Manchester City akan Ajukan Tawaran £70 juta untuk Datangkan Rodrygo Goes

JAYAKARTA NEWS – Manchester City telah menunjukkan ketertarikannya untuk tertarik memboyong penyerang Brasil, Rondrygo Goes dari Real Madrid.

Kedatangan Kylian Mbappe pada musim panas ini telah menjadi topik pembicaraan terkait dengan masa depan pemain Brasil yang merumput di di klub ibu kota Spanyol tersebut.

Namun, Real Madrid tetap menekankan bahwa pemain Brasil ini masih tergolong dalam rencana mereka yang penting. Tetapi, karena alasan yang jelas, menyusul kedatangan Mbappe, Rodrygo mungkin akan menghadapi kesulitan untuk mendapatkan kesempatan bermain selama musim ini berlangsung.

Liverpool FC juga telah lama tertarik memantau pemain berusia 23 tahun tersebut. Walaupun Rodrygo secara jelas menunjukkan loyalitasnya kepada klubnya, tidak tertutup kemungkinan ada kekhawatiran internal pada dirinya tentang posisinya di tim.

Manchester City tampaknya siap mengambil keutungan dari situasi seperti ini. Terlebih lagi, City mengalami penurunan performa serangan setelah Julian Alvarez pindah ke Atletico Madrid pada musim panas ini. City juga dihadapkan pada tantangan lainnya, seperti Oscar Bobb yang menderita patah kaki dan Savinho yang terluka saat bertanding melawan Chelsea.

Sekarang, juara Liga Premier tersebut sedang memfokuskan perhatian mereka pada Rodrygo, yang sangat disukai oleh Pep Guardiola.

Real Madrid mengonfirmasi bahwa pemain tersebut tidak akan dijual, tetapi mereka mungkin mempertimbangkan untuk melepasnya jika City berani membayar dengan harga £70-80 juta pada musim panas ini. Tetapi, saat ini, sepakatannya masih sulit untuk dicapai. (football insider/sm)

Irjen Pol. Herry Heryawan Raih Gelar Doktor

JAYAKARTA NEWS – Suasana di Gedung Tri Brata, STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, pada tanggal 4 Maret 2024, terasa begitu penuh antusias. Stafsus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum, Irjen Pol. Herry Heryawan, berhasil mencatatkan namanya dalam sejarah Prodi S-3 PTIK-STIK dengan meraih gelar doktor.

Gelar itu diperolehnya setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul ‘Upaya Pemolisian dalam Menghadapi Kompleksitas Persoalan di Papua: Penguatan Pelibatan Sosial dalam Pemerintahan, Pembangunan, dan Perdamaian’.

Sejumlah tokoh penting, termasuk Kabaharkam Polri Komjen Dr. Muhammad Fadhil Imran, M.Si, dan Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksana dari PTIK-STIK, terlibat dalam memeriksa/ menguji disertasi tersebut.

Dalam paparannya, Irjen Herry Heryawan menjelaskan bahwa persoalan kompleks di Papua disebabkan oleh lima akar masalah utama, seperti hak asasi manusia, kesejahteraan, diskriminasi, status politik, dan kehadiran aparatus yang dianggap terlalu besar.

Irjen Herry menekankan peran kunci Polri dalam mengawal pembangunan di Papua dengan pendekatan yang humanis. Dia menggarisbawahi pentingnya dialog yang humanis dengan masyarakat, sekaligus tegas terhadap kelompok yang mengganggu keamanan dan ketertiban.

Dalam disertasinya, Irjen Herry Heryawan melakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif, menemukan permasalahan yang ada, dan memberikan masukan berharga. Kesetaraan dalam penegakan hukum, penerapan restorative justice, serta strategi Binmas Noken dan daily service menjadi fokus utama untuk mengubah wajah pelayanan publik di Papua.

Dalam nasihat akademiknya, Kabaharkam Polri Komjen Fadil Imran menegaskan pentingnya disiplin ilmu, pengabdian untuk masyarakat, dan keberagaman kemampuan sebagai landasan bagi seorang pemimpin Polri yang paripurna. Suksesnya Irjen Herry Heryawan dalam meraih gelar doktor ini juga menjadi bagian dari upaya untuk membuka ruang diskursus Pemolisian Demokratis, yang diharapkan dapat menjadi kerangka kerja terbuka bagi berbagai masalah sosial di Papua.

Sidang terbuka ini dipimpin oleh Direktur Program Pascasarjana KIK, Brigjen Dr. Indarto, S.H., S.SOS., SIK., M.SI, dengan Prof. Bambang Shergi Laksmono sebagai Promotor dan Dr. Robertus Robert, M.A, serta Ir. Djuni Thamrin, PH.D, sebagai Co-Promotor.

Riset yang dilakukan Herry menggambarkan bagaimana semangat dan dedikasi polisi dalam upaya menghadapi tantangan kompleks di Papua. [*/sm]

HOAX, Ulat Pembunuh Manusia

JAYAKARTA NEWS – Baru-baru ini, beredar konten di media sosial yang menyatakan bahwa ulat berbulu dapat menyebabkan kematian dalam waktu empat jam setelah menyuntikkan racunnya. Namun, asal usul ancaman dari ulat berbulu ini belum jelas.

Dikutip dari Rilis Kemenkes, Selasa (27/2/2024), faktanya ulat yang dimaksud merupakan puss caterpillar atau ulat kucing atau ulat asp yang banyak ditemukan di wilayah selatan Amerika Serikat. Ulat ini dapat tumbuh dengan panjang sekitar 1 inci dan ditutupi oleh bulu berwarna abu abu dan oranye.

Ulat ini memiliki kelenjar racun yang terletak di dasar tubuh dan tersembunyi di antara bulunya yang lebat. Sengatan ulat ini dapat menimbulkan reaksi yang berbeda pada setiap orang. Sengatan ulat ini hanya berbahaya bagi orang yang menderita reaksi ekstrem terhadap gigitan serangga

“Faktanya memang beracun, tapi tidak ada fakta yang menyebutkan kalau ulat ini bisa membunuh manusia. Hoaks itu,” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. M Syahril menegaskan.

Jika Anda terkena sengatan ulat berbulu ini, hal pertama kali harus dilakukan adalah mencuci area tubuh yang terkena sengatan dengan sabun dan air untuk mengurangi rasa sakit. Anda juga disarankan menggunakan krim anti-gatal jika sengatan mulai terasa gatal.

“Segera ke dokter sekiranya ada alergi terhadap gigitan serangga atau jika dirasa gejala terasa lebih parah,” lanjut dr. Syahril.***/mel

Tebing 8 Meter Longsor Timpa Rumah Warga

MAGETAN, JAYAKARTA NEWS – Guyuran hujan tanpa jeda selama tiga jam mengakibatkan tebing setinggi 8 meter di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, rontok dan menimpa rumah warga, Sabtu dini hari (18/2/2023).

Bongkahan material longsor selebar 15 meter itu menimpa bangunan rumah milik Parmin, 48 tahun, warga Kelurahan Parang, Kecamatan Parang. Material berupa bebatuan dan lumpur gunung itu, akibat jebolnya talud di pekarangan rumah Wagimin, 65 tahun, yang berdiri di atasnya.

Kejadian diawali hujan ringan di wilayah tersebut yang berlangsung sejak Jumat malam pukul 20.00. Guyuran berlangsung sampai tengah malam, hingga berakibat longsor pada Sabtu dini hari.

Hantaman keras material sempat merusak ruang tamu, dua bilik kamar dan teras rumah korban. Korban dan keluarganya yang saat itu beristirahat selamat, hanya beberapa perabotan rumah tangga terdapat yang rusak.

Warga setempat, Yanto, yang dihubungi membenarkan adanya longsor di wilayah itu. Bencana alam itu, katanya, tidak parah dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

Sementara pihak BPBD setempat langsung melakukan kaji cepat di lokasi kejadian, sesaat setelah pihaknya mendapat laporan dari perangkat kelurahan pada dini hari itu.

“Hari ini Tim BPBD dan relawan lainnya mulai melakukan kerja bakti membersihkan material longsor. Juga memberikan bantuan terpal sebagai antisipasi longsor susulan,” jelas Operator Pusdalops BPBD Kabupaten Magetan, kepada jurnalis yang meminta konfirmasi, Sabtu (18/2/2023).

Tanah longsor itu tidak merusak fasilitas umum dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Namun pihak keamanan terkait tetap mengimbau warga masyarakat, khususnya wilayah Kelurahan Parang, agar tetap mewaspai munculnya bencana alam yang terjadi setiap saat. (fin)