Konser Indonesia Harmoni

SATU lagi kreasi anak bangsa tercipta. Tulip Cipta Kreasi bersama Kementerian Kemaritiman dan Kementerian Pariwisata, menggelar Konser Musik Indonesia Harmoni pada Sabtu (25/3) di Ciputra Artpreneur Theater, Jakarta.

Alhamdulillah Konser lndonesai Harmoni, bisa kami laksanakan. Keutuhan dan kekompakan dari setiap talent yang ada merupakan cermin dari keharmonisan yang mewakilkan harapan kami, yaitu spirit kebhinnekaan harus terus menerus digaungkan keseluruh pelosok negeri. Meski kita berbeda, tapi kita tetap satu utuh dalam keharmonisan. Inilah pesan yang ingin kami sampaikan dalam Konser ini,” ungkap Yohana Elizabeth Hardjadlnata dan Setia Budi Ace Nurdin, selaku pegagas dan pelaksana inti dari Indonesia Harmoni.

Adanya dukungan dari beberapa sponsorship  di antaranya Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri, Telkom Indonesia, Goela Djawa Cafe dan Care Dental Clinic+, Konser Musik yang mengusung tema Kebhinnekaan Bangsa Indonesia ini, menampilkan sejumlah nama penting di jagat hiburan tanah air.

Vicky Sianipar Ethnic Ensembel akan tampil dengan solis terbaik lndonesia’ Once Mekel, Rio Febrian, Gita Gutawa, Nania Idol, Rayhan ‘The Rising Star’, Indonesia Pusaka Children Choir, serta pernyanyi cilik paling dikagumi saat ini, Naura.

Pertunjukan Konser Indonesia Harmoni ini melibatkan nama Ari Tulang, selaku Creative & Show Director, yang mengemas makna ”Kebhinnekaan Indonesia”, dalam konsep yang berbeda, baru, sekaligus unik, dibanding pertunjukan musik lainnya yang pernah digarapnya.

Acara yang diperkiran berlangsung selama lebih kurang 120 menit ini, akan menyajikan sejumlah lagu Indonesia, antara lain; lagu dengan tema kebangsaan, tentang keindahan alam nusantara yang diangkat dari lagu-lagu karya band legendaris, Koes Plus, serta lagu-lagu yang ditulis oleh para komponis besar kebanggaan lndonesia. Sampai saat ini, penjualan tiket sudah mencapi 75% dari target penonton sesuai kapasitas, sejumlah 1.500 orang. ***

Di Mana Ahok dan Anies Berdebat? Gelap

TANGGAL debat Pemilihan Gubernur DKI Jakarta putaran kedua memang sudah ditentukan. Ya, tanggal 12 April 2017 pun sudah terpatri dalam kalender even. Namun, meski sudah menetapkan tanggal debat, KPU DKI belum menentukan lokasinya.

KPU DKI berjanji dalam tempo 1 minggu ke depan keseluruhan elemen acara debat akan ditetapkan, dari tempat hingga tema debat. “Ya, (rapat) dalam minggu ini. Minggu ini sudah putus (tempat, moderator, hingga tema debat). Insyaallah (minggu ini diputuskan),” ucap Sumarno.

Pada Pilgub Jakarta putaran pertama lalu, debat kandidat berlangsung dalam 3 tahap. Debat pertama berlangsung pada 13 Januari, debat kedua pada 27 Januari, dan debat terakhir pada 11 Februari.

Dalam tiga kali debat, ada 4 moderator yang dihadirkan oleh KPU DKI. Pada debat pertama, mantan presenter televisi swasta Ira Koesno tampil memandu jalannya debat. Debat kedua dipandu oleh dua moderator, yakni Tina Talisa dan Eko Prasodjo. Sedangkan dalam debat terakhir, 3 pasang calon dipandu oleh news anchor CNNIndonesia Alfito Deannova Gintings.

Sepanjang tiga kali debat dilaksanakan, tak ada perubahan tempat berlangsungnya acara. Debat selalu dilangsungkan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Kini, KPU DKI terus berbenah diri menjelang debat putaran kedua Pilgub Jakarta. ***

RIAT Peduli Insan Pers

SETELAH meresmikan Rumah Internet Atmanto (RIAT) setahun lalu, RIAT pun  melatih para penyandang tuna netra di Jakarta Selatan, serta memberi kemudahan para insan pers memanfaatkan RIAT melakukan kegiatan jurnalistik, diskusi seputar kemajuan teknologi informasi dan masalahnya.

RIAT yang menggandeng generasi muda tuna netra yang tergabung dalam Kartunet (Karya Tuna Netra), itu memang didirikan untuk memberdayakan  para penyandang disabilitas visual (tuna netra) agar mandiri dengan pemanfaatan teknologi khususnya internet.

‘’Kami peduli kepada kaum disabilitas, di samping itu kami peduli pada insan pers yang ingin meningkatkan keahliannya. Jadi, kami mendukung Jayakartanews.com,’’ ucap Ami Atmanto, desainer kebaya yang juga bersama putranya Faiz Atmanto mendirikan RIAT sebagai wujud nyata kepedulian keluarga mereka terhadap perkembangan teknologi informasi.
Kaum difabel ini tidak hanya dilatih menjalankan program komputer, tapi juga pelatihan marketing. “Targetnya, mereka nanti bisa mandiri, bias mencari uang, tanpa perlu keluar rumah,” ucap Faiz Atmanto, Pimpinan RIAT saat membuka Pelatihan Menulis Feature Jayakartanews.com di  RIAT, Jalan Pengadegan Utara, Cikoko, Jakarta Selatan 11-12 Maret lalu.

Menurut Amy, di rumah berukuran 400 meter persegi yang terdiri dari dua lantai itu nantinya lantai atas akan diisi kegiatan para blogger. “Mereka akan beraktivitas di sini dengan dukungan RIAT,” tutur Ami yang banyak melakukan kegiatan sosial ini.

Amy menjelaskan, gagasan membangun RIAT ini sejalan dengan misi suaminya, Indar Atmanto, yang juga pernah menerima penghargaan Presiden RI tahun 2010 atas pengabdiannya dalam mengembangkan layanan ‘’broadband internet’’ di Tanah Air, khususnya di bidang internet untuk memberdayakan masyarakat khususnya penyandang keterbatasan visual. Diharapkan, kegiatan RIAT ini dapat menjadi bagian dari Revolusi Digital yang dicanangkan Presiden Joko Widodo. ***

Lewat Koperasi, Kredit Rumah tanpa Uang Muka

KREDIT rumah tanpa uang muka, ternyata bukan sekadar utopia. Koperasi Syariah di Tangerang sudah melaksanakannya untuk anggota. Hebatnya, koperasi ini maju dan berkembang tanpa bantuan dari bank.

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menegaskan bahwa bila koperasi dikelola dengan baik dan benar akan memberikan sesuatu yang positif bagi pengurus dan anggota koperasi. “Lihat saja, Produk Domestik Bruto (PDB) sumbangan dari koperasi biasanya hanya satu koma sekian, dalam dua tahun ini menjadi 4,41%. Kita berharap tahun depan di atas 5%. Untuk itu, kita harus terus kerja keras dengan terus menggulirkan program reformasi total koperasi,” kata Puspayoga pada acara Milad ke-4 dan 14 tahun beroperasi sekaligus peresmian kantor pusat Koperasi Syariah (Kopsyah) Benteng Mikro Indonesia (BMI) di kawasan Paramount Land, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (20/3).

Di acara yang juga dihadiri Bupati Tangerang A Zaki Iskandar, Menkop Puspayoga menyatakan apresiasinya atas keberpihakan Pemkab Tangerang dalam pengembangan koperasi dan UMKM di wilayah Kabupaten Tangerang. “Yang jelas, bila ada keberpihakan dari Pemda, maka KUMKM di satu wilayah akan maju dan berkembang. Tidak perlu membuat koperasi banyak-banyak di daerah, tapi sedikit koperasi saja namun berkualitas dan jumlah anggotanya banyak”, tandas Menkop.

Selain itu, Puspayoga pun mendukung penuh niat dari Kopsyah BMI untuk turut serta menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR). “Secara kesehatan koperasi, saya tidak meragukan Kopsyah BMI. Namun, saya memberi saran agar segera membenahi sistem onlinenya, atau IT. Karena, koperasi penyalur KUR itu IT-nya harus tersambung dengan online system di Kemenkeu dan Bank Indonesia. Segera berbenah IT agar bisa menjadi penyalur KUR. Saat ini, sudah ada 32 koperasi yang sedang kita kaji agar menjadi penyalur KUR”, jelas Menkop lagi.

Dalam sambutannya, Presiden Direktur Kopsyah BMI Kamaruddin Batubara menjelaskan, kinerja koperasinya telah berkembang pesat dengan memiliki jumlah anggota 122.190 orang anggota, 516 orang karyawan pada empat kantor cabang dan 31 kantor cabang pembantu. “Modal sendiri sebesar Rp106 miliar, aset kelolaan sebesar Rp301 miliar, dan volume pinjaman keanggotaan antara Rp40-50 miliar perbulan dengan NPL relatif kecil hanya 0,4%,” papar Kamaruddin.

Kamaruddin juga menegaskan bahwa bila koperasi besar maka akan bisa bersaing dengan unit usaha lainnya, termasuk usaha besar. “Kami butuh dana besar untuk terus berkembang. Selain terus mendorong orang untuk menjadi anggota koperasi dan menyimpan di koperasi, kami juga bermitra dengan sumber-sumber dana dari Rusia, AS, Belanda, dan Australia,” ungkap dia seraya menyebutkan bahwa Kopsyah BMI masuk di pembiayaan sektor usaha yang tidak disentuh oleh perbankan, seperti sanitasi dan air. Bahkan, Kopsyah BMI memiliki pembiayaan perumahan tanpa uang muka bagi anggota.

Sementara itu, Bupati Tangerang A Zaki Iskandar berharap agar koperasi, khususnya Kopsyah BMI, agar terus berkembang menjadi besar agar tidak dipandang sebelah mata. “Di samping itu, agar koperasi tidak dianggap semata-mata kegiatan sosial, melainkan sebagai unit usaha yang bisa menjadi roda penggerak ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, Kopsyah BMI bisa menjadi contoh bagi koperasi dan unit usaha lainnya yang ada di Kabupaten Tangerang”, pungkas Bupati Tangerang. ***

Mari Jajan di Food Garden

SATU lagi fasilitas baru di Jakarta Garden City (JGC). Sebuah taman jajan, Food Garden siap memanjakan lidah pengunjung. Jenis makanannya sangat bervariasi. Ada ayam goreng, bebek kremes, iga bakar, soto kudus, sop konro, rawon, sop iga, bandeng presto, wagyu, tahu tek tek, cwie mie malang, ikan tude manado, singkong goreng, pisang bakar, nasi timbel, nasi rames, aneka pepes, sayur asem, urap, soto susu, bakso, masakan padang, juice dan aneka masakan manca negara seperti ramen, sushi, belut goreng (unagi cream cheese). Ada 19 penyewa yang meramaikan Food Garden.

Selama dua hari 18-19 Maret 2017 Food Garden menyelenggarakan March Fiesta sekaligus menandai dibukanya taman jajan tersebut. Dalam sambutannya Presiden Direktur PT Mitra Sindo Sukses Sami Miettinen mengatakan, acara ini bertujuan memperkenalkan Food Garden kepada masyarakat dan menambah khasanah kuliner di Jakarta Timur. Peresmian Food Garden sendiri dilakukan Hyronimus Yohanes, GM Marketing & Sales Modernland dengan melepas balon warna warni ke udara.

Hyronimus yang akrab disapa Ronny ini kepada wartawan mengatakan, Food Garden disediakan bagi karyawan di sekitar Cakung, keluarga yang sudah cukup banyak menghuni cluster di kawasan JGC dan anak-anak muda. “Di sini sudah dihuni 1.200 orang. Mereka membutuhkan tempat makan yang nyaman. Juga karyawan kita banyak yang mencari tempat makan. Makanya kita dirikan Food Garden ini,” katanya.

Dijelaskan, Food Garden dibangun di atas lahan seluas 1,7 hektare. Konsepnya alfresco, di mana konsumen dapat makan di teras dan tenda tenda payung yang disediakan di depan panggung.

Selama berlangsungnya March Fiesta, panitia mengadakan kompetisi mendongeng bagi anak-anak. Ada juga anak-anak yang tampil menyanyi rock lengkap dengan band pendukung dan sound system berkualitas sehingga menambah maraknya suasana. Sementara hari Minggu akan tampil stand up comedy, pertunjukan band Ringgo 5 dan bintang tamu Superglad.

Jakarta Garden City dikembangkan oleh PT Modern Realty Tbk yang merupakan kawasan hunian terpadu karena memiliki fasilitas lengkap. JGC mempunyai total lahan seluas 370 hektare sehingga menjadi kawasan hunian terluas dan terbesar di Jakarta. Kawasan bisnisnya meliputi pasar modern, Mall AEON, dan IKEA. Fasilitas lain yang akan dibangun adalah Rumah Sakit Mayapada seluas 1,5 hektare. ***

Eggstraordinary Sound of Style

KABAR gembira bagi Anda penyuka fashion. Ya, Summarecon Mal Bekasi kembali mengajak pengunjung menikmati kolaborasi dari tren fashion dengan alunan musik dari musisi Indonesia di acara bertajuk Eggstraordinary Sound of Style.

BERAGAM program dan hiburan telah disiapkan untuk pengunjung mulai 15 Maret-2 April 2017 seperti fashion exhibition, program belanja, kompetisi anak, dan hiburan musik.

Ugi Cahyono, Center Director Summarecon Mal Bekasi mengatakan “Tahun ini Summarecon Mal Bekasi kembali menyuguhkan even untuk mengapresiasi dunia musik dan fashion. Eggstraordinary Sound of Style memberikan kesempatan bagi para pelaku UKM yang bergerak di bidang fashion untuk memperlihatkan koleksinya melalui fashion show.”

Mendukung perkembangan fashion dan giat UKM saat ini, event Eggstraordinary Sound of Style menghadirkan Fashion Exhibition yang terdiri dari 13 booth yang menawarkan beragam produk fashion, serta 1 booth tenant kecantikan mulai 15 Maret-2 April 2017 di area The Oval.

Dalam rangkaian event kali ini Summarecon Mal Bekasi akan menghibur pengunjung dengan sederet musisi muda berbakat seperti Rendy Pandugo (25/3), dan Kunto Aji (1/4) setiap hari Sabtu mulai pukul 20.00 WIB.  Sejumlah program belanja menarik juga dipersiapkan bagi pengunjung seperti Voucher Sale yakni potongan harga senilai Rp 25.000 yang diberikan kepada pemegang member friendship card untuk membeli voucher SMB. ***

Ada Spaghetti Sambal Matah, Berani Coba?

SATU lagi tempat bersantai bersama keluarga, orang terkasih bahkan relasi kembali beroperasi. Berlokasi di Aston Kuningan Suites Jalan Setiabudi Utara, dibuka Resto Pakis Culinary. Anda pun patut mencobanya!

Anda bakal merasakan hal beda. Ya, walau masih mengangkat aneka makanan Indonesia, di restoran ini terdapat pula aneka sajian ala internasional. Aneka hidangan tadi tidak hanya unik pada nama-namanya, tetapi juga pada rasa dan penampilannya. Semisal Aseli Sedep, hidangan ayam yang diawetkan dengan asap dan bumbu, kemudian dimasak dengan sambel matah, sambal khas Bali.

Ada lagi Pitik Bumbu Kuning, hidangan ayam yang ditumis dengan bumbu kuning (kunyit). Selain itu masih ada Asin Asin Enthek, hidangan kepiting soka yang digoreng kering kemudian dimasak dengan telor asin. Atau Kaliurang, hidangan udang berukuran besar yang dibakar dengan bumbu kecap atau pun bumbu kuning.

Untuk hidangan internasional, sementara masih menawarkan aneka sajian yang popular dan umum, sebagai alternatif. Misalnya Tartufobianco Pizza, Spaghetti Carbonara, Baked Macaroni dan Spaghetti Sambal Matah. Yang terakhir merupakan modifikasi makanan internasional yang disajikan dengan bumbu Indonesia, khas Bali. Ini hanya ada di Suasana, Indonesian Cuisine.

Restoran ini sendiri memiliki kapasitas 270 orang  secara keseluruhan. Jika dirinci ada tiga ruang VIP yang masing-masingnya berkapasitas 16 orang, kemudan ruang Glass House yang bisa menampung sekitar 100 orang, sementara ruang utama bisa menampung sekitar 120 orang. ***

RIAT Mendidik Orang Buta Kuasai Internet

KEPEDULIAN Rumah Internet Atmanto (RIAT) terhadap kaum penyandang tuna netra, bukan tanpa alasan. Pendiri RIAT, Ami Atmanto bersama putranya, Faiz Atmanto mengatakan, pelatihan bagi kaum tuna netra pada dasarnya menjalankan amanat Undang Undang Penyandang Disabilitas.

“Pelatihan Internet Tunanetra kami selenggarakan sebagai bagian dari visi kami  memberdayakan saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan visual agar dapat mandiri dan mengurangi ketergantungan ekonomi kepada orang lain,” kata dia.

Sementara itu, pemerhati sosial kemasyarakatan, Yenni Wahid yang juga Ketua The Wahid Insitute menyambut baik inisiatif pelatihan ini, “Saya memberi apresiasi atas dilaksanakannya program pelatihan internet bagi penyandang tuna netra. Saya juga ingin mengajak elemen masyarakat, perusahaan dan pemerintah mendukung kegiatan mulia ini. Apa pun bentuk partisipasi Anda akan sangat berarti untuk keberlangsungan program pemberdayaan bagi saudara kita dengan keterbatasan visual”.

Pelatihan Tuna Netra jadi melek Internet pada 30 Mei 2016 lalu, adalah realisasi sikap peduli dan respon positif Keluarga Atmanto terhadap salah satu pasal di pembukaan UUD 1945 yang menyatakan bahwa setiap warga negara Indonesia berhak mendapatkan pendidikan dan pekerjaan yang layak. Ditambah dengan disahkannya Rancangan Undang-Undang  tentang Penyandang Disabilitas yang baru saja disahkan Komisi VIII DPR RI.

Pada kesempatan terpisah Indosat Ooredoo sebagai pendukung kegiatan menyambut baik kegiatan pelatihan internet tuna netra ini. “Kami senantiasa mendukung dan aktif mendorong upaya kreatif dalam memasyarakatkan pemanfaatan layanan internet bagi penyandang disabilitas visual. Masyarakat harus siap menyambut datangnya era digital, tidak terkecuali penyandang tuna netra,” imbuh Deva, Group Head Corporate Communication PT Indosat Ooredoo.

Rumah Internet Atmanto (RIAT) juga masih membuka pintu sebesar-besarnya bagi masyarakat Indonesia untuk turut berpartisipasi memberdayakan teman teman tuna netra. Hal ini nantinya dapat disalurkan melalui  program crowdfunding yang akan diluncurkan segera.

“Kami akan memperluas jangkauan pelatihan ini untuk sahabat-sahabat tunanetra di seluruh wilayah Indonesia dan kami masih membutuhkan tambahan bantuan agar dapat secara berkesinambungan menjalankan kegiaan ini. Untuk itu, Ami mempersilakan yang berminat untuk menghubungi RIAT, Jl. Pengadegan Utara No.14, Jakarta Selatan, atau lewat email: riat.jkt.office@gmail.com, bisa juga mention di akun instagram: @riat.jkt. ***

Tanah Dipatok, Rakyat Mengadu

MERASA tanah mereka diserobot oleh PT Banda Wibawa Asih (BWA), ratusan warga Kampung Dukuh Desa Dandang, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, menggeruduk Gedung DPRD di Tigaraksa, Senin (20/3). “Lahan kami diklaim perusahaan. Mereka memasang patok sedangkan tanahnya masih milik warga,” ungkap Dede Anjar (42), salah satu warga, kepada media.

Dia menerangkan, sejak 2011 lalu PT BWA, memasang tanda batas tanah di atas lahan milik warga. “Selama ini kita diam, tetapi lama-lama diserobot. Kita bayar pajak tapi lahannya malah diakui orang,” katanya.

Menurut Dede perusahaan yang selama ini mengaku bergerak di bidang produksi tidak benar, melainkan hanya broker. “Kita tidak tahu tanah itu digunakan untuk apa,” tandasnya.

Tak berapa lama perwakilan warga Kampung Dukuh, Desa Dandang diterima Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang.  “Kami belum mendapatkan informasi secara utuh, kami baru dapat informasi dari surat yang dilayangkan terkait tuntutan yang dilakukan hari ini,” jelas Nazil Fikri, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang.

Dewan bakal memproses pengaduan tersebut, dan akan memanggil pihak terkait. Keterangan pemerintah dibutuhkan secara rinci terutama dari pemerintah desa dan kecamatan. Ke depan, lanjut Nazil, pihaknya akan memanggil perusahaan yang diadukan warga telah melakukan penyerobotan lahan tersebut sekaligus mengonfirmasi pihak pemerintah terkait. “Pertemuan selanjutnya dan warga diminta membawa bukti akan aduan tersebut,” tutupnya. ***

Jelang Pilkada, Kota dan Kabupaten Tangerang Beda Publikasi

TAHUN ini, Kabupaten dan Kota Tangerang telah memasuki tahun politik. Karena, pada pertengah tahun 2018, kabupaten dan kota akan menggelar pesta demokrasi lima tahunan pemilihan kepala daerah. Para petinggi partai politik pun mulai pasang strategi mengelus jago dan usungan partai di pertarungan Pilkada nanti.

Namun fenomena politik tersebut membuat ketar-ketir para kepala badan dan dinas di lingkup pemerintahan Kabupaten Tangerang. Hal itu terlihat dari faktor pemangkasan anggaran publikasi keberhasilan pemerintah daerah secara besar-besaran. Karena, publikasi keberhasilan pembangunan oleh pemerintah daerah, adalah suatu komunikasi politik seorang pejabat politis seperti bupati.

“Benar, ada pemangkasan angaran publikasi besar-besaran di tahun politik ini,” kata beberapa kepala dinas yang minta namanya tidak disebutkan. Siapa pelaku pemotongan anggaran? Belum jelas. Atau barangkali mereka tahu, tetapi tidak mau menyebutkan. Sebab, ini diindikasikan ada aroma persaingan politik.

Lain lagi di Kota Tangerang, anggaran publikasi keberhasilan pembangunan di Kot Berahlaqul Karimah itu malah bertambah dari tahun lalu. Bahkan pejabat nomor satu dan dua di Kota Tangerang itu pun terus berduet melakukan safari keberhasilan dan rencana pembangunan bersama para kepala dinas dan badan terkait ke setiap kecamatan maupun kelurahan sampai ke peloksok perkampungan.

Seorang pengamat politik regional di Banten, Drs. H. Trisnadi membenarkan, bahwa publikasi keberhasilan pembangunan di satu kabupaten/kota adalah suatu kebutuhan pejabat politik di daerah. Karena, publikasi keberhasilan pembangunan, adalah salah satu komunikasi politik langsung antara pimpinan daerah dengan warga yang dia pimpin. “Secara politis, salah besar kalau anggaran publikasi keberhasilan pembangunan itu dipotong,” kata dosen perguruan tinggi itu. ***