BCL Duet Bersama Yuna dari Malaysia

JAYAKARTA NEWS— Nama Bunga Citra Lestari (BCL) cukup dikenal di negara jiran Malaysia. Setiap konsernya di Kualalumpur, khalayak dipastikan penuh.

Baru-baru ini, BCL merilis single duet bersama biduanita Yuna dari Malaysia bertajuk ‘Watak Utama’. “Saya sudah lama mahu duet dengan kak BCL. Setiap ada jadual kami berdua busy. Saya gembira dapat peluang ini,” jelas Yuna yang mengaku fans berat BCL. “She is an amazing singer dan actrees,” imbuhnya.

Yuna memaparkan, cukup seru ia bisa berduet dengan BCL.”Kerana kami seronok merekam lagu ini buat peminat,” ungkapnya polos.

Yuna menjelaskan punya style yang aneh. “Kami bergaya Y2K dimana kami mau beri kejutan. It’s a very cute video yang enak ditonton. Ini sesuatu yang baru. Very catchy. Tak hanya sound tapi juga segi visualnya yang dimanjakan,” beber YunaSingle yang diproduseri Pierre Jamerson ini,

BCL mengatakan adalah perpaduan dua bahasa. “Saya tulis lirik bahasa Indonesianya. Memang saya sudah lama ingin berduet,” terang BCL.

Yuna adalah isteri Adam Sinclair (adik almarhum Ashraf Sinclair). “Jadi Yuna itu sister in law. Ini proyek bersama dua negara. Ini momen istimewa. Saya ‘adore’ sama Yuna,” cetus BCL.

Ada dua panduan genre masing-masing. Liriknya tentang cinta yang mendalam.
“Musik dan liriknya simple. Easy listening,” tambah BCL

Proses rekaman, BCL bilang tak ada kesulitan. (pik)

‘Love Story’ Fase BCL Menjadi Kupu-kupu

JAYAKARTA NEWS – ‘Love Story’ adalah lagu yang disenandungkan Andy Williams tahun 1971. Lagu itu menjadi tak lekang ditelan waktu, setelah dinyanyikan dan direkam oleh Bunga Citra Lestari (BCL), produksi Bash Music Company.

Single lawas yang menjadi khas dan fresh ini menandai tahun 2021 bagi BCL yang penuh harapan dan penuh doa-doa baik. Maklum, setahun setelah kepergian suaminya, Ashraf Sinclair yang terkena serangan jantung, menyebabkan BCL lebih banyak merenung di rumah.

“Boleh dikata ini adalah kebangkitan saya di dunia musik,” ujar BCL yang kini tampil lebih segar. Lagu tersebut pernah dibawakannya dalam konser  ‘It’s My BCL Concert’ beberapa tahun silam di Jakarta.

Bunga Citra Lestari (ist)

“Dan saya masih ingat, lagu ‘Love Story’ spesial saya dendangkan untuk Presiden RI ke-3, BJ Habibie yang ikut nonton,” urai BCL yang berperan sebagai Ainun Habibie dalam film ‘Habibie dan Ainun’ yang dibuat tahun 2012 yang lalu.

Khusus untuk lagu ‘Love Story’ versi BCL, aransemen musiknya dibalut secara fresh dan modern oleh Ronald Steven. Karakter vokal BCL yang khas dan dengan penampilan yang lebih muda, emosi sangat terasa di lagu ini.

Ronald Steven mengaku, BCL memiliki kedekatan yang sangat erat dengan kisah hidupnya. Ihwal gambar kupu-kupu di artwork mengisyaratkan metafor. Sebagai penggambaran dirinya yang sedang dalam proses persiapan untuk berbagai kemungkinan terbaik di masa mendatang. Ibaratnya, ini tranformasi dalam kepompong menjadi kupu-kupu yang penuh warna.

BCL dalam fase berproses, pelan-pelan. Kembali berdiri dan berlari lagi. Bergerak dan melangkah pasti dalam industri musik Indonesia. (pik)

BCL Setelah Masa Iddah, Back to Studio

JAYAKARTA NEWS— Ditinggal wafat suami, merupakan cobaan berat bagi Bunga Citra Lestari (BCL). Baru 12 tahun mendampingi suami asal Malaysia, Ashraf Sinclair dan dikaruniai seorang anak bernama Noah Sinclair, kini BCL harus hidup menjanda, seorang diri.

“Ini titik terendah dalam hidup saya,” aku BCL polos.

Hampir 5 bulan tinggal di rumah, damai dengan keadaan dan mencoba memahami situasi. BCL telah melewati masa iddah dan dalam agama Islam, seorang isteri  yang ditinggal mati suami selama 4 bulan 10 hari harus menjalani masa iddah (menunggu).

Selama itu, BCL terus bekerja, membesarkan anaknya semata wayang dan ini yang penting : mencoba menulis lirik lagu di buku harian pemberian Ashraf.

Dibantu temannya, Ifa Fachir yang menyusun melodinya dan Andi Rianto pada piano, terciptalah sebuah lagu yang berirama slow yang diberi judul ’12 Tahun Terindah’. BCL mengaku semula hidupnya bingung dan sepi tanpa suami.

“Hidup saya berubah dan ini harus dijalani. Saya bersyukur, pernah menjalani 12 tahun terindah bersama Ashraf,” tutur BCL. Cinta itu ada dan BCL menjalaninya dalam suka dan duka. “Proses rekaman menjadi healing alias obat penyembuh buat saya. Rekaman secara virtual dilakukan di rumah dengan bantuan tim teman-teman,” imbuhnya.

Memang awalnya berat apalagi pas masa pandemi C 19, lama kelamaan BCL bisa belajar dengan pelahan. “Saya belajar hal baru. Lantai 3 rumah saya disulap jadi perangkat studio mini,” ungkap BCL yang menambahkan, ’12 Tahun Terindah’ ini adalah single spesial pertama dari label yang dibentuknya dibawah bendera Bash Music Company.

Single ini dirilis bersamaan dengan official video musik yang disutradarai Adam Sinclair (adik Ashraf Sinclair) dan bisa didengarkan lewat platform digital. “Nyanyi adalah hal yang saya cintai,” pungkas BCL yang akan live perform di YouTube atau channel ‘It’s Me BCL’  tanggal 26 Juli 2020. (pik)

Aksi Acak-acakan Reza Rahadian di ‘My Stupid Boss2’

JAYAKARTA NEWS—Sama seperti film pertamanya, suguhan utama film ini adalah aksi menyebalkan Bossman (Reza Rahadian) terhadap para karyawannnya, termasuk Diana (BCL). Ada ada saja tingkah Bossman yang bikin kesal Diana dkk.

Bossman, Diana, dan yang lainnya terbang ke Vietnam untuk mencari karyawan. Rupanya karyawan di perusahaan milik Bossman banyak yang mengundurkan diri.

Alih-alih mendapatkan karyawan di sana, mereka malah dihadapkan berbagai masalah. Siapa lagi kalau bukan Bossman yang bikin ulah.
Masalah yang dihadapi pun beragam. Mulai dari berurusan dengan polisi hingga diamuk calon karyawan. Yang lebih serius lagi, mereka juga bakal berhadapan dengan gengster di Kuala Lumpur.

Selain BCL dan Reza Rahadian, film ini masih dibintangi oleh pemeran lamanya, yakni Chew Kin Wah, Atikah Suhaime, Alex Abad, dan Melisa Karim.
Ada juga tokoh baru yang diperankan oleh Morgan Oey, Verdy Sulaiman, dan Iedil Putra. yang menggantikan Bront Palarae. (pik)

BCL Rilis ‘Memilih Dia’

Bunga Citra Lestari–foto istimewa

Lagu “Memilih Dia” dipilih Bunga Citra Lestari menjadi single terbarunya kali ini, lewat konsep yang cukup sederhana namun kekinian.

Lagu yang diciptakan dan diaransemen oleh musisi Lale Ilman Nino ini cukup berhasil menyatu dengan style dan ciri khas suara BCL. Memilih Dia terdengar sangat hystorical dan terkesan mewah pada intronya,diiringi dengan sapuan orkestra yang  lite.

Lagu “Memilih Dia” menceritakan tentang kegelisahan hati BCL yang memilih pergi ketika cinta sudah tidak bisa lagi dipaksakan. Kegelisahan hati sangat tergambarkan di lirik lagu ini, dimana BCL harus memilih salah satu yang paling dicintainya. Namun seakan enggan untuk melepaskan karena tak ingin dianggap mengkhianati komitmen dan kesetiaan.

Kekuatan lirik dalam lagu “Memilih Dia” sangat didukung oleh suara khas BCL seperti lagu-lagu sebelumnya. Suaranya yang melankolis namun terdengar padat, mampu menyiratkan semburat kegelisahan yang sangat dirasakan dilagu ini.

Alunan emosi lagu ini makin terasa ketika sontak meningkatnya oktaf pada potongan refrain dan ditutup lewat alunan syair lembut BCL yang menggantung.

Tak banyak yang perlu disampaikan, lirik yang jelas dan lugas tanpa banyak kiasan menjadi sebuah persembahan bagi penyanyi yang telah sukses menelurkan beberapa album dan single lagu di blantika musik Tanah Air.Simak saja lirik dan lagu dari penyanyi yang akrab dipanggil Unge ini. (pik)

MemilihDia

Maafkanlah aku belahan hati

Tak  ingin kukhianati,kasih ku padamu

Namun ku tak kuasa

Dia hadir tanpa aku minta

Tapi dirimu pun tahu

Yang namanya cinta tak bisa disalahkan

Perlahan hangat pun menghilang

Tak mampu (lagi) ku pertahankan cinta

Maaf bila ku harus memilih dia

Bukan aku tak setia

Namun cinta tak bisa terpaksa

Izinkan aku‘tuk melangkah bersamanya

Maaf aku mencintainya

Melebihi cintaku padamu

Maafkan kasih kau bukan yang kupilih

Maafkan ku harus pergi
(pik)

Indonesian Idol ke-9, Pasang Dewan Juri Baru

Dewan juri Indonesian Idol 9: Judika, Armand Maulana, Maia, Bunga Citra Lestari, dan Ari Lasso.

SETELAH berhenti produksi sejak tahun 2014, RCTI bakal kembali menayangkan Indonesian Idol seri ke-9. Dini Putri sebagai Programming and Production Director RCTI menegaskan, kalaupun Indonesian Idol sempat vakum tiga tahun, itu bukan menandakan matinya minat penyelenggara (RCTI dan FremantleMedia) maupun animo masyarakat. Apalagi spirit talenta-talenta penyanyi usia 16-27 tahun yang bermimpi memperoleh kontrak rekaman, sangat tinggi.

Kebetulan saja, sebagai kontes tahunan pencarian bakat penyanyi pendatang baru di RCTI, nasib Indonesian Idol jadi bergilir dengan jadwal penayangan variasi singing contest serupa seperti X Factor, The Voice, dan Rising Star. Amerika Serikat pun pernah gagal menghadirkan American Idol, lantaran ada problem kesepakatan kerjasama dari pihak stasiun televisi yang hendak menayangkannya.

Andrew Cam selaku Senior Vice President, Content and Production of Fremantle Media Indonesia bersemangat menyanjung, Indonesian Idol menduduki posisi Lima Teratas bersama-sama Perancis, Jerman, Afrika Selatan dan Amerika Serikat untuk lama waktu penyelenggaraannya, di antara lebih dari 48 negara yang menayangkan Idol di seluruh dunia. “Idol adalah (wadah) pencarian bakat (penyanyi) yang sebenarnya, terbesar dan terbaik tidak hanya di Indonesia, tapi juga dunia dan telah diproduksi di lebih dari 48 negara di seluruh dunia,” terangnya.

Ada yang berbeda dalam hal komposisi dewan juri. Indonesian Idol ke-9 nanti mengusung lima nama penyanyi: Ari Lasso, Armand Maulana, Bunga Citra Lestari, Judika, dan Maia. Menurut Dini Putri, line-up juri yang ada, saling melengkapi. “Jadi kalau memang yang satu berbicara teknis, sementara yang lain melihat performa panggung, dan juga ada yang bermodal pengalaman di dunia entertainment dalam memandang atau menilai setiap kontestan. Complementing each other. Juga kami melihat dari masa periode tayangnya yang berbeda, dulu dan sekarang, ataupun menghargai perubahan selera publik di era milenial. Jadi juga mencari juri-juri yang masih cocok pada tingkatan umur-umur pesertanya.”

Segi agresisivitasnya Indonesian Idol dalam penyelenggaraan kesembilan kalinya ini adalah membawa serta artis termasuk pemenang-pemenang Indonesian Idol seperti Delon, Ihsan, Regina dan Nowela di samping Astrid dan Bams berperan sebagai special agent untuk menjaring penyanyi-penyanyi talenta di setiap wilayah daerah 18 kota tempat audisi yakni Malang, Semarang, Purwokerto, Cirebon, Sukabumi, Kupang, Palembang, Padang, Manado, Makassar, Ambon dan Banjarmasin. Mereka berpersan sebagai special city audition selain kawasan-kawasan yang telah rutin seperti Yogyakarta, Medan, Surabaya, Bandung dan Jakarta. Penayangan siaran langsung “Indonesian Idol 9” di RCTI dijadwalkan berlangsung 18 Desember 2017, mulai pukul 21.00 WIB. ***