Ikrar Nusantara

📢 Pengantar

Sahabat, izinkan saya menitipkan syair ini. Bukan sekadar rangkaian kata, melainkan gema sejarah dan seruan jiwa agar persatuan bangsa tetap kita jaga, kita rawat, dan kita hidupkan bersama.

Oleh: Bayu Tirta (mjph 86)

Wahai tanah airku, berabad-abad engkau dirajam derita,

beratus tahun dijajah, dilucuti harkatmu,

namun darah para leluhur tak pernah kering di bumi pertiwi.

Mereka menorehkan sumpah,

dengan tinta merah darah dan putih jiwa:

Sumpah Pemuda!

Satu nusa, satu bangsa, satu bahasa — Indonesia!

Apakah kini kau lupa, wahai bangsaku?

Bahwa Bhinneka Tunggal Ika

bukan sekadar semboyan di dinding,

tetapi ikatan suci para leluhur,

yang mesti kita rawat dengan nyawa dan perbuatan.

Jangan biarkan serakah membelah kita dengan dusta,

jangan biarkan tamak mengoyak persaudaraan,

jangan biarkan negeri ini jadi pasar kebencian.

Wahai bangsaku, ingatlah,

merdeka bukan hadiah, tapi rahmat Sang Pencipta Semesta,

yang menjawab jerit doa dan tumpah darah para pejuang.

Bangkitlah Nusantara!

Jangan biarkan pahlawan gugur dua kali:

sekali di medan perang, sekali dihapus oleh kelalaian kita.

Rawatlah ikatan leluhur itu,

hidupkanlah Pancasila dalam keseharianmu,

agar persatuan tak sebatas pidato,

tapi menjelma dalam kasih, gotong royong, dan keadilan.

âš¡ Dengarlah bisikan bumi dan langit,

gunung-gunung, samudra, dan angin badai, semua bersaksi:

Indonesia ada karena persatuan,

Indonesia hidup karena pengorbanan,

Indonesia tegak karena kesetiaan!

âš¡ Maka jangan biarkan tamak menuliskan sejarah baru,

sejarah yang berbau busuk pengkhianatan.

Kita adalah anak-anak Nusantara,

yang telah bersumpah di hadapan Sang Ilahi,

bahwa negeri ini tak akan pernah runtuh oleh perbedaan,

tetapi justru berdiri gagah karenanya.

Ingatlah, bangsa ini bukan milik segelintir orang,

tapi milik kita semua.

Dan bila kita setia menjaga persatuan,

maka Sang Semesta pun akan setia menjaga Indonesia.

📢 HIDUP PERSATUAN! HIDUP INDONESIA! 🇮🇩🔥

📜 Ciliwung, Jakarta

16 September 2025 | 00:20

Bayu Tirta (mjph 86)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *