Jagal Teluh Tayang di bulan Ramadan 2025

JAYAKARTA NEWS— Suhita Zenza Sinema dan Seroja Film Intermedia Majas Pictures gelar reveval dan rilis trailer film ‘Jagal Teluh’ di Jakarta, baru-baru ini. Film ini akan tayang sehari sebelum malam tarawih Ramadhan 2025.

“Sembari ngabuburit dan insha Allah memberi keberkahan,” kata produser Zain Zalik.
George Hutabarat selaku sutradara mengaku tak khawatir karena banyak pesan kehidupan di film ini.

“Ada pembelajaran dan pesan-pesan penting di dalamnya. Saya mengucap syukur film ini bisa beredar,” tutur George Hutabarat.

Segendang sepenarian produser Suhita Kusuma Wardhani. “Kita enggak melampaui takdir dan kodrat yang telah digariskan kepada kita. Insha Allah Jagal Teluh bisa sukses dan ditonton banyak orang,” urainya.

Pemeran Jagal Teluh (foto arul)

Diramaikan sederet pemeran yaitu Elina Joerg, Ferdi Ali, Axcel Bensza, Udin Penyok, Danita Rebecca, Dinan Ruus, Noel Kejas, Putri Cindy, Kelono Gambuh, Sisca Alart dan Jhorizki.
Film yang akan beredar 27 Februari 2025 ini berkisah tentang Saida ditampar keras oleh ibu Eko yang berakibat wajahnya menjadi buruk.

Adik sepupunya bernama Mahira merasa iri dan ia jadi terzalimi. Ia membawanya ke dukun Ki Ageng.

Jagal demi jagal terus dilakukan oleh Saida ke warga yang dibantu Ki Ageng dengan mediasi teluh.

Apa yang terjadi dan bagaimana selanjutnya kisah ini berlanjut, tonton saja filmnya. (pik)

Gonjang Ganjing Parfi: Siapkan Kongres 2025 di Jakarta

JAYAKARTA NEWS— Menkebud Fadli Zon dijadwalkan akan membuka Kongres Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) di Gedung RRI Jakarta, 19 dan 20 Februari 2025.

“Ini Kongres dipercepat. Persiapan sudah selesai. Buat apa ditunda,” ujar Ketua Care-taker Kongres Parfi 2025? Kamel Marvin kepada wartawan di Gedung Film, Jakarta, baru-baru ini.

Diakuinya, rencana awal Kongres Parfi akan digelar bulan April 2025 usai Lebaran.
PB Parfi saat ini vakum. Ketum Parfi Alicia Djohar dan Sekum Gusti Randa demisioner sejak Care- taker terbentuk.

“Parfi Alicia Djohar itu abal-abal. Enggak memiliki landasan jelas. Kata mereka, pakai AD/ART era Jenny Rachman. Ini enggak benar dan kacau,” tegasnya.

Kepengurusan Parfi Alicia Djohar ‘dipaksa’ berakhir oleh sejumlah anggota Parfi yang mengadakan Kongres Parfi dipercepat di Hotel Permelotel, Jakarta 23 Desember 2024 yang lalu.

Panitia Care-taker Kongres Parfi 2025 diketuai Kamel Marvin, Syaiful Amri (sekretaris), Mutiara Sani, Yana Achbari dan Hasanuddin Nasution, SH.

Dalam Kongres Parfi kali ini, mencuat tiga nama kandidat Ketum yang mencalonkan diri yaitu Boy Tirayoh, Ki Kusumo dan pengacara Firdaus Oiwobo, SH.

Apakah setelah terpilihnya Ketum Parfi yang baru, semua permasalahan yang membelenggu di organisasi profesi artis tertua di Indonesia (didirikan tahun 1956) bisa selesai?

Sejak gonjang ganjing Kongres Parfi yang menghasilkan Ketum kembar Ratno Timoer dan Dicky Zulkarnaen, Parfi selalu ribut terus paska Kongres.

Kala itu, Menpen Harmoko berhasil mendamaikan dua kubu Ketum Parfi. Meski beberapa anggota Parfi seperti Roy Marten, Camelia Malik dan lain-lain sempat mendirikan Gabungan Artis Nusantara (GAN) sebagai tandingan Parfi. (pik)

Ini Dia Band yang Akan Konser di Indonesia Februari 2025

JAYAKARTA NEWS – Indonesia masih menjadi salah satu negara yang menjadi daya tarik band band dunia. Setidaknya ada tujuh band kelas dunia yang bakal mengadakan konser. Tentu sayang jika dilewatkan begitu saja mengingat musisi internasional ini tidak sering manggung di tanah air. Siapa saja mereka?

Green Day

Band punk rock asal Amerika yang dibentuk pada tahun 1986 di Berkeley, California, ini akan menggebark Jakarta pada 15 Februari 2025 mendatang. Band ini terdiri dari trio Billie Joe Armstrong, Mike Dirnt, dan Tré Cool sangat diakui karena keberhasilan mereka dalam membuat genre punk rock kembali terkenal, bersama-sama dengan Sublime, The Offspring, dan Rancid.

Green Day telah menjual lebih dari 75 juta copy album mereka di seluruh dunia dengan 24,639 juta USD di Amerika Serikat sendiri. Tak heran Green Day pun berhasil menyabet llima penghargaan Grammy Awards.

Kelima award itu masing-masing Best Alternative Album untuk Dookie, Best Rock Album untuk American Idiot, Record of the Year untuk “Boulevard of Broken Dreams”, Best Rock Album untuk kedua kalinya untuk 21st Century Breakdown dan Best Musical Show Album untuk American Idiot: The Original Broadway Cast Recording.

Band lawas asal Amerika Serikat ini akan menggelar konser mereka di Carnival Ancol, Jakarta Utara. Sejumlah hits popular akan dibawakan ke hadapan para fans antara lain American Idiot, Boulevard of Broken Dreams, dan Wake Me Up When September Ends.

The Script

Band asal Dublin, Irlandia, yang dibentuk pada 2008 ini kembali akan menggebrak penggemaranya di Indonesia pada Februari 2025 ini. Dalam turnya band beraliran perpaduan pop, rock, dan R&B ini akan menggelar konser di dua yaitu ICE BSD City, Tangerang (Banten) dan Jatim Expo, Surabaya (Jawa Timur).

Setelah sukses pada konser pada 2022, The Script juga akan menghanyutkan penggemarnya dengan lagu-lagu populernya.

Linkin Park

Band legendaris rock alternatif asal California, Amerika Serikat, ini akan menggelar perhelatan akbarnya pada 16 Februari 2025 di venue di Stadion Madya, Kompleks GBK Senayan, Jakarta.

Band dengan formasi Mike Shinoda (vokalis/gitaris ritem/kibordis), Brad Delson (Gitaris utama), Joe Hahn (DJ/turntablist), Dave Farrell (Bass), Emily Armstrong (Vokal), dan Colin Brittain (Drum) ini membawakan lagu-lagu hits.

Linkin Park berhasil menyabet berbagai penghargaan atas lagu-lagunya seperti dua Grammy Awards, enam American Music Awards , empat Billboard Music Awards , empat MTV Video Music Awards , 10 MTV Europe Music Awards , dan tiga World Music Awards .

Niki

Kalau yang satu ini bisa dibilang sudah berkali-kali ke Indonesia karena ia keturunan Indonesia. Ya, inilah NIKI yang terkenal dengan lagu hitsnya Highschool in Jakarta dan Every Summertime.

Penyanyi bernama asli Nicole Zefanya ini akan kembali mengadakan konser di Indonesia pada 14-15 Februari 2025 dengan tajuk Buzz World Tour 2024-2025. Konser NIKI akan diadakan di Beach City Ancol, Jakarta Utara. Buat para penggemar NIKI, jangan sampai kelewatan untuk menonton konser idola kalian ya.

NCT 127

Boyband Korea Selatan yang satu ini seolah tak pernah bosan dengan Indonesia. NCT 127 kembali mengadakan konser di Indonesia untuk menyapa para penggemar K-Popers. Walau sudah berkali-kali manggung, tetapi antusiasme penggemar tetap besar dan diminati.

NCT 127 akan konser di Indonesia pada Februari 2025 ini, tepatnya tanggal 15-16 Februari 2025 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat. Buat para K-Popers, segera amankan tanggal tersebut agar bisa menikmati lagu-lagu mereka seperti Highway to Heaven, Gas, Cherrybomb, dan masih banyak lagi secara langsung.

Wave to Earth

Tak hanya boyband Korea Selatan yang akan konser di Indonesia Februari 2025 ini. Ada juga band rock indie asal Korea Selatan yang turut meramaikan jagad konser tanah air Februari 2025 ini. Ini dia Wave to Earth yang akan manggung menghibur para penggemarnya bulan ini.

Band yang terdiri dari tiga orang personil ini akan konser di Indonesia pada 13 Februari 2025 di Istora Senayan, GBK, Jakarta Pusat. Harga tiketnya pun dibanderol dengan harga termurah mulai dari 850 ribu rupiah hingga yang termahal di harga Rp2,85 juta. Siap menonton dan meramaikan konser mereka?

YOASOBI

Bukan hanya penyanyi Korea Selatan yang akan konser di Indonesia, Februari 2025 ini. Ada juga duo pop asal negeri Sakura Jepang yang akan turut konser di tanah air pada Februari 2025 ini yaitu YOASOBI.

YOASOBI akan menyelenggarkan konser di Indonesia pada 26-27 Februari 2025 di Istora Senayan, Jakarta Pusat. Tentunya mereka akan membawakan sejumlah lagu hits mereka seperti Seventeen, Shukufuku, UNDEAD, Halzion, dan Sukida.

Ayo mumpung masih ada waktu untuk membeli tiket agar tidak ketinggalan menyaksikannya.(yr)

Film Business Proposal Terancam Diboikot?

JAYAKARTA NEWS— Film ‘Business Proposal’ produksi Falcon Pictures yang tayang Kamis (6/2/2025) terancam diboikot netizen. Gegara pernyataan pemeran utamanya Abidzar Al Ghifari yang berujar ‘saya tak mau terpengaruh pemeran karakter versi Korsel, aktor Ahn Hyo Seop’.

“Saya akan menciptakan karakter sendiri’ kilah Abidzar.

Netizen marah dan menilai Abidzar sombong dan tinggi hati. Omongan Abidzar menuai kontroversi dan menimbulkan polemik. Karena itulah, secara tulus Abidzar minta maaf.
Juga Falcon Pictures mengklarifikasi dan mohon maaf.

Film yang disutradarai Rako Priyanto ini aslinya dari webtoon populer produksi Korsel berjudul ‘Official Blind Date’.

Selain Abidzar, film ini juga dibintangi Ariel Tatum, Caitlin Halderman, Ardhito Pramono, Slamet Rahardjo, Indro Warkop dan Indy Barends.

Kisahnya tentang percintaan Sari (Ariel Tatum) dengan Utama (Abidzar Al Ghifari). Sari adalah jago masak di sebuah perusahaan. Berdua terlibat kencan buta atas permintaan temannya.
Ternyata, bos perusahaan tempat Sari bekerja adalah Utama yang ikut kencan buta atas desakan kakeknya.

Melihat hal ini Sari berusaha menutupi latar belakangnya.

Akankah Sari dan Utama jatuh cinta beneran ?

Sebuah cerita yang kocak dan menggelikan. (pik)

Arifin Putra Berakting dan Pegang Kamera di Psykopat

JAYAKARTA NEWS Better late than never (lebih baik terlambat daripada tidak).
Hal itu yang dipegang aktor Arifin Putra Scheunemann di film ‘Psykopat’ (judul semula ‘Persepsi’) yang disutradarai Renaldo Samsara.

“Kapan lagi saya berperan sebagai Rufus Black di film ini. Ceritanya penuh misteri, delusi dan ambisi menjadi satu,” kata Arifin Putra.

Blasteran Jerman – Sunda ini tertarik konsepnya : ia menjadi sosok misterius dan ini tantangan tersendiri.

“Selain berakting, saya juga pegang kamera seberat 4,5 kg di atas kepala untuk mengambil gambar dari sudut pandang saya sebagai orang pertama,” jelasnya.
Diakuinya, ini sesuatu yang baru.

“Jarang atau enggak ada film nasional seperti Psykopat. Sutradara benar-benar ‘gila’. Saya tetap menjaga dan mempertahankan ekspresi wajah saat berakting. Sementara kamera di atas kepala saya harus terus mengoptimalkan perjalanan akting para pemeran,” imbuhnya.
Jelas, dia harus tetap menjaga stabilitas agar gambar enggak goyang.

“Syutingnya bikin stres. Harus pakai framing dan passing. Dan saya jadi operator kamera. Tapi saya suka adegan ini,” tutur Arifin Putra.

Diakuinya, ini cukup rumit. Seorang aktor harus hafal dialog dan mengatur emosi plus memberi sudut pandang kamera terbaik yang dipasang di atas kepala. Dari jauh, kamera ini mirip helm.

Dalam film bergenre thriller ini, Rufus Black selaku ilusionis memberikan tantangan kompetisi berbasis eksperimen sosial kepada empat peserta tinggal di rumah misterius selama 5 hari. Hadiahnya US $ 1 juta.

Mereka tak tahu, rumah tersebut tempat terjadinya kasus pembunuhan.
Sejak hari pertama ada keanehan, muncul makhluk kasat mata.
Seluruh peserta mengalami cedera.

Yang terjadi di rumah misterius hanya rasa tegang dan seram. Semua peserta tak tahu tujuan tantangan kompetisi itu. Siapa yang berhasil keluar hidup-hidup dari rumah misterius ?

“Ini benar-benar sport jantung dan otak. Peserta mengalami konflik batin Kalimat di akhir film sangat menarik : kebenaran adalah kebohongan yang diulang-ulang,” tandas Arifin Putra.
Produksi Ellor Pictures dan RI Pictures ini juga dibintangi Irwansyah, Hannah Al Rashid, Nino Fernandez, Nadine Alexandra, Cornelia Sunny dan Arifin Putra. (pik)

JUMBO: Film Lebaran 2025 yang Menghibur dan Edukatif

JAYAKARTA NEWS— Menyongsong Lebaran 2025, bioskop akan dipenuhi sederet film nasional. Satu di antaranya berjudul Jumbo produksi Visinema Studio ini adalah debut sutradara Ryan Adriandhy.

Film animasi yang dikerjakan oleh lebih dari 200 konten kreator yang bertema anak ini didukung para pengisi suara yaitu Bunga Citra Lestari (BCL), Ariel Noah, Cinta Laura Kiehl, Angga Yunanda, Quinn Salman dan Prince Poetiray.

Produser Anggia Kharisma dan Novia Puspita Sari yang pernah menggarap ‘Keluarga Cemara’ ini mengemukakan alur cerita film ini sangat hangat dan kualitas animasinya tumbuh berkembang.

Film animasi Jumbo untuk Lebaran 2025 (foto visinema)

“Selain menghibur, Jumbo juga bernilai edukatif bagi anak dan orang tua. Tentang keberanian, arti sahabat dan percaya diri,” urai Anggia Kharisma.

Berkisah tentang seorang anak bernama Don dan Den Bagus Santoso yang selalu diremehkan kawan-kawannya.

Don bertekad ikut pertunjukan yang menampilkan drama panggung yang terinspirasi dari buku cerita karya almarhum orang tua mereka.

Suasana mendadak berubah. Seorang perundung mencuri buku itu. Muncul sosok anak kecil yang minta bantuan untuk bersatu kembali dengan orang tuanya.

“Ceritanya ihwal persahabatan dan patriotisme yang bernilai kebaikan untuk anak. Dan ini juga pas dengan semangat Idul Fitri yang kembali ke fitrah atau jati diri yang terdalam dari kita semua,” timpal Ryan Adriandhy yang pernah menggaet piala Citra untuk kategori film animasi pendek terbaik di FFI. (pik)

Petaka Gunung Gede: Antara Mitos dan Persahabatan

JAYAKARTA NEWS— Diangkat dari kisah nyata, sutradara Azhar Kinoi Lubis memfilmkan petualangan pendakian Gunung Gede yang penuh mitos dan persahabatan.

“Film ini menguak misteri tentang mitos yang selama ini dipercaya masyarakat. Dengan melakukan syuting langsung ke Gunung Gede, film ini memberikan sajian visual elok dan pesona Gunung Gede yang dibalut horor menegangkan dan misteri yang pelahan dikuak hingga akhir,” kata Kinoi Lubis.

Kisah tentang drama petualangan dari persahabatan dua remaja SMA, Maya dan Ita.
Ketika semua orang menyalahkan Ita akibat melanggar mitos (wanita haid dilarang mendaki gunung), Maya tak percaya.

Apakah hanya karena hal itu sahabatnya harus menanggung akibat yang sangat mengenaskan? Ataukah ada hal lain yang Ita telah perbuat hingga ia harus menanggung siksa dan teror sedemikian kejamnya?

“Maya berusaha mencari jawabannya demi menyelamatkan nyawa sahabat yang sangat disayangi,” ujar Upi, penulis cerita ‘Petaka Gunung Gede’.

Sedangkan produser dari Star Vision, Chand Parwez Servia memaparkan ihwal dua karakter wanita yang memiliki peran besar dan justru merekalah yang mendobrak mitos yang selama ini dipercaya.

“Melalui persahabatan Maya dan Ita, saya juga ingin memperlihatkan betapa romantisnya kekuatan persahabatan,” ungkap Chand Parwez.

Dipenuhi ost (original sound track) dari Sheila On 7, film ini didukung sederet pemeran muda yaitu Arla Ailani, Adzana Ashel, Endy Arfian, Raihan Khan, Moh Iqbal Sulaiman, Jeremie Moeremans, Razan Zu, Ruth Marini, Derry Octami, Ratna Riantiarno, Andi Bersama, Teuku Wifnu Wikana, Mieke Amalia, Umar Lubis dan Meisya Siregar.

Petaka Gunung Gede akan tayang 6 Februari 2025 du seluruh bioskop Indonesia. (pik)

Dipecat PSSI, Shin Tae-yong Jadi Artis ‘Ghost Soccer’

JAYAKARTA NEWS— Dipecat PSSI, tidak berarti karirnya mandeg. Mantan pelatih Timnas asal Korsel, Shin Tae-Yong (STY) baru-baru ini melakukan syuting film horor komedi berjudul ‘Ghost Soccer’ (Bola Mati) yang disutradarai Jay Sukmo.

“Dia bermain sebagai dirinya sendiri. Sebagai cameo coach, perannya pas,” kata Jay Sukmo yang pernah membuat film ‘St Claus dari Jakarta’ dan ‘Jendela Seribu Sungai’.
STY sebagai tokoh yang memberi semangat untuk tim bola yang tengah kehilangan daya juang.

STY syuting film komedi horor Ghost Soccer (foto sbk)

Film ini mengangkat tim bola kampung dan miskin yang berlatih dekat kuburan.
Selalu dihina dan disepelekan.

Mereka punya mimpi besar bisa bermain di lapangan megah milik klub bola top, Super FC.
Suatu hari, bola yang ditendang pemain tim kampung tak sengaja merubuhkan nisan makam mantan pemain bola legendaris.

(foto sbk)

Hal ini mengakibatkan sang arwah penasaran. Walhasil, dalam pertandingan menghadapi Super FC, tim kampung melibatkan kekuatan gaib.

“Film ini memiliki pesan moral kuat. Dan saya salut STY bersedia bantu produksi film nasional,” papar Budi Yulianto selaku executive producer.

Sependapat produser Arief Santoso. “Ini upaya menjembatani dunia olahraga dan hiburan film. Seorang figur pelatih harus dihormati. Dan ada nilai lebih di Ghost Soccer,” timpal Arief Santoso dari Sinemata Buana Kreasindo (SBK).

Film ini juga didukung sederet pemeran yaitu Berliana Lovel (selebgram), Samuel Rizal, Damara Funch, Fajar Nugra dan pelawak Mastur.

Seperti apa permainan pemain tamu STY di ranah film, kita nantikan saja jika Ghost Soccer sudah beredar. (pik)

Baim Wong Ngebut Buat Film Sukma

JAYAKARTA NEWS— Sukses debut film ‘Lembayung’ yang meraih 1,6 juta penonton, sutradara Baim Wong dan Tiger Wong Entertainment ngebut lagi membuat film berjudul ‘Sukma’.

Bergenre drama thriller horor ini film kedua yang disutradarai Baim Wong yang juga ikut menulis skenario bersama Ratih Kumala.

Dalam kick off Sukma di Tiger Wong Entertainment, Jakarta, film ini dibintangi segerobak pemeran yaitu Luna Maya, Christine Hakim, Fedi Nuril, Oka Antara, Anna Jobling (aktris Malaysia), Kimberly Ryder, Asri Welas, Amanda Soekasah, Giovanni Tobing, Krishna Keitaro, Kiano Tiger Wong, Maeeva Amin dan Dazelin Rey.

Pemeran Sukma berpose bersama (foto tiger wong)

“Film ini akan mengikuti kisah Arini dan keluarganya. Kepindahan dirinya dan keluarganya ke kota kecil untuk memulai hidup baru justru berbalik menjadi petaka setelah mereka menemukan cermin kuno di gudang rahasia. Sejumlah bayangan orang di dalam cermin menakuti keluarga ini,” ujar Baim Wong.

Dia berharap film yang diproduserinya ini juga berbeda dari horor Indonesia yang ada saat ini.
“Untuk itulah saya mencurahkan pikiran, tenaga dan waktu guna memastikan film ini akan menjadi film thriller dan horor berkualitas internasional sekaligus bisa dinikmati banyak penonton Indonesia,” jelasnya.

Sedangkan aktris senior Christine Hakim yang memerankan Bu Sri mengungkapkan Baim Wong adalah salah satu sutradara berbakat yang mampu meramu cerita di genre horor secara menarik dan menyegarkan.

“Kisah dan juga pendekatannya bercerita membuktikan Baim adalah seniman yang mau belajar sungguh-sungguh. Karakter saya sebagai Bu Sri juga menarik dan baru bagi saya,” kata Christine Hakim.

Bu Sri adalah wanita tua penjaga rumah yang selalu santun adalah kunci dari segala keganjilan. “Sedikit demi sedikit Bu Sri menginginkan tubuh Arini agar muda kembali dengan cara menukar raganya lewat cermin,” tukas Christine Hakim bermimik menakutkan. (pik)

Acho Bikin ‘Coto vs Konro’ – Berlatar Dunia Kuliner

JAYAKARTA NEWS— Sutradara Irham Acho Bahtiar yang berdarah Bugis dan Tolaki merilis film bertajuk ‘Coto vs Konro’. Berlatar dunia kuliner tentang dua makanan khas asal Makassar ini seluruhnya dimeriahkan pemeran dari Indonesia Timur.

Ada komedian Zakaribo, Musdalifah, Ichal Kate, Anjas Chambank, Adit Triyuda, Nielam Amir, Pieter Ell, Aty Kodong, Luthfi Sato dan Awaluddin Tahir (almarhum). “Saya memang mengajak pemeran dari Indonesia Timur sebagai daya tarik. Ini kearifan lokal dan mempromosikan budaya Makassar ke film,” kata Acho.

Poster film ‘Coto vs Konro’

Akting mereka pun tak kalah dengan artis dari Jakarta. “Film ini tak hanya hiburan tapi juga sangat inspriratif yang dibungkus drama komedi,” imbuh Acho.

Produksi Duta Cahaya Utama ini melakukan syuting selama 20 hari. “Seharusnya durasinya 3 jam. Tapi diedit karena terlalu panjang. Namun, inti cerita tentang perseteruan dua pemilik resto di Makassar tetap diprioritaskan,” timpal Acho yang sukses membuat film ‘Epen Chupen the movie’ dan ‘Papua in Love’ yang tayang di apiklasi Netflix.

“Saya ingin mengangkat tema sederhana sehari-hari. Hal-hal sepele menjadi sesuatu yang menghebohkan,” demikian Acho mengakhiri obrolan santai tapi serius ini. (pik)