Ma’ruf Amin: Jangan Marah Sama Allah

Ma’ruf Amin saat berkunjung ke RSUD Berkah Pandeglang, Selasa (25/12

Ma’ruf Amin meminta agar masyarakat yang terdampak bencana tsunami Selat Sunda bersabar karena apa yang terjadi merupakan bagian dari ujian dari Allah. Jadi, jangan marah. “Ini namanya ujian, diuji kesabaran. Ini ujian dari Allah SWT. Semoga sabar, mudah-mudahan ada balasannya. Jangan mengeluh, jangan marah sama Allah,” ucap Ma’ruf di Posko kantor Kelurahan Sukasari, Pulosari, Banten, Selasa (25/12/2018).

Dia pun berharap bahwa ujian ini terakhir. Tidak ada lagi yang tertimpa musibah seperti ini. “Mudah mudahan cukup sekali ini aja ya. Jangan lagi terkena musibah seperti ini ya,” kata Ma’ruf.

Disana, dia sambut ratusan pengungsi yang mayoritasnya kaum ibu-ibu. Kehadirannya sontak diserbu untuk bersalaman, berfoto bersama, bahkan di curhati.  “(Disini) sudah tiga malam, dari malam minggu,” ucap salah satu warga kepada Ma’ruf, di lokasi, Selasa (25/12/2018).

Ma’ruf pun lantas menanyakan kepada warga yang berjumlah 621 orang itu, tentang apa saja yang kurang di posko tersebut. Para warga menyatakan berkecukupan, dan sempat memuji pemerintah daerah setempat.  “Alhamdulillah. Pengobatannya cukup. Pak lurahnya, dan kepala desanya jempol pak. Lurahnya ganteng,” celetuk para warga, yang berasal dari Caringin, Teluk, Labuhan, Carita.

Yang menarik, saat mendengarkan para curhatan ibu-ibu, Ma’ruf Amin yang didampingi istrinya, didatangi oleh seorang anak kecil, yang juga mengungsi. Anak itu mendekatinya, dan menunjukkan gelagat minta digendong.  Melihat tingkah anak kecil tersebut, Ma’ruf langsung menggendong dan memangkunya. Hal ini membuat para ibu-ibu sempat tersenyum dan berbagi tawa.

Ma’ruf pun terus melanjutkan mendengar cerita  para cerita sembari terus memangku anak kecil yang menggunakan kaos timnas Brasil itu.

Hal serupa juga disampaikan saat dia mengunjungi posko pengungsian Masjid Jami Al Mu’amanah, di Kampung Tenjolahang, Jiput, Banten. Menurutnya, jika masyarakat berhasil sabar dari ujian Allah, maka akan mendapatkan balasan yang setimpal. “Lulus nanti, Insya Allah dapat pahala dan Allah balas nanti,” kata Ma’ruf.

Selepas berbagi cerita serta menyalurkan bantuan, Ma’ruf pun mengajak doa bersama. Yang kemudian dilanjutkan mengunjungi posko pengungsian Masjid Jami Al Mu’amanah, di Kampung Tenjolahang, Jiput, Banten.

Disana, tak jauh berbeda kondisinya. Para ibu-ibu juga menyerbu Ma’ruf untuk berbagi cerita. Pada saat pria yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia itu, menanyakan ada keluarga meninggal, warga pun menjelaskan ada banyak. “Banyak pak. (Yang dirawat) ada di RS Pandeglang,” kata warga.

Ma’ruf pun berpesan kepada para warga untuk bersabar. Karena ini bagian dari ujian. Jika berhasil melewati ini semua. Mudah-mudahan ada balasannya.  “Ini musibah bukan buatan manusia. Diuji, sabar. Dan semua sabar ya,” tutup Ma’ruf dengan doa bersama.***/ebn

 

Erupsi Dahsyat 64 Ha Lereng Baratdaya Anak Gunung Krakatau Longsor

Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terpantau dari pesawat Grand Caravan Susi Air pada 23/12/2018. Gunung Anak Krakatau erupsi sejak Juni 2018 hingga sekarang. Erupsi kemarin bukan yang terbesar. Periode Oktober-November 2018 terjadi erupsi lebih besar. Status Waspada (level 2)–foto sutopo twitter

Meskipun disebutkan bahwa erupsi Gunung Anak Krakatau beberapa hari lalu bukan lah yang terbesar namun dampaknya sungguh luar biasa. Erupsi dahsyat itu telah memicu tsunami yang menyebabkan ratusan orang meninggal dan seribu lebih luka-luka, dan kerusakan berbagai bangunan dan sekitarnya.

“Erupsi kemarin bukan yang terbesar. Periode Oktober-November 2018 terjadi erupsi lebih besar. Status Waspada (lever 2),” ungkap Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB.

Dalam siaran pers bersama sejumlah lembaga yakni Kemnko Maritim, BMKG, BIG,BPPT, LIPI dan Badan Geologi ESDM disebutkan bahwa bencana di Selat Sunda merupaka bencana multievent yang diakibatkan oleh gelombang tinggi,tsunami, erupsi gunung api dan longsor tebing kawah Gunung Anak Krakatau yang memicu tsunami.

BMKG memperoleh data tide-gauge pasa 22 Desember 2018 sekitar pukul 22.00 WIB, 4 tide gauge di Selatn Sunda mencatat adanya anomali permukaan air laut yang diyakini sebagai tsunami. Tsunami yang terjadi tersebut bukan lah disebabkan oleh gempa bumi tektonik, namun akibat longsoran di lereng Gunung Anak Krakatau akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Disebutkan juga, kejadian longsor lereng Gung Anak Krakatau tercatat di sensor seismograph BMKG di Cigeulis Pandeglang pada 21.03 WIB, juga beberapa sendor di Lampung, Banten , Jawa Barat. Hasil analisa rekam seismik dari longsoran lereng Gunung Anak Krakatau setelah dianalisa oleh BMKG setara dengan kekuatan MLv=3.4 dengan episenter di Gunung Anak Krakatau.

Faktor penyebab lepasnya material di lereng anak Krakatau dalam jumlah banyak adalah tremor aktivitas vulkanik dan curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut. Beberapa bukti yang mendukung telah terjadi longsoran di lereng Gunung Anak Krakatau sebagai akibat dari erupsi gunung tersebut di antaranya deformasi Gunung Anak Krakatau berdasarkan perbandingan citra satelit sebelum dan sesudah tsunami yang memperlihatkan 64 hektar lereng baratdaya Gunung Anak Krakatau runtuh, curah hujan tinggi pada periode waktu yang berdekatan dengan tsunami. Selain itu, model inversi 4 tide-gauge yang memperlihatkan bahwa sumber energi berasal dari Selatan Anak Krakatau.***/ebn

Update Tsunami Selat Sunda: 375 Orang Meninggal, 128 Orang Hilang

Presiden Jokowi meninjau posko penanggulangan bencana tsunami, di Pandeglang, Banten, Minggu (24/12) pagi–foto setkab go id

Jumlah korban yang meninggal maupun luka-luka yang ditemukan oleh tim SAR gabungan terus bertambah. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut sampai kini jumlah korban yang meninggal tercatat 375 orang, sementara yang luka-luka 1.459 orang. Sementara yang dilaporkan hilang 128 orang. Diperkirakan jumlah korban masih akan bertambah karena tim evakuasi masih terus bekerja.

“Korban tsunami di Selat Sunda terus bertambah. Tim SAR masih terus beroperasi. Jumlah korban yang tercatat 373 orang meninggal dunia, 1.459 orang luka-luka, 128 orang hilang, dan 5.665 orang mengungsi. Diperkirakan korban masih bertambah,” kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB.***/ebn

Tsunami Selat Sunda: Korban Tambah Banyak, 281 Orang Meninggal, 1016 Luka-luka, 11.687 Mengungsi

sumber: twitter sutopo/BNPB

Evakuasi dan pendataan korban tsunami Selat Sunda terus dilakukan. Jumlah korban dan property yang rusak pun makin bertambah. Di daerah Pantai Batu Hideung Desa Tanjung Jaya Kec Tanjung Lesung, Pandeglang, misalnya, semua rata tanah diterjang tsunami. Dawasan Tanjung Lesung memang termasuk yang mengalami kerusakan sangat parah akibat bencana. Hingga hari ini (24/12) evakuasi masih terus dilakukan tim SAR gabungan. Korban  pun masih terus ditemukan.

Demikian rilis dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana. “Berdasarkan data 24 Desember 2018, jumlah korban meninggal sebanyak 281 orang, 1.016 orang luka-luka, 57 orang hilang dan 11.687 orang mengungsi. Kerusakan fisik: 611 rumah rusak, 69 hotel-vila rusak, 60 warung-toko rusak, & 420 perahu rusak,” jelas Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB.

Sementara di daerah Sumur Kabupaten Pandeglang, tambahnya, petugas dan kendaraan evakuasi sudah bisa menembus daerah tersebut.  Sebelumnya beberapa jalan dan jembatan rusak. Alat berat dikerahkan untuk membantu evakuasi korban.

Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terpantau dari pesawat Grand Caravan Susi Air pada 23/12/2018. Hampir setiap hari Gunung Anak Krakatau erupsi sejak Juni 2018. Erupsinya tidak besar. Status Waspada (level 2). Zona berbahaya di dalam radius 2 km. Jalur pelayaran di aman.***/ebn

Tsunami Selat Sunda: ‘Bukan Nakut-nakuti, Bagaimana Kesiapan Jakarta?’

ILustrasi–sumber foto display BNBP twitter

Kejadian bencana yang menghantam sepanjang pesisir pantai di wilayah Provinsi Banten dan Lampung Selatan  kembali menggugah kesadaran bahwa secara geografis kita tinggal di wilayah rawan bencana. Karena dikelilingi cincin api Pasifik (Pacific Ring of Fire). Sejauh mana kesiapan kita. Bukan hanya Banten, Lampung Selatan, tapi juga sejauh mana persiapan Pemda Provinsi DKI Jakarta.

Sekjen PDI Perjuangan Haso Kristiyanto dalam rilisnya menyebut, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, sudah beberapa kali mengingatkan hal itu. Dalam seminar mengenai peta rawan bencana yang diselenggarakan PDIP pada 13 Desember lalu, Megawati menyampaikan pesan secara khusus agar kewaspadaan dan kesiapan perlu dilakukan. Khususnya terkait aktivitas anak Gunung Krakatau.  Saat itu, kata Hasto, Megawati memerintahkan Fraksi PDI Perjuangan di DPRD DKI Jakarta, agar mempertanyakan soal kesiapan tersebut kepada Gubernur Pemprov DKI Jakarta.

Dalam kesempatan itu Hasto menyampaikan rasa dukacita mendalam PDI Perjuangan kepada para korban dan keluarga akibat bencana tsunami yang menghantam sepanjang pesisir pantai di wilayah Provinsi Banten dan Lampung Selatan.  “Semoga para korban diampuni segala kekhilafannya dan keluarga mereka senantiasa diberi kesabaran dan ketabahan,” ucapnya.

Jauh sebelumnya, saat melepas bantuan untuk korban bencana ke Sulawesi Tengah pada 8 Oktober lalu, Megawati pun mengingatkan hal yang sama. “Saya minta tolong Jakarta, apa persiapannya. Bukan mau bikin takut. Cuma bagaimana agar tak panik karena tak ada panduan,” kata Megawati sebagaimana dikutip kembali oleh Hasto.

Menurut Hasto, semuanya didasari oleh sebuah kesadaran akan pentingnya untuk selalu siap menghadapi resiko bencana alam akibat kondisi geografis Indonesia. Salah satu negara yang bisa jadi bahan percontohkan soal kesiapsiagaan bencana adalah Jepang. Kebetulan, kondisi geografis Indonesia dan Jepang juga mirip-mirip.

Dalam konteks itu, Hasto mengatakan PDI Perjuangan sendiri mengambil inisiatif untuk menyebarkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan sejak dini. Karena itu, bertepatan dengan perayaan HUT partai pada 10 Januari mendatang, PDIP akan meluncurkan buku manual bencana. Isinya, sosialisasi kepada anak SD, SMP, SMA, mengenai pemahaman soal area rawan bencana dan bagaimana harus menghadapinya bila bencana benar terjadi.

Buku itu disusun oleh Tim Baguna DPP PDI Perjuangan, berdasarkan hasil studi bersama lembaga negara terkait seperti BMKG, Pusat Mitigasi Bencana Geologi, dan lain-lain.

“Kontribusi kecil ini kami harapkan bisa menjadi pemicu gerakan negara bersama rakyat yang lebih besar dalam menyiapkan mitigasi bencana yang lebih baik,” ujarnya.

Mengenai penanganan paskabencana di Banten dan Lampung, Hasto menegaskan PDI mendukung langkah-langkah cepat dari aparat pemerintahan untuk segera melakukan kegiatan pencarian, penyelamatan, hingga evakuasi. Baik itu dari BNPB Pusat dan Daerah, TNI/Polri, maupun aparat lainnya, untuk melakukannya bersama-sama rakyat.

Megawati Soekarnoputri sendiri sudah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP yang sudah dilatih khusus oleh BASARNAS, agar segera turun secepatnya membantu proses pencarian dan evakuasi para korban bencana.

Kata Hasto, Megawati berpesan agar skala prioritas ditujukan kepada korban, khususnya ibu dan anak-anak. Semangat dasarnya adalah “menangis dan tertawa” bersama rakyat.

“Mari terus bergandengan tangan. Semangat Gotong Royong dan Solidaritas Kemanusiaan sangat penting sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa,” tandas Hasto.***/ebn

Korban Meninggal Terus Bertambah, Kini 222 Orang

Kepala Pusat Data Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho–twitter sutopo

Jumlah korban tewas tsunami di Selat Sunda kembali dilaporkan bertambah. Saat ini dilaporkan korban tewas diketahui menjadi 222 orang.

“Jumlah korban dan kerusakan akibat tsunami yang menerjang wilayah pantai di Selat Sunda terus bertambah. Data

sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB hingga Minggu 23/12/2018 pukul 16.00 WIB tercatat 222 orang meninggal dunia, 843 orang luka-luka dan 28 orang hilang,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho  Minggu (23/12/2018).

Sutopo menjelaskan, update terbaru sebanyak 556 unit rumah rusak, 9 unit hotel rusak berat, 60 warung kuliner rusak, 350 kapal dan perahu rusak. ***/detikcom

Update Tsunami Selat Sunda: 168 Meninggal 745 Luka-luka

Kepala Pusat Data Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho–twitter sutopo

Jumlah korban terus bertambah.Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyebutkan sebanyak 168 orang meninggal dunia karena tsunami di Selat Sunda. “Update dampak tsunami di Selat Sunda per 23/12/2018 pukul 13.00 WIB: 168 orang meninggal dunia, 745 orang luka-luka, 30 orang hilang, 556 rumah rusak dan kerusakan fisik lainnya. Penanganan terus dilakukan. Evakuasi korban masih berlangsung,” demikian disampaikan Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Minggu (23/12).

Evakuasi korban tsunami Selat Sunda–twitter sutopo

Lebih rinci disampaikannya, sebanyak 9 hotel rusak berat, 60 warung rusak, 350 perahu kapal rusak, juga puluhan kendaraan baik itu roda empat maupun roda dua.

Data ini masih bersifat sementara, mengingat belum semua daerah terdampak bencana seperti di Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang dan Lampung Selatan terdata dengan baik. ***/ebn

KH Ma’ruf Amin Ucapkan Belasungkawa kepada Keluarga Korban Tsunami Banten dan Lampung

Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin menyampaikan rasa dukacita dan belasungkawa bagi korban tsunami di pesisir Banten dan Lampung pada Sabtu (22/12) malam. Melalui sebuah pernyataannya, Ulama yang menjadi pendamping Joko Widodo di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 itu mengharapkan keluarga korban senantiasa tabah.

“Atas bencana trusnami yang menimpa daerah Banten khususnya Anyer, Serang, Pandeglang, dan Lampung, kami mengucapkan sangat prihatin. Saya mendoakan, semoga musibah yang menimpa ini membuat masyarakat Banten dan Lampung tidak berputus asa, tapi tetap sabar dan penuh harapan,” ujar Kiai Ma’ruf, dalam pernyataannya, Minggu (23/12).

Kiai Ma’ruf mengaku sangat bersedih dengan musibah yang melanda masyarakat Banten. Ulama kelahiran 11 Maret 1943 itu memang memiliki ikatan emosional dan jalur silsilah di Banten. Secara silsilah, Kiai Ma’ruf adalah cicit Syekh Nawawi Al Bantani yang kondang sebagai imam Masjidilharam. Sehingga, Kiai Ma’ruf punya ikatan kuat secara emosional dengan Banten.

Kiai Ma’ruf juga mengucapkan terima kasih kepada Aksi Santri Tanggap Bencana (Astana), yang sudah turun di Anyer untuk membantu korban tsunami di sana. Sekaligus Kiai Ma’ruf menyerukan agar masyarakat bergotong royong dan mengutamakan solidaritas, dengan segera memberi bantuan kepada para korban maupun pengungsi akibat bencana itu.

“Kita harapkan kepada masyarakat. Mari kita bantu saudara kira yang terkena musibah bencana tsunami di Anyer, Serang, Pandeglang dan Lampung,” pintanya.

Sebelumnya tsunami melanda wilayah pesisir Banten dan Lampung pada Minggu (22/12) malam sekitar pukul 21.30. Peristiwa itu telah mengakibatkan setidaknya 60 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya terluka atau hilang.***

BNPB: Tsunami di Pantai Pandeglang 20 Orang Tewas

foto twitter sutopo

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui informasi soal korban tsunami di Anyer, Banten. Korban tewas bertambah jadi 20 orang.

“Data sementara dampak tsunami di Pantai di Kab Pandeglang, Serang dan Lampung Selatan hingga 23/12/2018 pukul 04.30 WIB: tercatat 20 orang meninggal dunia, 165 orang luka-luka, 2 orang hilang dan puluhan bangunan rusak. Data korban kemungkinan masih akan terus bertambah,” ungkap Kepala Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo  Purwo Nugroho dalam rilisnya, Minggu (23/12).

Sutopo juga menyebut, kemungkinan penyebab tsunami di di Pandeglang dan Lampung Selatan adalah n kombinasi dari longsor bawah laut akibat pengaruh erupsi Gunung Anak Krakatau dan gelombang pasang saat purnama. BMKG masih meneliti lebih jauh untuk memastikan penyebab tsunami.***/ebn

Penyelundupan Burung Merajalela, BKP Lampung Waspada

Balai Karantina Pertanian Lampung berhasil menyita 685 burung yang hendak diselundupkan–foto istimewa

Balai Karantina Pertanian (BKP) Lampung berhasil menyita 685 burung yang tidak dilengkapi dokumen yang dipersyaratkan, dari sebuah bus di Pelabuhan Penyeberangan Bakaheuni, Lampung, Sumatera. Ratusan  burung ini rencananya akan dikirim ke Jakarta dari Bandar Lampung. Burung burung tersebut di antaranya jenis pleci, ciblek, prenjak, cucak keling, srigunting dan poksay medan.

Ratusan satwa unggas liar  tersebut setelah dilakukan pengujian bebas penyakit flu burung oleh Balai Karantina Lampung, selanjutnya diserah terimakan kepada KSDA Lampung untuk dilepas liarkan di Taman Hutan Raya ( Tahura ) Pesawaran Lampung,  keesokan harinya bersama BKSDA, pihak Tahura dan FLIGHT: Protecting Indonesia’s Birds.  Demikian rilis yang diterima redaksi.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Balai Karantina Pertanian kelas I Lampung A.A Oka Mantara mengatakan bahwa ini adalah kedua kalinya dalam bulan ini pihaknya berhasil menggagalkan penyelundupan burung dari Bandar Lampung ke Jawa di pelabuhan Bakaheuni. Sebelumnya pada 10 Desember pihaknya berhasil menggagalkan penyelundupan 3175 burung melalui dua mobil pribadi di Pelabuhan Bakaheuni.

Oka memastikan bahwa meskipun hari libur Natal dan Tahun Baru 2019 pihaknya akan tetap mengawasi dengan ketat peredaran satwa dan tumbuhan yang akan dilalulintaskan melalui Pelabuhan Bakaheuni.

Oka mengimbau agar semua pihak yang ingin melalu lintaskan hewan atau tumbuhan dari satu daerah ke daerah lain harus memiliki dokumen yang diperlukan.

“Upaya penyitaan dan pelepasliaran burung ini merupakan komitmen kami dalam upaya perlindungan dan penyelamatan keanekaragaman hayati kita,” katanya.

Sementara itu Direktur Eksekutif FLIGHT: Protecting Indonesia’s Birds Marison Guciano mengatakan bahwa Pelabuhan Bakaheuni menjadi jalur utama penyelundupan burung dari Sumatera ke Jawa.

Menurutnya Jawa adalah pasar yang sangat besar bagi perdagangan burung yang terus meminta pasokan burung liar dari daerah lain, terutama Sumatera.

“Burung burung ini diselundupkan melalui bus, mobil pribadi, truk dan mobil box,” katanya.

Menurut Marison, dengan masifnya upaya penyelundupan burung yang berhasil digagalkan balai karantina lampung menunjukan bahwa burung liar asal Sumatera mendapatkan tekanan hebat untuk memasok pasar pasar burung di Jawa.

Ia pun memuji keberhasilan Balai Karantina Pertanian Lampung yang berhasil menggagalkan ratusan burung yang akan diselundupkan dari Lampung ke Jakarta ini.***/ebn