Pendulum Klenik atau Logika

Gde Mahesa

Banyak jenis pendulum yang tersedia di toko online, juga bisa ditemukan di toko-toko metafisika atau toko lain yang menjual buku-buku spiritual, kartu tarot, kristal, atau dupa.

Pilihan paling favorit adalah jenis pendulum kristal, tetapi ada juga yang terbuat dari logam.

Praktik permainan pendulum adalah antara logika dan sugesti. Menggambarkan ketegangan antara penggunaan nalar dan penalaran kritis (logika) dengan pengaruh emosional atau dorongan otomatis (sugesti) dalam pikiran seseorang.

Dengan pendulum, jawabannya akan didasarkan pada arah ayunan. Bagi yang pertama kali mempelajari ramalan pendulum, disarankan memperlakukannya seperti individu dengan perasaan dan kepribadiannya sendiri.

Namun saya kurang setuju dengan hal itu, tetapi ada sedikit ilmu di balik konsep tersebut. Berat dan bahan yang berbeda akan menyebabkan pendulum bereaksi sedikit berbeda terhadap gerakan tubuh tak sadar.  Oleh karena itu, pola respons dapat bervariasi dari satu pendulum ke pendulum lainnya.

Banyak orang akan menemukan dua pola efek jawaban utama atas pendulum yaitu: searah jarum jam vs berlawanan arah jarum jam.

Bagi saya, searah jarum jam biasanya berarti “ya” dan berlawanan arah jarum jam berarti “tidak”. Yang lain mungkin menganggap mengayun dari depan ke belakang memiliki arti tertentu, sementara mengayun dari kiri ke kanan memiliki arti lain. Hasil yang akan didapatkan bisa berbeda, dan ini sangat individual.

Dalam melatih untuk mencoba membangun kepercayaan diri dengan meramalkan hal-hal yang sudah diketahui jawabannya, dengan pertanyaan yang jelas dan gamblang berdasarkan fakta yang jelas kepada diri sendiri. Misalkan, “Apakah saya sudah makan?”

Hal itu perlu dan penting, sebab merupakan langkah pertama untuk memperkuat hubungan intuitif antara diri yang lebih tinggi dan tubuh fisik.

Pendulum sesungguhnya adalah salah satu alat bantu dalam melakukan proses penggalian data pikiran bawah sadar, yang bekerja dengan dengan prinsip ideomotor respon yaitu langsung digerakkan pikiran bawah sadar.

Penggunaan pendulum untuk menggali data atau informasi dari pikiran bawah sadar hanya bisa dilakukan dengan menggunakan pertanyaan yang jawabannya “Ya”, “Tidak”, “Tidak tahu”, atau “Tidak bersedia menjawab”.

Biasanya para terapis sebelum melakukan penggalian informasi atau melakukan eksplorasi, perlu menguji kebenaran jawaban pendulum. Dilanjutkan mengajukan pertanyaan yang klien tahu jawabannya pasti “Ya”, “Tidak”, atau “Tidak tahu”.

Tentunya jawabannya sesuai dengan arah gerakan yang telah ditentukan sebelumnya, barulah terapis mengajukan pertanyaan lanjutan. Selama proses tanya jawab klien yang memegang pendulum dan fokus menatap pendulumnya.  Terapis bertanya dan pikiran bawah sadar klien menjawab melalui gerakan pendulum.

Sebenarnya sadar tidak sadar pilihan gerakan dari jawaban sepenuhnya ditentukan oleh pikiran bawah sadar klien.

Bagi orang awam yang tidak tahu cara kerja pikiran bawah sadar atau ideomotor respon, pendulum yang bisa bergerak “sendiri” terkesan mistis atau ajaib. Namun sebenarnya yang menggerakan pendulum adalah tangan klien sendiri.

Namun ada jawaban estetis atas gerakan pendulum tersebut yaitu:  gerakan bandul adalah harmoni alam yang dapat mendeteksi kuantum-kuantum perubahan yang kecil dan berbeda yang tidak dapat ditangkap oleh indera manusia sehingga dan sedemikian rupa, ayunan bandul dapat menangkap perbedaannya dan kita mendapatkan jawaban dari perbedaan yang terjadi.  Prosesnya bagaimana, ya ini yang tidak diketahui.

Sudahlah, sruput kopi pahitnya, bullll bullll klepussss….