• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Dengan Sagu, Kemiskinan Pasti Berlalu

Dengan Sagu, Kemiskinan Pasti Berlalu

February 5, 2023
BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

October 22, 2026
Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

October 21, 2026
Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

October 21, 2026
Tinjau Penanganan Karhutla Tahura R Soerjo, Khofifah Tekankan  Keselamatan Petugas dan Relawan

Tinjau Penanganan Karhutla Tahura R Soerjo, Khofifah Tekankan  Keselamatan Petugas dan Relawan

October 21, 2026
Dari Batas Sungai Mississippi, Amerika “Menggambar Garis”

Dari Batas Sungai Mississippi, Amerika “Menggambar Garis”

October 21, 2026
Jagung SPHP Rp5.000 per Kilogram di Gudang, BULOG Perkuat Dukungan bagi Peternak

Jagung SPHP Rp5.000 per Kilogram di Gudang, BULOG Perkuat Dukungan bagi Peternak

October 21, 2026
Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

October 20, 2026
Semester I 2026, Multiplier Effect BULOG Melesat Rp48,54 Triliun

Bantuan Beras Tahap III 2026, Bulog Siapkan 15,68 Juta Kilogram untuk Warga DIY

October 20, 2026
Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

October 20, 2026
Kardinal Suharyo Sambangi IKN, Romo Yos Tegaskan Peran Gereja dalam Masa Depan Bangsa

Kardinal Suharyo Sambangi IKN, Romo Yos Tegaskan Peran Gereja dalam Masa Depan Bangsa

October 20, 2026
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir pada Almarhum Subagyo H.S di Mabesad

Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir pada Almarhum Subagyo H.S di Mabesad

October 20, 2026
WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

October 20, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, October 22, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

Dengan Sagu, Kemiskinan Pasti Berlalu

by admin
February 5, 2023
in Feature
0
Dengan Sagu, Kemiskinan Pasti Berlalu

Ketua Umum PPAD yang juga Kepala BNPB 2019 - 2021, Letjen TNI Purn Doni Monardo meninjau pabrik sagu di Sentani, Japura. Ia didampingi pendeta Alberth Joku, Yanto Eluay, dan Pangdam XVII/Cendrawasih, Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa. (foto: Pendam XVII/Cendrawasih)

492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SENTANI, JAYAKARTA NEWS – Kalimat sederhananya adalah, “habis banjir, terbitlah pabrik”. Sebuah gagasan solutif dari Doni Monardo, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) 2019 – 2021, yang saat ini menjabat Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI-Angkatan Darat (PPAD).

“Hari ini saya hadir ke pabrik sagu Sentani atas nama pribadi. Sebagai mantan Kepala BNPB. Alhamdulillah, bangunan sudah selesai dan mesin pun sudah siap beroperasi,” ujar Doni Monardo, Jumat (3/2/2023) di lokasi pabrik sagu Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Doni lalu mengilas balik waktu, ke tanggal 16 Maret 2019, saat musibah banjir bandang menghantam Sentani. Bencana itu menewaskan 105 orang dan mengakibatkan 4.000 orang mengungsi. Sebagai Kepala BNPB, Doni Monardo hadir.

Kehadirannya sekaligus mengajak para peneliti melakukan kajian tentang faktor penyebab banjir. Diketahuilah, salah satu penyebab adalah masifnya alih fungsi lahan di pegunungan Cylops. Banyak pembukaan lahan hutan untuk dijadikan perkebunan dan pertanian.

“Akibatnya, fungsi resapan air tidak lagi maksimal. Ketika hujan turun dengan intensitas tinggi dan dalam waktu lama, terjadilah banjir bandang. Penduduk yang sedang lelap tidur, tidak menyadari datangnya musibah,” kenang Doni.

Di lokasi bencana Doni menyaksikan banyak pohon tumbang yang akarnya sudah tidak ada. Sebagian ia melihat kayu potongan. “Terjangan banjir bandang disertai material kayu itulah yang memperparah tingkat kerusakan pada bangunan rumah warga,” ujar mantan Dan Kopassus itu.

Doni Monardo didampingi Pangdam XVII/Cendrawasih, Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa (kiri), dan Danrem 172/PWY, Brigjen TNI J.O. Sembiring (kanan). (foto: Pendam XVII/Cendrawasih)

Sagu untuk Maju

Ada bentang waktu hampir empat tahun, sejak peristiwa banjir bandang Sentani 16 Maret 2019 hingga kedatangan Doni Monardo di pabrik sagu Sentani, 2 Februari 2023.

Dalam kunjungan itu, Doni mengajak serta Pangdam XVII/Cendrawasih, Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Danrem 172/PWY, Brigjen TNI J.O. Sembiring dan jajaran, ketua adat (ondofolo) Kampung Sereh Sentani, Yanto Eluay, peneliti sagu Universitas Cendrawasih Papua, I Made Budi, Ketua FKUB Kabupaten Jayapura, Pdt Alberth Joku, perwakilan Pemkab Jayapura, dan lain-lain.

“Sebelumnya saya juga berkunjung ke Sentani. Tepatnya Juli 2020, tetapi waktu itu pabriknya belum jadi, karena berbagai kendala, di antaranya pandemi Covid-19,” ujar Doni Monardo.

Benar. Di tahun 2020 tercatat Doni sebagai Kepala BNPB melakukan kunjungan kerja “marathon” sejak tanggal 5 hingga 8 Juli 2020. Rutenya: Jakarta – Surabaya – Ambon – Ternate – Manokwari – Jayapura – Merauke – Jakarta (transit Makassar).

Saat itu, turut dalam rombongan antara lain Menko PMK Muhadjir Effendy, Menkes Terawan Agus Putranto, serta sejumlah pejabat dan staf kementerian/lembaga lain. Termasuk 7 anggota DPR RI dari komisi 8 dan 9, di antaranya Ace Hasan Syadzily (Golkar) Wakil Ketua Komisi 8, Aliya Mustika Ilham (Partai Demokrat), Melkiades Laka Lena (Golkar) Wakil Ketua Komisi 9, dan lain-lain.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Doni tidak saja melihat langsung penanganan covid-19, tetapi juga menyerahkan berbagai bantuan. Khusus di Sentani, kembali Doni mengunjungi bekas lokasi banjir. Di sini, Doni membagikan bantuan berupa mesin pengolah sagu portable karya Dr I Made Budi (Uncen), serta alat pengasap ikan tuna.

Bantuan mesin pengolah sagu portable tadi, menjadi sangat berarti. Selain memudahkan rakyat Sentani mengolah sagu, sekaligus menjadi semacam “trial” menyongsong hadirnya pabrik sagu yang tengah dibangun di Kampung Sereh.

Foto kenangan kunjungan Doni Monardo ke Sentani, 2020. tampak Doni Monardo mempersilakan Menko PMK, Muhadjir Effendy dan Anggota DPR RI, Ace Hasan Syadzily mencicipi tuna asap. (foto: BNPB)

Alkisah, tanggal 2 Februari 2023, setiba di lokasi, Doni tak kuasa menyembunyikan rasa takjub melihat bangunan yang begitu besar. Lebih terkesima ketika melihat mesin pengolah sagu modern yang sudah terpasang dengan baik.

Doni langsung berjalan kaki keluar, menuju arah belakang pabrik. Tampak hamparan pohon sagu di bibir Danau Sentani. “Daripada membalak hutan yang bisa mengakibatkan malapetaka, lebih baik menekuni sagu. Dengan sagu kitorang pasti maju,” tegas Doni Monardo mantap.

Ia juga menyitir pernyataan Presiden dan Menteri Pertanian yang terus mendorong pengembangan potensi pangan selain beras. Sagu, adalah solusi pangan yang menjanjikaan untuk saat ini dan masa depan.

“Di sekeliling kita saja, ada 100 hektare tanaman sagu. Setiap batang sagu bisa menghasilkan ratusan kilogram tepung sagu yang nilainya mahal,” tambahnya.

Terlebih, Papua identik dengan sagu. Dari total populasi sagu yang berjumlah 5 juta hektare di seluruh Indonesia, sebagian besar tumbuh di bumi Papua. Sagu adalah bahan pangan masa depan.

Dari sisi kesehatan, sagu lebih baik dari beras. Memakan nasi, bisa mengakibatkan kenaikan indeks glukosa (gula) darah 100 persen. Sedangkan kalau mengonsumsi sagu (papeda), hanya 21 persen. Tak heran jika saat ini banyak warga negara Cina, Korea, dan Jepang beralih dari beras ke sagu.

Foto bersama di dalam gudang pabrik sagu Sentani. “Sagu Papua Indonesia Solusi Berkelanjutan untuk Ketahanan Pangan”. (foto: Pendam XVII/Cendrawasih).

Ada Uang di Dusun Sagu

Dalam kesempatan itu, ondofolo Kampung Sereh, Yanto Eluay sebagai penghibah lahan berharap kehadiran pabrik sagu bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Saya berterima kasih kepada pemerintah pusat melalui BNPB, sewaktu pak Doni Monardo menjadi Kepala. Dengan hadirnya pabrik sagu ini, para pemuda jangan lagi luntang-lantung ke kota tanpa pekerjaan. Mereka bisa lebih produktif dengan mengolah sagu. Pabrik ini siap menampung,” kata Yanto.

Menurut Yanto, sejak pabrik itu dibangun akhir tahun 2019, sudah banyak warga yang bertanya kapan bisa setor sagu. “Saya yakin, kehadiran pabrik ini bisa mengembalikan masyarakat ke dusun sagu. Di dusun sagu ada uang,” ujar putra mendiang Theys Eluay itu.

Binter Kodam

Sementara itu, Pangdam XVII/Cendrawasih, Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa tak kalah antusias menyambut hadirnya pabrik sagu Sentani. “Kodam bertanggung jawab melakukan pembinaan terotirial, salah satunya melalui aspek ketahanan pangan. Karena itu, kami siap mendukung program sagu di Papua,” ujar panglima asal Ternate, Maluku Utara itu.

Bentuk kongkrit kesiapan Kodam Cendrawasih adalah pengerahan alat-alat berat jika dibutuhkan untuk kepentingan produksi (panen), pembukaan lahan, dan sebagainya. Kegiatan itu bisa dikerjakan Zidam (Zeni Kodam) Cendrawasih. “Di samping dukungan lain, demi beroperasinya pabrik sagu yang sudah sangat dinanti masyarakat ini,” tambah lulusan Akmil 1991 itu.

Pangdam Saleh yakin, kehadiran pabrik sagu Sentani bisa menjadi solusi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di samping, tentu saja, program penghijauan atau reforestasi pegunungan Cyplops.

Ke depan, pabrik sagu yang telah dihibahkan BNPB kepada BPBD (Pemerintah Daerah) Kabupaten Jayapura, bisa segera dioperasikan. Mengutip pernyataan Doni Monardo sebelumnya, Pangdam akan mendukung terciptanya kolaborasi, baik dari unsur pemerintah, pengusaha, masyarakat, akademisi, dan media demi beroperasinya pabrik pengolah sagu Sentani.

Foto kenangan Halim (berbatik) saat awal pembangunan pabrik sagu Sentani. Ia harus memapras bukit batu sebelum didirikan pabrik. (ist)

Duet Jarwansyah – Halim

Tidak lengkap bicara pabrik sagu Sentani tanpa menguak “jalan terjal dan berliku” proses pembangunannya. Selain Doni Monardo sebagai penggagas dan pengambil keputusan, setidaknya ada dua nama lain yang patut disebut namanya dengan takzim.

Yang pertama adalah Jarwansyah. Saat gagasan itu mulai diwujudkan akhir 2019, ia menjabat Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat, BNPB. Terhitung mulai tanggal 10 Juni 2021, Jarwansyah promosi menjadi Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) BNPB, dan menjadi orang Aceh Tenggara pertama yang mencapai level eselon satu di pemerintah pusat.

Nama kedua adalah Halim Kasdi. Dia adalah pengusaha swasta yang merupakan sahabat Doni Monardo. Ada satu masa yang mengharuskan Halim meninggalkan rutinitas bisnisnya dan menghabiskan waktu 40 hari di Sentani. Ia menunggu dan mengawasi langsung proses pembangunan pabrik.

Ia mengisahkan, setelah selesai kajian, disusul penyediaan lahan oleh pihak Yanto Eluay, lalu pemerintah pusat melalui BNPB mengalokasikan dana. Tahap selanjutnya berkoordinasi dengan Halim selaku pelaksana pembangunan, dan dimulailah proses pekerjaan selanjutnya.

Alokasi dana pusat (melalui BNPB) nilainya kurang lebih Rp 16,5 miliar. Dana itu merupakan dana CSR swasta yang dihimpun BNPB, dan tercatat dalam APBN.

Halim sebagai pelaksana pekerjaan langsung bergerak. “Lokasi pabrik itu dulunya bukit. Jadi kami harus melakukan land clearing terlebih dulu. Untuk mesin, kami beli mesin terbaru dari China disertai kontrak pendampingan tenaga ahli langsung dari pabrikan,” ujar Halim, saat dihubungi di tempat terpisah.

Ia pun masih ingat, saat ditunjuk melaksanakan pembangunan pabrik sagu tahun 2019. Kalimat pertama yang Halim ucapkan kepada Doni Monardo adalah, “Saya berjanji tidak akan mengecewakan Bapak.”

Problem ketika itu adalah, tidak ada mesin pengolah sagu yang modern di Papua. Hal itu mengakibatkan produk yang dihasilkan masyararkat tidak standar. Sementara, potensi sagu Papua sangat melimpah. “Saat itu muncul ide pak Doni, bagaimana menghadirkan pabrik sagu modern dengan biaya murah agar Papua bisa eksis sebagai penghasil produk sagu yang berkualitas,” tambah Halim.

Di tanah berbukit tepi Danau Sentani, kini telah berdiri megah pabrik pengolah sagu tercanggih di Papua. (ist)

Halim bersama orang tua dan saudara pun melakukan “hunting” mesin ke China, sehingga beroleh mesin terbaik dengan harga relatif murah. Berikutnya Halim menemui Yanto Eluay untuk mengurus hibah lahan seluas 2 hektare.

“Lokasi itu sangat bagus, karena dekat dengan sumber air Danau Sentani. Pabrik sagu yang baik tidak boleh jauh dari sumber air untuk mencuci dan merendam,” tegas Halim. Karena pentingnya faktor air, sehingga komposisi bangunan pabrik pun dibuat proporsional. Masing-masing 1.000 meter persegi untuk instalasi mesin, dan 1.000 meter persegi untuk bak penampungan atau pengendapan.

Saat hendak merangkai mesin, timbul masalah. Tenaga ahli dari pabrikan China menolak datang dengan alasan Covid-19. Ditambah keengganan harus dikarantina dua minggu bagi yang baru datang dari luar negeri. “Kami sempat berselisih paham. Bahkan saya sempat mengatakan, kalau tidak berani datang, jangan-jangan karena mesin itu jelek. Eh… dia marah. Katanya, mesinnya adalah yang tercanggih. Masalahnya adalah, kalau mereka datang lalu terpapar Covid-19 dan meninggal, bagaimana?” kenang Halim.

Karena tidak ada titik temu, akhirnya Halim mencari dan mendatangkan pakar mesin sagu dari pabrikan lain yang bisa merangkai mesin tersebut. “Lagi-lagi kembali mengakibatkan over budget,” tambah Halim sambil tertawa.

Pendek kalimat, pekerjaan pun selesai. Pabrik diresmikan oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, Kamis 9 September 2021. “Secara hitungan waktu memang mundur dari rencana. Tapi semua faktor penyebab keterlambatan saya laporkan kepada pak Jarwansyah. Lengkap. Dari masalah teknis sampai non teknis,” tambahnya.

Halim pun berbangga, ikut terlibat menghadirkan pabrik sagu terbaik di tanah Papua. “Semua kami bikin terbaik. Bangunan sangat kuat, mulai dari dinding sampai lantai beton. Boleh diuji. Saya tidak peduli kalau toh harus nombok, karena memang over budget. Saya harus bikin yang terbaik, sesuai janji saya ke pak Doni,” ujar Halim pula. (roso daras)

Tags: doni monardojayakartanewsmayjen tni muhammad saleh mustafapabrik sagu sentanisaguyanto eluay
Share197Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

October 22, 2026
Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

October 21, 2026
Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

October 21, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version