar juara BWF World Tour Super 500 perdananya sepanjang karier.***/din

‘Pecah Telur!’ Akhirnya Jonatan Christie Berhasil Juara BWF World Tour Super 500

JAYAKARTA NEWS— Pebulutangkis tunggal putra Jonatan Christie meraih gelar juara turnamen bulutangkis Daihatsu Indonesia Masters 2023. Berlaga di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (29/1/2023), Jojo, sapaan akrab Jonatan, menjadi juara seusai mengatasi perlawanan rekan satu negaranya, Chico Aura Dwi Wardoyo.

Juara Swiss Open 2022 itu mengalahkan Chico dua gim langsung dengan skor 21-15, 21-13 dalam tempo 44 menit. Pada pertandingan ini, tunggal putra kelahiran Jakarta, 15 September 1997 itu mengaku senang mengingat akhirnya pecah telur meraih gelar juara turnamen BWF World Tour Super 500.

“Bersyukur bisa merasakan gelar juara BWF Super 500 seusai biasanya hanya mampu meraih di level Super 300. Gelar ini merupakan penantian sejak cukup lama,” kata Jojo.

“Saya sempat mencoba terus gagal. Saya berterima kasih kepada pelatih yang telah percaya kepada kami. Saya rasa ini merupakan buah kerja keras semua kami,” ungkap Jojo lagi.

Jojo sendiri mengungkapkan perjuangannya untuk meraih gelar juara di level super 500 tidak mudah. Maklum beberapa kali Jojo mencoba untuk meraih gelar juara, sayang hasilnya tidak maksimal sehingga sering kali gagal.

Meski begitu Jojo tidak menyerah dan terus mencoba dengan berharap bisa meraih gelar juara.

“Saya percaya setiap orang punya takdirnya. Semua tidak pernah tahu, saya selalu diingatkan pelatih untuk tidak menyerah dan menyerahkan usaha yang dilakukan semuanya kepada Tuhan. Setidaknya sudah berjuang maksimal mungkin di lapangan,” tambah Jojo.

Gelar juara Jojo pada ajang Daihatsu Indonesia Masters 2023 di Istora Senayan menjadi yang kedua setelah sebelumnya pada Asian Games 2018. Saat itu berlaga di ajang turnamen akbar olahraga Asia, Jojo menjadi juara seusai mengalahkan Chou Tien Chen (Chinese Taipei) dengan skor 21-18, 20-22, 21-15.

Secara rekor kemenangan, hasil positif Jojo di laga ini menjadi yang keempat saat berhadapan dengan Chico. Pada pertemuan sebelumnya, Jojo juga meraih kemenangan saat melawan Chico pada 16 besar turnamen Hylo Open 2022 dengan skor 21-18, 30-28.***/din

Persiapan Piala AFC U-20: Shin Tae-yong Panggil 30 Pemain, Ini Daftarnya

JAYAKARTA NEWS— Pelatih Shin Tae-yong memanggil 30 pemain untuk pemusatan latihan (TC) tim U-20 Indonesia persiapan Piala AFC U-20 2023. TC ini direncanakan di Jakarta mulai tanggal 1 hingga 28 Februari mendatang. Pada ajang Piala AFC U-20 yang dihelat di Uzbekistan, Indonesia berada di grup A bersama tuan rumah, Irak, dan Suriah.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa pihaknya optimistis dengan skuad yang dipanggil oleh Shin Tae-yong. “Semoga pada ajang Piala AFC U-20 2023, kami meraih prestasi terbaik. Turnamen ini juga menjadi tolak ukur persiapan Garuda Nusantara menghadapi Piala Dunia U-20 mendatang,” kata Iriawan sebagaimana dikutip dari laman resmi PSSI.

Pada pemanggilan ini, sejumlah nama baru dipanggil seperti Brandon Scheunemann (PSIS), Hugo Samir (Persis) dan Ahmad Raia (Persik). Selain itu juga terdapat pemain dari tim U-16 tahun lalu yakni Arkhan Kaka (Persis) dan Sulthan Zaky (PSM). 

“Kami berharap kepada pemain selama mengikuti pemusatan latihan dan turnamen Piala AFC U-20 2023 mampu memberikan kemampuan yang maksimal, kerja keras, fokus, dan disiplin,” tambah pria yang akrap disapa Iwan Bule tersebut.

Pada laga perdana, Indonesia akan melawan Irak pada 1 Maret, lalu berduel dengan Suriah 4 Maret, dan menantang tuan rumah Uzbekistan 7 Maret mendatang.

“Selama pemusatan latihan, PSSI telah menyiapkan sejumlah laga uji coba untuk tim U-20 Indonesia. Apalagi kita ketahui lawan-lawan di grup A Piala AFC U-20 merupakan negara-negara yang berkualitas,” kata Direktur Teknik, Indra Sjafri.

Daftar 30 Nama Pemain di Pemusatan Latihan Tim U-20 Indonesia:

1. Arkhan Fikri – Arema FC

2. Dimas Juliano Pamungkas – Bhayangkara FC

3. Frezy Al Hudaifi – Bhayangkara FC

4. Daffa Fasya Sukawijaya – Borneo FC

5. Rabbani Tasnim Siddiq – Borneo FC

6. Ronaldo Joybera R. Junior Kwateh – Madura United

7. Marselino Ferdinan – Persebaya Surabaya

8. Aditya Arya Nugraha – Persebaya Surabaya

9. Ferdiansyah – Persib Bandung

10. Kakang Rudianto – Persib Bandung

11. Robi Darwis – Persib Bandung

12. Achmad Maulana Syarif – Persija Jakarta

13. Alfriyanto Nico Saputro – Persija Jakarta

14. Cahya Supriadi – Persija Jakarta

15. Doni Tri Pamungkas – Persija Jakarta

16. Frengky Deaner Missa – Persija Jakarta

17. Ginanjar Wahyu Ramadhani – Persija Jakarta

18. Muhammad Ferarri – Persija Jakarta

19. Resa Aditya Nugraha – Persija Jakarta

20. Barnabas Sobor – Persija Jakarta

21. Ahmad Raia Irvanza Arditian – Persik Kediri

22. Arkhan Kaka Putra Purwanto – Persis Solo

23. Erlangga Setyo Dwi Saputra – Persis Solo

24. Hugo Samir – Persis Solo

25. Marcell Januar Putra – Persis Solo

26. Zanadin Faris – Persis Solo

27. Brandon Marsel Scheunemann – PSIS Semarang

28. Muhammad Dzaky Asraf Huwaidi – PSM Makassar

29. Sulthan Zaky Pramana Putra Razaq – PSM Makassar

30. Hokky Caraka Bintang Brilliant – PSS Sleman.***/din

Gus Hilmy Apresiasi Para Juara Porseni NU Tingkat Nasional 2023

JAYAKARTA NEWS— Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Nahdlatul Ulama (NU) tingkat Nasional tahun 2023 yang diselenggarakan pada 15 – 21 Januari 2023 di Solo, Jawa Tengah, telah sukses digelar. Tidak kurang 3.400 atlet dari 34 provinsi di seluruh Indonesia datang untuk berkompetesi pada ajang olahraga tersebut.

Kesuksesan acara tersebut mengundang pujian dan apresiasi dari banyak pihak, di antaranya dari Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari D.I. Yogyakarta, Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A. atau yang akrab disapa Gus Hilmy. Oleh sebab itu, Gus Hilmy memberikan apresiasi kepada para juara Porseni NU tingkat Nasional 2023 dari kontingen D.I. Yogyakarta di kantornya, Jl. Kusumanegara 133, Yogyakarta pada Jum’at (27/01) siang.

“Kami bangga dan haru atas keberhasilan kontingen DIY sudah membawa pulang 13 medali, dan berhasil membawa DIY mendapatkan nomor 6 secara nasional. Ini harus disyukuri karena persiapan kita sangat mendadak. Utamanya karena harus ada 3 komponen, yaitu santri, pelajar, dan mahasiswa,” kata Gus Hilmy.

Pria yang juga Katib Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut juga memberikan masukan atas kegiatan PBNU yang baru pertama kali diselenggarakan. Menurutnya, persiapan yang dilakukan masih kurang, baik dari fasilitas maupun regulasinya.

“Ini juga menjadi tantangan PBNU agar tidak mendadak. Kalau ini tingkat nasional, pasti ada tingkat provinsi dan tingkat kabupaten. Event seperti ini tidak mudah karena persiapan dan biayanya besar. Kita berharap PBNU juga terbuka dan aturannya lebih diperketat lagi. Harapan kita event ini bisa berkelanjutan dan dipersiapkan dengan lebih baik, sehingga kita akan melihat kontribusi NU dalam bidang olahraga dan seni,” kata pria yang juga anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat tersebut.

Hadir dalam kesempatan tersebut, hadir pula jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DIY, di antaranya adalah Rais Syuriah KH. Mas’ud Masduki, Ketua Tanfidziyah Dr. K.H. Zuhdi Muhdlor, M.Hum., Ketua PW Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU DIY K.H. Muhammad Nilzam Yahya, M.Ag., Ketua PW Lembaga Pendidikan Ma’arif NU DIY Dr. Tadkiroatun Musfiroh, M. Hum., dan ketua Kontingen DIY Dr. Arif Rahman M.Pd.

Dr. Arif menyatakan bahwa kontingen DIY telah berhasil membawa 13 modeli. Dirinya mengakui banyak kekurangan, tetapi ke depan akan dilakukan pembinaan yang lebih baik.

“Ini merupakan keberkahan kita semua atas perjuangan dalam Porseni NU 2023 di Solo kemarin. Kita dapat 3 emas, 4 medali perak, 6 medali perunggu. Terdiri dari pelajar dan mahasiswa, baik dari cabang olahraga bulu tangkis, pencak silat, dan Qiroah. Ini hanya menjadi permulaan kita karena merupakan yang pertama kalinya, ke depan akan kita bina lebih baik lagi,” kata pria yang juga Wakil Ketua PWNU DIY tersebut.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, PWNU DIY mengirimkan sebanyak 302 kontingen dari komponen pondok pesantren, lembaga pendidikan Ma’arif, dan perguruan tinggi. Masing-masing komponen terdiri dari 241 atlet, 11 peserta lomba seni, serta 50 official.

Sementara itu, juara yang diraih oleh DIY terdiri dari cabang bulu tangkis dan pencak silat. Total perolehan kontingen DIY adalah 3 medali emas, 4 medali perak, dan 6 medali perunggu. Dengan perolehan tersebut, PWNU DIY meraih posisi ke-6 dari total 34 kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia.

Berikut adalah nama-nama para juara Porseni NU tingkat Nasional 2023 dari kontingen D.I. Yogyakarta.

Cabang Bulu Tangkis adalah Idham Kholid Mustofa (Juara 1/Tunggal Putra), Fatimah Azzahra (Juara 1/Tunggal Putri, Axioma Peano dan Aufa Isnanta Nurrafif Darwanto (Juara 1/Ganda Putra), Keanu Sheva Milandani dan Chico Averyll Valerian (Juara 2/Ganda Putra), Stevie Marchia Gerrard dan Yekti Titah Siheng Gusti (Juara 2/Ganda Putri), Chico Averyll Valerian dan Adelia Callysta Arika Putri (Juara 2/Ganda Campuran), Arrafi Naufal Yoga Wardhana, Keanu Sheva Milandani, Chico Averyll Valerian, Mochammad Cholikh Saum Raya, Idham Kholid Mustofa, Fatimah Azzahra, Stevie Marchia Gerrard, Yekti Titah Siheng Gusti, dan Adelia Callysta Arika Putri (Juara 2/Beregu), Rabi’ah Al-Adawiyah dan Devitamevia Azizatul Khusna (Juara 3/Ganda Putri), serta Muhammad Habibullah dan Rabi’ah Al-Adawiyah (Juara 3/Ganda Campuran).

Sementara untuk Cabang Pencak Silat adalah Putra Adi Candra (Juara 3/ Tanding Kelas C Putra), Lintang Fajri (Juara 3/Kelas C Putra Dewasa), dan Abdul Rokib Anwar (Juara 3/Kelas B Putra Dewasa). Juara 3 juga diraih untuk cabang seni Qiro’ah oleh Muhammad Syauqy Fadlullah.

Atas prestasi tersebut, Gus Hilmy memberikan apresiasi kepada juara dengan kategori tunggal dan ganda sebanyak Rp1.000.000 (juara I), Rp750.000 (juara II), dan Rp500.000 (juara III). Sementara untuk kateogori beregu sebanyak Rp2.000.000 (juara I), Rp1.500.000 (juara II), dan Rp1.000.000 (juara III). Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada 13 orang pelatih dan ketua kontingen.***/din

Indonesia akan Ikut Bidding Tuan Rumah Special Olympics 2031 dan Olimpiade 2036

JAYAKARTA NEWS— Indonesia berencana mengikuti bidding untuk menjadi tuan rumah Special Olympics tahun 2031 dan bidding menjadi tuan rumah Olimpiade tahun 2036 mendatang.

“Kita juga akan niat bidding untuk tuan rumah Special Olympics Tahun 2031. Kalau kita berhasil, apa yang sudah menjadi arahan Bapak Presiden kepada kami, kita akan bidding juga menjadi tuan rumah Olimpiade 2036,” kata Menpora Amali didampingi Sesmenpora Gunawan Suswantoro pada acara penggalangan dana atau Charity Dinner SOIna di Ballroom Museum Nasional Jakarta. Demikian dikutip dari laman kemenpora.go.id

Menurut Menpora Amali, jika Indonesia nantinya sukses menjadi tuan rumah Special Olympic tahun 2031, maka kemungkinan besar Indonesia memiliki poin besar menjadi tuan rumah Olimpiade 2036 mendatang.

“Jadi kalau sukses Special Olympics, maka itu akan menjadi poin besar penilaian untuk kita bisa ditunjuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2036. Hal ini sebagaimana keinginan dan arahan Bapak Presiden Joko Widodo,” tegas Menpora Amali.

“Semoga keinginan kita semua ini bisa terkabul dan SOIna kita semakin jaya dan dukungan kita untuk Special Olympics semakin kuat dan bagus,” harap Menpora Amali.

Sementara, Ketua Umum Pengurus Pusat Special Olympics Indonesia (PP SOIna) Warsito Ellwein menyampaikan, pihaknya akan memaksimalkan kontingen Indonesia yang akan dikirim ke Berlin, Juni mendatang. Indonesia akan mengikuti 7 cabang olahraga dengan 25 atlet.

“Kontingen kita hanya 25 atlet pokoknya kita maksimalkan itu. Mereka semangatnya sudah luar biasa,” ujarnya.

Dari penggalangan dana ini, Warsito menyampaikan SOIna membutuhkan dana sebesar Rp 5,6 miliar lebih. Ia sangat berterima kasih semua pihak telah mendukung acara itu dengan memberikan support dan dukungan.

“Kebutuhannya banyak dari Kemenpora sendiri sudah untuk tiket dan sebagainya, untuk TC, pelatihan, koordinasi, transport. Jika sisa nanti kita akan manfaatkan untuk membuka ruang bagi mereka seluas-luasnya agar mereka mandiri dan dihargai,” jelasnya.

“Untuk sekarang ini alhamdulillah sudah oke, dari kementerian dan sebagainya dari provinsi juga mendukung. Dari penggalangan dana terkumpul Rp 4,250 miliar ini sangat luar biasa. Jumlahnya banyak tapi lebih dari itu yang kita harapkan adalah dampaknya anak-anak ini agar mereka tidak terpinggirkan,” harapnya.***/din

Wajah Lionel Messi Tumbuh di Ladang Jagung Petani Argentina

JAYAKARTA NEWS— Lebih dari dua puluh petani Argentina dan penggemar berat legenda sepak bola Lionel Messi, menumbuhkan potret raksasa pemain populer di ladang jagung mereka, sebagai penghargaan.

Lionel Messi memiliki jutaan penggemar di seluruh dunia, tetapi dia lebih dicintai di negara asalnya Argentina, di mana kebanyakan orang melihatnya sebagai dewa sepak bola. Messi baru-baru ini memimpin tim nasional Argentina untuk memenangkan Piala Dunia 2022, yang membuatnya semakin populer dari sebelumnya, tetapi penggemar sejatinya yakin ini akan menjadi tahunnya bahkan sebelum turnamen dimulai.

Misalnya, tak lama sebelum Piala Dunia tahun lalu dimulai, lebih dari 20 petani Argentina menggunakan algoritme penanaman seorang insinyur pertanian untuk membuat potret raksasa Messi di ladang jagung mereka.

sumber foto: odditycentral.com

“Saya punya ide untuk membuat kode yang masuk ke seeders dengan wajah Messi sebagai penghargaan,” kata insinyur pertanian Carlos Faricelli kepada Reuters, menambahkan bahwa dia kemudian dengan bebas menyediakannya bagi setiap petani yang cukup berani untuk menggunakannya. Akhirnya, lebih dari 20 petani di berbagai provinsi Argentina bergabung dengannya.

“Kami semua mempertaruhkannya, karena kami ‘menato’ potret Messi di tengah kekeringan,” kata Faricelli kepada TN Argentina, tetapi setidaknya beberapa dari risiko ini terbayar, karena potret ikonik Messi mulai muncul secara harfiah dari tanah seperti jagung tanaman bertunas.

Insinyur pertanian menjelaskan bahwa berkat algoritme khususnya, mesin mengetahui berapa banyak benih per meter persegi yang harus ditanam di tempat-tempat tertentu untuk menciptakan kontras di berbagai bagian wajah Messi.

“Jadi ketika jagung ini tumbuh dan tembakan dari udara diambil, di mana tanaman lebih dekat satu sama lain dan tanah kurang terlihat, warna hijau yang lebih pekat kontras dengan tanaman yang lebih sedikit dan kemudian seni pertanian semacam ini tercipta,” kata Faricelli. .

Ditanam sebelum Piala Dunia tahun lalu, “tato pertanian” Messi baru-baru ini mulai terbentuk, dan foto serta video dari berbagai bidang dari seluruh Argentina telah tersedia secara online.***odditycentral/din

Shayne Pattynama Resmi Menjadi WNI

JAYAKARTA NEWS— Shayne Pattynama resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Ia diambil sumpahnya sebagai WNI di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), DKI Jakarta.

Pemain yang lahir di Lelystad, Belanda, pada 11 Agustus 1998 itu ditemani oleh Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan dan utusan PSSI yang mengurus naturalisasi, Hamdan Hamedan.

“Alhamdulillah Shayne Pattynama telah resmi menjadi warga negara Indonesia setelah diambil sumpahnya. Tentunya ini yang ditunggu-tunggu oleh kita.Terima kasih kepada Bapak Presiden, juga kepada DPR, Komisi III, Komisi X, Menpora, dan semua,” kata Mochamad Iriawan sebagaimana dikutip dari pssi.org

Shayne Pattynama mulai menjalani proses naturalisasi sejak akhir Mei 2022. Pada November 2022, permohonan naturalisasinya disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Kemudian pada awal Januari 2023, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengabarkan bahwa Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) perpindahan kewarganegaraan Shayne Pattynama.

Setelah ini, PSSI akan mengurus perpindahan asosiasi Shayne Pattynama di FIFA dari Belanda (KNVB) ke Indonesia (PSSI). Jika tahapan itu berjalan lancar, maka pemain berusia 24 tahun itu bisa memperkuat Timnas Indonesia pada FIFA Matchday periode 20-28 Maret 2023.

Shayne Pattynama/foto: pssi.org

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI, Ibnu Chuldun mengatakan bahwa dengan ini Shayne, resmi sebagai Warga Negara Indonesia sebagaimana tercantum dalam surat keputusan.

“Saya berharap agar Shayne menjadi warga negara Indonesia yang baik, bisa berkontribusi khususnya dalam persepakbolaan Indonesia. Kita merindukan tim sepak bola di tingkat yang lebih tinggi. Saya yakin dia bisa membawa tim Indonesia menjadi lebih baik lagi,” tuturnya.

Kembali ke Shayne, dia amat bangga telah menjadi warga Indonesia. Dan dia membayangkan ayahnya pasti juga satu rasa dengannya.

“Saya sangat bangga dan bahagia menjadi orang Indonesia. Ayah saya yang ada di atas sana sekarang akan melihat ke bawah dan bangga kepada saya,” kata Shayne Pattynama. 

Shayne mengaku ingin membawa skuad Garuda lolos ke Piala Dunia dan menjadi salah satu tim terbaik di Asia.

“Saya ingin bermain untuk Timnas Indonesia, karena itu akan jadi penghormatan terbesar buat saya. jika bisa saya ingin bermain sebagai bek kiri,” tambahnya.

“Saya adalah seorang pemimpi, jadi impian saya bersama Timnas Indonesia adalah bermain di Piala Dunia bersama Indonesia, 100 persen, dan saya ingin membawa Indonesia jadi salah satu tim terbaik di Asia. Jadi saya punya impian besar dan saya yakin kita bisa melakukan hal itu,” jelas Viking FK tersebut.

Shayne merupakan salah satu pemain naturalisasi hasil rekomendasi pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.***/din

Menpora Berharap F1 Powerboat di Danau Toba Berdampak Baik untuk Masyarakat

JAYAKARTA NEWS— Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menyebut kejuaraan F1 Powerboat 2023 di Danau Toba, Sumatera Utara akan memberi dampak baik terhadap masyarakat. Salah satunya yaitu meningkatkan  perekonomian, baik nasional maupun daerah. 

Demikian disampaikan Menpora Amali dalam kegiatan media briefing secara virtual dari Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (24/1). Ajang internasional tersebut bagian upaya mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi. 

“Upaya mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi ini salah satunya melalui kegiatan pariwisata dan event olahraga. Nah, penyelenggaraan event olahraga didaerah wisata diharapkan akan lebih meningkatkan gerak laju ekonomi masyarakat,” kata Menpora Amali sebagaimana dikutip dari kemenpora.go.id

Menpora Amali menerangkan Danau Toba sebagai tuan rumah sangat siap menyelenggarakan kegiatan ini. Kesiapan tersebut dibuktikan dalam kematangan kesiapan venue dan juga fasilitas pendukung lainnya. 

“Pemerintah juga sudah merancang berbagai kegiatan pasca-event F1 Powerboat, sebagai upaya mendukung ekonomi masyarakat Toba. Kemudian rakor secara intensif dan paralel juga terus dilakukan,” ujar Menpora Amali. 

Disamping itu, Menpora Amali yang juga sebagai ketua panitia nasional penyelenggaraan kegiatan ini berharap dengan adanya F1 Powerboat bisa melahirkan atlet balap olahraga air di Indonesia.

“Harapan kita dengan adanya ajang internasional yang diselenggarakan di Danau Toba ini bisa memicu lahirnya atlet kita dan harapannya bisa berprestasi,” jelas Menpora Amali.

Seperti diketahui, ajang F1 Powerboat dilaksanakan pada 24-26 Februari 2023. F1 Powerboat atau yang juga dikenal dengan F1H20 adalah kejuaraan dunia lomba balap kapal motor terbesar dunia. F1 Powerboat merupakan kelas tertinggi balap kapal motor, yang setingkat dengan Formula 1 atau Moto GP.***/ebn

Jokowi, Puan Ikut Jalan Sehat Porseni NU

JAYAKARTA NEWS— Ketua DPR RI Puan Maharani mengikuti acara jalan sehat Porseni Nahdlatul Ulama (NU) bersama Presiden Joko Widodo di Solo, Jawa Tengah. Jalan sehat sepanjang 3,5 kilometer yang dimulai dari Puro Mangkunegaran itu digelar dalam rangka penutupan Porseni NU sekaligus rangkaian acara menuju 1 Abad NU.

Pada kesempatan ini, Puan berangkat menuju lokasi pembukaan jalan sehat di depan pura Mangkunegaran bersama Wali Kota Solo Giban Rakabuming Raka, Minggu (22/1/2022). Sampai di titik start jalan sehat, keduanya kemudian menuju panggung utama untuk mengikuti pembukaan acara jalan sehat bersama Presiden Jokowi yang didampingi Ibu Negara, Iriana.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu kemudian mengikuti jalan sehat di baris depan dengan Presiden Jokowi. Sejak dari panggung hingga saat pelaksanaan jalan sehat, Puan menyapa warga NU yang sudah berkumpul di lokasi sejak dini hari.

Sekitar 50 ribu warga NU mengikuti jalan sehat yang dimulai dengan salat Subuh berjamaah tersebut.

Sepanjang jalan, ribuan warga Solo dan warga NU yang hadir menyambut hangat dan meriah. Puan juga membalas lambaian tangan masyarakat yang berdiri berjejer sepanjang rute jalan sehat.

Puan mengaku senang bisa hadir dalam acara ini dan menyapa warga NU sekaligus berolahraga.

“Selain menyambung silaturahmi, acara ini membuat kita sehat jasmani dan rohani,” kata Puan.

Mantan Menko PMK ini berpesan kepada warga NU agar terus berolahraga. Menurut Puan, kegiatan semacam ini akan semakin mempererat silaturahmi keluarga NU.

“Di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat. Kalau Nahdliyin sehat, NU semakin kuat. Teruslah semangat dalam bergotong royong untuk kemajuan Indonesia,” imbuh mantan Menko PMK itu.

Jalan sehat Porseni NU turut dihadiri Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf beserta jajaran pengurus NU, termasuk Yenny Wahid. Selain itu ada juga sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju.

Usai jalan sehat, Puan bersama Gibran kemudian sarapan bersama di Soto Gading yang menjadi langganannya.***/din