• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Thursday, October 1, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

KBRI Tularkan Tradisi “Kerja Bakti” di Kiev

KBRI Tularkan Tradisi “Kerja Bakti” di Kiev

admin Jayakarta by admin Jayakarta
April 26, 2018
in Feature
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Garuda Pancasila di Gapura Indonesian Park in Ukraine, Kiev.

BUNG Karno pernah mengatakan, lima sila dalam Pancasila, jika harus diperas menjadi satu, akan ditemukan satu kata yang hanya ada di Indonesia, yakni “gotong royong”. Sebuah istilah yang murni milik bangsa Indonesia. Tradisi gotong royong ada di semua suku di Nusantara.

Kerja bakti? Pengejawantahan dari gotong royong. Biasanya, warga di satu desa, RW, RT atau komplek-komplek perumahan, acap menggelar acara kerja bakti. Ada yang seminggu sekali, ada yang sebulan sekali, ada yang sekali-sekali. Tidak ada yang aneh dengan tradisi itu, sebab sejak duduk di bangku SD, kerja bakti sudah diperkenalkan, dan akhirnya mendarah daging.

Dalam budaya kerja bakti itulah, nilai-nilai Pancasila sejatinya sedang disemai dan dipupuk. Warga, tanpa mengenal status sosial, pangkat, jabatan dan tingkat ekonomi, sama-sama melakukan aksi bersih-bersih lingkungan. Ada yang membawa sapu, ada yang membaca cangkul, sabit, dan alat kerja lain. Tak jarang, kaum ibunya pun nimbrung dengan berinisiatif mengantar cemilan, air minum kemasan, sampai teh dan kopi.

Bagaimana jika tradisi itu dipraktikkan di luar negeri? Luar biasa. Setidaknya, itu yang terlihat saat Keduraan Besar RI (KBRI) Ukraina di Kiev memprakarsai kerja bakti. Tidak saja para diplomat, tetapi juga melibatkan local staff, yang nota bene warga Kiev yang bekerja di KBRI.

Selain para diplomat Indonesia, kerja bakti juga diikuti para local staff. Mereka antusias bekerja bakti.

Di bawah komando Dubes Prof Dr Yuddy Chrisnandi ME mereka melakukan kerja bakti sekaligus pemasangan logo Garuda Pancasila, di gapura masuk Taman Indonesia yang terletak di kawasan Kebun Botani Nasional M.M. Gryshko Kiev. Mereka menyapu, mengepel, mengangkut sampah dalam suasana penuh kekeluargaan.

“Sengaja kami lakukan hari Kamis, karena pas hari ini tidak ada agenda atau undangan keluar kantor. Sementara jika hari Jumat waktunya sempit karena kawan-kawan muslim shalat Jumat. Adapun hari Sabtu dan Minggu kami sepakati sebagai hari libur bersama keluarga,” ungkap Yuddy didampingi istrinya Velly Elvira.

Di taman yang mulai dibangun tahun 2017, Indonesia diberi jatah lokasi seluas sekitar 5.000 meter persegi. Pagi itu, Kamis 26 Apri 2018, setidaknya sekitar 20 orang keluarga KBRI dibantu 7 orang warga Ukraina semangat bekerja bakti.

Dubes Yuddy Chrisnandi memimpin kerja bakti.

Ada dua bangunan yang menjadi ikon. Yang pertama luasnya 15 meter diberi nama Saung Sorondoi. Yang kedua adalah Baleriung dengan luas sekitar 80 meter persegi. Kedua bangunan yang sudah tegak sejak Oktober 2018 digambar oleh Ki Jatmika asal Jawa Barat. Tiga orang tukang didatangkan dari tanah Sunda yaitu Mang Dede, Mang Ujang dan Kang Aden. Mereka bekerja sekitar 3 bulan untuk mewujudkannya.

Acara kerja bakti makin semarak dengan makan bersama hidangan Indonesia, terong balado, semur daging dan bakwan jagung. Sungguh, pemandangan yang sangat menyejukkan hati, demi melihat anak bangsa merawat tradisi gotong royong, dan menularkannya di negeri orang. Berkat aksi kerja bakti, “Indonesia Park in Ukraine” makin kinclong dan menarik perhatian masyarakat untuk berkunjung. ***

Tags: egy massadiahgotong royongIndonesian Park in UkrainejayakartanewsKBRI Ukrainakerja baktiyuddy chrisnandi
Previous Post

JPRUTT: “Bengkokkan Sedikit Telunjukmu Kalau Mencari Kambing Hitam”

Next Post

Pria China Generasi Pasca 95 Royal Belanja Produk Kosmetik dan Kecantikan

admin Jayakarta

admin Jayakarta

Next Post
Pria China Generasi Pasca 95 Royal Belanja Produk Kosmetik dan Kecantikan

Pria China Generasi Pasca 95 Royal Belanja Produk Kosmetik dan Kecantikan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version