• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Saturday, October 3, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Mitos Kelabang

Mitos Kelabang

admin by admin
October 12, 2025
in Kolom
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gde Mahesa

Dalam budaya Jawa, kelabang (lipan) sering dianggap sebagai simbol santet.

Kehadirannya di rumah dianggap pertanda buruk, seperti pengiriman guna-guna oleh seseorang yang memiliki niat jahat.

Namun juga dianggap menjadi hama berbahaya yang harus dibasmi. Padahal, kelabang merupakan pembasmi hama yang alami yang memangsa banyak serangga seperti kecoak, ngengat, dan semut.

Beberapa tradisi kepercayaan kelabang menjadi simbol spiritual transformasi perlindungan dan ketahanan. Jika melihat kelabang, itu mungkin merupakan tanda bahwa akan mengalami perubahan dan pertumbuhan pribadi, jadi ada baiknya berlatihlah  bersikap fleksibel, adaptasi, dan berpikiran terbuka. Kelabang juga dapat menjadi pengingat untuk bersikap berani dalam menghadapi rintangan.

Menurut primbon Jawa, kedatangan kelabang atau kaki seribu dirumah diartikan sbg pertanda buruk. Mitos kehadirannya bisa menjadi pertanda akan mengalami musibah.

Maka pastikan untuk selalu berhati-hati beraktifitas, jangan asal menyentuh karena gigitannya mengandung bisa berbahaya. Selain itu disinyalir merupakan perwujudan jin atau siluman. Makhluk ini suka bersembunyi di tempat lembap dan gelap. Maka pantas jika dikatakan bahwa kelabang memancarkan aura mistis. Oleh sebab itu, dianjurkan tidak sembarangan membunuhnya karena bisa menarik energi negatif.

Mitos yang lebih seru adalah hewan ini dianggap sebagai perwujudan dari orang yang sudah meninggal.

Roh seseorang yang telah berpulang berubah menjadi kelabang untuk bertemu orang terdekat atau terkasih.

Sehingga membuat banyak orang ragu untuk membunuh lipan dirumahnya. Cara terbaik mengusir kelabang boleh dicoba dengan menebar menggunakan aroma daun pandan atau kapur barus.

Tetapiiiiii…. meskipun dianggap sebagai hama, sebaiknya tidak membunuh mereka, karena binatang ini memiliki peran dalam ekosistem dan tidak mengganggu seperti serangga lainnya. Caranya ?mencegah lipan masuk rumah, pastikan rumah bersih dan kering, terutama di sekitar pintu dan jendela, kelabang suka tempat lembap, jadi pastikan tidak ada genangan air atau kelembapan berlebihan di sekitar rumah. 

Secara keseluruhan, hubungan antara lipan atau kelabang dengan dunia mistis sangat kompleks dan bervariasi di berbagai budaya. Disinilah pentingnya memahami bahwa banyak kepercayaan dan mitos yang beredar, untuk membedakan antara mitos dan fakta ilmiah.

Hal ini sangat berbeda dengan negeri Thailand, masyarakat disana malah mengkonsumsi, lipan dan kalajengking, dan saya berani bertaruh bahwa para saya, anda dan kita, tidak akan seperti itu, tetap sruputtt kopi pahitnya…. Bullll bullll….. klepussss.***

Tags: binatang kelabangkalajengkingmitos kelabang
Previous Post

Di Ujung Senja Seorang Pejuang

Next Post

Kemenpora Dorong Kemandirian Pemuda Disabilitas Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Malang

admin

admin

Next Post
Kemenpora Dorong Kemandirian Pemuda Disabilitas Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Malang

Kemenpora Dorong Kemandirian Pemuda Disabilitas Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Malang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version