Iskandar Sembiring Bertekad Perjuangkan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Sumut

JAYAKARTA NEWS – Iskandar Sembiring bakal calon anggota DPD RI periode 2024 – 2029 dari daerah pemilihan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kembali hadir ke KPU Sumut di Jl. Perintis Kemerdekaan No.35, Kec. Medan Timur, Kota Medan, Selasa (9/5/2023).

“Hari ini saya kembali ke KPU Sumut untuk menyerahkan dokumen administrasi kelengkapan yang mana sebelumnya telah dinyatakan lolos untuk pendaftaran awal, dengan menyerahkan dukungan kurang lebih 8000 foto copy KTP,” ujar Iskandar Sembiring kepada awak media.

Setelah diverifikasi oleh KPU Sumut dukungan yang diterima kurang lebih 4.700 dan akhirnya memenuhi syarat 3.450 suara dari total 3000 minimal yang harus dipenuhi, kemudian penyerahan berkas mengenai administrasi tidak terlibat pidana, tidak terlibat narkoba, kesehatan dan seterusnya sudah dinyatakan memenuhi syarat.

“Jadi mudah-mudahan berkat dukungan dari masyarakat Sumatera Utara, saya sudah dinyatakan lengkap saat menyerahkan berkas pencalonan DPD RI, tinggal kita tunggu tahapan pengumuman berikutnya, 25 Juni untuk dinyatakan menjadi daftar calon sementara kemudian kita berharap pada 3 November sudah dapat ditetapkan sebagai daftar calon tetap,” harap Iskandar.

Tetap Komitmen

Sebagai orang yang memiliki dedikasi, jika nanti berkesempatan menjadi senator Indonesia, ia berkomitmen dengan visi dan misi tentang bagaimana Sumatera Utara tidak ingin gagal dalam rangka mencapai tujuan pembangunan monumental atau disebut dengan social of government role untuk Indonesia 2030. 

Karena itu pentingnya peran dan fungsi senator untuk memperjuangkan dan mewujudkan beberapa hal dalam rangka perubahan, penyempurnaan terkait dengan undang-undang maupun peraturan regulasi lainnya yang bisa membawa kesejahteraan ke masyarakat khususnya kesejahteraan daerah. 

“Sehingga 5 visi dan misi yang saya sampaikan sebelumnya, yang mana salah satunya mengenai pemekaran untuk wilayah Sumut berharap bisa menjadi 3 provinsi dan paling tidak 2 provinsi, antara lain Provinsi bagian Timur, provinsi bagian Barat dan Provinsi bagian Tenggara atau provinsi bagian Tapanuli,” jelas Iskandar Sembiring.

Nah ini terus nanti kita dorong agar bisa terwujudkan. Disamping itu saat ini Sumut terdiri dari 33 kabupaten/kota, ini bisa dikembangkan menjadi 40 kabupaten/kota dan kita berharap tentunya kota Medan ini bisa menjadi kota Megapolitan yang bergeser dari ciri metropolitan dan memungkinkan untuk kita berjuang menjadi 200 kota terbaik di dunia,

Untuk itu kota Medan harus integrated atau harus interline dari pada kota-kota sekitarnya, disamping itu tentunya sebagai seorang senator yang berharap tentunya bisa melakukan sebuah proses untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kita. 

Pemanasan Global 

Pemanasan global menjadi isu lingkungan dunia yang masih terus diperbincangkan dan menjadi tantangan. Akibatnya perubahan iklim yang luar biasa kita rasakan dan alami sekarang begitu panasnya, bahkan sudah sampai pada 30 sampai 33 derajat Celcius. 

“Tentunya untuk mengatasi hal tersebut, harus ada program demi perubahan itu, guna mengurangi emisi dengan mengupayakan mengembalikan alam kita ke fungsinya ke pantai barat dalam rangka penanaman pohon produktif bisa dengan pohon mangrove atau pohon-pohon lainnya dalam pelaksanaan pelestarian lingkungan 

sehingga perubahan iklim bisa dicegah secara perlahan lahan,” ungkap Iskandar Sembiring.. 

Sisi lain juga persoalan masalah tanah adat dan tanah budaya ini juga perlu menjadi sebuah perjuangan, sehingga hak pembelaan kita terhadap tanah adat dan tanah budaya terlindungi dalam sebuah undang-undang maupun peraturan-peraturan yang lain.

Diakhir wawancara Iskandar Sembiring bakal calon DPD RI Daerah pemilihan Provinsi Sumatera Utara pun tak luput mengucapkan rasa terima kasihnya atas pelayanan dan partisipasi baik KPU Sumut yang telah menerima seluruh pencalonan DPD RI dan lainya. 

“Pelayannya KPU Sumut luar biasa, itu patut dipertahankan sebagai penyelenggara pemilihan umum dan saya harap KPU provinsi Sumatera Utara KPU menjadi teladan di antara propinsi lainnya,” ujar Iskandar Sembiring. (Monang Sitohang)

Ketua DPD BAS Sumut: Apresiasi dan Dukung Gubernur Sumut Bangun Sport Centre untuk PON 2024

MEDAN, JAYAKARTA NEWS – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Brigade Anak Serdadu, Sumatera Utara (DPD BAS Sumut) Mohd. Azmi apresiasi dan dukung terlaksananya peletakan batu pertama pembangunan Sport Centre oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

Ada dua venue yang akan dibangun menjelang Sumatera Utara menjadi tuan rumah PON XXI 2024, yaitu Stadion Madya Atletik dan Martial Art Arena di sport centre yang berada di Desa Sena, Kec. Batang Kuis, Kab. Deli Serdang.

Hal itu dikatakan Mohd. Azmi kepada Jayakartanews.com usai kegiatan DPD BAS Sumut bersama Koramil 02/MT bagi-bagi takjil di Jl. Perintis Kemerdekaan, Kota Medan, Selasa (4/4)

“Kami dari DPD BAS Sumut sangat mengapresiasi dan siap mendukung penuh atas komitmen Gubernur Sumatera Utara, Bapak Edy Rahmayadi yang telah melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan venue Sport Centre. Dan kami siap kawal proses pembangunan kedepannya, hingga selesai tepat waktu,” ujar Mohd. Azmi 

Sebagai bagian dari masyarakat Sumut, tentu senang dan bangga Provinsi Sumatera Utara duet bersama Provinsi Aceh menjadi tuan rumah dalam perhelatan Pekan Olah Raga (PON) ke XXI 2024, yang diadakan setiap empat tahun sekali itu.

“Nah ini kan menurut saya kesempatan dan momen penting sekaligus suatu kebanggaan buat kita, alhamdulillah PON yang diadakan hanya empat tahun sekali ini Sumut menjadi tuan rumah, kenapa saya bilang begitu karena tidak semua propinsi mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah,” jelas Mohd. Azmi.

Tentunya nanti masyarakat Sumut akan senang usai perhelatan PON XXI ini. Gedung beserta sarana dan prasarananya menjadi aset daerah, selain itu, juga bermanfaat bagi para atlet dan masyarakat, dan gedung Sport Centre pun akan menjadi kebanggaan masyarakat Sumut.

“Jadi harapan saya semoga proses pembangunan Gedung Sport Centre ini berjalan lancar bisa selesai sesuai dengan waktu yang ditentukan. Seperti dikatakan Gubernur Sumatera Utara, Bapak Edy Rahmayadi, sport centre ini akan selesai pada bulan Desember tahun ini,” ucapnya.

Dampak Tuan Rumah PON 

Tentunya dengan diselenggarakannya PON XXI 2024 di Sumatera Utara pastinya akan ada dampak yang diterima Sumut, khususnya masyarakat setempat dan Kota Medan. 

Selain dari sarana dan prasarana olahraga yang telah dibangun, secara ekonomi pun masyarakat terbantu. Artinya akan ada peningkatan pendapatan bagi pelaku-pelaku usaha, jasa transportasi dan lainnya selama pelaksanaan pesta olahraga terakbar di tanah air kita ini.

“Sebagai tuan rumah PON XXI 2024, Sumut tentunya nanti akan didatangi oleh ratusan atau ribuan pengunjung dari seluruh provinsi di Indonesia yang terdiri dari para atlet, pelatih, sponsor dan manejer dari puluhan cabang olahraga yang dipertandingkan,” ungkap Mohd. Azmi.

Hal tersebut secara kajian bisnis, pasti akan membawa dampak ekonomi yang luar biasa besarnya. Seperti hotel, penginapan, rumah makan, pariwisata, jasa angkutan, souvenir dan lainnya akan menjadi efek positif yang dinikmati oleh tuan rumah. 

Dengan kehadiran para atlet dan official, tentu akan menjadi sorotan siaran langsung televisi, ini akan membawa manfaat promosi yang efektif bagi tuan rumah.

“Jadi harapan saya masyarakat Sumut harus siap menjadi tuan rumah dengan mempersiapkan segala aspek untuk mendukung sukses nya perhelatan PON XXI 2024 ini,” ujar Mohd. Azmi menutup pembicaraannya. (Monang Sitohang)

Sambut F1 Powerboat Danau Toba, Disbudparekraf Sumut Gelar Side Event

JAYAKARTA NEWS – Dalam menyambut dan memeriahkan perhelatan ajang balap perahu super cepat atau F1 Powerboat (F1H2O) Danau Toba, Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Provinsi Sumatera Utara akan menggelar side event di antaranya adalah festival kuliner, nonton bareng dan pameran stan UMKM.

F1 Powerboat akan dihelat pada 24-26 Februari 2023. Melalui ajang ini, pariwisata Indonesia khususnya Sumatera Utara termasuk UMKM di dalamnya diyakini akan kembali menggeliat usai pandemi.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumut, Zumri Sulthony di Medan, Jumat (20/1/2023), mengatakan guna memeriahkan kegiatan tersebut rangkaian side event ini nantinya akan dibuat di kawasan Pantai Bulbul Sibolahotang Kabupaten Toba dari tanggal 24-26 Februari 2023 dengan menampilkan hiburan artis, festival bakar ikan, nonton bareng, atraksi seni budaya dan stan pameran UMKM dari berbagai wilayah Sumatera Utara.

“Kami akan mulai berbagai side event ini dari tanggal 24 Februari mendatang, agar para penonton atau pengunjung F1 Powerboat bisa berkunjung melihat dan membeli hasil kerajinan produk UMKM Sumut,”katanya.

Diharapkan melalui kegiatan F1 Powerboat Danau Toba, dapat menggerakkan ekonomi masyarakat lokal sekaligus menjadi ajang promosi pariwisata Sumatera Utara.

Zumri juga menambahkan, momen perhelatan F1 Powerboat ini akan digunakan Pemprov Sumut sebagai brand promotion destinasi wisata khususnya yang berada di Danau Toba dengan melakukan pelatihan Digitalisasi Promosi kepada 100 Pelaku Pariwisata di Kabupaten Toba untuk meningkatkan promosi secara digital pelaksanaan kegiatan F1 Powerboat.

“Ini waktu yang tepat untuk mempromosikan destinasi pariwisata super prioritas Danau Toba kita kepada internasional melalui perhelatan ajang balap perahu super cepat atau F1H2O (F1 Powerboat) Danau Toba,” tambahnya.

Perhelatan F1 Powerboat ini akan dihadiri 10 tim. Setiap tim rata-rata akan membawa 300 personel. Event ini akan memberikan dampak besar terhadap pariwisata dan perekonomian Sumatera Utara.

“Ini event besar, ribuan orang baik dari nasional maupun mancanegara akan hadir di Sumut. Kita harap akan berdampak pada perekonomian masyarakat dan peningkatan kunjungan wisatawan,” pungkasnya.

Zumri pun optimistis gelaran F1 H2O Danau Toba akan berjalan sukses seperti ajang balap motor MotoGP di Mandalika 2022. Hal ini karena animo masyarakat sekitar dan daerah lain yang cukup tinggi.

Danau Toba menjadi tuan rumah ke-40 setelah 39 kali ajang internasional tersebut digelar di berbagai negara. Diperkirakan ada sekitar 20 hingga 25 ribu orang yang akan berkunjung ke Danau Toba saat balapan F1 Powerboat digelar. (*/Mons)