Ucapan Haru Guardiola pada Para Fans: Saya Sangat Gugup! Mengapa Kalian Sangat Cinta Saya?

JAYAKARTA NEWS— Pep Guardiola, resmi meninggalkan posisi Manajer sekaligus Kepala Pelatih Manchester City yang 10 tahun ditanganinya. Pelatih Spanyol ini tak sepenuhnya memutuskan hubungan dengan Man City, dia dikabarkan akan mengemban peran baru sebagai Global Ambassador di City Football Group.

Saat berkesempatan menyampaikan kata-kata perpisahan di depan para penggemar mengelu-elukannya, Pep Guardiola tak mampu mengatasi kegugupannya. Dan itu diakuinya sendiri.

Berikut ini mengutip pernyataan Guardiola yang ditulis Harry Bamforth dari Daily Mail.

“Saya sangat gugup dan ketakutan saat ini. Mengapa kalian sangat mencintai saya? Mengapa kalian melakukan itu kepada saya? Saya tidak pernah bisa membayangkan betapa besarnya cinta ini.

Merupakan suatu kehormatan yang luar biasa untuk menjadi manajer kalian dan berada di sini selama 10 tahun ini.

Pep Guardiola/Foto: Instagram Man City

Tolong, saya ingin kalian tidak hanya mengingat trofi yang kami menangkan. Itulah alasan mengapa saya bisa bertahan selama 10 tahun; tidak ada yang bisa bertahan selama bertahun-tahun di sini.

Semoga, melalui para pemain yang luar biasa ini, kami memberikan emosi yang membuat orang datang ke sini dan merasa mungkin kami akan bersenang-senang. Itulah alasan mengapa kami berada di sini.

Ayah saya ada di tribun, berusia 95 tahun. Mungkin dia tidak menyadarinya, tetapi saya cukup yakin istri dan anak-anak saya menyadari bahwa selama bertahun-tahun nama keluarga kami akan ada di sini [di tribun baru].

Itulah kehormatan besar yang bisa saya terima dari klub ini. Itulah mengapa saya ingin mengucapkan terima kasih banyak, tentu saja, kepada Sheikh Mansour, tetapi terutama kepada Khaldoon Al Mubarak karena telah memberikan kehormatan luar biasa ini yang akan saya miliki seumur hidup. Keluarga saya, yang diwakili oleh ayah saya di sini dan mungkin orang lain yang menyaksikan dari atas, nama kami akan ada di sini selamanya.

Para pemain tidak mengetahuinya, tetapi saya akan berada di sana untuk mengendalikan mereka! Mereka harus terus menampilkan performa dan mempertahankan standar yang telah diciptakan oleh legenda seperti Fernandinho, Gundogan, Ederson, John Stones, dan Bernardo Silva di sini.

Selamat kepada John dan Bernie atas karier luar biasa mereka dan atas jumlah pertandingan yang luar biasa yang mereka mainkan dengan seragam kami. Mereka memiliki tanggung jawab besar untuk mempertahankan standar ini.

Foto: Instagram Man City

Saya tidak pernah menyangka akan berada di sini selama 10 tahun. Manchester menjadi rumah saya. Satu hal lagi sebelum kalian semua pulang untuk minum bir atau anggur atau apa pun… jika dalam beberapa tahun ke depan kalian melihat saya di jalanan di mana pun di dunia, jika kalian adalah penggemar Manchester City, datang dan peluk saya.

Saya akan membutuhkannya. Merupakan kehormatan besar untuk mewakili klub ini. Setiap keputusan yang saya ambil, bahkan dengan semua kesalahan yang saya lakukan, saya selalu memikirkan apa yang terbaik untuk klub ini. Saya sangat mencintai kalian.

Dan izinkan saya mengakhiri dengan apa yang ingin saya katakan beberapa hari yang lalu, yang tidak mereka izinkan saya katakan… Ini sungguh sangat menyenangkan”. (di/Sumber: Daily Mail)

10 Tahun Berkiprah, Pep Guardiola Nyatakan Mundur dari Manchester City!

JAYAKARTA NEWS— Akhirnya konfirmasi yang ditunggu-tunggu keluar juga. Pep Guardiola menyatakan dirinya akan mengakhiri kiprahnya di Manchester City akhir pekan ini, setelah berkiprah 10 tahun di Liga Premier. Enzo Maresca kemungkinan akan menggantikan posisi Pep.

Dikutip dari Daily Mail, pelatih asal Catalan ini telah mengangkat 17 trofi utama di Stadion Etihad setelah mengamankan Piala FA dengan kemenangan atas Chelsea – hanya kurang untuk menambahkan gelar Liga Premier ketujuh sebelum pergi.

Pembicaraan tentang masa depan Guardiola telah berlangsung sepanjang musim dan mantan pelatih serta mantan bos Chelsea, Enzo Maresca, diperkirakan akan diumumkan sebagai manajer baru.

Pep Guardiola telah mengangkat 17 trofi utama di Stadion Etihad setelah mengamankan Piala FA dengan kemenangan atas Chelsea – hanya kurang untuk menambahkan gelar Liga Premier ketujuh sebelum pergi meninggalkan Man City (Foto: Instagram mancity dan pepteam)

Pada hari Senin, Daily Mail Sport mengungkapkan bahwa Guardiola telah menyelesaikan keputusan untuk meninggalkan Stadion Etihad. Dipahami bahwa ia akan mengambil istirahat dari dunia kepelatihan.

Guardiola merancang Treble domestik pada tahun 2019 dan kemudian menjadi pelatih kedua dari tim Inggris yang menyelesaikan Treble liga, Piala FA, dan Liga Champions empat tahun kemudian.

Tim City tahun 2018 memegang rekor sebagai satu-satunya tim dalam sejarah Inggris yang mencapai 100 poin dalam satu musim liga utama, dan Guardiola akan meninggalkan warisan yang seharusnya mustahil untuk ditandingi.

Direktur sepak bola Hugo Viana secara informal berbicara dengan Maresca tentang prospek mengambil alih sebelum Natal, dan kemudian pelatih asal Italia itu meninggalkan Chelsea. City juga dikabarkan telah mengadakan diskusi dengan seorang manajer asal Spanyol.

Masih harus dilihat berapa banyak staf pelatih klub yang akan bertahan, tetapi City telah menawarkan kontrak baru kepada asisten pelatih Pep Lijnders, sebuah langkah yang akan membantu masa transisi jika ia menerimanya.

Pelatih kebugaran Lorenzo Buenaventura dan pelatih kiper Xabi Mancisidor telah dipastikan akan meninggalkan klub, yang terakhir merupakan sosok penting di klub sejak era Manuel Pellegrini.

Pep Guardiola (kanan)/Foto: Instagram mancity

City telah menjajaki kemungkinan untuk merekrut tangan kanan Guardiola, Manel Estiarte, sebagai konsultan paruh waktu musim depan.

Beberapa hari ke depan di City tampaknya akan penuh emosi, mengingat kapten Bernardo Silva dan John Stones telah secara resmi mengumumkan kepergian mereka.

City telah menyelenggarakan parade untuk merayakan kepergian tim putra dan putri pada hari Senin, dengan acara pesta setelahnya yang akan diadakan di arena Co-op Live di sebelah Etihad yang akan menandai kepergian para bintang dan manajer mereka.

Sementara itu Man City melalui instagramnya mengumumkan, ‘Meskipun telah meninggalkan jabatannya sebagai Manajer Manchester City, Pep akan melanjutkan hubungannya dengan City Football Group, dengan mengambil peran sebagai Duta Global. Peran ini akan membuatnya memberikan saran teknis kepada klub-klub dalam grup, mengerjakan proyek-proyek dan kolaborasi tertentu. (di/Sumber: Daily Mail)

Manchester City akan Ajukan Tawaran £70 juta untuk Datangkan Rodrygo Goes

JAYAKARTA NEWS – Manchester City telah menunjukkan ketertarikannya untuk tertarik memboyong penyerang Brasil, Rondrygo Goes dari Real Madrid.

Kedatangan Kylian Mbappe pada musim panas ini telah menjadi topik pembicaraan terkait dengan masa depan pemain Brasil yang merumput di di klub ibu kota Spanyol tersebut.

Namun, Real Madrid tetap menekankan bahwa pemain Brasil ini masih tergolong dalam rencana mereka yang penting. Tetapi, karena alasan yang jelas, menyusul kedatangan Mbappe, Rodrygo mungkin akan menghadapi kesulitan untuk mendapatkan kesempatan bermain selama musim ini berlangsung.

Liverpool FC juga telah lama tertarik memantau pemain berusia 23 tahun tersebut. Walaupun Rodrygo secara jelas menunjukkan loyalitasnya kepada klubnya, tidak tertutup kemungkinan ada kekhawatiran internal pada dirinya tentang posisinya di tim.

Manchester City tampaknya siap mengambil keutungan dari situasi seperti ini. Terlebih lagi, City mengalami penurunan performa serangan setelah Julian Alvarez pindah ke Atletico Madrid pada musim panas ini. City juga dihadapkan pada tantangan lainnya, seperti Oscar Bobb yang menderita patah kaki dan Savinho yang terluka saat bertanding melawan Chelsea.

Sekarang, juara Liga Premier tersebut sedang memfokuskan perhatian mereka pada Rodrygo, yang sangat disukai oleh Pep Guardiola.

Real Madrid mengonfirmasi bahwa pemain tersebut tidak akan dijual, tetapi mereka mungkin mempertimbangkan untuk melepasnya jika City berani membayar dengan harga £70-80 juta pada musim panas ini. Tetapi, saat ini, sepakatannya masih sulit untuk dicapai. (football insider/sm)

Mbappe kesampingkan untuk tinggalkan PSG

Kylian Mbappe.

SETELAH gol yang dicipyakannya menjadi bagian kunci  kemenangan Prancis dalam final Piala Dunia  pada hari Minggu, Kylian Mbappe menyatakan komitmennya untuk tetap  bersama Paris Saint-Germain (PSG).

Real Madrid dan Manchester City adalah salah satu tim yang tertarik  dengan kepindahan  remaja tersebut, meskipun mereka akan berhadapan dengan  PSG terkait dengan  kriteria Financial Fair Play, yang tidak lagi menjadi masalah.

PSG rasanya akan tetap mempertahankan Mbappe dengan segala alasan, kecuali dunia sepakbola memaksanya untuk melepaskan pemain berusia 19 tahun tersebut.

“Saya akan tetap dengan PSG, melanjutkan perjuangan saya dengan mereka,” kata striker itu kepada wartawan di Moskow.

“Saya berada di awal karir saya,” tambahnya.

Dengan peran utama dalam kemenangan 4-2 Prancis atas Kroasia, Mbappe dinobatkan sebagai Pemain Muda Piala Dunia 2018, sebuah prestasi yang ia raih  untuk kerja keras dan kualitas rekan-rekannya.

“Saya bermain seperti yang selalu saya lakukan,” ujarnya.

“Mencetak gol di final selalu unik.”

“Saya telah bekerja keras untuk mencapai momen seperti ini, tetapi ini bukanlah akhir, kita harus melanjutkan.”

“Saya memiliki ambisi untuk melangkah lebih jauh.”

“Saya siap untuk hal semacam ini, tetapi kemudian Anda harus membuktikannya di lapangan.”

“Sepak bola internasional menghasilkan banyak tekanan, tetapi jika Anda yakin akan diri sendiri dan dikelilingi oleh pemain hebat , Anda dapat melakukan hal-hal seperti ini. ”

Mbappe sedang memulai pembuktian untuk menjadikan Prancis sebagai penguasa baru dalam persepakbolaan dunia. Bukan lagi Spanyol, Brasil atau Argentina.

Target yang harus dicapai dengan kerja keras dan keterpaduan tim. Juga, suasana nyaman di ruang ganti.***

Arsenal tantang Chelsea pada Final Piala FA

FINAL Piala FA akan menyajikan derby London setelah Arsenal memastikan tiket ke partai puncak usai mengalahkan Manchester City dengan skor 2-1 pada semifinal yang mainkan di Stadion Wembley, Minggu malam.

Gol kemenangan pasukan “Meriam London” ditentukan oleh Alexis Sanchez, yang dibuatnya pada babak tambahan, setelah kedua kesebelasan itu bermain imbang 1-1 selama 90 menit waktu normal.

Partai final Arsenal melawan Chelsea ini merupakan ulangan gelaran final Piala FA 15 tahun siilam yang mana The Gunners berhasil memenanginya dengan mengalahkan The Blues dengan skor 2-0 melalui gol Ray Parlour dan Fredrik Ljungberg.

Dalam laga semifinal, Arsenal tertinggal 0-1 dari gol yang dilesakkan Sergio Aguero, setelah sukses memanfaatkan umpan panjang Yaya Toure pada menit ke-62. Pemain Argentina itu suskes memperdaya Petr Cech dalam duel satu lawan satu, setelah berhasil masuk ke pertahanan Arsenal melalui skema serangan balik.

Sayang, keunggulan City lenyap, setelah umpan silang yang diberikan Alex Oxlade-Chamberlain berhasil dikonversi menjadi gol oleh Nacho Monreal. Dia berlari tanpa terkawal dari sisi kiri lapangan, untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-72.

Sebenarnya City punya peluang matang dari aksi Sterling dan Yaya Toure, namun tendangan Toure dapat diblok Cech. Bola hanya mengenai tiang gawang. Skor imbang bertahan hingga akhir babak kedua, sehingga harus dilanjutkan dengan babak tambahan 2×15 menit.

Pendukung Meriam London bersorak riang, setelah Alexis Sanchez berhasil menjadi penentu kemenangan Arsenal, lewat tendangan yang gagal diselematkanpenjaga gawang City, Bravo pada menit 100. Gol itu buah dari kemelut pasca-tendangan bebas. Penyerang Chile itu berhasil meneruskan operan pendek Danny Welbeck. Gol.

Upaya Mancehster City untuk menyamakan kedudukan gagal. Sebenarnya, Kevin De Bruyne dan Yaya Toure membuat tiga peluang pasca gol Sanchez tersebut. Namun Arsenal berhasil mekaksa kedudukan 2-1 hingga peluat bubaran ditiup wasit. Arsenal mencapai final setelah sukses menyingkirkan Preston North End, Southampton, Sutton United, Lincoln, dan terakhir Manchester City di partai semifinal.

Susunan pemain:
Arsenal : Cech; Gabriel, Koscielny, Holding; Oxlade-Chamberlain, Ramsey, Xhaka, Monreal; Ozil Alexis, Giroud
Cadangan: Martinez, Bellerin, Gibbs, Coquelin, Walcott, Iwobi, Welbeck

Man City : Bravo; Navas, Kompany, Otamendi, Clichy; Fernandinho, Yaya De Bruyne; Silva, Sane, Aguero
Cadangan: Caballero, Zabaleta, Fernando, Sterling, Kolarov, Delph, Iheanacho

Kipernya Dibidik MU, Man City Panas Dingin!

PEREBUTAN pemain dalam daftar transfer terus bergulir. Bahkan Manchester United berencana memboyong kiper milik Manchester City, Joe Hart pada musim panas mendatang. Rencana itu tentu akan membuat The Citizens panas dingin.

Dalam berita transfer pemain Liga Inggris, nama Joe Hart telah muncul sebagai target transfer Manchester United di bursa transfer mendatang. Menurut laporan Daily Mail, MU membidik Hart sebagai pengganti David de Gea yang kemungkinan akan hijrah ke Real Madrid.

De Gea belakangan ini memang ramai diberitakan menjadi target utama dalam rencana transfer Real Madrid di akhir musim. Demi mendatangkan kiper timnas Spanyol ini, Madrid bahkan rela membayar 40 juta poundsterling plus James Rodriguez kepada Manchester United.

Ternyata tak cuma Tim Setan Merah yang menaksir kiper timnas Inggris itu. Chelsea juga kabarnya menjadikan Hart sebagai target transfer jika kiper Thaibaut Courtois diambil Real Madrid. Seperti diketahui, Madrid membidik Courtois jika gagal merekrut De Gea.

Joe Hart saat ini bermain di Torino dengan status sebagai pemain pinjaman Manchester City. Pelatih City, Pep Guardiola, hampir dipastikan tak lagi mempertimbangkan kemungkinan untuk memulangkan Hart ke Etihad Stadium meski penampilan si kiper cukup mengesankan selama di Torino, sementara performa kiper City saat ini, Claudio Bravo jauh di bawah harapan.

Joe Hart masih terikat kontrak dengan Manchester City selama dua tahun lagi, atau hingga Juni 2019. Tapi, The Citizens tampaknya siap menjualnya secara permanen dengan harga 15 juta poundsterling di musim panas mendatang. ***