• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Saturday, October 3, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Opera ‘Ular Putih’ Tayang Ulang

Opera ‘Ular Putih’ Tayang Ulang

admin by admin
July 17, 2020
in Entertainment
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS— Untuk ketiga kalinya, selama pandemi C 19, Teater Koma akan mementaskan rekaman pentasnya. Berjudul ‘Opera Ular Putih’ (Oh Peh Coa) dalam program #NontonTeaterDiRumahAja dan difasilitasi oleh Bakti Budaya Djarum Foundation, lakon Ular Putih akan menggeliat hari Sabtu (18/7) dan Minggu (19/7) melalui www.indonesiakaya.com dan channel YouTube.Indonesia Kaya.

Tontonan yang berasal dari Tiongkok ini aslinya pentas di TIM, 3 s d 19 April 2015. Mengusung tema ‘Bumi harus bersih – Langit harus suci’, lakon kolosal ini didukung 150 seniman kawakan dan kreator belakang panggung, seperti Budi Ros, Andhini Putri Lestari, Adi Prasetyo, Ade Firman Hakim, Dodi Gustaman, Daisy Lantang, Ratna Ully, Dorias Pribadi, Sir Ilham Jambek, Aris Abdullah, Dana Hassan, Julung Ramadan dan Rangga Riantiarno.

Berkisah tentang siluman ular putih yang ingin menjadi manusia.  Ia bertapa selama 1000 tahun. Karena ia baik dan usahanya ulet, dewa mengabulkan dan menjelma menjadi puteri yang cantik bernama Pehtinio.

Foto Image Dynamic

Didampingi adiknya, siluman ular hijau yang menjadi puteri bernama Siocing. Pehtinio bertemu dengan Kohanbun yang pernah menolong ular putih 100 tahun silam secara reinkarnasi. Tinio bertekad menjadi isteri Kohanbun. Suasana damai terusik ketika seorang peramal bernama Gowi mengatakan kepada Kohanbun bahwa isterinya adalah siluman jahat.

Guru Gowi, pendeta Bahai tak peduli dengan kebaikan Tinio selama ini. Apakah yang dikutuk dengan kejahatan memang benar kejahatan? Dan apakah hal yang diagungkan  sebagai kebaikan hanya merupakan kedok bagi kebusukan?

Apakah cinta, kebajikan dan pengorbanan selalu terbentur tembok tinggi kekuasaan dan hukum?. N. Riantiarno, sutradara Ular Putih mengemukakan cerita klasik  dari Cina yang dibalut kostum dan pernik-pernik khas Indonesia ini masih relevan dengan situasi terkini dan merupakan refleksi kita : sanggupkah kita membedakan siapa siluman dan siapa manusia. (pik)

Tags: budayaentertainmentjayakartanewsteater koma
Previous Post

Timbul Raharjo si Waria Art

Next Post

Webinar IBT – Universitas Teuku Umar

admin

admin

Next Post
Webinar IBT – Universitas Teuku Umar

Webinar IBT - Universitas Teuku Umar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version