• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Thursday, October 1, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Situasi Bencana di Indonesia pada 5 Oktober 2025

Situasi Bencana di Indonesia pada 5 Oktober 2025

admin by admin
October 5, 2025
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan sejumlah peristiwa bencana yang terjadi di tanah air, pada periode Sabtu (4/10) hingga Minggu (5/10/2025) pagi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terkait fenomena hidrometeorologi mendominasi kejadian di wilayah Nusantara.

Hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan kerusakan rumah warga. Peristiwa ini terjadi di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Sabtu (4/10). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) setempat melaporkan kejadian berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB. Wilayah terdampak berada di Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari.

Dampak bencana tercatat rumah rusak sedang 1 unit dan rusak ringan 11 unit. Tidak ada laporan adanya korban jiwa, sedangkan warga terdampak berjumlah 13 KK (54 jiwa). Pada hari itu juga, warga bergotong royong untuk memperbaiki sebagian rumah rusak.

Masih di Kabupaten Bogor, angin kencang juga berdampak di Desa Putat Nutug, Kecamatan Ciseeng. Insiden ini terjadi pada Sabtu (4/10), pukul 16.30 WIB. Populasi terdampak berjumlah 9 KK (40 jiwa), sedangkan 9 rumah warga rusak ringan. Warga pemilik rumah rusak belum memperbaiki kerusakan atap. Di sisi lain, BPBD setempat telah membersihkan pohon tumbang yang menutup jalan dan sebagian jaringan listrik padam pada Sabtu kemarin (4/10).

Kondisi banjir yang merendam wilayah Kabupaten Paser, Kalimantan Timur pada Sabtu (4/10). Situasi terkini, banjir telah surut total. Sumber Foto : BPBD Kabupaten Paser.

Banjir juga melanda Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur, pada Sabtu (4/10), pukul 10.30 Wita. Banjir melanda sejumlah desa di Kecamatan Batu Sopang. Populasi terdampak berjumlah 119 KK. Pada sabtu (4/10), genangan di Desa Kasungai, Batu Kajang dan Desa Legai telah surut pada siang hari.

Sebagian besar genangan di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatra Selatan, telah surut pada Sabtu (4/10). Banjir melanda wilayah ini pada Kamis (2/10), pukul 16.00 WIB. BPBD menginformasikan 3 desa dan 7 kelurahan di 11 kecamatan terdampak banjir.

Bencana ini berdampak pada 403 KK (1.492 jiwa), sedangkan rumah terdampak berjumlah 343 unit, rumah rusak ringan 5 unit. Saat banjir terjadi, tinggi muka air antara 20 hingga 100 cm. Pada Sabtu kemarin, 1 unit rumah di Kelurahan Sukaraya masih tergenang air.

Kondisi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan pada Jumat (3/10). Api berhasil dipadamkan pada Sabtu (4/10). Sumber Foto: BPBD Kabupaten Pinrang.

Sementara itu, kebakaran hutan dan lahan terjadi di Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan. Peristiwa ini berlangsung pada Jumat (3/10), pukul 20.00 Wita. Kebakaran teridentifikasi di Kelurahan Tellumpanua, Kecamatan Suppa. Api yang membakar lahan seluas 3 hektar ini berhasil dipadamkan petugas gabungan pada Sabtu (4/10).

BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap setiap ancaman bahaya hidrometeorologi, seperti angin kencang, banjir dan tanah longsor, khususnya di tengah musim hujan. Warga secara gotong royong dapat membersihkan saluran air atau pun memangkas ranting-ranting pohon di sekitar tempat tinggal.

Pemerintah daerah dapat melakukan pengecekan struktur bendungan maupun memantau peringatan dini cuaca sehingga kesiapsiagaan dapat berjalan dengan baik dan dampak bencana dapat diminimalkan. Di samping itu, kita juga tetap waspada terhadap ancaman geologi seperti gempa bumi dan letusan gunung api. (*)

Tags: bencana di indonesiaBNPBlaporan bencana oktober 2025
Previous Post

TNI: Dari Gerilyawan Kemerdekaan hingga Pilar Pertahanan Modern Indonesia

Next Post

The Launch of Collectible Book of Omah Tanah by Budi Pradono

admin

admin

Next Post
The Launch of Collectible Book of Omah Tanah by Budi Pradono

The Launch of Collectible Book of Omah Tanah by Budi Pradono

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version