• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Sunday, September 27, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Duka Palu dan Riwayat Anak Sulung

Duka Palu dan Riwayat Anak Sulung

admin by admin
October 1, 2018
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Palu merupakan salah satu kota terindah di Indonesia. Letaknya di pinggir teluk yang dikelilingi pegunungan. Tidak banyak daerah yang berkontur seperti itu.

Pagi ini saya benar-benar shock. Sepanjang jalan dari Kota Palu hingga Donggala hancur tersapu tsunami, dua jam setelah setelah diguncang gempa 7,7 SR.

Palu dan Donggala lokasinya bersebelahan. Hanya berjarak 30 Kilometer saja. Pada masa lalu, Donggala merupakan ibukota Sulawesi Tengah. Pada dekade 70-an, dimulailah pemindahan ibukota provinsi itu ke Palu.

Kabar tsunami yang meluluhlantakkan kota Palu menimbulkan kepedihan mendalam. Terutama bagi saya pribadi. Enam tahun lamanya saya tinggal di sana: 1993 – 1999.

Dari video yang saya lihat di layar televisi pagi ini, bangunan di sepanjang pantai Talise rata dengan tanah. Jembatan indah yang menghubungkan Kota Tua di Palu Barat dan Kota Palu di Palu Timur roboh.

Tidak jauh dari jembatan iconic kota itu, berdiri rumah sakit Islam Siti Masyitoh. Di rumah sakit inilah, anak sulung saya lahir, pada tahun 1996.

Di layar televisi, terlihat pula menara pemancar, satu-satunya yang masih berdiri. Beberapa ratus meter dari pemancar itu, berdiri kantor koran harian ‘’Mercusuar’’. Koran yang didirikan tokoh Muhammadiyah Sulawesi Tengah sekaligus pendiri Universitas Muhammadiyah Palu: Haji Rusdi Toana. Pak Rusdi punya nama lain yang lebih terkenal: Tona Kodi, nama rubrik berbahasa Kaili yang terbit di ‘’Mercusuar’’ setiap hari.

Untuk menyelamatkan perusahaan koran inilah saya ditugaskan ke Palu oleh Pak Dahlan Iskan pada tahun 1993. ‘’Tidak boleh kembali ke Jawa Pos sebelum ‘Mercusuar’ sehat,’’ kata Pak Dahlan saat itu.

Pada tahu 1993, di Sulawesi Tengah hanya ada dua koran harian: harian ‘’Mercusuar’’ dan harian ‘’Al-Khairaat’’. Perkembangan usaha kedua koran itu tak begitu baik. ‘’Mercusuar’’ yang paling parah. Kantor redaksi, mesin cetak dan rumah Pak Rusdi Toana disita Bank BNI dan Bank BRI. Karena menunggak pokok utang dan bunga-berbunga sejak tahun 1969.

Dua tahun kemudian, ‘’Mercusuar’’ berhasil membebaskan bangunan yang disita bank. Utang pokok dan bunga-berbunga sebesar Rp 1,4 miliar berhasil dilunasi. Mesin cetak pun diperbesar dari 1 line menjadi 2 line. Bisa 8 halaman sekali cetak bersamaan.

Tahun 1998, Pak Dahlan menyatakan misi saya akan segera berakhir. ‘’Mercusuar’’ sudah dalam kondisi sehat. Harus dikembalikan kepada keluarga Pak Rusdi Toana.

Tahun 1999, saya meninggalkan Palu. ‘’Mercusuar’’ dikelola keluarga Pak Rusdi Toana. Pak Dahlan kemudian menyetujui untuk mendirikan koran baru di Palu: ‘’Radar Sulteng’’ yang kantornya sangat besar dan modern tak jauh dari kantor ‘’Mercusuar’’. Berarti tak jauh pula dari menara pemancar TVRI di kelurahan Tondo.

Sampai saat tulisan ini dibuat, saya belum bisa menghubungi kawan-kawan saya di Palu. Semoga Anda semua selamat dari bencana ini. Bersabarlah, bantuan pasti segera tiba. Percayalah, Allah akan selalu menolong orang-orang yang sabar. (joko intarto)

Tags: bencana donggalabencana palugempa donggalagempa palujayakartanewstsunami donggalatsunami palu
Previous Post

Seluruh Proses Lancar Jaya, APC Puji Indonesia

Next Post

Dunia Menanti Akhir Perang Dagang AS – Cina

admin

admin

Next Post
Dunia Menanti Akhir Perang Dagang AS – Cina

Dunia Menanti Akhir Perang Dagang AS - Cina

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version