Hanura Pandeglang Siap Bersaing di Pemilu 2019

Ketua DPC Hanura Kabupaten Pandeglang, Heri Abdul Halim memimpin Rapat Koordinasi, dan menargetkan hasil maksimal dalam Pemilu 2019. Foto: Andang S

RAPAT Koordinasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Pandeglang digelar di Kantor Sekretriatnya di Jalan Raya Labuan Km 7 Palurahan Kecamatan Kaduhejo Pandeglang, Kamis (15/2). Ketua DPC Hanura Kabupaten Pandeglang, Heri Abdul Halim kepada Jayakartanews usai acara mengatakan, kegiatan rapat lebih kepada pembahasan evaluasi kinerja pengurus usai mengikuti verifikasi faktual dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pandeglang.

“Rapat ini merupakan rapat koordinasi lanjutan bersama pengurus partai setelah kami lolos verifikasi faktual dari KPUD Pandeglang,” ujar Heri. Ditambahkan, pihaknya kini tengah berbenah melengkapi perlengkapan kebutuhan kantor. Selain itu rapat juga tersebut membahas kesiapan dan kesigapan bakal calon legislatif yang akan bertarung di pesta demokrasi 2019.

“Partai ini harus besar dan meraih suara terbanyak pada pemilu legislatif mendatang. Untuk itu saya bersama pengurus selalu berkomunikasi dan koordinasi dengan mengedepankan prinsip keterbukaan demi suksesnya partai Hanura di Kabupaten Pandeglang,” tutupnya

Hal senada disampaikan Sekretaris DPC Hanura Kabupaten Pandeglang, Mariah. Ia membenarkan rapat koordinasi lebih kepada pembahasan kebutuhan rumah tangga partai dan penyampaian strategi pemenangan pemilu legislatif mendatang. “Kami yakin Hanura akan meraih suara yang signifikan di pemilihan legislatif nanti,” imbuhnya. ***

Suparmi  ‘Terpikat’  Arief

SUHU politik terkait dengan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Tangerang mulai memanas, seiring dengan munculnya  sejumlah nama yang siap bertarung dalam  pesta demokrasi lima tahunan di kota tersebut pada 2018 mendatang.

Ketua DPRD Kota Tangerang,  Suparmi ditengarai  mulai ‘terpikat’ pada sosok Walikota Tangerang H Arief R Wismansyah. Suparni pun siap menjadi pendamping Arief maju dalam perhelatan demokrasi lokal tersebut untuk mengantongi tiket memimpin Tangerang.

Politisi yang sehari-hari berbusana muslimah itu, mengaku sejauh ini pihaknya belum mengantongi rekomendasi dari partai yang menjadi induk kejuangannya, PDI Perjuangan. Dengan berakhirnya Pilgub DKI Jakarta, yang menyita pikiran dan tenaga seluruh elite partai hingga lapisan tataran pengurus cabang, untuk memenangkan pasangan Basuki-Djarot, kini seperti jajaran PDIP Kota Tangerang bisa mulai fokus pada  Pilkada Kota Tangerang. Suparmi menyatakan, sebagai kader dirinya  siap mendampingi Arief dalam  Pilkada Kota Tangerang apabila warga dan partai mengamanahkannya.

“Saya siap jika dipercaya mendampingi Pak Arief.  Meski saya belum punya pengalaman dieksekutif, saya yakin  bisa menyesuikan diri  dengan cepat. Seperti saat pertama menjabat Ketua DPRD Kota Tangerang, saya merasa seperti berada di tengah hutan. Tetapi, setelah itu saya cepat memahaminya, dan ternyata seperti ini,” ujarnya kepada wartawan Kamis (27/4).

Jelang kontestasi Pilkada Kota Tangerang,  Walikota Tangerang sendiri, sekarang ini rutin  bersilahturahmi ke jajaran  petinggi partai politik yang ada di  kota tersebut. Arief dipastikan akan diusung oleh Partai Demokrat dimana dia menjabat sebagai Ketua Majelis Partai(MP) Partai Demokrat Kota Tangerang.

Dengan modal lima kursi Demokrat di DPRD Kota Tangerang, maka tidak ada cara lain bagi partai tersebut  untuk mengajukan kadernya pada Pilkada nanti harus berkoalisi  dengan partai lain untuk memenuhi syarat minimal  dengan 10 kursi (20% dari jumlah kursi dewan) atau  dua puluh tiga persen dari jumlah suara pemilih. Untuk syarat minimal itu, Partai Demokrat cukup berkoalisi dengan PDIP, untuk memastikan  Walikota Tangerang sekarang maju dalam  Pilkada.

Komposisi kursi  DPRD Kota Tangerang meliputi: PDIP dengan 10 kursi, Golkar dan Gerindra masing-masing 6 kursi, Demokrat, PKB dan PPP masing-masing 5 kursi, PKS dan PAN masing-masing 4 kursi, Hanura 3 kursi serta Nasdem 2 kursi. ***