Raffi Buat Film Arwah Tumbal Nyai, Permintaan Almarhum Julia Perez

Raffi Ahmad bertindak sebagai produser film Arwah Tumbal Nyai, Part Nyai. Part Nyai ini merupakan trilogi film sebelumnnya berjudul Arwah yang tayang pada 27 September 2018.

Film itu dibuat, menurut Raffi Ahmad, untuk memenuhi permintaan almarhumah Julia Perez alias Jupe.

“Triologi mereka menyambung almarhumah Julia Perez, waktu itu Jupe minta buatin film bareng Gotik dan Ayu. Ya sudah, kita bikin,” ujar Raffi Ahmad, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2018).

Namun, hingga Jupe meninggal dunia akibat sakit kanker serviks yang dideritanya, suami Nagita Slavina ini belum sempat membuatkan film.

“Terus sampa Jupe meninggal aku lihat Dewi Perssik dejavu. Terus Depe, Ayu Ting Ting, dan Zaskia Gotik, bisalah buat main film yang dimaui almarhumah Jupe,” Raffi Ahmad.

Film Arwah Tumbal Nyai, Part Nyai ini akan tayang di bioskop pada 29 November 2018. (pik)

 

Miss Indonesia Alya Nurshabrina Siap Bawa Pulang Gelar Miss World 2018


Miss Indonesia Alya Nurshabrina bersama pihak RCTI, Yayasan Miss Indonesia dan desainer fashion pendukung Miss Indonesia menuju “Miss World 2018” usai gelaran konferensi pers–foto istimewa

Miss Indonesia, Alya Nurshabrina diberangkatkan ke Sanya, Provinsi Hainan, Tiongkok pada 10 November mendatang buat mengikuti kontes Miss World 2018 yang diikuti oleh sebanyak 120 peserta terpilih dari berbagai negara seluruh jagat raya ini.

“Tentu targetnya ya menang, dan Alya harus kuat mental di kontes ratu dunia yang bukan sekadar menilai kecantikan semata tetapi juga membawa moral support terhadap lingkungan alam semesta dan sikap sosial kemasyarakatannya,” dijelaskan Chairwoman of Miss Indonesia Organization, Liliana Tanoesoedibjo.

Diharapkan oleh Liliana, (Miss Indonesia 2018) Alya mampu dalam tugasnya mewakili wanita Indonesia dengan membawa kharisma perempuan berbangsa Indonesia yang terpelajar, bertalenta, berintegritas, berdaya juang, berkarakter sosial dan cinta negeri Nusantara.

Bekal persiapan yang matang menuju kontes bergengsi Miss World 2018 bahkan telah dilalui Alya dengan empat agenda sosial kemasyarakatan bersama Yayasan Odesa Indonesia, MNC Peduli – Yayasan Jalinan Kasih, dan Yayasan Miss Indonesia didalam program Beauty With a Purpose di kawasan desa kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Hanya berjarak 40 menit saja dari pusat kota Bandung tetapi masih jadi kawasan tertinggal pada tingkat pendapatan penghasilan nafkah hidup per hari, kesulitan penyediaan air bersih, dan minim banget pemberdayaan sarana fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus).

Melalui program Beauty With a Purpose di pedesaan, Alya ikut turun tangan membantu dan mengajak warga masyarakat untuk mampu menghidupkan potensi kedaerahan dengan membangun kesadaran gotong royong membangun prasarana MCK, menghubungkan aliran sumber ait bersih langsung ke perumahan publik setempat, menciptakan area pekarangan tempat tinggal warga sebagai lahan pertanian, dan menjadikan kawasan kecamatan Cimenyan senagai destinasi kampung wisata.

Guna menguatkan individu keterampilan dan kecermelangan karakter keratuannya, Alya juga dibekali sesi pengembangan bakat seni dan entertainment di Star Harvest Academy termasuk didalamnya memotivasi talenta modelling, menguasai kemampuan public speaking, stage act  dan olah vokal yang segalanya itu terkait dengan penilaian para juri Miss World 2018.

Mengenai penampilan Alya dengan rancangan busananya di sesi pesta pembukaan kontes Miss World 2018 dan Talent Show serta Final Night & Coronation, peraih gelar Wajah Femina empat tahun lalu itu bakal mengenakan karya desain busana dari WU5 Fashion Atelier By Wiki Wu & Nancy Wu, didukung Langkah Shoes By Lina Lee.

Berikutnya, pada gelaran sesi Charity dan National Costume maka rancangan busana yang dikenakan Alya menggunakan kostum karya desainer Jacobs Adhitya.

Untuk sesi World Fashion Designer Award, ada perancang busana Monica Ivena yang mempercantik performa Alya Nurshabrina; dan di bagian acara Dance of The World, Alya bakal menggunakan rancangan pakaian adat dari Ayodya Pala, serta aksesori perhiasan emas dari UBSLifestyle. (john js)

Irwan Mussry Bahagia, Ketiga Anak Maia Wellcome Banget

Irwan Mussry bersama dengan ketiga anak Mia Estianty dari pernikahan sebelumnya dengan Ahmad Dhani: Abdul Qodir Jaelani, Ahmad Al Ghazali, Ahmad El Jallaludin Rumi, Safeea Ahmad. (IG)

KETIGA putra Maia Estianty –Abdul Qodir Jaelani, Ahmad Al Ghazali, Ahmad El Jallaludin Rumi, Safeea Ahmad– ikut berbahagia, ketika Bunda mereka memutuskan untuk menikah dengan Irwan Mussry.

Dul, Al dan El, begitu ketiganya akrab disapa, merasakan betul kebahagiaan Maia, setelah menemukan pasangan hidupnya yang selepas sekian lama berpisah dengan ayah mereka, musisi Ahmad Dhani.

Mereka juga tidak canggung menyambut kehadiran Musssry, sebagai anggota baru keluarga mereka. Tidak mengherankan, kalau Mussry pun mengungkapkan kebahagiaannya.

Seperti ditulis sebelumnya, Irwan Mussry dan Maia Estianty pada Senin (29/10/2018) lalu di Tokyo, Jepang. Mereka melangsungkan akad nikah di  Masjid Tokyo Camii. Hanya keluarga dan kerabat dekat kedua mempelai yang menghadiri acara tersebut.

Meski pernah melaksanakan akad nikah dengan  Dhani, dalam pelaksanaan pernikahan kali keduanya ini, Maia juga tak bisa menahan harunya. Bahkan, ayah Maia pun ikut menangis saat membacakan ijab kabul.***

‘Bunga Penutup Abad’ Pentas Ulang

Pementasan teater Bunga Penutup Abad bakal kembali digelar pada pertengahan November mendatang. Sejumlah bintang terkenal seperti Reza Rahadian, Lukman Sardi, serta Chelsea Islan bakal kembali mengulangi peran mereka di pertunjukkan yang dialihwahanakan dari buku ‘Bumi Manusia dan Anak Semua Bangsa’ karya Pramoedya Ananta Toer.

Sebelumnya, pementasan yang diinisiasi oleh Titimangsa Foundation itu telah digelar pada Agustus 2016 di Jakarta dan Maret 2017 di Bandung.

Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renitasari Adrian mengungkapkan bahwa di balik diadakannya pementasan yang ketiga ini karena guyonan Reza saat datang ke pameran ‘Namaku Pram: Catatan dan Arsip’ April silam. Menurutnya, kala itu Reza merasa masih banyak masyarakat yang belum mengetahui siapa sosok Pramoedya Ananta Toer.

“Ini Reza yang minta. Kami menyelenggarakan pameran kan. Di sana ternyata pengunjung banyak yang enggak tahu Pram dan terkaget-kaget melihat karya Pram. Mereka juga enggak tahu sudah ada teaternya juga,” katanya dalam jumpa pers yang dilangsungkan di Galeri Indonesia Kaya (GIK), Jakarta , Rabu (31/10).

Atas permintaan itu, ia lantas membicarakan hal tersebut bersama sang produser Happy Salma dan sutradara Wawan Sofwan. Menurutnya, guyonan Reza itu langsung mendapat lampu hijau dari Happy.

“Iya, Reza bilang ‘bikin pementasan lagi dong’. Tapi apakah masih ada yang mau menonton? Akhirnya kami pikir dan memulai lagi pementasan ini,” kata Happy, membenarkan ucapan Renita.

Sedikit berbeda dari pementasan sebelumnya, teater Bunga Penutup Abad ini akan diwarnai wajah baru. Aktris Marsha Timothy bakal menggantikan posisi Happy Salma sebagai Nyai Ontosoroh.

“Saya sangat antusias dan senang, dalam pertunjukan kali ini, terdapat pergantian pemain yang saya rasa akan memberikan kesegaran, bahwa sebuah peran bukan hanya milik atau diidentikan pada seorang aktor saja. Mereka bebas diinterpretasikan, diolah, dan dimainkan oleh setiap aktor dalam gaya pemeranan yang berbeda,” kata Happy. 

Pementasan teater Bunga Penutup Abad bakal kembali digelar pada pertengahan November mendatang. Sejumlah bintang terkenal seperti Reza Rahadian, Lukman Sardi, serta Chelsea Islan bakal kembali mengulangi peran mereka di pertunjukkan yang dialihwahanakan dari buku ‘Bumi Manusia dan Anak Semua Bangsa’ karya Pramoedya Ananta Toer.

Sebelumnya, pementasan yang diinisiasi oleh Titimangsa Foundation itu telah digelar pada Agustus 2016 di Jakarta dan Maret 2017 di Bandung.

Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renitasari Adrian mengungkapkan bahwa di balik diadakannya pementasan yang ketiga ini karena guyonan Reza saat datang ke pameran ‘Namaku Pram: Catatan dan Arsip’ April silam. Menurutnya, kala itu Reza merasa masih banyak masyarakat yang belum mengetahui siapa sosok Pramoedya Ananta Toer.

“Ini Reza yang minta. Kami menyelenggarakan pameran kan. Di sana ternyata pengunjung banyak yang enggak tahu Pram dan terkaget-kaget melihat karya Pram. Mereka juga enggak tahu sudah ada teaternya juga,” katanya dalam jumpa pers yang dilangsungkan di Galeri Indonesia Kaya (GIK), Jakarta , Rabu (31/10).

Atas permintaan itu, ia lantas membicarakan hal tersebut bersama sang produser Happy Salma dan sutradara Wawan Sofwan. Menurutnya, guyonan Reza itu langsung mendapat lampu hijau dari Happy.

“Iya, Reza bilang ‘bikin pementasan lagi dong’. Tapi apakah masih ada yang mau menonton? Akhirnya kami pikir dan memulai lagi pementasan ini,” kata Happy, membenarkan ucapan Renita.

Sedikit berbeda dari pementasan sebelumnya, teater Bunga Penutup Abad ini akan diwarnai wajah baru. Aktris Marsha Timothy bakal menggantikan posisi Happy Salma sebagai Nyai Ontosoroh.

“Saya sangat antusias dan senang, dalam pertunjukan kali ini, terdapat pergantian pemain yang saya rasa akan memberikan kesegaran, bahwa sebuah peran bukan hanya milik atau diidentikan pada seorang aktor saja. Mereka bebas diinterpretasikan, diolah, dan dimainkan oleh setiap aktor dalam gaya pemeranan yang berbeda,” kata Happy. 

Bunga Penutup Abad berkisah mengenai kehidupan Nyai Ontosoroh dan Minke setelah kepergian Annelies ke Belanda. Nyai Ontosoroh yang khawatir mengenai keberadaan Annelies, mengutus seorang pegawainya untuk menemani kemana pun Annelies pergi, bernama Robert Jan Dapperste atau Panji Darman.

Kehidupan Annelies sejak berangkat dari pelabuhan Surabaya dikabarkan oleh Panji Darman melalui surat-suratnya yang dikirimkan pada Minke dan Nyai Ontosoroh. Surat-surat itu bercap pos dari berbagai kota tempat singgahnya kapal yang ditumpangi Annelies dan Paniji Darman. selalu membacakan surat-surat pada Nyai Ontosoroh.

Surat demi surat membuka sebuah pintu nostalgia antara mereka bertiga, seperti ketika pertama kali Minke berkenalan dengan Annelies dan Nyai Ontosoroh, bagaimana Nyai Ontosoroh digugat oleh anak tirinya sampai akhirnya Annelies harus dibawa pergi Belanda berdasarkan keputusan pengadilan putih Hindia Belanda.

Cerita berakhir beberapa saat ketika Minke mendapatkan kabar bahwa Annelies meninggal di Belanda. Minke yang dilanda kesedihan kemudian meminta izin pada Nyai Ontosoroh untuk pergi ke Batavia melanjutkan sekolah menjadi dokter. Ke Batavia, Minke membawa serta lukisan potret Annelies yang dilukis oleh sahabatnya Jean Marais. Minke memberi nama lukisan itu, Bunga Penutup Abad.

Teater Bunga Penutup Abad akan diadakan pada 17 dan 18 November 2018 di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. (pik)

 

Bohemian Rhapsody: 10 Fakta Mengejutkan Freddie Mercury

Band legendaris Queen diangkat di layar lebar, film Bohemian Rhapsody dibintangi oleh Rami Malek, yang memerankan Freddie Mercurry. Film ini akan segera rilis. Dalam film ini akan terungkap beberapa hal yang selama ini tidak diketahui para fans Queen.

Diantaranya, ada 10 hal unik mengenai Freddie Mercurry diungkap dalam film ini:

  1. Dia dilahirkan dengan nama Farrokh Bulsara dan masa kecilnya dihabiskan di Tanzania dan India, yang saat itu masih dijajah Inggris. Keluarganya beragama Zoroastrianism.

 

  1. Dia sangat menyukai kucing dan memelihara 10 kucing. Dia mendedikaskan album solonya ‘Mr Bad Guy’ untuk kucingnya. Dia mengatakan, “Album ini didedikasikan untuk kucingku, Jerry. Juga Tom, Oscar, dan Tiffani dan kepada semua pencinta kucing di dunia. Masa bodo untuk orang lain!”

 

  1. Dia punya nama panggilan khusus untuk teman-temannya dan juga rekan satu band-nya dan semuanya nama perempuan. Dia menyebut Elton John dengan nama ‘Sharon’, Rod Stewart dinamainya ‘Phylis’ dan gitaris Queen, Brian May, dipanggil ‘Maggie’. Dia juga punya julukan untuk dirinya sendiri, ‘Melina’. Namun dia tidak memberikan julukan perempuan kepada gitaris Queen, John Deacon, karena menurutnya, dia terlalu jantan.

 

  1. Band Sex Pistol naik daun gara-gara Freddie harus ke dokter gigi. Dia terpaksa membatalkan kemunculan Queen di acara televisi, ‘Tonight With Bill Grundy’ yang rencananya akan membicarakan album terbaru mereka, ‘A Day At The Races’. Pembatalan terpaksa dilakukan karena Freddie sakit gigi, yang pertama sejak 15 tahun terakhir. Dan kita semua tahu, Sex Pistol ‘meledak’.

 

  1. Karena Ilama, piaraan Michael Jackson, kolaborasi kedua super star ini gagal. Tahun 1983 lalu, Freddie diundang ke rumah, sekaligus studio, Micahel Jackson di Kalifornia. Rencananya, mereka akan melantunkan beberapa lagu dan merekamnya. Tapi sang Raja Pop memaksa membawa Ilama ke studio. Binatang ini membuat Freddie marah dan dia memutuskan tidak jadi bernyanyi bersama. Dia menelpon manajernya dan mengatakan, “Michael membawa piaraannya, Ilama, masuk studio. Cukup sudah, saya mau keluar.”

 

  1. Dia membuat ciri khasnya, berupa mic dengan pegangan panjang, secara tidak sengaja. Pada masa-masa awal Queen, ditengah pertunjukan, mic Freddie patah ditengah. Dia tidak menggantinya, tapi terus menggunakan mic yang tiangnya patah itu. Sejak itu, dia sering menggunakan gaya ini.

 

  1. Dia punya gigi lebih banyak dari normal. Dia punya empat gigi lebih di bagian belakang geraham akibatnya gigi bagian depan terdorong maju. Dia selalu menolak untuk memperbaiki giginya karena kuatir akan mempengaruhi suaranya.

 

  1. Sebenarnya, Freddie Mercury adalah orang yang sangat pemalu. Dia mengatakan, “Saya seorang ekstrovert tapi di dalam, saya orang yang sangat berbeda. Drumer Queen, Roger Taylor, pernah berkata, “Tidak seorangpun mengerti Freddie.”

 

  1. Dia pernah membantu David Bowie. Pada bulan April 1969, seorang penulis lagu tak dikenal, David Bowie, memainkan beberapa lagu di kantin Ealing Art School. Freddie membantu membawa amplifier dan ikut mendirikan panggung dari meja-meja kantin. Dia sendiri tidak pernah membicarakan pertemuan pertamanya dengan David Bowie, bahkan ketika dia sempat berkolaborasi dengan Bowie bertahun-tahun kemudian.

 

  1. Hanya satu orang yang tahu dimana Freddie dikuburkan. Mantan kekasihnya, Mary Austin tidak pernah mengungkapkan kuburannya. Freddie mengatakan, “Saya tahu pasti dimana saya ingin dikuburkan tapi saya tidak mau seorangpun tahu. Saya tidak mau ada orang yang menggali kuburan. Saya ingin istirahat dengan tenang.” Sampai hari ini, kuburan pentolan Queen ini tetap masih misteri.

 

Sumber informasi: koimoi.com

‘The Returning’ – Siapakah Makhluk Kelelawar?

Natalie (Laura Basuki) dan Colin (Ario Bayu) adalah cerminan pasangan yang ideal. Keduanya mampu menciptakan keluarga kecil yang bahagia dengan kehadiran putra-putri mereka Dom (Muzakki Ramdhan) dan Maggie (Tissa Biani).

Namun, semuanya berganti menjadi duka ketika Colin yang sedang melakukan pendakian tidak pernah kembali kembali ke rumah. Natalie dan anak-anak mereka merasakan depresi.

Ada duka yang terasa dalam pada keluarga ini. Sampai pada suatu waktu, Colin kembali secara mengejutkan. Perawakannya masih seperti biasa. Tinggi besar dan masih terlihat tampan, setidaknya itulah yang ada di pikiran Natalie mengenang suaminya yang kembali.

Namun, Natalie tidak menyadari satu hal. Ada banyak hal aneh yang terjadi menyertai kembalinya Colin bersama keluarganya. Salah satunya adalah sosok misterius yang justru bersembunyi dibalik jasad Colin.

Terlihat normal memang, namun, ada hal-hal mengejutkan yang mengancam keluarga Natalie bersama putra dan putrinya. Pertanyaannya, apakah sosok yang kembali ke rumah ini adalah Colin atau imajinasi semu yang bersembunyi dan menghancurkan kehidupan Natalie dan anak-anaknya.

Hal yang menarik dari film ini adalah kemunculan sosok seram yang tampil. Namun, bukan jenis hantu seperti yang biasa kamu temukan di film horor lainnya. Sang sutradara Witra Asliga menjadi salah satu pencetus karakter ini.

Terinspirasi dari sutradara Guilermo del Toro mengungkapkan bahwa sosok misterius nan mengerikan ini akan lebih mengarah kepada bentuk kelelawar. (pik)

Film Horor ‘7 Bidadari’ Syuting di Tempat Terangker di Australia

Apa jadinya jika syuting sebuah film dilakukan di salah satu tempat terangker di Australia? Bahkan hingga kini masih ada Ghost Tour untuk melihat/merasakan keberadaan hantu di tempat tersebut. Hal tersebut merupakan salah satu bagian terpenting dari film Tujuh Bidadari yang disutradarai oleh Muhammad Yusuf, yang makin memantapkan kariernya di ranah horor seorang sutradara sekaligus penulis yang terkenal dengan sejumlah film bergenre horor seperti Tebus, Kemasukan Setan, Angker, Misterius dan juga The Curse.

Film yang diproduksi Triple A Films dan bekerja sama dengan State Government of Victoria, Australia ini mengambil lokasi syuting di beberapa kota di negara bagian Victoria Seperti: Melbourne, Ararat dan Ballarat dengan menitik beratkan lokasi syuting di Aradale Lunatic Asylum Centre. Bekas rumah sakit jiwa yang telah berdiri lebih dari 100 tahun dan beroperasi terakhir di tahun 1998, menyimpan banyak misteri dan kesedihan dalam sejarah kelam di dalamnya. Hingga kini, tempat itu sangat terkenal sebagai salah satu tempat terseram di Australia.

Film bergenre horor ini dibintangi sederet pemain seperti Dara Warganegara, Lia Waode, Brigitta Cynthia atau yang lebih dikenal sebagai Gigi “Cherrybelle”, dan pemain pendatang baru seperti Camelia Putri yang terkenal sebagai penyanyi dangdut, Salini Rengganis yang merupakan seorang surfer wanita asli Indonesia yang sangat terkenal di mancanegara dan film Tujuh Bidadari merupakan film pertama yang dibintanginya, juga Gabriella Desta dan Ade Ayu Agustin. 

Film Tujuh Bidadari akan memberikan pengalaman baru sekaligus menegangkan kepada penontonnya. Menurut Resika Tikoalu, selaku produser, film Tujuh Bidadari akan menjadi sebuah film horor yang cukup menyeramkan dan membuat bulu kuduk berdiri, namun cukup indah untuk dinikmati.

Sekarang yang menjadi pertanyaan apakah film Tujuh Bidadari akan sama atau mengadopsi kisah dongeng legenda Tujuh Bidadari dan Jaka Tarub? Muhammad Yusuf, selaku sutradara hanya memberi sedikit bocoran akan hal ini, jika film Tujuh Bidadari sebuah film penuh dengan kejutan dari segi cerita, penggambaran dan juga aroma horor nya. Seperti juga angka TUJUH, dimana tersimpan banyak makna dahsyat di dalamnya. Selain sebagai sutradara, dia juga bertindak sebagai penulis yang bekerjasama dengan King Javed, Resika Tikoalu dan juga Konfir Kabo, yang bertindak sebagai executive producer. (Pik)

Apa jadinya jika syuting sebuah film dilakukan di salah satu tempat terangker di Australia? Bahkan hingga kini masih ada Ghost Tour untuk melihat/merasakan keberadaan hantu di tempat tersebut. Hal tersebut merupakan salah satu bagian terpenting dari film Tujuh Bidadari yang disutradarai oleh Muhammad Yusuf, yang makin memantapkan kariernya di ranah horor seorang sutradara sekaligus penulis yang terkenal dengan sejumlah film bergenre horor seperti Tebus, Kemasukan Setan, Angker, Misterius dan juga The Curse.

Film yang diproduksi Triple A Films dan bekerja sama dengan State Government of Victoria, Australia ini mengambil lokasi syuting di beberapa kota di negara bagian Victoria Seperti: Melbourne, Ararat dan Ballarat dengan menitik beratkan lokasi syuting di Aradale Lunatic Asylum Centre. Bekas rumah sakit jiwa yang telah berdiri lebih dari 100 tahun dan beroperasi terakhir di tahun 1998, menyimpan banyak misteri dan kesedihan dalam sejarah kelam di dalamnya. Hingga kini, tempat itu sangat terkenal sebagai salah satu tempat terseram di Australia.

Film bergenre horor ini dibintangi sederet pemain seperti Dara Warganegara, Lia Waode, Brigitta Cynthia atau yang lebih dikenal sebagai Gigi “Cherrybelle”, dan pemain pendatang baru seperti Camelia Putri yang terkenal sebagai penyanyi dangdut, Salini Rengganis yang merupakan seorang surfer wanita asli Indonesia yang sangat terkenal di mancanegara dan film Tujuh Bidadari merupakan film pertama yang dibintanginya, juga Gabriella Desta dan Ade Ayu Agustin.

Film Tujuh Bidadari akan memberikan pengalaman baru sekaligus menegangkan kepada penontonnya. Menurut Resika Tikoalu, selaku produser, film Tujuh Bidadari akan menjadi sebuah film horor yang cukup menyeramkan dan membuat bulu kuduk berdiri, namun cukup indah untuk dinikmati.

Sekarang yang menjadi pertanyaan apakah film Tujuh Bidadari akan sama atau mengadopsi kisah dongeng legenda Tujuh Bidadari dan Jaka Tarub? Muhammad Yusuf, selaku sutradara hanya memberi sedikit bocoran akan hal ini, jika film Tujuh Bidadari sebuah film penuh dengan kejutan dari segi cerita, penggambaran dan juga aroma horor nya. Seperti juga angka TUJUH, dimana tersimpan banyak makna dahsyat di dalamnya. Selain sebagai sutradara, dia juga bertindak sebagai penulis yang bekerjasama dengan King Javed, Resika Tikoalu dan juga Konfir Kabo, yang bertindak sebagai executive producer. (pik)

Menikah di Tokyo, Maia Estianty Bilang “Alhamdulillah Ya Allah…,”

 

SETELAH cukup lama menjanda, Maia Estianty akhirnya menemukan pasangan hidupnya. Dia mengungkapkan rasa bersyukurnya melalui akun instagramnya.

Rasa bersukurnya itu diungkapkan lewat tiga postingan foto/gambar di akun IG-nya @maiaestiantyreal. Di twitter, tagas Maia sampai tengah hari menduduki posisi ketiga. Dan sore ini, hingga pukul 15.50 WIB, gantian tagar Irwan Mussry, lelaki pilihan Maia untuk menjadi teman hidupnya setelah bercerai dengan Ahmad Dhani, yang menjadi trending topic. Sama seperti Maia, ia pun ada di posisi ketiga tranding topic twitter di Indonesia.

Mia menikah di Jepang. “Aku ingin bahagia seperti hari ini, selamanya,” tulis Maia. Perpisahannya dengan Dhani, telah membawa luka di kalbunya. Itu pasti. Yang ‘nyesek’, karena Dhani kecantol dengan sahabat Maia dalam berkarir musik. Mulan Jameela!

Irwan Mussry dan Maia

Tapi sudahlah, mungkin Maia sudah melupakan mereka: Dhani dan Mulan! Jadi, ia pun siap mengarungi bahtera rumah tangga yang baru bersama Irwan Mussry.

https://www.instagram.com/p/Bpf_6fElk_s/?taken-by=maiaestiantyreal

Kepastian pernikahan Maia Estianty dengan Mussry  disampaikan sahabat Maia Estianty, Teuku Zacky. Menurut aktor  yang juga  presenter itu,  Maia  dan  Mussry sudah akad nikah. Dia pun mengucapkan selamat untuk pasangan tersebut melalui akun IG-nya.

“Alhamdulillah selamat dan ikut bahagia banget. Telah dipersatukan dengan SAH dua orang yang aku kenal. Bunda @maiaestianty dan @irwanmussry saling melengkapi, saling bahagia lahir batin,” tulis Teuku Zacky, Senin (29/10).

 

https://www.instagram.com/p/BpgGBnaF1Po/?taken-by=teukuzacky

 

Teuku Zacky juga berdoa untuk Maia Estianty dan Irwan Mussry. Harapannya, mantan istri Ahmad Dhani itu tidak berubah ke depannya bersama Geng Tempe. “Tetap menjadi bunda kita di geng tempe yang kita kenal ya. Enggak berubah ya,” tambah Teuku Zacky.

Maia  dan  Mussry kabarnya melaksanakan akad nikah di salah satu masjid Tokyo pada hari ini, Senin (29/10), yang dihadiri oleh keluarga dan kerabat terdekat kedua mempelai.***

Amanda Manopo Jalani Upacara Ritual untuk Syuting Film ‘Leak’ di Bali

Artis muda Amanda Manopo kembali mengambil peran di film horor, ia akan memerankan sosok dokter berusia 27 tahun bernama Agni. Film yang diproduksi oleh Applecross Production juga menjadikan kekasihnya, Christ Laurent sebagai lawan mainnya.
Film berjudul ‘Leak, Kajang Kliwon’ akan mengambil lokasi syuting di Pulau Dewata, Bali selama hampir 3 minggu. Sebelum melakukan proses syuting, dara 19 tahun mengatakan bahwa nantinya akan melakukan beberapa ritual khusus disana demi kelancaran.
“Sebelum syuting kita emang ada ritual-ritual yang harus aku lakuin karena emang adatnya dan sebagai tanda permisi kita ingin kerja disini segala macem. Dan ada beberapa tempat yang kalau misalkan aku ada halangan, aku nggak boleh syuting disana, mungkin nanti cari tempat yang lain. Emang dijaga ketat sih, di lokasi syuting pun nanti bakalan ada yg jagain sih,” ucapnya saat ditemui di Sahid City, Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (25/10).
Selain melakukan ritual, ia juga tengah belajar logat Bali lantaran dalam penggarapan film dirinya berperan sebagai wanita Bali. Sementara kekasihnya, Christ yang berperan sebagai Niko, tunangannya merasa lebih santai karena tidak diberatkan untuk menggunakan logat Bali.
Meski begitu, pria 25 tahun itu mengaku tengah beradaptasi untuk menyukai peran yang akan dimainkannya yakni fotografer pariwisata.
“Saya jadi Niko sebagai tunangannya dia (Amanda). Dia kan dokter, kalau saya fotografer. Sementara gue tidak hobby foto-foto yang pemandangan jadi harus belajar menyukai,” kata Christ.
Selain Amanda Manopo dan Christ Laurent, beberapa selebritis lain juga ikut terlibat dalam penggarapan film yang disutradari oleh Bambang Drias yakni Indah Kalalo hingga Muthia Datau. (pik)

Laudya Cynthia Bella Bintangi Film ‘Ambu’

Laudya Cynthia Bella

Setelah terakhir kali bermain dalam film Surga Yang Tak Dirindukan 2 pada 2016 lalu. Aktris Laudya Cynthia Bella kini siap kembali dalam film terbarunya bertajuk Ambu. Film pertama yang diproduksi oleh Skytree Pictures ini disutradarai oleh Farid Darmawan. Kata “Ambu” merupakan panggilan untuk ibu dalam bahasa Sunda.

Film Ambu berfokus pada kisah antara ibu dan anak. Ibu adalah sosok yang pertama kali bersentuhan dengan kita bahkan sejak kita masih di kandungannya. Ibu merupakan semesta pertama kita. Itulah premis yang akan disajikan dalam film Ambu ini

Ambu mengisahkan Ambu Misnah (Widyawati) yang ditinggalkan oleh anak perempuan satu-satunya, Fatma (Laudya Cynthia Bella), pergi dari rumah mereka di Baduy, demi cintanya pada pemuda Jakarta yaitu Nico (Baim Wong). Fatma kemudian memiliki anak, Nona (Lutesha). Hingga suatu hari, Fatma membawa Nona pulang ke Baduy untuk bertemu Ambu Misnah, semesta pertama Fatma.

 
Dalam cuplikan teaser Ambu yang baru dirilis Skytree Pictures, terlihat ketegangan antara seorang ibu terhadap anaknya dan konflik batin dalam menghadapi masalah yang terjadi antar generasi. Karena baik karakter Ambu ataupun Fatma sama-sama digambarkan keras dalam film Ambu ini. Namun, khusus karakter yang diperankan Bella lebih ditekankan ke segi karakter yang berprinsip kuat.
 
“Karakter Fatma itu digambarkannya orang yang mampu untuk ambil keputusan sendiri. Prinsipnya kuat dan memiliki ego yang tinggi,”ungkap Bella dalam acara konferensi pers Ambu pada Kamis (25/10).
 
Untuk ide ceritanya sendiri, sang penulis skenario, Titien Wattimera, mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya sudah lama memiliki ide cerita ibu dan anak. Hanya saja baru bisa dieksplor lebih dalam saat bertemu dengan Farid Dermawan. Sebelum Ambu, Titien telah menggarap beberapa proyek film seperti Milli & Nathan (2011) dan Aruna dan Lidahnya (2018)
 
“Ide ceritanya sih awalnya karena gua sebenarnya emang sudah lama memiliki cita-cita bikin film dengan mengangkat cerita tentang ibu dan anak,” ungkap Titien.
 
Rencananya Ambu akan dirilis pada Januari 2019 mendatang. Selain Widyawati dan Laudya Cynthia Bella sebagai karakter utama, film ini juga dibintangi oleh Baim Wong, Lutesha, Andri Mashadi, dan Endhita Wibisono. (pik)