MRT sebagai Instrumen Disiplin Waktu Masyarakat Modern

Presiden saat memberi sambutan dalam acara peresmian operasional MRT di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (24/3). (Foto: Humas/Jay).

JAYAKARTA NEWS— MRT (Mass Rapid Transit ) harus dilihat sebagai instrumen disiplin waktu bagi masyarakat modern seperti Jakarta. Dengan ketepatan waktu, tanpa hambatan jalan, maka akan mendorong  masyarakat untuk bermigrasi ke transportasi publik yang nyaman, aman, dan tepat waktu tersebut.

Demikian disampaikan Hasto Kristiyanto Sekjen PDI Perjuangan, melalui rilis yang diterima redaksi. Ia juga mengucapkan selamat dan terima kasih atas daya terobosan keputusan politik Presiden Jokowi yang ketika menjadi Gubernur DKI mampu hasilkan kebijakan transportasi yang kedepankan kepentingan publik.

Presiden Jokowi berbincang dengan penyandang disabilitas saat mencoba MRT Jakarta, Kamis (21/3) petang. (Foto: Humas/Jay)

Ketika sistem transportasi menciptakan disiplin waktu,  ujarnya, maka terbangunlah kultur nasional yang berdisiplin. Dengan adanya MRT tersebut maka kedepan setelah terbangun lengkap, tidak ada lagi alasan keterlambatan karena macet.

“Tidak heran masyarakat sangat antusias dan Presiden Jokowi nyaris tidak bisa bergerak oleh kerumunan massa pada saat peresmian MRT, cermin harapan massa yang rindu transportasi publik. Inilah momentum kemenangan rakyat menghadapi para lobbyist yang selama ini hanya mendorong kebijakan transportasi individual melalui kendaraan pribadi,” ujarnya.

PDI Perjuangan berharap agar sistem transportasi publik yang terintegrasi dengan moda transportasi lain akan merubah budaya transportasi individual dengan kendaraan pribadi, dan mari bermigrasi ke MRT. “Selamat untuk Pak Jokowi, Anda semakin layak memimpin negeri ini,” tegasnya.***/ebn

Tarif MRT Jakarta Diusulkan Rp8.500 – Rp10.000

foto istimewa

Pemerintah mengusulkan tarif Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta atau Ratangga Fase I yang pengoperasiannya menurut rencana akan diresmikan Presiden Joko Widodo,  Maret nanti pada kisaran angka Rp8.500 – Rp10.000. “Pemerintah mengusulkan untuk tarif dengan rute HI ke Lebak Bulus berada di kisaran Rp. 8.500 – Rp. 10.000,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi usai mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menjajal MRT Jakarta Fase I dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) ke Lebak Bulus dan Lebak Bulus ke Bundaran HI, Jakarta, Rabu (20/2) siang.

Namun demikian, Menhub menyampaikan, masalah tarif MRT merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, karena hal tersebut berkaitan dengan subsidi. “Mereka akan hitung komersialnya berapa dan nanti subsidinya berapa, kemudian tarif nett nya itu ditentukan oleh DKI,” papar Menhub.

Sebelumya, Wapres Jusuf Kalla mengemukakan, transportasi massal yang digunakan untuk publik harus disubsidi untuk menekan biaya operasional sehingga bisa murah. Kalau tidak disubsidi maka harganya akan mahal seperti taksi. “Ya tidak ada di dunia ini angkutan umum yang tidak disubsidi, kecuali taksi. Angkutan umum massalsemuanya  itu umumnya disubsidi,” kata Wapres.

foto istimewa

foto istimewa

Dengan disubsidi, tambah Wapres, maka rakyat akan memperoleh keuntungan ekonomis secara langsung. Sedangkan keuntungan ekonomis akan diperoleh pemerintah dalam jangka panjang. “MRT itu kreditnya 40 tahun, saya yakin uang tersebut tahun ini dapat menguntungkan secara bisnis,” tegas Wapres.

Wapres Jusuf Kalla menilai, MRT Jakarta telah memenuhi modal transportasi yaitu, nyaman, aman dan tepat waktu. Moda transpotasi ini juga sangat ramah dengan disabilitas, di haltenya MRT menyediakan toilet khusus disabilitas, blok taktil, ruang kursi roda pada kereta api ke 3 dan 4, serta lantai yang selevel dengan peron dan evalator

Bulan Depan

Tentang pembangunan MRT Jakarta dari Bundaran HI ke Stasiun Kota (Fase IIA), Menhub Budi K. Sumadi menginformasikan, akan dilakukan Bulan Maret 2019. Sedangkan Stasiun Kota ke Ancol (fase IIB) akan dilakukan studi terlebih dahulu agar pembangunan lebih efektif. “Untuk tahap ke II bulan depan sudah akan dimulai pembangunan dari HI ke Stasiun kota. Sedangkan Stasiun Kota ke Ancol kita studi, kita harapkan keduanya selesai pada tahun 2024,” kata Menhub. (gun)