Dishub DKI Sebut Lay Bay di Stasiun Dibangun untuk Kurangi Kemacetan

JAYAKARTA NEWS – Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebutkan, pembangunan fasilitas lay bay di tempat pemberhentian transportasi umum untuk memberi kenyamanan sekaligus mengurangi kemacetan.

“Untuk mengatur alur drop off penumpang, fasilitas lay bay dibuat agar tidak terjadi penumpukan penumpang yang berpotensi menyebabkan kemacetan,” ujar Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo, Sabtu (01/03/2025).

Syafrin mengatakan, pihaknya terus berkomitmen mewujudkan ketertiban umum dalam berlalu lintas demi kenyamanan warga, termasuk dalam hal pengaturan di sekitar tempat pemberhentian transportasi umum, seperti stasiun MRT.

Menurut Syafrin, lay bay disediakan sebagai tempat berhenti sementara bagi kendaraan yang akan menurunkan penumpang.

Namun dalam kondisi tertentu, lanjut Syafrin, seperti saat kondisi sibuk pada pagi dan sore hari, lay bay berpotensi mengalami over capacity. Karena volume kendaraan berlebih atau berhenti cukup lama yang memicu antrean panjang.

Seperti yang terjadi antrean di Stasiun MRT Lebak Bulus pada Selasa (25/2/2025) pagi. Hal ini terjadi akibat volume kendaraan yang padat di area lay bay.

Syafrin Liputo menerangkan, saat itu Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno harus turun lebih cepat dari mobil karena antrean panjang yang sudah terjadi sebelum ia dan rombongan tiba.

“Tidak ada pengondisian untuk mengosongkan jalur antrean. Melihat antrean yang cukup panjang, Pak Wagub langsung turun agar lebih cepat menaiki MRT dari stasiun Lebak Bulus menuju Bundaran HI,” terang Syafrin.

Kemudian, tambah Syafrin, mobil rangkaian yang membawa Wagub Rano dan rombongan diarahkan langsung bergerak menuju Balai Kota.

Meski demikian, Syafrin menerangkan, pihaknya akan terus berkoordinasi terkait kegiatan pengawalan di tempat umum dengan tetap memprioritaskan kenyamanan publik.

“Tentunya ini jadi bahan evaluasi bagi kami bersama semua pihak untuk mengatur aspek teknis dalam pengawalan maupun setelahnya agar tidak mengganggu kenyamanan warga. Karena ini merupakan fasilitas publik, tentu publik pula yang harus jadi prioritas,” ujar Syafrin. (yeer)

Pemprov DKI Perluas Layanan Transportasi Gratis

JAYAKARTA NEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperluas layanan transportasi gratis Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta yang diperuntukkan bagi 15 golongan, termasuk seluruh pengurus rumah ibadah.

Layanan tanpa biaya ini sebagai komitmen memberikan kemudahan akses transportasi publik bagi masyarakat Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan layanan transportasi gratis ini tidak terbatas hanya untuk pengurus masjid (marbot). Namun berlaku untuk seluruh pengurus rumah ibadah, termasuk gereja, pura, vihara, dan klenteng yang ada di DKI Jakarta.

“Daftar 15 golongan masyarakat yang mendapatkan layanan gratis Transjakarta memang mencakup pengurus masjid. Namun, perlu kami tegaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi pengurus masjid, tetapi untuk seluruh pengurus rumah ibadah di DKI Jakarta,” ujar Rano, Rabu (26/2/2025).

Ke depan, lanjut Rani, dalam program 100 hari kerja pihaknya akan melayanani juga akan mencakup moda transportasi lain, seperti MRT Jakarta dan LRT Jakarta.

Rano mengatakan, program ini bertujuan memberikan dukungan kepada para pengurus rumah ibadah dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat tanpa terbebani biaya transportasi.

Saat ini, tambah Rano, Pemprov DKI Jakarta tengah menyusun mekanisme pendaftaran dan verifikasi data melalui koordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta serta lembaga keagamaan terkait.

“Kami berharap, kebijakan ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh seluruh pengurus rumah ibadah. Proses teknis tengah kami finalisasi agar pelaksanaan program ini tepat sasaran dan berjalan lancar,” tambah Wagub Rano. (yer)

Adapun 15 golongan yang ditetapkan meliputi:

  • PNS Pemprov DKI Jakarta dan pensiunan PNS
  • Tenaga kontrak Pemprov DKI Jakarta
  • Siswa penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus
  • Karyawan bergaji UMP melalui Bank DKI
  • Penghuni Rusunawa
  • Tim Penggerak PKK
  • Penduduk ber-KTP Kepulauan Seribu
  • Penerima Raskin domisili Jabodetabek
  • Anggota TNI dan Polri
  • Veteran RI
  • Penyandang disabilitas
  • Lansia di atas 60 tahun
  • Pengurus rumah ibadah
  • Pendidik PAUD
  • Juru Pemantau Jentik atau Jumantik

Pemprov DKI akan Bangun Pusat Oleh-oleh Khas Jakarta

JAYAKARTA NEWS – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, sudah saatnya Pemprov DKI Jakarta memiliki pusat oleh-oleh khas Jakarta, seperti Yogyakarta dan Bali.

Rano mengusulkan pembangunan pusat oleh-oleh Jakarta atau khas Betawi salah satu lokasinyq di Istana Pasar Baru, Jakarta Pusat.

“Kota Jakarta belum punya pusat oleh-oleh. Kalau kita punya, nah baru sedap itu,” ujar Rano, Senin (24/2/2025).

Pusat oleh-oleh tersebut, kata Rano, akan menjual makanan, minuman dan kerjaninan khas Jakarta.

Menurut Rano, pembuatan pusat oleh-oleh di Jakarta merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

“Nanti kita desain dan branding. Mungkin kalau undang Mandra ke sana bisa ramai,” ujar Rano.

Rano menambahkan, pihaknya mendukung kegiatan seperti bazar kreatif UMKM yang diselenggarakan secara rutin untuk mempromosikan produk pelaku UMKM binaan Pemprov DKI Jakarta agar dapat lebih berkembang.

Rano menekankan, pelatihan bagi pelaku UMKM binaan Pemprov DKI ditambah dan penyertaan modal agar lebih berkembang.

“Kalau ingin menghadapi lima abad, kita masih ada waktu dua tahun karena tahun 2027 adalah titik awal lima abad Jakarta,” kata Rano. (yeer)

Wagub Rano Sebut Fasilitas di Rusunawa Pesakih Dapat Dimanfaatkan Maksimal

JAYAKARTA NEWS – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan, fasilitas yang tersedia di Rusunawa Pesakih milik Pemprov DKI Jakarta dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh penghuni sehingga menjadi hunian yang layak, aman dan nyaman.

“Kami bersyukur rusun ini sudah dirasakan manfaatnya oleh warga yang sebelumnya tinggal di bantaran kali dan kawasan tidak layak huni,” ujar Rano Karno saat meninjau di Rusunawa Pesakih, Jumat (21/2/2025).

Rano mengakui, dirinya sering melihat Rusunawa Pesakih saat menunaikan Salat Jumat di Masjid Raya Hasyim Asyari.

Menurut Rano, penataan kawasan kumuh di Jakarta akan teratasi, jika warga di bantaran kali dan kawasan tidak layak huni bersedia direlokasi ke rusunawa.

Untuk itu, Rano Karno mengintruksikan jajaran di Pemprov DKI Jakarta agar memasifkan upaya sosialisasi kepada warga.

“Bila relokasi berhasil, kami akan melanjutkan upaya yang lainnya, seperti kebersihan dan semua kewajiban penghuni rusunawa,” tutur Rano.

Rano juga mengintruksikan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) DKI Jakarta memperkuat kolaborasi dengan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Jaya (PAM Jaya) dan PLN agar dapat memberikan layanan yang dibutuhkan warga penghuni rusunawa, khususnya di Rusunawa Pesakih.

“Saya tanya sama pengelola airnya bagaimana? listriknya gimana?, bagus nggak? ada mesin diesel nggak kalau mati lampu? Nah, itu bagian-bagian yang harus kita siapkan. Mohon doanya agar kami di Pemprov DKI Jakarta bisa memastikan layanan yang terbaik untuk seluruh masyarakat,” jelas Rano. (yr)

Pemprov DKI Siapkan Penyambutan Sederhana untuk Pramono-Rano

JAYAKARTA NEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan rangkaian acara penyambutan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Pramono Anung Wibowo – Rano Karno di Balai Kota, Kamis (20/2/2025).

“Sesuai keinginan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, peyambutan dilaksanakan secara sederhana bernuansa Betawi di Balai Kota,” ujar Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi Rabu (19/2/2025).

Teguh menuturkan, pihaknya bersama jajaran Pemprov DKI akan menyambut kedatangan Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Khusus Jakarta tersebut di Grha Ali Sadikin. Sementara untuk serah terima jabatan (sertijab) dilaksanakan di Balai Agung, Balai Kota.

“Setelah sertijab, saya berpamitan meninggalkan Balai Kota dan langsung menuju ke tempat tugas definitif di Dirjen Dukcapil Kemendagri. Selanjutnya, Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih akan menghadiri Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta,” terang Teguh.

Lebih lanjut Teguh mengatakan, usai rapat paripurna  akan digelar tasyukuran sederhana di depan Balai Kota Jakarta.

Sedangkan keesokan hari, kata Teguh, Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Khusus Jakarta akan mengikuti Retret pada tanggal 21 Februari 2025.

Teguh menambahkan, seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta siap menyambut dan mendukung kepemimpinan Pramono Anung Wibowo dan Rano Karno selama lima tahun ke depan.

“Saya juga bersyukur dan mengucapkan selamat bertugas kepada Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih,” tandas Teguh.

Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta juga siap menggelar Rapat Paripurna (Rapat) dalam rangka penyampaian pidato sambutan Gubernur DKI Jakarta periode 2025-2030.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD DKI Jakarta, Augustinus mengatakan, dekorasi Betawi akan mewarnai acara Rapat Paripurna penyampaian pidato sambutan Gubernur DKI Jakarta.

Saat menuju Gedung DPRD DKI Jakarta, kehadiran Pramono Anung dan Rano Karno nantinya akan diiringi rebana marawis, petasan, dan tanjidor. Rapat Paripurna akan digelar Kamis (20/2) besok pada pukul 13.00-14.30 WIB

Kemudian, saat akan menuju ruang Rapat Paripurna akan diiringi kesenian gambang kromong. Panggung untuk penampilan berbagai macam kesenian Betawi tersebut akan disiapkan di lobi Gedung DPRD DKI Jakarta.

“Acara paripurna tetap dekorasinya nggak terlalu mewah sederhana saja, mungkin memang dekorasi nuansa Betawi,” ujar Augustinus. (yr)

Halter Rawamangun Transjakarta Diaktifkan Kembali

JAYAKARTA NEWS – Halte Rawamangun Transjakarta diaktifkan kembali PT Transportasi Jakarta setelah sebelumnya sempat dilakukan penutupan sehubungan pekerjaan konstruksi kereta ringan Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta Fase 1B rute Velodrome – Manggarai.

“Saat ini pelanggan sudah bisa menggunakan kembali Halte Rawamangun. Transjakarta selalu memastikan mobilitas masyarakat dapat terpenuhi,” ujar Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, Selasa (18/2/2025).

Sebelumnya, kata Ayu, Transjakarta menyediakan halte temporer Rawamangun 1 dan Rawamangun 2 untuk melakukan penaikan dan penurunan pelanggan. Namun, saat ini pelanggan dapat melakukan penaikan dan penurunan di Halte Rawamangun.

Halte Rawamangun melayani Koridor 4 (Pulo Gadung – Galunggung) dan rute 4D (Pulo Gadung – Kuningan). Melalui reaktivasi Halte Rawamangun, pelanggan dari arah Galunggung (koridor 4) yang ingin menuju koridor 10 (Tanjung Priok – PGC) dapat melakukan perpindahan atau transit di Halte Rawamangun, tidak perlu lagi transit di Halte Kayu Jati.

Bus Rapid Transit (BRT) andalan Jakarta ini terus mencatatkan peningkatan jumlah pelanggan yang menembus 371,4 juta orang. Rata-rata penumpang mencapai lebih dari 1 juta pelanggan per hari menggunakan layanan Transjakarta, dengan cakupan populasi yang terlayani mencapai 91,7 persen.

Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza mengungkapkan, kepuasan pelanggan juga terus meningkat. Indeks Kepuasan Pelanggan (IKP) pada 2024 tercatat mencapai 4,4 dari skala 5, atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 4,2.

Transjakarta kini juga mulai mengukur Net Promoter Score (NPS), yakni indikator yang mengukur seberapa besar pelanggan merekomendasikan layanan kepada orang lain. Ia menyampaikan, angka NPS Transjakarta mencapai 70 persen.

“Ini berarti mayoritas pelanggan tidak hanya puas, tetapi juga aktif merekomendasikan Transjakarta kepada teman dan keluarganya,” kata Welfizon.

Menurut Welfizon, semakin tinggi angka NPS, semakin besar kemungkinan pelanggan menjadi ‘duta’ yang mempromosikan layanan dengan sendirinya atau berdasarkan rekomendasi pribadi. Ke depan, Transjakarta berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan dan mempertahankan tren positif ini.

“Dengan pencapaian NPS 70 persen, Transjakarta menunjukkan bahwa mayoritas penggunanya tidak hanya puas, tetapi juga aktif mengajak orang lain untuk beralih ke transportasi publik,” kata Welfizon. (yr)

Pemprov DKI Siapkan 293 Bus Mudik Gratis 2025

JAYAKARTA NEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal menyelenggarakan program Mudik Gratis 2025. Sebanyak 293 armada bus disiapkan untuk mengangkut sebanyak 22.400 warga Jakarta yang akan mudik ke kampung halaman pada Lebaran tahun 2025.

“Tahun ini, kami akan menggelar kegiatan serupa dengan menambah armada bus untuk mengangkut pemudik,” ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, seperti dikutip Selasa (18/3/2025).

Menurut Syafrin, permintaan warga yang ikut program mudik gratis tahun 2024 cukup tinggi sehingga banyak masyarakat yang belum terlayani.

Syafrin mengatakan, program mudik gratis diadakan untuk mengakomodir warga Jakarta yang akan merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.

Syafrin mengungkapkan, sebanyak 293 bus mudik akan menuju enam provinsi dan 20 kota/kabupaten meliputi Kota Palembang, Sumatera Selatan; Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

Selain itu, lanjut Syafrin, pemudik lebaran nanti juga bisa mengikuti mudik gratis ke Kota/kabupaten Kuningan dan Tasikmalaya di Provinsi Jawa Barat; 10 kota/kabupaten di Jawa Tengah di antaranya Tegal, Pekalongan, satu kota di Provinsi DI Yogyakarta dan lima kota di Provinsi Jawa Timur.

Pemprov DKI, lanjut Syafrin, juga akan menyediakan angkutan balik Lebaran tahun 2025 dengan rute serupa yakni dua provinsi dan 20 kota.

“Kami menyiapkan sebanyak 228 armada bus angkutan balik Lebaran 2025. Total sebanyak 22.400 penumpang akan diangkut pada program mudik gratis 2025,” sebut Syafrin.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga menyiapkan sebanyak 10 armada truk untuk mengangkut sekitar 600 unit sepeda motor milik warga yang berangkat mudik dan pulang kembali usai merayakan Lebaran di kampung halaman.

“Kami mengalokasikan anggaran sekitar Rp 16 miliar untuk penyelenggaraan program Mudik Gratis 2025,” tandas Syafrin. (yr)

Pemprov DKI Bakal Mengawasi Ketat PPKS Selama Ramadan

JAYAKARTA NEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal memperketat pengawasan dan penjangkauan terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) selama bulan Ramadan. Langkah ini bertujuan menjaga ketertiban kota dan mencegah penyalahgunaan situasi oleh pihak-pihak tertentu.

“Bayangkan, ada orang-orang tertentu yang berpura-pura seolah-olah dalam kondisi memprihatinkan, padahal ketika diperiksa, mereka menyimpan uang dalam jumlah besar di tasnya,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Marullah Matali, Selasa (18/2/2025).

Meskipun, Marullah mengakui tidak semua orang seperti itu. Namun kondisi tersebut menunjukkan bahwa ada yang memanipulasi situasi untuk mendapatkan belas kasihan.

Marullah menegaskan, Pemprov DKI Jakarta tidak bertindak secara sewenang-wenang dalam menertibkan PPKS, Namun ingin memastikan Jakarta tetap menjadi kota yang nyaman bagi semua warganya.

Marullah juga mengingatkan bahwa tidak semua individu yang mengaku membutuhkan bantuan benar-benar dalam kondisi kesulitan.

Pemprov DKI Jakarta, kata Marullah, akan meningkatkan patroli dan penertiban dengan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Dinas Sosial.

Tindakan ini dilakukan secara rutin, tidak hanya di bulan Ramadan. Namun patroli akan dilakukan sepanjang tahun untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik.

Dengan langkah ini, Marullah berharap, masyarakat juga dapat berperan aktif dalam menjaga ketertiban, serta tidak mudah terpengaruh oleh oknum yang sengaja memanfaatkan momen Ramadan untuk mencari keuntungan dengan cara yang tidak etis.

“Di bulan Ramadan, kita akan tetap melakukan penjangkauan dan penertiban bersama teman-teman Satpol PP dan Dinas Sosial. Mudah-mudahan ini bisa dipahami sebagai upaya menciptakan kota yang lebih tertib dan nyaman bagi semua,” ujar Marullah.

Marullah mengatakan, Pemprov DKI Jakarta terus berupaya menjadikan Jakarta sebagai kota yang tertib dan disiplin, terutama dalam perjalanannya menuju status global city.

Sebenarnya, menurut Marullah, tidak ada yang baru dalam kebijakan penertiban. Namun Pemprov DKI Jakarta menginginkan kota ini harus betul-betul disiplin dan tertib.

Apalagi, lanjut Marullah, ke depan Jakarta akan menjadi global city. “eskipun kita tahu bahwa tidak ada satu kota pun yang terlepas dari ini, tapi kalau aparat tidak melakukan penertiban, Jakarta bisa jadi sangat crowded sekali,” jelasnya. (yr)

Dishub DKI Jakarta Perketat Penghalauan Pemotor Melintas Trotoar

JAYAKARTA NEWS – Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperketat penghalau kendaraan bermotor melintasi trotoar. Banyak warga mengeluh trotoar untuk pejalan kaki justru malah menjadi perlintasan motor.

“Sejak seminggu terakhir ini, kami aktif melakukan penghalauan agar roda dua tidak mengokupasi trotoar yang diperuntukkan bagi pejalan kaki,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, Jumat (14/2/2025).

Syafrin mengakui sudah banyak warga yang mengeluhkan trotoar untuk pejalan kaki kerap dimanfaatkan pemotor untuk lintasan jalan, terutama pada pagi hari. Sehingga pejalan kaki harus berhati-hati.

Syafrin menyampaikan, pihaknya telah mengidentifikasi titik-titik rawan pelanggaran dan menempatkan petugas di lokasi-lokasi tersebut untuk menghalau pengendara yang mencoba menggunakan trotoar.

“Langkah ini telah diterapkan di berbagai wilayah Jakarta, termasuk Jakarta Timur, Pusat, Selatan, Utara dan Barat,” katanya.

Ia menekankan pendekatan humanis dan persuasif dalam upaya ini, dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran pengendara untuk tidak melanggar aturan.

“Dengan upaya ini, Dinas Perhubungan DKI Jakarta berharap tercipta kesadaran kolektif di kalangan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan tidak menggunakan trotoar sebagai jalur bagi kendaraan roda dua,” tandasnya.

Belum lama ini, sebuah video viral menunjukkan seorang pelajar mengadang pengendara sepeda motor yang nekat melintas trotoar Flyover Tomang, Jakarta Barat.

Aksi pelajar tersebut mendapatkan pujian dari berbagai pihak dan menjadi sorotan publik terkait disiplin berlalu lintas.

Tak hanya itu. Trotoar yang sudah diperlebar di seluruh jalan protokol kerap dimanfaatkan untuk parkir mobil, terutama di depan restoran atau warung makan. (yr)

Fasilitas Pengolahan Sampah Modern RDF Plant Jakarta siap beroperasi

JAYAKARTA NEWS –  Fasilitas pengolahan sampah modern RDF Plant Jakarta siap beroperasi. Sebagai solusi dalam mengatasi permasalahan sampah di Jakarta.

RDF Plant mampu mengolah sampah hingga 2.500 ton/per hari. RDF Plant sudah didukung teknologi mutakhir untuk memastikan proses pengolahan sampah berjalan sesuai standar dan ramah lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan, RDF Plant berperan penting dalam mengurangi ketergantungan pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dengan mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif. 

“Fasilitas ini telah dilengkapi dengan sistem pengendalian bau yang canggih, termasukdeodorizer dengan teknologi ozonisasi dan UV sterilization,” ungkap Asep, Kamis (13/2/2025).

Menurut Asep, teknologi tersebut mampu menetralkan bau, seperti amonia dan hidrogen sulfida melalui proses oksidasi.

Selain itu, tambah Asep, filter karbon aktif juga digunakan untuk menyerap partikel bau yang tersisa.

Selain sistem deodorizer, lanjut Asep, RDF Plant juga dilengkapi dengan teknologi cyclone dan wet scrubber untuk menyaring udara atau asap dari hasil pembakaran sebelum dilepaskan ke lingkungan.

Kedua teknologi ini memastikan udara yang keluar dari fasilitas sudah dinetralkan, sehingga tidak menimbulkan bau dan emisi yang membahayakan lingkungan.

“Untuk menjaga kebersihan dan memastikan RDF Plant Jakarta beroperasi sesuai standar tinggi, fasilitas ini juga memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dilengkapi tangki ekualisasi, tangki koagulasi, flokulasi dan sedimentasi, serta kolam anaerobik dan tangki filtrasi pasir,” jelas Asep.

Fasilitas tersebut, kata Asep, agar air limbah hasil operasional dapat digunakan kembali untuk pencucian truk dan penyiraman tanaman di sekitar fasilitas.

Asep menambahkan, sebagai upaya menjaga kualitas udara RDF Plant dilengkapi dengan Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (SPKU) Mobile yang mampu memantau kualitas udara secara real-time dengan berbagai parameter, seperti PM 2.5, PM 10, CO, NO2, ozon, dan SO2.

Area sekitar fasilitas juga dibersihkan secara rutin menggunakan road sweeper dengan cairan karbol atau cairan penghilang bau untuk memastikan lingkungan selalu higienis.

“Selain itu, kami juga menyediakan fasilitas pencucian truk agar kendaraan dalam kondisi bersih sebelum kembali ke pangkalan,” ujar Asep.

Asep menekankan, RDF Plant Jakarta telah dirancang untuk memastikan operasionalnya berjalan secara optimal dengan meminimalkan dampak terhadap masyarakat sekitar. 

“Kami telah menerapkan standar tinggi dalam setiap aspek operasional RDF Plant ini, mulai dari penerapan teknologi pengendalian emisi hingga prosedur kebersihan yang ketat,” jelas Asep.

Hal ini bertujuan agar RDF Plant tidak hanya menjadi solusi pengelolaan sampah, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi masyarakat di sekitarnya.

Dengan penggunaan teknologi canggih ini, RDF Plant Jakarta tidak hanya menjadi fasilitas terbesar di dunia, tetapi juga menjadi role model dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.

Selain membantu mengurangi dampak lingkungan, RDF Plant ini mampu menghasilkan bahan bakar alternatif yang dapat dimanfaatkan oleh industri semen dan pembangkit listrik.

Asep menekankan, keberhasilan RDF Plant Jakarta sangat bergantung pada kolaborasi dan komitmen berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, industri, dan masyarakat. 

“Kami berharap ada sinergi yang kuat antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan RDF Plant ini,” tutur Asep.

Menurut Asep, jika model ini berhasil diterapkan secara luas, maka pengelolaan sampah di Indonesia bisa semakin maju dan tidak lagi bergantung pada sistem pembuangan konvensional.

Project Manager Pembangunan RDF Plant Jakarta KSO Wika-Jaya Konstruksi Angga Bagus, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

Angga menuturkan, insiden ini terjadi akibat proses pengaturan (set up) unit Advanced Oxidation Process (AOP) pada deodorizer yang saat itu belum beroperasi penuh.

Saat ini, kata Angga, seluruh sistem telah berjalan sempurna dan siap beroperasi secara optimal. 

“Ke depan, kami memastikan bahwa kejadian ini tidak akan terulang,” ujar Angga.

Menurut Angga, seluruh sistem pengendalian bau kini sudah disempurnakan dan siap beroperasi optimal untuk memastikan RDF Plant berjalan tanpa dampak negatif bagi masyarakat sekitar. (yr)