• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Saturday, October 3, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Pemda Magelang Bersiaga

Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Pemda Magelang Bersiaga

admin by admin
September 5, 2020
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS— Peningkatan aktivitas Gunung Merapi menjadi perhatian tersendiri bagi Pemda Magelang. Apalagi dalam situasi sekarang dimana semua sibuk dengan penganganan pandemic Covid 19. Pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) aktivitas Gunung Merapi mengalami peningkatan.

Guna mengantisipasi terjadinya potensi erupsi Gunung Merapi, Pemda Magelang melakukan kesiapsiagaan. Mengutip rilis BNPB, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan, diharapkan rencana kontinjensi (renkon) yang disusun saat ini dapat lebih realistis dan lebih fokus pada area terdampak. Ia juga menyampaikan bahwa fokus pada peningkatan kapasitas sesuai dengan jumlah penduduk yang akan mengungsi.

Review Rencana Kontinjensi Menghadapi Ancaman Letusan Gunung Merapi di Magelang, Jumat (4/9/2020)– foto BNPB

“Segala aspek diperhitungkan dalam peninjauan kembali renkon pada letusan gunung berapi. Dan berharap pada saat terjadi letusan pelayanan publik tetap berjalan sebagaimana sesuai dengan rencana tindak lanjut, semua dirancang dalam renkon ini karena kami menjalankan sister village,” tambah Edy dalam acara Review Rencana Kontinjensi Menghadapi Ancaman Letusan Gunung Merapi di Magelang, kemarin.

Edy menekankan bahwa strategi dari ancaman erupsi adalah mengungsi, namun tetap aman dari Covid-19.

Renkon letusan Gunung Merapi terakhir disusun pada 2017 lalu. Langkah kesiapsiagaan yang dilakukan dengan salah satunya dengan melihat kembali dokumen dan memutakhirkan sesuai dengan situasi terkini. Review dilakukan dengan memperhatikan adanya pandemi COVID-19 dan tetap mengutamakan konsep sister village.

Review Rencana Kontinjensi Menghadapi Ancaman Letusan Gunung Merapi di Magelang, Jumat (4/9/2020)— foto BNPB

Sementara itu, berdasarkan analisis Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi, dari 19 desa yang berada di KRB (kawasan rawan bencana) 3 atau kawasan yang paling berbahaya, ada 10 desa yang harus mengungsi bila terjadi erupsi. Estimasi populasi penduduk 10 desa tersebut berjumlah 17.000 Jiwa.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Eny Supartini menyampaikan, Kabupaten Magelang sudah selangkah lebih maju dalam menyusun rencana kontingensi berbasis pandemi Covid 19. “Dokumen rencana kontingensi ini harus menjadi dokumen yang hidup dan dapat digunakan saat terjadi letusan,” ucap Eny.

Ia mengatakan, menjadi tantangan bersama yaitu bagaimana membuat pandangan masyarakat bahwa kesiapsiagaan itu penting dan dijalankan.

Di sisi lain, Eny menambahkan terkait dengan potensi erupsi Gunung Merapi terhadap salah satu destinasi prioritas nasional, yakni Candi Borobudur. Borobudur sebagai keajaiban dunia tentu menjadi perhatian bersama.

Bupati Magelang Zaenal mengapresiasi BNPB dan BPBD karena tetap produktif dalam meningkatkan kesiapsiagaan di tengah pandemi Covid 19.“Kita harus waspada dan menjalankan protokol kesehatan secara berkala sehingga dapat menekan angka penyebaran Covid 19. Mari bersama-sama bergotong-royong sesuai tugas dan fungsinya, bila dijalankan dengan ikhlas maka akan berjalan dengan baik dan bermanfaat,” ucapnya.

Rencana kontingensi atau renkon adalah salah satu bentuk kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi ancaman bahaya. BNPB melalui Direktorat Kesiapsiagaan melakukan pendampingan penuh kepada daerah dalam proses penyusunan maupun review dokumen renkon tersebut. ***/ebn

Tags: BNPBgunung merapijayakartanews
Previous Post

Wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota Terendam Banjir

Next Post

Mercusuar Industri Film Jogja, Mengapa Tidak?

admin

admin

Next Post
Mercusuar Industri Film Jogja, Mengapa Tidak?

Mercusuar Industri Film Jogja, Mengapa Tidak?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version