• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Akankah SBY legowo AHY tak dicawapreskan Prabowo?

Akankah SBY legowo AHY tak dicawapreskan Prabowo?

admin by admin
August 7, 2018
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BAGAIMANA sebenarnya posisi Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam misinya menggolkan putranya,  Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk menjadi pasangan Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2019?

Sekalipun  AHY merupakan kader terbaik Demokrat, SBY diyakini tetap akan melihat peluang untuk memenangkan pertarungan dalam pemilihan presiden 2019. “Pak SBY adalah negarawan yang paham strategi, jadi beliau paham bagaimana koalisi ini bisa memenangkan kontestasi di Pilpres 2019 nanti,” kata pengamat Politik Madjid Politika, Yandi Hermawandi seperti dikutip Antara.

Menurut dia, diplomasi yang disampaikan SBY kepada dua partai lainnnya yang akan berkoalisi yaitu PAN dan PKS juga sudah jelas. SBY tidak akan memaksakan AHY sebagai cawapres. Apabila AHY tidak menjadi calon wakil presiden dari Prabowo, maka ia dapat ditempatkan di posisi penting dalam tim pemenangan, kata Yandi.

Sementara itu, hingga kini, Prabowo terus melakukan serangkaian pertemuan guna menggodok nama calon wakil presiden yang akan mendampinginya.

Pada Senin (6/8/2018) malam, Prabowo mengadakan pertemuan dengan GNPF, bersama dengan Amien Rais dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

GNPF selama ini mendorong nama-nama hasil ijtima’ ulama di Jakarta beberapa waktu lalu, sebagai calon wakil presiden Prabowo Subianto. Dalam ijtima’ ulama tersebut ada nama Ustaz Abdul Somad dan juga Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri, namun tidak ada nama AHY.

AHY diusung oleh Demokrat, setelah merapat ke koalisi Prabowo. Demokrat sepakat menjalin koalisi setelah SBY dan Prabowo bertemu pada Senin, 30 Juli 2018 di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta.

SBY sendiri saat bertemu dengan jajaran petinggi PKS seusai kesepakatan Kertanegara, menyampaikan bahwa calon wakil presiden diserahkan kepada calon presiden.***

Tags: DemokratjayakartanewsSBY
Previous Post

Generasi millenial cuek terhadap risiko keamanan data

Next Post

Citilink Kerahkan Extra Flight Angkut Penumpang dari Lombok

admin

admin

Next Post
Citilink Kerahkan Extra Flight Angkut Penumpang dari Lombok

Citilink Kerahkan Extra Flight Angkut Penumpang dari Lombok

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version