Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Kemenpora Dorong Kemandirian Pemuda Disabilitas Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Malang - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Ekonomi Kreatif

Kemenpora Dorong Kemandirian Pemuda Disabilitas Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Malang

Published

on

Kemenpora Dorong Kemandirian Pemuda Disabilitas Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Malang (Kemenpora)

JAYAKARTA NEWS – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan menyelenggarakan Pelatihan Kewirausahaan bagi Pemuda Disabilitas di Kota Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini mengusung tema “Berdaya dengan Wirausaha : Disabilitas Tangguh, Ekonomi Tumbuh.”

Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Dr. Drs. Yohan, M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret Kemenpora dalam mendorong kemandirian ekonomi pemuda, termasuk pemuda penyandang disabilitas.

“Pemuda disabilitas bukan sekadar objek bantuan, tetapi subjek pembangunan. Mereka memiliki potensi, kreativitas, dan semangat juang luar biasa untuk berkarya dan berkontribusi bagi bangsa,” ujarnya.

Kegiatan ini dilandasi oleh berbagai kebijakan nasional, seperti Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan. Melalui pelatihan ini, Kemenpora berupaya memperkuat ekosistem kewirausahaan inklusif dengan menyediakan pelatihan berbasis potensi lokal, pendampingan usaha, jejaring dunia usaha, serta dukungan lintas kementerian dan pemerintah daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa inklusivitas bukan hanya slogan, tetapi benar-benar hadir dalam kebijakan dan pendampingan nyata,” tambah Deputi Yohan.

Deputi Yohan juga berpesan agar peserta terus berani bermimpi dan berusaha.

“Keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya. Justru dari keterbatasan lahir semangat dan ketangguhan. Jadilah pemuda disabilitas yang mandiri dan menginspirasi,” pesannya.

Pelatihan ini diikuti oleh lebih seratus pemuda penyandang disabilitas beserta pendampingnya dari berbagai daerah di Kota Malang dan sekitarnya. Para peserta mendapatkan pembekalan tentang kewirausahaan dasar, manajemen usaha, digital marketing, dan pengembangan produk kreatif.

Kemenpora berharap kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional pemberdayaan pemuda disabilitas menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus memperkuat semangat kemandirian, inovasi, dan inklusivitas di kalangan generasi muda.***/mel

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement