Rahasia Mengolah Daging Kurban Jadi Sate yang Empuk dan Lezat, Dijamin Anti Alot!

JAYAKARTA NEWS – Menjelang atau sesudah Iduladha, salah satu olahan daging kurban yang paling digemari adalah sate.

Aromanya yang menggoda dan rasa gurihnya memang sulit ditolak.

Tapi, tidak sedikit yang mengeluh daging kurban—terutama daging kambing atau sapi—sering terasa alot dan keras saat dijadikan sate.

Nah, agar sate daging kurban empuk, juicy, dan nikmat, simak beberapa tips praktis berikut ini yang dikutip dari Laman Ragam BUMN, Rabu (28/5/2025).

1. Pilih Bagian Daging yang Tepat

Tidak semua bagian daging cocok dijadikan sate.

Untuk hasil terbaik, gunakan bagian yang empuk seperti has dalam, paha belakang bagian atas, atau bagian punggung.

Hindari bagian yang banyak otot atau urat.

2. Potong Daging Melawan Serat

Teknik memotong sangat menentukan tekstur akhir sate.

Pastikan Anda memotong melawan arah serat daging.

Cara ini membantu memutus jaringan otot dan membuat daging lebih cepat empuk saat dibakar.

3. Gunakan Bahan Perendam Alami

Sebelum dibakar, daging sebaiknya direndam selama 1–2 jam agar bumbu meresap dan daging lebih lunak.

Gunakan bahan-bahan alami berikut sebagai pelunak alami:

  • Nanas (parut atau blender, lalu oles tipis dan tidak lebih dari 15 menit agar tidak hancur)
  • Daun pepaya (bungkus daging selama 30–60 menit)
  • Jeruk nipis atau cuka (tambahkan ke bumbu marinasi)

Bahan ini membantu mengurai protein daging dan membuatnya lebih empuk.

4. Bumbu Marinasi yang Meresap dan Lezat

Bumbu marinasi dasar bisa terdiri dari bawang putih, ketumbar, kecap manis, merica, dan sedikit minyak goreng.

Tambahkan jahe atau lengkuas untuk mengurangi bau prengus pada daging kambing.

5. Gunakan Api Sedang dan Jarak yang Pas Saat Membakar

Bakar sate di atas bara api dengan jarak yang cukup agar daging matang merata tanpa cepat gosong.

Gunakan kipas untuk menjaga panas bara tetap stabil.

Jangan terlalu sering dibalik agar daging tidak kering.

6. Oles Sate dengan Sisa Bumbu Saat Dibakar

Selama proses pembakaran, oleskan sisa bumbu marinasi yang dicampur dengan margarin atau minyak.

Ini akan memberi lapisan rasa ekstra dan menjaga kelembapan daging.

Dengan tips di atas, sate dari daging kurban Anda dijamin empuk, juicy, dan menggugah selera.

Cocok dinikmati bersama keluarga besar atau tetangga saat momen kebersamaan Iduladha.

Selamat mencoba dan selamat menikmati sate lezat hasil tangan sendiri!***/mel

Rezeki Jalan Temanggung

NAMANYA Agus, orang memanggilnya Kang Agus. Agus punya anak namanya Andika. Sehari-hari ia berjualan sate gerobak, dan di kacanya ditulis “Pak-E-Andika”. Tahukah Anda, seorang Agus bisa meraup pendapatan kotor Rp 30 juta sampai Rp 45 juta per bulan! (Berapa gaji Anda?)…. Menurutnya, pendapatan per hari antara Rp 1 juta – Rp 1,5 juta.

Agus sehari-hari berjualan di pinggir Jalan Temanggung, Menteng, Jakarta Pusat. Tidak sulit mencari lokasi kedai Kang Agus. Jika Anda tahu Kantor Komnas Perempuan di Jl Latuharhary, nah, lokasi Jalan Temanggung ada di belakang kantor Komnas Perempuan.

Deretan mobil yang parkir di depan kedai sate Kang Agus, Jl Temanggung.

Pada jam makan siang, jangan harap Anda bisa leluasa memilih tempat duduk. Para penikmat sate, tongseng, tengkleng, dan nasi goreng ayam itu umumnya karyawan di sekitar kawasan elit Menteng. Harga per porsi relatif murah. Berapa? Datang saja ke sana. Dijamin tidak kecewa.

Begitulah opini penikmat sate Kang Agus, yang tidak kecewa. Buktinya, mereka datang dan datang lagi. Tak heran jika dalam sehari, Agus bisa menjual 200 sampai 300 tusuk sate ayam dan kambing. Belum lagi puluhan porsi tonseng dan tengkleng. Belum lagi puluhan porsi nasi goreng.

Kepada jayakartanews Agus mengaku sudah berjualan di situ sejak tahun 2003. Ya, sudah lama. Agus merasa “rezeki saya di Jalan Temanggung”. Selain melayani pelanggan setia yang datang ke kedainya, Agus sesekali juga mendapat order dari kantor-kantor yang ada di sekitar Menteng. “Kadang ada pesanan untuk rapat. Ada kalanya diborong untuk mengisi stand makanan di acara resepsi perkawinan,” kata Agus. ***