Pesan Menag di Hari Santri: Doakan Bangsa dan Ulama, Jaga Martabat Kemanusiaan

JAYAKARTA NEWS – Sejak ditetapkan Presiden Joko Widodo pada 2015, 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri. Peringatan Hari Santri ini lalu digelar di seantero negeri, tidak hanya pesantren tapi juga beragam lapisan masyarakat di Indonesia.

Memimpin upacara Hari Santri di halaman kantor pusat Kementerian Agama, Menag Yaqut Cholil Qoumas mengajak para santri untuk istiqamah pada jalan perjuangannya, membela agama dan bangsa, serta menjaga martabat kemanusiaan.

Menag juga mengajak para santri dan masyarakat Indonesia untuk terus mendoakan para pahlawan bangsa, termasuk kiai dan ulama, yang telah syahid dalam memperjuangkan kemerdekaan dan kemaslahatan Indonesia.

“Doakan bangsa dan ulama, jaga martabat kemanusiaan,” pesan Menag selaku inspektur Upacara Peringatan Hari Santri di Jakarta, Sabtu (22/10/2022).

Upacara ini diikuti pejabat Eselon I dan II, serta para pejabat fungsional dan pegawai Kementerian Agama. Berbeda dari biasanya, Menag beserta seluruh peserta upacara mengenakan kain sarung dipadukan peci hitam. Upacara ini juga diikuti ribuan santri dan ASN Kementerian Agama dari berbagai daerah di Indonesia secara streaming.

“Melalui momen Upacara Peringatan Hari Santri Tahun 2022 ini, mari kita bersama-sama mendoakan para pahlawan terutama dari kalangan ulama, kiai, santri yang telah syahid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama. Semoga arwah para pahlawan bangsa ditempatkan yang terbaik di sisi Allah subhanahu wa ta’ala. Amin,” ajak Menag.

Dijelaskan Gus Men, panggilan akrabnya, Peringatan Hari Santri 2022 mengangkat tema ‘Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan’. Tema ini memberi pesan bahwa santri dalam kesejarahannya selalu terlibat aktif dalam setiap fase perjalanan Indonesia. Ketika Indonesia memanggil, santri tidak pernah mengatakan tidak. Santri dengan berbagai latar belakangnya siap sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara.

Dulu, lanjut Menag, ketika Indonesia masih dijajah, para santri turun ke medan laga, berperang melawan penjajah. Ada banyak catatan sejarah yang menggambarkan kiprah para santri berperang melawan penjajah.

Menggunakan senjata bambu runcing yang terlebih dahulu didoakan Kiai Subchi Parakan Temanggung misalnya, mereka tidak gentar melawan musuh. Di Surabaya, Resolusi Jihad yang digelorakan Kiai Hasyim Asy’ari membakar semangat pemuda Indonesia melawan Belanda. Di Semarang, ketika pecah pertempuran lima hari di Semarang, para santri juga turut berada di garda depan perjuangan.

“Di tempat lainnya sama. Santri selalu terlibat aktif dalam peperangan melawan penjajah,” tutur Menag.

Pada masa ketika Indonesia sudah memproklamirkan diri sebagai negara yang merdeka, santri juga tidak absen. Disebutkan, KH. Wahid Hasyim, ayah KH Abdurrahman Wahid, adalah salah satu santri yang terlibat secara aktif dalam pemerintahan di awal-awal kemerdekaan. Dialah, bersama santri-santri, dan tokoh-tokoh agama lainnya turut memperjuangkan kemaslahatan umat agama-agama di Indonesia.

Pascakemerdekaan Indonesia, santri juga lebih semangat lagi memenuhi panggilan Ibu Pertiwi. Mereka tidak asyik dengan dirinya sendiri, tetapi terlibat secara aktif di dunia perpolitikan, pendidikan, sosial, ekonomi dan ilmu pengetahuan, selain juga agama.

“Catatan sejarah ini menunjukkan bahwa santri dengan segala kemampuannya bisa menjadi apa saja. Sehingga mengasosiasikan santri hanya dengan bidang ilmu keagamaan saja tidaklah tepat. Santri sekarang telah merambah ke berbagai bidang profesi, memiliki keahlian bermacam-macam, bahkan mereka menjadi pemimpin negara,” tegas Menag.

Meski bisa menjadi apa saja, Menag minta santri tidak melupakan tugas utamanya, yaitu menjaga agama. Santri selalu mengedepankan nilai-nilai agama dalam setiap perilakunya. Bagi santri, agama adalah mata air yang selalu mengalirkan inspirasi-inspirasi untuk menjaga dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan.

“Menjaga martabat kemanusiaan atau hifdzunnafs adalah salah satu tujuan diturunkannya agama di muka bumi (maqashid al-syariah). Tidak ada satu pun agama yang menyuruh pemeluknya untuk melakukan tindakan yang merusak harkat dan martabat manusia. Sebagai insan yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai agama, santri selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” pesan Menag.

“Santri senantiasa berprinsip bahwa menjaga martabat kemanusiaan adalah esensi ajaran agama. Apalagi di tengah kehidupan Indonesia yang sangat majemuk. Bagi santri, menjaga martabat kemanusiaan juga berarti menjaga Indonesia,” lanjutnya.

Terakhir, Menag menegaskan, peringatan Hari Santri bukanlah milik santri semata. Hari santri adalah milik semua komponen bangsa yang mencintai tanah air, milik mereka yang memiliki keteguhan dalam menjunjung nilai-nilai kebangsaan.

“Karena itu, saya mengajak semua masyarakat Indonesia, apa pun latar belakangnya, untuk turut serta ikut merayakan Hari Santri. Merayakan dengan cara napak tilas perjuangan santri menjaga martabat kemanusiaan untuk Indonesia,” tandasnya.***/mel

Pramono Anung Serahkan Satyalancana Wira Karya Bagi Lima ASN Sekretariat Kabinet

JAYAKARTA NEWS – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menyerahkan Anugerah Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Tahun 2022 kepada lima orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Sekretariat Kabinet, Jumat (21/10/2022), di Aula Serba Guna, Gedung 3, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta.

Satyalancana Wira Karya adalah tanda kehormatan yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia kepada para warganya yang telah memberikan darma baktinya yang besar kepada negara dan bangsa Indonesia sehingga dapat menjadi teladan bagi orang lain.

“Penghargaan dari negara ini bukan penghargaan yang biasa-biasa saja bagi ASN. Ini merupakan salah satu penghargaan tertinggi yang diberikan langsung oleh negara, oleh Presiden Republik Indonesia kepada Saudara-saudara tentunya atas prestasi yang luar biasa yang diberikan oleh Saudara-saudara sekalian,” kata Seskab dalam Siaran Pers Setkab, Sabtu (22/10).

Adapun daftar penerima Anugerah Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Tahun 2022 di lingkungan Setkab adalah:
1. Fadlansyah Lubis, Wakil Sekretaris Kabinet;
2. Johar Arifin, Asisten Deputi Bidang Hubungan Internasional;
3. Kardwiyana Ukar, Asisten Deputi Bidang Pemerintahan Dalam Negeri;
4. Sjahriati Rochmah, Asisten Deputi Bidang Penyelenggaraan Persidangan; dan
5. Faisal Amir Masduki, Kepala Bagian Penanganan Permasalahan Pegawai.

Pramono Anung berharap anugerah ini dapat memicu semangat jajaran Setkab untuk meningkatkan kinerja dalam memberikan dukungan kepada presiden dan wakil presiden terkait pengelolaan pemerintahan.

Dalam kesempatan itu, Seskab juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat dan pegawai Setkab atas pelayanan terbaik yang diberikan kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin meski di tengah pandemi COVID-19.

“Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada Saudara-saudara sekalian, di tengah kesulitan yang ada, hampir tidak pernah ada persoalan baik itu sidang kabinet, rapat internal, rapat paripurna, [sidang] TPA [Tim Penilai Akhir], dan rapat-rapat lainnya yang kita selenggarakan, yang terakhir, kita menyelenggarakan rapat yang dihadiri oleh seluruh bupati, wali kota, gubernur dan juga oleh para menteri dan kepala-kepala lembaga, alhamdulillah juga berjalan dengan baik. Saya memberikan apresiasi kepada Saudara-saudara sekalian,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Seskab Pramono Anung pun meminta jajaran Setkab untuk tetap bekerja dengan penuh percaya diri dalam menjalankan tugas memberikan dukungan manajemen kabinet kepada presiden dan wakil presiden.

“Saya meminta kepada Saudara-saudara sekalian, berkali-kali saya sampaikan, kalau bekerja sama saya itu harus percaya diri, harus confident tapi tidak lupa bahagia juga,” pungkasnya.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Sekretaris Kabinet Fadlansyah Lubis, Deputi Bidang Administrasi Farid Utomo, Deputi Bidang Polhukam Purnomo Sucipto, Deputi Bidang Perekonomian Satya Bhakti Parikesit, Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Yuli Harsono, Plt. Deputi Bidang Kemaritiman dan Investasi Dyah Pancaningrum, dan Deputi Dukungan Kerja Kabinet Thanon Aria Dewangga serta jajaran Setkab lainnya baik secara daring maupun luring.***/mel

Presiden Jokowi Hadiri Puncak Peringatan HUT ke-58 Partai Golkar

JAYAKARTA NEWS – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Partai Golkar yang digelar di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (21/10/2022). Mengawali sambutannya, Presiden Jokowi mengucapkan selamat atas ulang tahun Partai Golkar.

“Pertama-tama saya ingin menyampaikan selamat ulang tahun yang ke-58 kepada seluruh keluarga besar Partai Golkar,” ujar Presiden dikutip dari Siaran Pers Setkab, Sabtu (22/10).

Menurut Presiden, Golkar merupakan partai politik yang sudah matang dan punya pengalaman malang-melintang serta banyak makan asam garam dalam perpolitikan Indonesia. Oleh sebab itu, Presiden meyakini bahwa Partai Golkar akan cermat dalam menentukan calon presiden dan wakil presiden 2024.

“Saya yakin Golkar akan dengan cermat, akan dengan teliti, akan dengan hati-hati, tidak sembrono dalam mendeklarasikan calon presiden dan calon wakil presiden 2024,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara menjelaskan pentingnya memilih pemimpin yang memiliki jam terbang yang tinggi. Hal tersebut terutama dikarenakan situasi dunia saat ini yang penuh dengan ketidakpastian, bahkan diprediksi akan lebih gelap di tahun 2023. Sebagai contoh, Presiden menyebut bahwa saat ini sudah banyak negara yang mengalami krisis dan menjadi “pasien” Dana Moneter Internasional (IMF).

“Sekarang yang sudah masuk pasien IMF itu ada 14 negara, sudah masuk jadi pasien, dan 28 negara lagi sudah antre di depan pintunya IMF, diperkirakan akan muncul angka nanti 66 negara. Oleh sebab itu, betul-betul pemimpin ke depan ini harus kita piih yang memiliki jam terbang yang tinggi,” paparnya.

“Karena, sekali lagi, dalam pembangunan sebuah negara penting sekali yang namanya stabilitas politik. Kita juga butuh stabilitas keamanan, apalagi dalam situasi dunia yang sangat sulit, sulit dihitung, sulit dikalkulasi, sulit diprediksi,” tandasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut yaitu Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD.

Hadir juga Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Plt. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Mardiono, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.***/mel

Kemandirian Pangan Lokal, Kementan-Dinas Ketapang Sulsel Sinergi Kembangkan Sagu

JAYAKARTA NEWS – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Dinas Ketahanan Pangan Sulawesi Selatan (Ketapang Sulsel) mendorong pengembangan diversifikasi pangan lokal sagu dalam menghadapi krisis pangan dunia. Potensi pengembangan sagu sangat besar karena hingga saat ini tercatat areal sagu nasional 5,5 juta hektar dan areal yang termanfaatkan atau areal budidaya baru sekitar 3,5 persen atau 200,85 ribu hektar, bahkan ekspor sagu nasional 2021 mencapai 13.190 ton, nilainya USD 2,47 juta.

Direktur Jenderal Perkebunan Kementan, Andi Nur Alam Syah mengatakan dampak perubahan iklim ekstrim dan ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina menyebabkan pasokan pangan bersoal. Oleh karena itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bertekad agar Indonesia harus mampu mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui pangan lokal, salah satunya sagu yang dapat dijadikan sebagai bahan pangan alternatif pengganti beras dan tepung terigu sehingga tidak bergantung pada komoditi yang selama ini impor.

“Pontensi sagu nasional dan khususnya di Sulsel perlu kita intervensi dengan beberapa strategi khusus, sehingga pengembangan sagu dari hulu ke hilir benar-benar terbangun untuk mendukung kemandirian pangan. Dan di Sulsel, kita akan bangun industri pengolahan sagu dengan melibatkan perguruan tinggi dan pelaku usaha,” demikian dikatakan Andi Nur Alam pada Talk Show Diversifikasi Pangan Lokal Sagu dalam memperingati Hari Jadi Sulsel ke 353 secara hibryd di Makassar, Jumat (21/10/2022).

Andi Nur Alam menyebutkan terdapat 11 provinsi di Indonesia yang merupakan sentra produksi sagu nasional, yakni Provinsi Riau, Papua, Maluku dan Sulsel dengan kontribusi produksi sagu terbesar yang mencapai 341 ribu ton/tahun. Sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Direktorat Jenderal Perkebunan memiliki kebijakan untuk pengembangan sagu nasional (Sagunesia, sagu untuk Indonesia).

“Pertama, pengembangan sagu untuk kemandirian pangan lokal menghasilkan tepung sagu, dengan bantuan unit pengolahan hasil dan alat pengolahan sagu skala kelompok tani. Kedua, pengembangan tepung sagu untuk substitusi Impor, dengan rencana kegiatan selama tahun 2022-2024,” ucapnya.

“Ketiga, pengembangan gula cair untuk kemandirian lokal atau skala rumah tangga. Keempat, pengembangan sagu untuk menghasilkan bio-etanol,” pinta Andi Nur Alam.

Lebih lanjut Andi Nur Alam menyebutkan dalam mendukung hilirisasi sagu tahun 2022, Kementan mengalokasikan kegiatan fasilitasi alat pengolahan sagu. Di antaranya alat pemarut sagu, alat pemeras sagu dan alat penepung sagu dengan total 18 unit sarana fasilitasi pengolahan sagu di 12 kabupaten/kota dan 19 unit prasarana fasilitasi pengolahan sagu di 13 kabupaten/kota.

“Kami mengharapkan kedepan, melalui fasilitasi kegiatan dan bantuan alat dari Kementerian Pertanian dapat menumbuhkembangkan kemampuan wirausaha dari para petani untuk menghasilkan produk sagu dengan nilai tambah tinggi karena sagu merupakan pangan sehat dan sebagai pangan alternative pengganti nasi atau roti,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Sulsel, Kemal Redindo Syahrul Putra mengatakan Provinsi Sulsel memiliki potensi pertanian khususnya pangan lokal yang besar untuk mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya menghadapi krisis pangan global. Selain sagu, pangan lokal yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan juga adalah jagung, pisang dan ubi kayu.

“Khusus sagu, Provinsi Sulsel adalah salah satu provinsi sentra sagu nasional dengan luas areal 3.700 hektar dan produksi mencapai 3.182 ton per tahun. Sentra produksinya di Kabupaten Luwu dan Luwu Utara merupakan sentra produksi sagu,” terangnya.

“Strategi pengembangan diversifikasi sagu ini kita dorong fasilitasi kelompok atau UMKM untuk menghasilkan tepung, usaha pengolahan berbasi sagu dan membangun industri pangan berbasis sagu. Tentunya ini butuh dukungan dari Kementan, pelaku usahan dan perguruan tinggi. Diversifikasi pangan lokal ini nantinya untuk menciptakan konsumsi beragam, bergizi seimbang dan aman,” pinta pria yang akrab disapa Dindo.***/uli

Wapres: Peran Santri Diakui Negara

JAYAKARTA NEWS – Hari Santri sejak ditetapkan Presiden Jokowi pada 2015, diperingati oleh banyak pihak. Hari ini, Jumat (21/10/2022), Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menghadiri Peringatan Hari Santri yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Kemenkopolhukam).

Peringatan kali ini diselenggarakan dalam bentuk Halaqah Kebangsaan dengan tema “Ideologi Negara, Ideologi Santri”.

Hadir membuka Halaqah, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan bahwa peran serta kiprah santri sangat diakui oleh negara. Salah satu bentuk pengakuan atas kiprah santri yang dilakukan bahkan sejak sebelum Indonesia merdeka adalah adanya Peringatan Hari Santri.

“Alhamdulillah, memang peran santri di Indonesia ini diakui oleh negara. Yaitu dengan ditetapkannya Hari Santri. Santri terus berkiprah, bahkan sejak sebelum kemerdekaan,” kata Wapres. 

Wapres menuturkan, peran santri tidak hanya sampai mengusir penjajah dari bumi Indonesia, tetapi santri juga terlibat dalam menyusun konstitusi negara.

“Santri terus berkiprah hingga hari ini dalam mengisi kemerdekaan Indonesia dan mengisi pembangunan menuju Indonesia maju,” ungkap Wapres.

Menurutnya, terdapat tiga doktrin yang dipegang teguh oleh santri sehingga dapat terus berperan dalam sejarah bangsa Indonesia.

Pertama, hubbul wathan minal iman. Cinta tanah air adalah sebagian dari iman. Karena itu santri siap melakukan apa saja untuk membela, memperjuangkan, mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Ini karena hubbul wathan minal iman terus ditanamkan. Itu saya kira yang membuat santri siap bahkan mengorbankan nyawanya untuk bangsa dan negara,” ujar Wapres.

Kedua, masih menurut Wapres, adalah hifdzul mitsaq, menjaga kesepakatan. Slogan NKRI yang tertuang dalam Mars Hari Santri artinya adalah memegang teguh kesepakatan dan menolak kesepakatan lain.

Ketiga, semangat memakmurkan bumi. Ini adalah perintah Allah. Terutama oleh karena jabatan manusia sebagai khalifah fil ardh. Untuk mengemban tugas itu, butuh ilmu pengetahuan. Maka santri harus dan wajib semangat menuntut ilmu.

“Santri bertugas melakukan perbaikan-perbaikan. Langkah santri bukan untuk kedudukan tapi untuk melakukan perbaikan. Oleh karena itu, santri siap untuk menerima tugas apapun itu ketika dipercaya untuk berkiprah,” kata Wapres.

Halaqah Kebangsaan ini juga turut dihadiri Menko Polhukam Mahfudz MD, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, para Gubernur, Walikota, Alim Ulama, Habaib, serta para santri.

Peringatan kali ini juga diisi dengan pembacaan shalawat yang diikuti oleh Wapres, para Menteri, Pejabat Negara lainnya, serta para santri.***/mel

Layanan Pemenuhan Hak Anak di LPKA Dikembangkan Kemenko PMK

JAYAKARTA NEWS = Pembinaan terhadap anak-anak yang sedang terjerat perbuatan melanggar hukum secara tidak langsung sangat penting untuk generasi penerus bangsa kedepannya.

Karena bagaimana pun juga mereka adalah generasi penerus bangsa yang perlu dibimbing ke arah lebih baik lagi sehingga tidak kembali mengulang perbuatan yang melanggar hukum. Demikian Siaran Pers Kemenko PMK, Jumat (21/10/2022).

Oleh karena itu, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama dengan K/L terkait mengadakan Rapat Koordinasi Lanjutan Pemenuhan Hak Pendidikan Anak di LPKA Kelas I Medan, Kamis.

Deputi Bidang Koordinasi  Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK Femmy Eka Kartika Putri mengatakan bahwa masih ada Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) yang belum menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan keterampilan kerja.

“Saat ini data yang kami peroleh masih ada beberapa LPKA yang belum menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan vokasi sebagai bekal anak-anak nanti untuk memperoleh pekerjaan yang layak di masyarakat,” Jelasnya.

Lebih lanjut, Deputi Femmy berharap rapat koordinasi ini dapat menciptakan Sistem Layanan Pemenuhan Hak Anak di LPKA sehingga nantinya Anak Didik Lapas (Andikpas) dapat memiliki hak yang sama yaitu mengenyam pendidikan formal serta mendapatkan pelatihan kerja.

“Saya berharap nantinya seluruh anak-anak didik di LPKA mendapatkan hak yang sama dengan anak-anak lainnya yaitu mengenyam pendidikan formal serta memiliki keterampilan kerja yang mumpuni dan berdaya saing,” Tuturnya.

Terdapat 3 LPKA yang akan dijadikan Pilot Project untuk pengembangan Sistem Layanan Pemenuhan Hak Anak yaitu LPKA Medan sejumlah 65 orang, LPKA Tangerang sejumlah 71 orang, dan LPKA Jakarta sejumlah 43 orang.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala LPKA Kelas I Medan Tri Wahyudi memiliki harapan yang besar terhadap program  pilot project tersebut dapat mewujudkan pembinaan yang baik bagi anak yang sedang berhadapan dengan hukum.

“Dengan adanya program dari Kemenko PMK yang menjadikan LPKA Kelas I Medan sebagai pilot project, harapan kedepannya adalah mampu memenuhi mewujudkan pembinaan yang baik bagi anak yang sedang berhadapan dengan hukum,” Jelasnya.***/mel

Dibuka Pendaftaran Lomba Kaligrafi Batik Nasional, Ini Cara Daftarnya

JAYAKARTA NEWS – Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama kembali menyelenggarakan Lomba Kaligrafi Batik Nasional. Plt. Kepala LPMQ Waryono Abdul Ghafur mengatakan bahwa pendaftaran lomba dibuka mulai hari ini, secara online.

“Mulai hari ini, dibuka pendaftaran peserta lomba Kaligrafi Batik Nasional. Kami undang para kaligrafer untuk kirimkan karya terbaiknya sampai 24 November 2022,” terang Waryono saat memberikan sambutan pada Lokakarya dan Peluncuran Lomba Kaligrafi Batik Nasional di Jakarta, Kamis (20/10/2022).

Lomba yang dimotori Bidang Bayt Al-Qur’an dan Dokumentasi LPMQ ini merupakan ajang kali kedua. Lomba Kaligrafi Batik Nasional yang pertama diselenggarakan pada 2021.

Waryono mengatakan, kaligrafi batik merupakan sintesis antara seni keagamaan dan seni budaya. Oleh karena itu, lomba ini mengandung pesan bahwa antara budaya dan keagamaan dapat selaras berjalan beriringan secara harmonis.

“Perlombaan ini juga mengandung edukasi atau sosialisasi nilai-nilai moderasi beragama, yang mana salah satu indikator moderasi beragama adalah ramah terhadap budaya dan kearifan lokal,” ujarnya.

Koordinator Bayt Al-Qur’an dan Dokumentasi LPMQ Liza Mahzumah menambahkan, lomba terbuka untuk umum. Peserta juga diperbolehkan mendaftar secara perorangan atau berkelompok.

“Batik dan Kaligrafi adalah dua seni yang membutuhkan keahlian tingkat tinggi. Seorang khattat (penulis kaligrafi, red.) meskipun ahli belum tentu bisa membatik, demikian juga sebaliknya. Karena itu, peserta lomba ini dibolehkan bahkan dianjurkan untuk membuat karyanya secara kolaboratif. Pasti luar biasa jika khattat dan pembatik yang sama-sama ahli berkolaborasi membuat karya,” jelasnya.

“Syaratnya, peserta belum pernah menjadi juara pertama pada lomba kaligrafi batik nasional pertama pada tahun 2021,” sambungnya.

Dikatakan Liza, panggilan akrabnya, Lomba Kaligrafi Batik Nasional 2022 terdiri dari beberapa tahapan. Pertama, tahap pengumpulan karya peserta dalam rentang waktu 20 Oktober – 24 November. Kedua, proses penjurian yang dilakukan pada 28 November 2022. Terakhir, pengumuman pemenang lomba pada 29 November 2022 melalui website LPMQ (https://lajnah.kemenag.go.id/pengumuman/) dan website Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal (https://bqmi.kemenag.go.id/agenda)

“Lomba ini akan mencari sembilan pemenang dengan total hadiah sebesar 51 juta rupiah,” sebutnya.

Info selengkapnya, baca: Pedoman Lomba Kaligrafi Batik Nasional 2022

Berikut cara mengikuti Lomba Kaligrafi Batik Nasional 2022:

1. Setiap peserta harus mengisi Formulir Pendaftaran. (peserta akan diminta untuk login melalui akun gmail-nya).

2. Karya yang dikirimkan disertai berkas (formulir diunduh melalui: http://bit.ly/lombakaligrafibatik2022):

a. biodata peserta

b. Surat pernyataan karya sendiri, disertai materai Rp10.000

c. Deskripsi konsep karya, berisi: (1) proses produksi, (2) konsep karya, (3) nama-nama motif yang digunakan, (4) sumber atau rujukan motif, dan (5) makna filosofi karya

d. Foto peserta dengan karyanya.

3. Karya harus sudah diterima panitia paling lambat 24 November 2022

4. Karya dapat diantar langsung atau dikirimkan melalui jasa pengiriman, dengan alamat:

Panitia Lomba Kaligrafi Batik Nasional

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an

Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Gedung Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal

Taman Mini Indonesia Indah

Jakarta 13560

5. Karya dapat dikirimkan dalam bentuk lembaran kain atau berbingkai. Pengemasan dan pengiriman harus mempertimbangkan keamanan dan keselamatan karya. Panitia tidak bertanggung jawab jika terjadi kerusakan selama pengiriman.***/mel

Tinjau Banjir Aceh Utara, Menteri Basuki: Fokus Penanganan Tanggul Jebol dengan Geobag dan Bronjong

ACEH, JAYAKARTA NEWS – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau penanganan banjir yang menimpa sebagian wilayah Kabupaten Aceh Utara dan sebagian Kabupaten Bener Meriah di Provinsi Aceh, Selasa. Demikian Siaran Pers PUPR, Rabu (19/10).

Bencana banjir terjadi sejak Selasa (4/10/2022) lalu, disebabkan oleh luapan air Sungai Krueng Keureuto dan Krueng Pirak akibat curah hujan yang sangat tinggi di hulu sungai.

Menteri Basuki mengatakan, peninjauan penanganan bencana banjir ini dilakukan untuk mengambil langkah-langkah perbaikan infrastruktur rusak terdampak banjir. Menurut laporan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I, Ditjen Sumber Daya Air terdapat 4 tanggul sungai jebol, dengan sisa kondisi kritis ada 18 titik.  

“Nanti akan kita tangani, utamanya yang jebol-jebol seperti ini. Sekarang sudah memobilisasi 12 alat berat menuju ke seni dari Bendungan Keureuto, Insya Allah minggu ini selesai,” kata Menteri Basuki.

Berdasarkan hasil inventarisasi Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I penanganan 4 tanggul jebol yang perlu segera dikerjakan adalah Sungai Krueng Pasee Desa Madan Sepanjang 100 meter, Sungai Krueng Keureuto Desa Mancang sepanjang 150 meter, Sungai Krueng Peuto Desa Meunasah sepanjang 120 meter, dan Sungai Krueng Peuto Desa Trieng sepanjang 100 meter.

“Saat ini tengah dilakukan perbaikan tanggul jebol dengan dipasang geobag/jumbo bag dan bronjong yang ditimbun tanah sebagai tanggul yang kuat menahan air,” kata Menteri Basuki.

Selain penanganan tanggul, Menteri Basuki juga akan mempercepat konstruksi Bendungan Keureuto berkapasitas tampung 215 juta/m3 dengan fungsi utama untuk mengurangi risiko banjir wilayah Aceh Utara. Bendungan Keureuto membendung Sungai Krueng Keureuto yang memiliki 6 anak sungai sebagai penyebab utama banjir pada daerah hilir.

Pada konstruksi bendungan juga disediakan tampungan khusus banjir sebesar 30,50 juta m3 yang mampu mengurangi debit banjir sampai dengan periode ulang 50 tahun sehingga mereduksi area banjir seluas 1.225,53 m3/detik. Direncanakan Agustus 2023, Bendungan Keureuto tuntas konstruksinya.

“Bendungan dibuat untuk mengurangi banjir. Saya ambil contoh di Kalimantan Selatan semua banjir tahun 2020 lalu, hanya satu kabupaten yang tidak banjir yakni Kabupaten Tapin karena ada Bendungan Tapin,” kata Menteri Basuki.

Dalam peninjauan, Menteri Basuki juga mengingatkan kepada Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Aceh untuk memonitor ketersediaan prasarana dan sarana air bersih dan sanitasi untuk keperluan sehari-hari bagi masyarakat terdampak banjir dan pengungsi.

“Tolong dicek terus suplai air bersihnya dan sanitasi juga, ini penting untuk keperluan sehari-hari masyarakat,” kata Menteri Basuki.

Bantuan tanggap darurat secara bertahap disalurkan Kementerian PUPR melalui BPPW Aceh, Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya berupa layanan air bersih dan sanitasi, termasuk fasilitas MCK darurat ke lokasi-lokasi permukiman warga terdampak banjir. Sejak 5 Oktober lalu telah dimobilisasi sebanyak 6 unit Mobil Tangki Air (MTA) berkapasitas 4000 liter, 10 unit Hidran Umum berkapasitas 2000 liter, dan 3 unit dump truck, 1 unit double cabin, 30 unit Hidran Umum,    dan 19 personel Satgas Bencana dari BPPW Aceh.

“Sampai dengan tanggal 13 Oktober 2022 telah melakukan pendistribusian air bersih sebanyak 704.000 liter, dengan jumlah distribusi air rata -rata 80.000 liter/hari di salurkan ke titik – titik hidran umum, tampungan–tampungan air masyarakat seperti drum, ember, dapur umum dan tenda pengungsian dengan MTA,” kata Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Aceh Deni Arditiya.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Anggota DPR RI Komisi V Ruslan M. Daud, Pj. Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Direktur Sungai dan Pantai, Ditjen SDA Bob Arthur Lombogia, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Heru Setiawan, Kepala BPPW Aceh Deni Arditya, Dirut PT Brantas Abipraya Sugeng Rochadi.***/jay

Pembekalan Pemandu Wisata, Kemenag: Buka Cakrawala Nilai-Nilai Luhur Candi Borobudur

MAGELANG, JAYAKARTA NEWS – Sejumlah pemandu wisata mendapat pembekalan pengetahuan terkait Candi Borobudur. Kegiatan ini digelar Yayasan Karaniya dan Badan Koordinasi Pendidikan Buddhis Indonesia (BKPBI), di Borobudur Study Center, Magelang.

Pembekalan pemandu wisata digelar dalam rangka mendukung Nota Kesepahaman Pemanfaatan Candi Borobudur untuk Kepentingan Ibadah Agama Buddha Indonesia dan Dunia. Hadir sebagai narasumber, Dr. Hudaya Kandahjaya, pakar dan peneliti Candi Borobudur. Demikian Siaran Pers Kemenag, Selasa (18/10).

“Hari ini kita berkumpul dalam suasana yang penuh Bahagia. Mari sama-sama membuka cakrawala kita dalam memahami nilai-nilai luhur dari Candi Borobudur,” ungkap Dirjen Bimas Buddha Supriyadi saat membuka acara, Senin.

Supriyadi mengatakan, banyak literatur yang memberi pesan penting bahwa Candi Borobudur dibangun sebagai pengajaran, tuntunan untuk memberi manfaat dan kesejahteraan bersama bagi masyarakat luas dengan memperagakan keindahan seni dan budaya nusantara.

“Pesan itu tergambar dalam bentuk monumen candi dengan nilai-nilai spiritualitas dan pendidikan yang agung. Candi Borobudur juga menunjukkan ajaran keagamaan yang berkebudayaan, mengandung nilai spiritualitas dengan budi pekerti yang luhur, yang tidak sekadar normatif, namun juga dapat dinalar dan dirasakan,” lanjut Dirjen.

Kepada peserta kegiatan, Supriyadi berharap kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para pemandu wisata untuk membuka carakawala tentang Candi Borobudur. “Dari Candi Bobobudur kita dapat mempertajam kepekaan dan pengetahuan yang bermakna dalam kehidupan sehari-hari. Pahatan batu yang tergambar dalam setiap relief memberikan pesan kehidupan agar kita senantiasa memiliki tekad untuk selalu bermanfaat buat orang lain, dan jika pun tidak bisa, setidaknya untuk tidak merugikan atau mencederai kehidupan,” terangnya.

“Justru yang harus dilakukan adalah menjalani kehidupan yang berarti, menjadi manusia yang membawa ketenteraman dalam dirinya, keluarganya, kerahayuan bagi masyarakat, bangsa, negara, dan seluruh alam,” lanjutnya. 

Dirjen mengapresiasi pembekalan yang diberikan kepada para Pemandu Wisata Candi Borobudur. Langkah ini sangat strategis setelah Pemerintah melalui empat Menteri dan dua Gubernur menandatangani Nota Kesepahaman Pemanfaatan Candi untuk Kepentingan Ibadah Agama Buddha Indonesia dan Dunia.

“Ini sekaligus menjadi bentuk komitmen kita semua dalam menunjang kebijakan Bapak Ir. Joko Widodo, Presiden RI dalam mewujudkan Candi Borobudur sebagai Super Prioritas Destinasi Wisata,” sebutnya.

Tampak hadir,  Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha Nyoman Suriadarma beserta Jajaran, Ketua STABN Raden Wijaya, Ketua STABN Sriwijaya, perwakilan (PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko), Badan Koordinasi Pendidikan Buddhis Indonesia (BKPBI), Asosiasi Perguruan Tinggi Agama Buddha (APTABI), Asosiasi Dosen Agama Buddha Indonesia (ADABI), STIAB Smaratungga, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), National Tour Guiding Academy (NTGA) dan tamu undangan lainnya.***/mel

Walikota dan Kades Se-Kota Batu Dapat Penghargaan dari Gus Halim  

KOTA BATU, JAYAKARTA NEWS – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar memberikan penghargaan kepada Kepala Desa se-Kota Batu Jawa Timur, yang telah berhasil beralih status menjadi Desa Mandiri.

Penghargaan Lencana Bakti Desa Utama juga diberikan kepada Walikota Batu, Dewanti Rumpoko atas prestasinya berhasil membuat seluruh desa yang berjumlah 19 desa di wilayah itu, berstatus Desa Mandiri hasil pengukuran Indeks Desa Membangun (IDM) Kemendes PDTT.

“Jadi pada level Walikota beliau adalah satu-satunya seluruh Indonesia yang desanya sudah mandiri semua,” jelas Menteri yang biasa disapa Gus Halim itu saat Upacara HUT Kota Batu ke-21, Senin (17/10/2022).

Selain mendapat piagam penghargaan, 19 desa yang tersebar di tiga kecamatan di Kota Batu itu juga diberikan Lencana yang disematkan pada baju dinas Kepala Desa sebagai bentuk apresiasi atas prestasinya membangun desa.

“Ini supaya memicu kepada desa-desa lain sekaligus memberikan informasi kepada warga bahwa desanya sudah mandiri, karena Lencana dipakai untuk atributisasi kepala desa yang berhasil dan dipakai setiap hari,” imbuh Gus Halim

Sekedar informasi, ada beberapa kategori Lencana yang diberikan Kemendes PDTT kepada pemerintah daerah sesuai kategori desa. Antara lain Lencana Bakti Desa Pertama diberikan kepada kepala daerah yang tidak ada desa berstatus sangat tertinggal dan tertinggal.

Selanjutnya Lencana Bakti Desa Madya diberikan kepada kepala daerah yang seluruh desanya berstatus Maju dan Mandiri. Kemudian, Lencana Bakti Desa Utama diberikan kepada kepala daerah yang seluruh desanya berarti Mandiri.

Selain menjadi satu-satunya Kota yang seluruh desanya telah berstatus mandiri, di Kota Batu juga terdapat tiga desa yang masuk 10 besar rangking tertinggi berdasar hasil penilaian IDM Kemendes PDTT.

Adapun tiga desa yang dimaksud yaitu Desa Sidomulyo dan Oro-oro Ombo di Kecamatan Batu, serta Desa Punten di Kecamatan Bumiaji.

Bertepatan dengan perayaan HUT Kota Batu ke-21 seluruh desa di kota tersebut mendapat penghargaan dari Gus Halim.

Walikota Batu, Dewanti Rumpoko sangat berterima kasih atas apresiasi dan penghargaan yg diberikan Mendes PDTT. Penghargaan ini, lanjutnya akan melecut semangat untuk lebih giat lagi dalam membangun desa.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Menteri, tentunya capaian ini melengkapi capaian prestasi yang telah diraih oleh Kota Wisata Batu,” kata Dewanti Rumpoko dalam kesempatan yang sama.***/mel