• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Masalah  Pangan, Kalau Masyarakat  Kenyang Politik tidak Ribut

Masalah  Pangan, Kalau Masyarakat  Kenyang Politik tidak Ribut

August 12, 2023
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

October 26, 2026
Bapanas Akui Beras Premium Sempat Kosong di Sebagian Ritel

Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga Tuban: Disediakan 1 Ton Beras SPHP Harga Terjangkau

October 26, 2026
DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

October 25, 2026
“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

October 25, 2026
Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

October 25, 2026
Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

October 25, 2026
Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

October 24, 2026
Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

October 24, 2026
Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

October 24, 2026
243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

October 23, 2026
Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

October 23, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, October 27, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Ekonomi & Bisnis

Masalah  Pangan, Kalau Masyarakat  Kenyang Politik tidak Ribut

by admin
August 12, 2023
in Ekonomi & Bisnis, Kabar
0
Masalah  Pangan, Kalau Masyarakat  Kenyang Politik tidak Ribut

Ketua Bapanas Arief Prasetyo Adi dan Gubernur NTT Victor Laiskodat bicara Merdeka Pangan di halaman kantor Gubernur NTT, Sabtu (12/8/2023)/foto: panitia

492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Nusa Tengara Timur (NTT), termasuk provinsi termiskin  ketiga di Indonesia. Hamparan tanahnya yang luas termasuk lahan kering. Namun diakui sendiri oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat, sebenarnya keberagaman pangannya cukup melimpah, dan belum dikelola secara maksimal.

Ia lantas membandingkan dengan Norwegia. Negeri itu dikenal dengan kekayaan minyaknya, tapi devisa terbesarnya dari budidaya perikanan tuna. Hal itu disampaikan Gubernur NTT dalam kegiatan yang diselenggarakan Badan Pangan Nasional (Bapanas) bekerjasama dengan Pemprov NTT Sabtu (12/8) di halaman Kantor Gubenur NTT.

Sementara itu  Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi,  mengatakan, kita perlu  sinergi dan kolaborasi untuk mewujudkan merdeka pangan.

Arief  mengaku, awalnya ia sering mengatakan,  ketahanan pangan itu kita memiliki stok untuk waktu tertentu. Ternyata bukan sekadar itu. Ketahanan pangan yang kita inginkan adalah ketahanan pangan yang berlandaskan pada kemandirian, dan kedaulatan pangan.

Dikatakan, Bapanas ini sebenarnya akan diwujudkan tahun 2012, tapi baru bisa dieksekusi 9 tahun kemudian. Meski demikian seperti dipaparkan ketua panitian penyelenggara kegiatan Sarwo Edi, MH, sudah cukup banyak aktivitas yang dilakukan guna membangun tatakelola pangan yang kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan secara berdaulat, mandiri,  tangguh dan berkelanjutan.

Dan hari ini dengan semangat peringatan hari Kemerdekaan bisa dijadikan momentum bangkitnya kedaulatan pangan nasional. Hal ini menguatkan narasi kemerdekaan pangan dimana setiap individu mampu mendapatkan pangan yang cukup beragam, bergizi  seimbang dan aman (B2SA) untuk hidup lebih baik, sehingga kita bisa aktif dan poduktif menuju generasi emas 2045.

Merdeka Pangan

Kegiatan Bapanas kali ini dengan tema mewujdkan Merdeka pangan yang dirangkai dengan hari jadi Bapanas kedua, tepatnya 29 Juli 2023. Ke depan diharapkan Bapanas dapat menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan UU No 12 tahun 2018 tentang Pangan, PP No 66 tahun 2021 tentang Pangan Nasional dan Perpres 125 tahun 2022 tentang Cadangan Pangan Pemerintah.

Penguatan cadangan pangan pemerintah itu berlaku dari pusat, pemerintah provinsi, lalu kabupaten/ kota, kecamatan, desa hingga perorangan. Kemudian  kita bisa menciptakan stabilisasi pasokan dan harga pangan agar pangan ini terjangkau secara aman ke seluruh pelosok negeri.

Selain itu juga keanekaragaman pangan sebagai diversifikasi pangan sehingga pangan itu tidak hanya nasi. Di Indonesia terdapat 71 jenis pangan sebagai sumber karbohidrat. Dan tak lupa kita  akan membangun industri pangan bagi UMKM. Ke depan Bapanas diharapkan  akan lebih baik dalam meningkatkan gizi pangan bagi masyarakat, serta menyelesaikan kebutuhan daerah rawan pangan secara bertahap.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, belakangan kita sering melihat mobil kontainer bahan pangan dibawa dari Barat ke Timur, di antaranya ke NTT. Namun dengan kekayaan NTT yang belum diolah secara maksimal dan juga bila kinerja aparatnya juga menjadi jauh lebih baik, maka kita percaya nanti produk pangan  dari Timur akan mengalir ke Barat.

“Kami perlu jagung dari NTT, kami perlu sapi dari NTT, kami perlu ikan-ikan dari NTT. Kenapa ikan-ikan itu belum sampai ke Jakarta?  Kami tunggu (produksi ) ikan-ikan itu di Jakarta, pak Gubernur !” Kata Arief Prasetyo Adi.

Ingat katanya, ketergantungan pangan Jakarta itu  99 persen dari daerah lain. Mungkin sudah ada sebagian dari NTT, tapi belum banyak. Namun kelak jika hilirisasi itu ada di NTT ,  dan industri-industri strategis pangan  ada di NTT maka itulah keberhasilan NTT ke depan.

Bapanas di akhir tahun ini juga akan membagikan pangan 10 kg beras bagi sekitar 21,23 juta jiwa penduduk kurang mampu, ditambah  ditambah 1kg ayam, dan 1 kg telur selama 3 bulan (Oktober, November, Desember).

Kalau untuk NTT, seharusnya bisa kita kasih ikan. Sumber protein dari daerah bisa dioptimalkan. Setiap daerah kita harapkan punya potensi dan punya keunggulan  pangan local, seperti protein nabati dan hewani yang patut kita dukung bersama.

Krisis Dunia

Sebelumnya, dalam sambutannya Gubenur NTT Viktor Laiskodat menegaskan, persoalan pangan merupakan salah satu masalah krisis di dunia,  dari sekian isu di dunia, seperti air, energi, dan populasi.  Karena itu ia sangat mendukung langkah Presiden yang mendorong setiap provinsi  meningkatkan produksi pangan.

Bidang pertanian memang tergolong profesi purba. Namun untuk mengejar ketertinggalan kita tidak bisa dengan cara-cara lama. Kita perlu teknologi guna memajukan pertanian.

Politik tidak akan ribut kalau masyarakatnya kenyang semua. Tapi kalau terjadi problem pangan, Presiden bisa diturunkan. Menteri, bupati, camat akan tiarap kalau terjadi problem pangan.

Masalah pangan bukan hanya masalah gizi dan ekonomi, kata mantan anggota DPR RI itu , tapi juga masalah politik. Karena itu setiap pemimpin selalu bicara pangan, wajib bicara pangan.

Masalah yang dinilai urgen juga adalah masalah pupuk, terutama terkait subsidi. Subsidi itu jangan produknya, tapi orangnya/ petaninya. Kalau produknya disubsidi bisa terjadi  penyimpangan. Negara wajib melindungi manusianya bukan produknya. Karena itu negara harus hadir dan memberi subsidi bagi  orang yang tidak mampu. Kalau menghitung produknya terbatas kuotanya. Itulah tantangan di NTT yang perlu dibenahi.

Laiskodat mengatakkan, dirinya kadang sangat sedih. Kita itu negara kaya, dan provinsi ini pun (NTT) tergolong kaya juga tapi NTT masih temasuk daerah termiskin ketiga di Indonesia. Namun dirinya meminta agar dikatakan dengan narasi berbeda. “Jangan dibilang miskin tapi kekayannya belum dikerjakan/ dikelola secara maksimal, “ katanya.

Dari 10 komoditi terbaik  dunia, kata gubernur,   9 jenis mungkin ada di kita, seperti rumput laut, kepiting, kerapu, kakap,tuna, udang, lobster. “Kalau ini kita kerjakan terus dan sungguh-sungguh, maka 20 tahun lagi Indonesia tidak bisa dilawan. Indonesia akan menghasilkan produk-produk nutrisi yang hebat.”

Kita juga kaya ikan teri dan itu banyak proteinnya. Seharusnya itu  tidak boleh ekspor tapi untuk kebutuhan dalam negeri.  Karena keunggulan pangan, kebaikan gizi akan mengatur hadirnya generasi masa depan.

Menyinggung kekayaan NTT lainnya , disebutnya juga tanaman kelor. Itu tanaman yang tumbuh liar dimana-mana, ucapnya. Oleh WHO dikatakan tanaman ajaib , banyak nutrisinya. “Tapi saya kadang heran, anak-anak kita yang kena stunting disuruh makan biscuit, bukan kelor. Aneh ini, “ pungkasnya. isw

Tags: BapanasjayakartanewsKemandirian Panganketahanan panganProv NTTViktor Laiskodat
Share197Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

October 26, 2026
Bapanas Akui Beras Premium Sempat Kosong di Sebagian Ritel

Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga Tuban: Disediakan 1 Ton Beras SPHP Harga Terjangkau

October 26, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version