Zangrandi, Laris dan Legendaris

 Zangrandi, Laris dan Legendaris
Menikmati es krim Zangrandi di Jl Yos Sudarso Surabaya. Kedai es krim bersejarah ini, telah menjadi salah satu icon wisata kuliner Kota Pahlawan. Foto: Resti Handini

ANDA tidak “mengenal” Es krim Zangrandi? Bisa dipastikan Anda bukan warga Surabaya. Atau setidaknya jarang berkunjung ke kota Pahlawan ini. Ketahuilah, Es Krim Zangrandi kini telah menjadi salah satu objek wisata kuliner Surabaya yang patut dicoba dan dinikmati.

Begitu terkenalnya graha es krim Zangrandi ini, kami pun harus mengantre untuk mendapatkan meja di resto es krim yang sudah ada sejak tahun 1930. Pengunjungnya tidak saja kaum milenial, tetapi juga para ibu serta bapak-bapak yang sudah berumur. Semua ikut megantre, tanpa kecuali.

Antrean yang cukup banyak mendatangkan rezeki bagi penjual kacang rebus yang mangkal didepannya. Kacang tanah berukuran tidak biasa itu sudah ada di situ lebih dari lima tahun. Terdengar celotehan pengantre, “Untung ada kacang ternikmat di dunia ini,” yang lain pun terkekeh mendengarkannya.

Meja-meja bulat berukuran tidak terlalu besar dengan tiga empat kursi rotan bercat merah memenuhi teras cafe es krim yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso. Dengan jarak meja yang cukup berdekatan terasa depot es yang bersebelahan dengan Hotel Garden Palace, tidak memberi privacy yang cukup. Berbeda dengan tempat duduk di bagian dalam.

Banyaknya antrean di depan bangunan bergaya arsitektur klasik Belanda, tentu menambah penasaran tentang kelebihan es krim berinitial Z ini. Dari menu berbentuk buku kuno itu tercantum nama-nama es krim yang tersedia seperti: Avocadocano, gunung es moka leci, dengan saos coklat dan buah avokat, The love deal yaitu perpaduan rasa terfavorit vanila, coklat, strawberi, moka, dan kopyor. Ada lagi yang unik yaitu Noodle Ice Cream

Kopyor, Cassata slice, Blue cerry dan Tutti Fruti. Foto: Resti Handini

Nama es krim lain yang membuat penasaran dan ingin mencobanya seperti Rocky Canyon, berupa sensasi kasar lembut es krim coklat crush yang berpadu dengan serpihan kue tersaji dalam wafel. Bali dream, berupa potongan buah persik, nanas dan kelengkeng dengan paduan es krim vanila dan kopyor. Kesemua jenis es krim di sini dibandrol dari harga termurah Rp40.000 hingga Rp 69.000.

Zangrandi, didirikan oleh keluarga yang berasal dari Italia Roberto Zangrandi, pada tahun 1930. Sedangkan resepnya diciptakan oleh istrinya, nyonya R. Zangrandi.

Awal berdirinya di Jalan Sindu Negara yang kini disebut Jalan Yos Sudarso. Tahun 1960 keluarga R. Zangrandi kembali ke negara asalnya. Rumah es krim ini pun dijual dan dibeli oleh keluarga Adi Tanumulya. Hingga kini graha Es Krim Zangrandi tetap menyimpan nilai histori dan nostalgi.***

Es Krim Zangrandi, dirintis oleh warga Italia, Roberto Zangrandi tahun 1930. Foto: Ist

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.