JAYAKARTA NEWS – Puasa bukan alasan untuk berhenti berolahraga.
Justru, aktivitas fisik yang dilakukan dengan cara yang benar dapat membantu tubuh tetap sehat dan bugar selama Ramadan.
Namun, penting untuk memilih jenis olahraga serta waktu yang tepat agar tubuh tidak kelelahan.
Selama kurang lebih 13 jam saat berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman.
Hal ini bisa membuat energi menurun, sehingga sebagian orang ragu apakah masih bisa berolahraga.
Padahal, olahraga yang dilakukan dengan intensitas dan waktu yang tepat justru dapat menjaga kebugaran tubuh termasuk saat puasa sekalipun.
Jenis Olahraga yang Aman Saat Puasa
Agar tetap nyaman saat berpuasa, pilih olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang, seperti:
- Jalan kaki
- Jogging santai
- Bersepeda santai
- Sebaliknya, hindari olahraga dengan intensitas berat yang bisa membuat tubuh cepat kehilangan energi dan dehidrasi.
Sebagai patokan, ini cara mudah mengukur intensitas olahraga:
- Ringan: Masih bisa menyanyi sambil berolahraga
- Sedang: Bisa berbicara, tetapi tidak bisa bernyanyi
- Berat: Napas terasa berat, sulit berbicara
Selain itu, pilih juga waktu yang tepat untuk berolahraga selama puasa. Berikut beberapa pilihan waktu terbaik:
- Sebelum sahur: Tubuh masih dalam kondisi segar setelah tidur malam.
- Sebelum berbuka: Bisa menjadi cara mengisi waktu sambil menunggu azan maghrib.
- Setelah berbuka: Energi sudah kembali setelah makan, sehingga tubuh lebih siap beraktivitas.
- Sebelum tidur: Bisa menjadi alternatif jika jadwal seharian terlalu padat.
Agar tubuh tetap kuat dan tidak mengalami dehidrasi, pastikan untuk mengonsumsi makanan bergizi serta minum cukup air saat sahur dan berbuka.
Batasi konsumsi makanan berminyak dan perbanyak asupan protein, karbohidrat kompleks, serta sayur dan buah.
Dengan memilih jenis olahraga, waktu, dan pola makan yang tepat, kamu bisa tetap aktif dan sehat selama Ramadan. Selamat menjalankan ibadah puasa!***/mel