Connect with us

Metro

Halter Rawamangun Transjakarta Diaktifkan Kembali

Published

on

Halter Rawamangun Transjakarta Diaktifkan Kembali
Halte Transjakarta Rawamangun (Istimewa)

JAYAKARTA NEWS – Halte Rawamangun Transjakarta diaktifkan kembali PT Transportasi Jakarta setelah sebelumnya sempat dilakukan penutupan sehubungan pekerjaan konstruksi kereta ringan Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta Fase 1B rute Velodrome – Manggarai.

“Saat ini pelanggan sudah bisa menggunakan kembali Halte Rawamangun. Transjakarta selalu memastikan mobilitas masyarakat dapat terpenuhi,” ujar Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, Selasa (18/2/2025).

Sebelumnya, kata Ayu, Transjakarta menyediakan halte temporer Rawamangun 1 dan Rawamangun 2 untuk melakukan penaikan dan penurunan pelanggan. Namun, saat ini pelanggan dapat melakukan penaikan dan penurunan di Halte Rawamangun.

Halte Rawamangun melayani Koridor 4 (Pulo Gadung – Galunggung) dan rute 4D (Pulo Gadung – Kuningan). Melalui reaktivasi Halte Rawamangun, pelanggan dari arah Galunggung (koridor 4) yang ingin menuju koridor 10 (Tanjung Priok – PGC) dapat melakukan perpindahan atau transit di Halte Rawamangun, tidak perlu lagi transit di Halte Kayu Jati.

Bus Rapid Transit (BRT) andalan Jakarta ini terus mencatatkan peningkatan jumlah pelanggan yang menembus 371,4 juta orang. Rata-rata penumpang mencapai lebih dari 1 juta pelanggan per hari menggunakan layanan Transjakarta, dengan cakupan populasi yang terlayani mencapai 91,7 persen.

Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza mengungkapkan, kepuasan pelanggan juga terus meningkat. Indeks Kepuasan Pelanggan (IKP) pada 2024 tercatat mencapai 4,4 dari skala 5, atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 4,2.

Transjakarta kini juga mulai mengukur Net Promoter Score (NPS), yakni indikator yang mengukur seberapa besar pelanggan merekomendasikan layanan kepada orang lain. Ia menyampaikan, angka NPS Transjakarta mencapai 70 persen.

“Ini berarti mayoritas pelanggan tidak hanya puas, tetapi juga aktif merekomendasikan Transjakarta kepada teman dan keluarganya,” kata Welfizon.

Menurut Welfizon, semakin tinggi angka NPS, semakin besar kemungkinan pelanggan menjadi ‘duta’ yang mempromosikan layanan dengan sendirinya atau berdasarkan rekomendasi pribadi. Ke depan, Transjakarta berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan dan mempertahankan tren positif ini.

“Dengan pencapaian NPS 70 persen, Transjakarta menunjukkan bahwa mayoritas penggunanya tidak hanya puas, tetapi juga aktif mengajak orang lain untuk beralih ke transportasi publik,” kata Welfizon. (yr)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement