Film Kuldesak Ditayangkan Kembali

 Film Kuldesak Ditayangkan Kembali

MEMPERINGATI 20 tahun film Kuldesak (yang  bermakna ‘Jalan Buntu’), sutradara film Mira Lesmana, Nan T. Achnas, Riri Riza, dan Rizal Mantovani menyambutnya dengan meluncurkan buku. Buku ini bertutur  tentang bagaimana sebuah karya tetap bisa hadir di masyarakat tatkala  situasi ekonomi, sosial dan politik  tengah tidak kondusif.

“Selain untuk menampung arsip-arsip serta dokumen-dokumen Kuldesak yang selama ini tersebar dan tercecer di berbagai tempat, buku ini juga bertujuan untuk menceritakan kembali bagaimana sebuah karya film dikerjakan di tengah kemelut ekonomi, sosial dan politik, dari 1995 sampai 1998. Dan tentunya juga buku ini adalah album kenangan bagi semua yang terlibat dalam proses film Kuldesak,” ujar Riri Riza saat ditemui di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Namun buku ini tidak akan diperjualbelikan. Mira Lesmana mengatakan buku yang penuh sejarah ini hanya akan diberikan secara sukarela. Sebab, harus melalui proses perizinan yang sangat panjang apabila memaksakan untu dikomersilkan.

Dalam acara memperingati 20 tahun film Kuldesak juga akan diisi dengan penanyangan kembali film tersebut. Menariknya, pemutaran film yang akan dilakukan di 9 kota pada 30 Desember mendatang akan menggunakan file hasil digitasi dari materi film print 35mm.

Kuldesak adalah film yang cukup bersejarah dalam industri perfilman tanah air. Film yang tayang pada 27 November 1998 tersebut disaksikan hingga 100 ribu penonton pada masa industri film tanah air tertidur. Bahkan, film ini ditayangkan hingga di kota Bandung, Jogjakarta dan Surabaya.

Film ansambel drama komedi hitam ini dibintangi banyak pemain seperti Ryan Hidayat (almarhum) , Oppie Andaresta, Tyo Pakusadewo, Wong Aksan, Harry Dagoe, Dik Doank, Bucek Dept, Bianca Adinegoro dll. Semua bintang tidak dibayar kala itu demi membangkitkan kembali perfilman Indonesia.

(Ipik Tanoyo)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *