Kopi Jatim Hasil Communal Branding ‘Javeast Coffee’ Diekspor ke Mesir

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS – Upaya Pemprov Jawa Timur memperluas akses UMKM menuju pasar global melalui sistem Communal Branding membuahkan hasil membanggakan.

Produk kopi dengan merk ‘Javeast Coffee’ yang merupakan hasil communal branding berhasil dilepas ekspor perdana ke Mesir pada Rabu, (26/10).

Total sebanyak 200 ton kopi Jatim dengan merek Javeast Coffee dengan nilai Rp 6,2 miliar secara bertahap dikirim ke Mesir.

“Alhamdulillah Provinsi Jawa Timur sudah mengawali ekspor perdana merek dagang kopi hasil Communal Branding ini ke pasar luar negeri yakni Mesir. Ke depan, upaya communal branding ini akan terus diperluas tidak hanya di sektor pertanian tapi juga sektor-sektor lainnya,” kata Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Senin (31/10).

Sebagaimana diketahui communal branding adalah perwujudan program Jatim Berdaya, yang merupakan salah satu program pokok pembangunan Jatim dalam Nawa Bhakti Satya.

Dimana sistem communal branding merupakan program satu merek yang dimanfaatkan oleh banyak pelaku usaha. Program ini menjadi solusi untuk meningkatkan product managemen, consumen managemen dan brand managemen.

Sedangkan untuk ‘Javeast Coffee’ ini merupakan merek dagang yang digunakan untuk memasarkan hasil kopi petani dari tiga kabupaten. Yaitu Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, serta Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.

Khofifah mengatakan, selama ini upaya untuk mengagregasi produk-produk koperasi dan UKM dari sektor pertanian sering mengalami kendala saat menghadapi permintaan pasar yang fluktuatif. Apalagi terkait dengan produksinya.

Upaya-upaya lain dari sisi market juga sudah dilakukan, tetapi sangat terbatas pada komunitas kecil. Sehingga jumlahnya sangat banyak dan bervariasi, sehingga kurang kompetitif untuk pasar ekspor yang membutuhkan kapasitas besar.

Untuk itu, upaya communal branding pada sektor pertanian ini menjadi solusi dalam menjawab 4K yang selama ini menjadi kendala koperasi dan UKM, yakni kualitas, kuantitas, kontinyuitas, dan kemasan.

“Skema communal branding ini menjadi terobosan baru dari Pemprov Jatim untuk menjawab masalah kontinyuitas produk jika bersentuhan dengan pasar luar negeri, karena stok produk akan ditopang oleh lebih dari satu pelaku usaha,” katanya.

Menurutnya, skema communal branding ini dapat mendorong terwujudnya desa devisa dengan memprioritaskan wilayah yang memiliki produk unggulan sejenis, atau produk complementer. Sehingga dapat saling memperkuat dan menguatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, ia pun optimis pengembangan skema communal branding ini bisa dikembangkan sektor-sektor lainnya seperti industri pengecoran dan kerajinan logam serta kerajinan kayu. Contohnya seperti terakota, gerabah, dan produk lukisan.

“Untuk perdana masih komoditas kopi, tapi selanjutnya akan dikembangkan untuk komoditas lain seperti produk perikanan, perkebunan, bahkan fashion hingga produk kuliner,” katanya.

Untuk itu, berbagai upaya dalam melakukan communal branding ini terus dilakukan. Caranya dengan melakukan pemetaan baik potensi produk, kesiapan pelaku UMKM, sampai target market atau pasarnya. Tentunya komoditas tersebut harus memiliki potensi baik dari sisi produksi dan pasar. Terutama untuk komoditi yang memiliki pasar luas di luar negeri.

“Dari sisi merek akan terus dikawal, baik yang sudah ada maupun yang baru, dengan membangun dialog dan kesepakatan antar pelaku. Dengan communal branding, maka perencanaan produksi menjadi lebih terarah karena market sinyalnya telah ada sehingga alokasi sumberdaya menjadi lebih efisien,” katanya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Jatim ini menyebut, kolaborasi dan sinergi berbagai pihak menjadi salah satu kunci dalam mendukung keberhasilan pengembangan berbagai produk unggulan di Jatim. Baik di sektor pertanian, perkebunan, UMKM, dan sektor lainnya.

Dimana kolaborasi dan sinergi Pentahelix dan kolaborasi teknis diperlukan untuk terus mendampingi dan mengawal mulai peningkatan kualitas produksi, pembentukan dan penguatan kelembagaan, hingga menjaga kontinyuitas dan pengembangannya.

“Semoga ikhtiar Pemprov Jatim ini dapat mendorong Koperasi UKM dapat naik kelas dan go global. Sehingga mampu meningkatkan akses pasar dan kemandirian usaha, serta semakin memperluas pasar ekspor guna memandirikan masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Jatim merupakan produsen kopi terbesar kelima di Indonesia setelah Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Utara, dan Aceh. Jumlah produksi kopi Jatim mencapai 9,7 persen dari total kopi Indonesia dari luas tanam perkebunan pada 2021 seluas 113,470 hektare dengan produksi 69.570 ton.

Bahkan, data Gabungan Eksportir Kopi Indonesia (GAEKI) menyebutkan, ekspor kopi Jatim sepanjang Januari—Juli 2021 secara volume telah mencapai 44.992 ton dengan nilai 90,29 juta US Dolar. Dari total ekspor tersebut, sebanyak 1.805 ton di antaranya merupakan kopi jenis Arabika, 30.832 ton jenis Robusta, dan sebanyak 12.283 ton merupakan kopi olahan. (poedji)

Jika tak Diantisipasi dengan Baik, Indonesia Bisa Terdampak Parah Resesi Ekonomi Dunia

JAYAKARTA NEWS— Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menilai Indonesia akan terdampak parah resesi ekonomi jika pemerintah tidak antisipasi dengan baik. Hal itu berdasarkan data bahwa Indonesia masuk 15 negara Asia terdampak resesi ekonomi global.

Sri Lanka menjadi negara urutan pertama negara yang memiliki kemungkinan mengalami resesi hingga 85 persen. “Sedangkan Indonesia berada di peringkat ke-14, menurut data Bloomberg, dengan probability krisis sebesar 3 persen,” kata Anis dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria, Jumat (28/10/2022).

Anis turut mengingatkan bahwa tidak tertutup kemungkinan risiko resesi tersebut akan terus meningkat ke depan. Mengingat kombinasi tingginya tingkat inflasi dan suku bunga menyebabkan terjadinya perlambatan ekonomi (stagflasi). Sehingga, terdapat efek rambatan kepada ekonomi domestik.

“Bahkan, BI sudah merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sebelumnya mencapai 4,7-5,5 persen menjadi turun ke 4,6 hingga ke 5,2 persen,” ujar politisi PKS tersebut. Anis menyebut bahwa dengan proyeksi resesi yang akan melanda Amerika dan merembet pada negara lain akibat kenaikan suku bunga secara agresif untuk menekan inflasi, mata uang rupiah akan kewalahan.

“Cadangan devisa Indonesia terus tergerus. September tahun lalu mencapai 146,9 miliar USD dan September 2022 hanya 130,8 miliar USD. Artinya, BI susah payah menjaga volatilitas nilai tukar rupiah agar stabil,” kata Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI ini.

Karena itu, ia mendesak pemerintah mengendalikan laju inflasi dengan menjaga daya beli dan konsumsi masyarakat. Selain itu, dari sisi fiskal, pemerintah perlu menjaga efektivitas dan efisiensi belanja negara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Caranya dengan prioritas belanja yang berkualitas dan menunda proyek ambisius seperti pembangunan ibu kota baru di saat resesi ekonomi global,” serunya. Di sisi lain ia mengkhawatirkan jika pemerintah terus mengejar proyek-proyek mercusuar yang komponen impornya tinggi dan tidak berdampak pada daya beli masyarakat, Indonesia akan terdampak parah akibat resesi ekonomi global. 

“Perlu diingat pula total utang pemerintah kembali naik per 30 September 2022. Menurut catatan terakhir sebesar Rp7.420 triliun, total utang naik sekitar 2,54 persen bila dibandingkan bulan sebelumnya sebesar Rp 7.236,61 triliun. Jadi, pemerintah harus menjaga rasio utang yang terkendali dan memprioritaskan kebutuhan yang mendesak,” tutupnya.***

bank bjb Raih Penghargaan Best BPD 2022

BANDUNG, JAYAKARTA NEWS — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (bank bjb) kembali menorehkan prestasi. Kali ini, bank bjb berhasil menyabet penghargaan pada ajang Indonesia Best BPD Awards 2022 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi.

Dalam ajang tersebut, bank bjb meraih penghargaan bertitel Best BPD 2022 with Top Financial Performance and Sustainable Financial Inclusion Initiative (Category : BPD KBMI 2). Penghargaan diterima oleh Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb Suartini.

Ajang pemberian penghargaan bertema Enhancing Economic Growth Through Regional Development Bank tersebut diselenggarakan secara daring pada Kamis, 27 oktober 2022 pukul 10.00 WIB via Zoom. Penghargaan diberikan kepada BPD yang dinilai memiliki kinerja keuangan yang optimal sehingga memiliki kondisi bisnis stabil pada 2022.

CEO dan Chief Editor Warta Ekonomi Muhamad Ihsan mengatakan, tema tersebut dipilih untuk mendorong para BPD agar dapat terus meningkatkan kapabilitasnya melalui produk dan jasa yang dihasilkan, serta mampu mengonversikan berbagai peluang di segala situasi untuk terus berkontribusi dalam memajukan roda perekonomian Indonesia.

“Warta Ekonomi berharap, BPD yang mendapatkan penghargaan mampu menjadi salah satu agen katalis di daerahnya serta mampu mempertahankan dan meningkatkan kinerja di masa yang akan datang, sekalipun ketika dihadapi pada situasi krisis,” ungkapnya.

Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb Suartini menghaturkan rasa terimakasihnya atas penghargaan yang diberikan Warta Ekonomi. Suartini mengatakan, capaian prestasi yang diraih perusahaan tidak lepas dari kerja keras yang solid dari seluruh insan bank bjb.

“Kami mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas apresiasi yang diberikan Warta Ekonomi terhadap kinerja bank bjb. Keberhasilan perusahaan dalam mempertahankan serta meningkatkan kinerja bisnis di masa pandemi ini tidak lepas dari peran seluruh insan bank bjb yang telah bekerja keras memberikan kontribusi terbaiknya pada masyarakat,” ungkap Suartini.***/pr

Investasi Swasta AS Bisa Sumbang Pemulihan Perekonomian Indonesia

JAYAKARTA NEWS— Pakar ekonomi dari Universitas Indonesia (UI) Fithra Faisal Hastiadi mengungkapkan perusahaan swasta lebih berpeluang masuk ke Indonesia dibanding pemerintahan.

“Pemerintahan Biden masih terlalu ragu-ragu dalam segala hal, sehingga saya tidak terlalu membayangkan ini akan bisa cepat,” kata Fithra Faisal Hastiadi di Jakarta, Kamis (27/10/2022).

Oleh sebab itu, Fithra menyarankan pemerintah Indonesia untuk mendorong kerja sama dengan sektor swasta AS. “Jadi pendekatannya harus lebih ke bisnis sih, ketimbang hanya ke pemerintah AS,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah patut merealisasikan pemindahan basis produksi utama dari China ke Indonesia. Indonesia saat ini punya kelebihan input produksi sebagai dampak dari hilirisasi produksi yang dibutuhkan oleh industri.

“Seharusnya investasi ke depan bisa lebih banyak kita terima karena negara-negara di Barat, AS, EU juga sama seperti China, sedang kelimpungan mencari sumber daya,” tegasnya.

Dikatakan, Indonesia dan ASEAN mendapati keuntungan atas dua faktor selama pandemi dan usai pandemi, yakni China Factor dan Relocation Factor.

Ekonomi China memang pulih lebih cepat dibanding negara lain, namun industri China masih belum optimal sehingga membutuhkan input produksi dari negara-negara di ASEAN. Sedangkan relocation factor terjadi pada negara selain China, seperti AS, EU, Jepang.

Negara-negara itu cenderung ingin memperlebar portofolio produksi dan investasi. Menurut Fithra, selama ini negara tersebut tergantung dengan China dalam jaringan rantai pasokan global (global supply chain network).

Tetapi karena resiko selama pandemi dan geopolitik membuat hal yang terlalu terkonsentrasi menjadikan mitigasi risiko menjadi lebih sulit dilakukan.

“Sehingga mereka sekarang tidak hanya mengejar efisiensi, tapi juga resiliensi. Mereka melebarkan portofolio produksi dan investasi justru ke ASEAN, dalam konteks ini Indonesia,” jelas Fithra.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pandangan analitis mengenai kinerja ekonomi Indonesia di tengah-tengah tantangan global dalam Gala Dinner yang diselenggarakan oleh United States-Indonesia Society (USINDO) di Washington D.C pada Selasa (25/10).

“Ketahanan dan kinerja ekonomi Indonesia, ditambah dengan penentuan posisi geopolitik yang seimbang serta kebijakan luar negeri yang cekatan, telah menempatkan Indonesia pada posisi yang kuat untuk menghadapi tantangan politik dan ekonomi sebagai imbas dari pandemi, disrupsi rantai pasok dan konflik Rusia-Ukraina,” ujar Ketum Golkar itu.

Pada kesempatan itu, Co-Chair USINDO Robert Blake menekankan Indonesia memiliki indikator ekonomi yang kuat seperti meningkatnya ekspor, tingkat inflasi yang relatif rendah, situasi pasar saham yang terus mengalami penguatan, dengan pertumbuhan FDI kedua tertinggi di ASEAN.

“Perusahaan swasta Amerika Serikat saat ini menanti kabar lebih lanjut dari Pemerintah Indonesia untuk dapat melebarkan ekspansi usahanya di Indonesia,” kata Robert Blake. (bnt)

bank bjb Raih Paritrana Award dari BPJS Ketenagakerjaan

JAYAKARTA NEWS – bank bjb meraih  anugerah Paritrana Award 2022 untuk kategori Badan Usaha Besar, karena dinilai turut berperan aktif, berkontribusi serta memiliki tingkat kepatuhan yang baik dalam mengimplementasikan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan selama tahun 2021. Proses seleksi secara komperhensif telah dilalui oleh seluruh peserta Paritrana Award 2022, yang mana pada tahun ini bank bjb berhasil dinobatkan sebagai Badan Usaha Skala Besar terbaik peringkat pertama.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Ir. Afriansyah Noor, M.Si kepada Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi yang disaksikan oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin, di Istana Wakil Presiden, Kamis (27/10).

“bank bjb menyampaikan rasa terimakasih dan sangat mengapresiasi atas penghargaan yang diberikan,” ucap Yuddy. bank bjb meraih Paritrana Award karena telah turut berkontribusi dalam berbagai program BPJS Ketenagakerjaan.

Antara lain membantu proses pencairan kepesertaan melalui jaringan bank bjb, pemberian stimulus kepada tenaga kerja melalui program Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan (GN LINGKARAN) BPJS Ketenagakerjaan, mendukung BPJS Ketenagakerjaan sebagai bank penyalur kredit manfaat layanan tambahan (MLT) dalam program MLT BPJS Ketenagakerjaan, dan program-program lainnya.

Ke depan, bank bjb  berkomitmen memberikan perlindungan menyeluruh kepada pegawai serta mitra bank bjb untuk mensukseskan program BP Jamsostek. Dengan penghargaan yang bank bjb dapatkan, diharapkan bisa menjadi semangat dan motivasi bagi seluruh pegawai dan karyawan untuk terus memberikan layanan terbaiknya.

Yuddy menambahkan, bank bjb bertekad untuk mempertahankan kinerja terbaik dan inovasi terbaru untuk ikut serta mensukseskan program BP Jamsostek dalam memberikan perlindungan kepada pekerja, mitra kerja, dan masyarakat.  Berkat kepemimpinan Yuddy Renaldi, bank bjb mencatatkan pertumbuhan yang baik meski di tengah kondisi industri perbankan yang tertekan akibat pandemi dan dampak pelemahan ekonomi global.

Sebagai informasi, Paritrana Award merupakan penghargaan yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko-PMK) bersama Kementerian Ketenagakerjaan, dan BP Jamsostek dalam perlindungan tenaga kerja.

Paritrana Award 2022 merupakan penghargaan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pemerintah Propinsi, Kabupaten/Kota, Perusahaan Besar, Perusahaan Menengah dan Usaha Kecil Mikro. Paritrana Award sendiri sudah memasuki tahun ke-5 sejak pertama kali berlangsung di 2017. Penghargaan diberikan sebagai wujud apresiasi kepada para pihak yang telah tertib administrasi dalam memberikan perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerjanya.***/pr

Menko PMK Luncurkan 25 Koperasi Siswa di Palembang

PALEMBANG, JAYAKARTA NEWS – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyampaikan apresiasi kepada Keluarga Besar Muhammadiyah dan  Aisyiyah Kota Palembang.

Apresiasi ditujukan khususnya kepada SMA Muhammadiyah 8 Kota Palembang yang telah menginisiasi peluncuran Koperasi Siswa di 25 sekolah SMP, SMA, MTs, MA, SMK Muhammadiyah dan Aisyiyah se Kota Palembang. 

Program tersebut merupakan salah satu Aksi Nyata  Gerakan Nasional revolusi Mental (GNRM) prioritas Kemenko PMK saat ini.

“Gerakan Ayo Berkoperasi harus dibangun secara fundamental dimulai dari yang paling esensial menyasar anak-anak di sekolah karena kelak mereka lah penerus estafet perjalanan bangsa berikutnya,” ujar Menko PMK dalam sambutannya, yang dikutip dari Siaran Pers Kemenko PMK, Kamis (27/10).  

Hal ini diamini oleh Ketua Majelis Dikdasmen Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Palembang, Effendy AS. Menurutnya,  Gerakan Ayo Berkoperasi ini bisa menanamkan nilai-nilai karakter seperti kemandirian dan kedaulatan bangsa.

“Karenanya, wujud nyata Gerakan Ayo berkoperasi tersebut perlu dilakukan Literasi Berkoperasi. Gerakan ini mampu melatih Jiwa Enterpreneurship atau Literasi keuangan siswa melalui Koperasi Siswa,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan, Haryadi menyampaikan harapan program ini mampu menggelorakan transformasi koperasi di Indonesia agar Kemandirian dan Kedaulatan Bangsa dapat terwujud secara paripurna.

Nilai-nilai kemandirian merupakan hal yang harus diutamakan menyongsong hadirnya bonus demografi di Indonesia.  “Sehingga pasca lulus dari instansi pendidikan, pelajar bisa memiliki jiwa wirausaha yang tinggi,“ tutur Ketua Pimpinan Pusat IPM Bidang Pengembangan Kreativitas Kewirausahaan yang turut hadir dalam peluncurkan itu.

Tak kalah menarik, Imam juga menambahkan bahwa Koperasi Sekolah ini bagus untuk pelajar sebagai pengembangan asas gotong royong.

“Koperasi Pelajar ini diharapkan menjadi salah satu artefak untuk memaslahatkan pelajar di Indonesia khususnya yang ada di Palembang ini. Selain itu koperasi ini menjadi program prioritas PP IPM di bidang Pengembangan Kreativitas Kewirausahaan (PKK) karena model tersebut mengedepankan asas gotong royong,” pungkas Imam.

Peluncuran 25 Koperasi dan Penanaman pohon dipimpin langsung Menko PMK bersama Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Prestasi Olahraga serta Perwakilan Kementerian Program GNRM.

Beberapa perwakilan Kementerian Program GNRM diantaranya Kemenpan RB, Kementerian Koordinator MArves, Kementerian Koordinaor Polhukam, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri, serta Kemekop dan UKM.

Selain itu hadir pula Sekda Sumatera Selatan, Sekda Kota Palembang, Kapolda Sumatera Selatan, Pangdam II Sumatera Selatan, Rektor Perguruan Tinggi di Kota Palembang, Ketua Dikdasmen PWM Sumatera Selatan, dan Ketua PDM Kota Palembang.***/uli

Pameran Kerajinan Tangan “Inacraft on October” Diikuti Ratusan Pelaku UMKM

JAYAKARTA NEWS – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meresmikan pameran kerajinan tangan “Inacraft on October” di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Rabu (26/10/2022).

Menparekraf Sandiaga dalam sambutannya menyampaikan, Inacraft merupakan suatu merek yang telah menjadi ikon perhelatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di Indonesia yang potensial untuk mempromosikan produk-produk ekonomi kreatif Tanah Air. Terutama melalui pemanfaatan platform digital.

“Inacraft ini juga menjadi momentum digitalisasi bagi para pelaku ekonomi kreatif. Karena saya yakin pelaku (ekonomi) kreatif ini perlu terdigitalisasi,” kata Sandiaga.

Sandiaga menilai pameran ini juga menjadi momentum untuk membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat.

“(Inacraft) menjadi salah satu bagian dari penciptaan 1,1 juta lapangan kerja tahun ini dan 4,4 juta lapangan kerja baru tahun 2024,” katanya.

Pameran Inacraft on October ini, lanjut Sandiaga, menjadi bagian dari upaya pengembangan dan penguatan sektor ekraf dalam menghadapi resesi yang diprediksi akan terjadi pada 2023 mendatang.

“Saya yakin dengan kegiatan Inacraft, dalam meningkatkan penjualan UMKM, kita akan mampu memitigasi potensi resesi tahun depan,” ungkap Sandiaga.

Pameran “Inacraft on October” berlangsung pada 26-30 Oktober 2022 dan diikuti oleh ratusan pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam pembukaan pameran ini Sandiaga didampingi oleh Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Ni Made Marthini, dan Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Erwita Dianti.***/mel

Menkeu Berpesan Kepada Seluruh Jajaran Untuk Dapat Menjadikan Kementerian Keuangan Lebih Baik

JAYAKARTA NEWS – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan kepada seluruh jajaran Kementerian Keuangan untuk selalu berkomitmen memberikan yang terbaik dalam menyelesaikan tugas-tugasnya, memiliki prestasi yang baik, dan menjadikan organisasi Kementerian Keuangan termasuk Direktorat Jenderal Perbendahraan (DJPb) untuk terus lebih baik.

Dalam hal ini, Menteri Keuangan juga menceritakan tentang perjalanan keuangan negara dan sejarah dari transformasi dan reformasi yang dilakukan oleh DJPb melalui pembentukan Undang-Undang (UU) perbendaharaan Nomor 1 tahun 2004 dan UU nomor  17 tahun  2003.

“Itu adalah karya dari legislasi yang mengubah cara kita mengelola keuangan negara secara fundamental. Itu adalah bukan milestone yang biasa-biasa saja. Inilah yang mengubah Kementerian Keuangan terutama Direktorat Jenderal perbendaharaan sebagai treasurer dari Republik Indonesia,” ungkap Menkeu dalam pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) DJPB tahun 2022 di Jakarta, Rabu (26/10).

Menkeu lanjut menyebutkan, bahwa sudah banyak prestasi yang telah diukir oleh DJPb selama kurun waktu sejak dibentuknya UU tersebut, diantaranya dengan meraih status wajar tanpa pengecualian (WTP) dalam Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), jumlah Badan Layanan Umum (BLU) yang terus meningkat, membuat berbagai instrumen inovasi sistem pengelolaan keuangan negara, serta respon yang cepat dalam menghadapi guncangan ekonomi baik di dalam negeri hingga global.

“Itu adalah bagian dari peta keuangan negara akan terus-menerus dihadapkan pada berbagai guncangan-guncangan yang tidak mudah. Ini adalah prestasi dan kinerja Anda. Dalam kurun waktu 18 tahun meskipun dengan berbagai guncangan, Anda terus reform dan improve bahkan berinovasi,” lanjutnya.

Selain itu, kualitas dari pengelolaan keuangan negara juga terus mengalami perbaikan dengan penggunaan digital teknologi yang semakin berkembang, baik dari sisi pelayanan, bisnis proses, hingga data analytic. Namun dikatakan Menkeu, meskipun memiliki banyak prestasi juga masih terdapat banyak hal yang perlu untuk terus diperbaiki.

“Jadi itu adalah sebuah evolusi reform yang anda lakukan sebagai treasurer yang mengelola dan mengamankan keuangan negara. Namun Cash management dan How you perform sebagai Treasurer Treasury manajemen menurut saya masih perlu untuk terus diperbaiki,” ujar Menkeu.

Dengan begitu Menkeu berharap, agar kedepan DJPb dapat secara profesional membawa instrumen fiskal negara mencapai milestone terakhir, yaitu mencapai dampak dan tujuan-tujuan pembangunan, memperbaiki kinerja ekonomi dan kesejahteraan rakyat, hingga tercapai pemerataan.

“Meskipun begitu banyak prestasi inovasi yang telah anda buat kita masih belum mencapai apa yang ingin kita capai,  yaitu cita-cita ambisius untuk membuat keuangan negara betul-betul bekerja berfungsi secara amanah dengan membuat fungsi stabilisasi, alokasi, distribusi dan tetap sustainable, serta Akuntabel, berintegritas, dan dapat dipercaya” pungkasnya.

Menkeu juga meminta, agar seluruh jajaran tidak pernah lelah untuk belajar dan terus meningkatkan kapasitas organisasi dan para pegawainya, bahkan bila harus belajar hingga ke seluruh dunia.

“Cari tahu seluruh dunia enggak cuma di seluruh Indonesia, tapi seluruh dunia. Lihat semua negara di dunia, mana praktek treasurer yang paling baik di dunia.  Pelajari, kuasai, terapkan,” pinta Menkeu.

Terakhir, Menkeu juga menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh jajaran DJPb dan Kementerian Keuangan secara luas atas kerja kerasnya dalam menjalankan tugas perbendaharaan meskipun dihadapkan pada risiko yang tidak mudah akibat pandemi, serta dapat tetap menjaga lima nilai Kementerian Keuangan.

“Integritas, profesionalisme, sinergi, supaya Anda semuanya bisa melayani menuju kesempurnaan. Jadi lima value kementerian keuangan jangan dilupakan,” tutupnya.***/uli

bank bjb Kantongi Penghargaan pada ESG Disclosure Awards 2022

BANDUNG, JAYAKARTA NEWS —PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten Tbk (bank bjb) kembali menorehkan prestasi. Kali ini, bank bjb mendapat apresiasi Rating Leadership AA pada Environmental, Social & Governance (ESG) Awards 2022.

Penghargaan tersebut diterima oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi pada acara Pengumuman ESG Disclosure Awards 2022 yang diadakan oleh Majalah Investor bekerjasama dengan Bumi Global Karbon Foundation, Rabu 26 Oktober 2022. Acara diselenggarakan secara virtual dan dapat disaksikan secara live di  YouTube, Facebook Berita Satu Media dan website Beritasatu.com pada pukul 13.00-14.30 WIB.

Penghargaan ESG Awards didasarkan pada hasil pemeringkatan dan penilaian pengungkapan faktor ESG dalam Sustainability Report (SR). Penilaian dilakukan dengan menggunakan metodologi yaitu 33 faktor ESG berdasarkan faktor ESG pasar modal terkemuka, studi peraturan, perjanjian internasional, serta standar dan pedoman pelaporan yang juga telah melalui proses assurance oleh Tuv Rheinland.

Evaluasi terhadap pengungkapan ESG dilakukan untuk mengukur sejauh mana transparansi ESG yang telah dicapai perusahaan dan langkah apa yang dapat dipraktikkan untuk meningkatkan pencapaian pengungkapan ESG. Dalam melakukan penilaian, Majalah Investor bekerjasama dengan Bumi Global Karbon Foundation (BGKF), yang juga merupakan anggota dari Global Reporting Initiative (GRI), Task Force on Climate-related Financial Disclosure (TCFD) dan Partner Silver dari Carbon Disclosure Project (CDP).

Selain itu, tujuan pengungkapan ESG ini adalah agar perusahaan terkait dapat menjadi lebih agile dan unggul dalam menyesuaikan kondisi kerja, memiliki fokus pada keberlanjutan, dapat bertahan dalam situasi politik, sosial dan lingkungan yang cepat berubah, serta menjadi legasi baru di tengah permasalahan ekonomi.

“Kami berterimakasih atas penghargaan yang telah diberikan Majalah Investor kepada bank bjb. Rating Leadership AA ini membuktikan bahwa bank bjb adalah perusahaan yang agile dan adaptif dalam menyesuikan diri pada tantangan zaman. Penghargaan ini tidak dapat diraih tanpa kerja sama dan kerja keras seluruh insan bank bjb,” ungkap Yuddy.***/pr

Investasi Sektor Manufaktur Lampaui Rp365 Triliun

JAYAKARTA NEWS— Di tengah kondisi ekonomi dunia yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi negara tujuan investasi bagi para pelaku industri manufaktur nasional maupun global. Ini tercermin dari realisasi penanaman modal sektor industri manufaktur pada periode Januari—September 2022 yang mencapai Rp365,2 triliun.

“Capaian tersebut meningkat 54 persen dibanding periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp236,8 triliun,” ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, dikutip dari laman resmi Kemenperin, Rabu (26/10/2022).

Data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan, pada yang sama sektor industri manufaktur memberikan kontribusi sebesar 40,9 persen terhadap total investasi yang mencapai Rp892,4 triliun. Secara kumulatif, investasi di Indonesia tumbuh 35,3 persen (year-on-year) dan selama sembilan bulan ini telah berhasil mencapai 74,4 persen dari target Rp1.200 triliun pada tahun 2022.

Di sisi penanaman modal dalam negeri (PMDN), realisasi di sektor industri manufaktur sebesar Rp104,9 triliun. Subsektor yang memberikan andil paling besar adalah industri makanan senilai Rp38 triliun atau menyumbang 9,2 persen dari total realisasi PMDN yang mencapai Rp413,1 triliun.

Sementara untuk penanaman modal asing (PMA), realisasi di sektor industri manufaktur menembus Rp260,3 triliun. Subsektor yang menyokong paling besar adalah industri logam dasar, barang logam, serta bukan mesin dan peralatannya dengan investasi menyentuh 8,5 miliar Dolar Amerika Serikat (AS) atau berkontribusi 25,3 persen dari seluruh realisasi PMA yang berada di angka Rp479,3 triliun.

Agus mengungkapkan, di tengah situasi dunia saat ini yang dilanda krisis pangan, energi, hingga finansial, semua negara berlomba-lomba berebut investasi karena investasi dapat mendorong peningkatan nilai tambah, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan devisa.

“Kepercayaan diri para investor di sektor industri ini harus tetap dijaga, yang didukung dengan berbagai kebijakan strategis,” tandasnya.

Menperin menekankan, tak hanya investasi pemerintah juga terus mendorong hilirisasi industri yang berkontribusi signifikan terhadap pemasukan negara melalui pajak ekspor, royalti, pendapatan negara bukan pajak (PNBP), dan dividen.

“Seperti yang Bapak Presiden sering kali sampaikan, hilirisasi industri menjadi prioritas nomor satu. Sebagai gambaran, saat masih diekspor dalam bentuk bahan mentah, kontribusi komoditas nikel nilainya sekitar Rp15 triliun dalam setahun. Setelah masuk ke industrialisasi, nilainya melompat tajam menjadi 20,9 miliar Dolar AS atau setara Rp360 triliun,” ujarnya.

Menperin meyakini, peningkatan investasi di sektor manufaktur memiliki kolerasi dengan kebijakan pemerintah dalam memacu hilirisasi industri, khususnya sektor pertambangan. “Artinya, pemerintah sangat konsisten sekali bahwa realisasi investasi tidak hanya didorong oleh sektor jasa, tetapi sudah membangun industri hilirnya sehingga memperdalam struktur manufaktur kita agar bisa lebih berdaya saing,” pungkasnya.***/ebn