Melongok Desa Wisata Kandri Gunungpati

DESA wisata adalah sebuah kawasan pedesaan yang memiliki beberapa karakteristik khusus untuk menjadi daerah tujuan wisata. Di kawasan ini, penduduknya masih memiliki tradisi dan budaya yang relatif masih asli. Selain itu, beberapa faktor pendukung seperti makanan khas, sistem pertanian dan sistem sosial turut mewarnai sebuah kawasan desa wisata.

Di luar faktor-faktor tersebut, alam dan lingkungan yang masih asli dan terjaga. Saat ini, Kota Semarang memiliki tiga buah kawasan desa wisata yang tersebar di berbagai wilayah Gunung Pati dan Mijen Kota Semarang. Desa-desa wisata tersebut adalah desa wisata Kandri, Wonolopo, dan Nongkosuwit.

Desa Kandri berada di Kecamatan Gunung Pati  Kotamadia Semarang dan merupakan desa yang masih alami dengan pemandangan alam serta keindahannya.

Desa ini merupakan desa wisata karena mempunyai banyak potensi mulai dari alam sampai dengan budaya aslinya yang masih dilestarikan. Terdapat juga kerajinan batik, sulam, serta budidaya belut. Selain itu, ada juga beberapa tempat wisata terkenal di Desa kandri salah satunya adalah Goa Kreo dan Waduk Jatibarang.

Letaknya yang berada di dataran tinggi, mempunyai hawa yang sejuk karena berada di dekat gunung Ungaran. Desa Wisata Kandri terbagi menjadi 4 RW dan total ada 26 jumlah RT. Dari keempat RW tersebut mempunyai ciri khas nya masing-masing. Seperti ada yang namanya wisata edukasi yang akan dijadikan sebagai kampung Inggris dan pendidikan alam.

Ada RW untuk area perkebunan yang dilengkapi dengan aneka buah. Dimana juga bisa dijadikan sebagai tempat untuk outbond. Kemudian Rw berikutnya sebagai kawasan budaya, sebelumnya untuk pementasan kesenian berupa wayang kulit, wayang suket, ketoprak, jathilan, dan kesenian lesung.

Ada RW yang banyak warung makanan khas sebagai wisata kuliner. Jalur ke sini bila dari pusat Kota Semarang langsung saja menuju arah barat sampai di bundaran Kalibanteng belok ke kiri. Ikuti terus saja jalannya ambil arah ke daerah Gunung Pati, lihat petunjuk arah yang tersedia di sepanjang jalan. Dengan kendaraan pribadi kurang lebih 30-45 menit dari pusat Kota Semarang. ***

Grey Canyon di Kudus Jawa Tengah

KABUPATEN Kudus memang tidak asing bagi penyuka perjalanan. Dikenal sebagai tujuan wisata ziarah dimana dua tokoh Walisongo dimakamkan di kota tersebut. Selebihnya kota ini dikenal sebagai Kota Kretek karena banyaknya pabrik rokok dan ada perusahaan rokok terbesar di Indonesia yaitu PT. Djarum.

Selain wisata ziarah, di Kudus ada sebuah tempat yang belakangangan mulai marak dikunjungi masyarakat lokal. Orang menyebut tempat tersebut dengan sebutan Grey Canyon Kudus. Objek ini sebagai salah satu tempat wisata yang menjadi ikon wisata terlaris di daerah Kudus.

Terletak di Tanjung Rejo, Kecamatan Jekulo, atau 200 meter dari TPA Tanjung Rejo, Grey Canyon  sebenarnya sudah cukup terkenal, bahkan pernah dijadikan sirkuit offroad tingkat nasional pada tahun 2010. Aslinya tempat tersebut sebenarnya bukan tempat wisata, karena merupakan galian C, dan masih ada persoalan yang belum selesai dengan warga sekitar.

Desa Tanjung Rejo yang memiliki luas wilayah 730,49 hektar tersebut terbagi menjadi tiga dusun, yaitu dusun Patihan, Dusun Beji, dan Dusun Kedungmojo. Tempat ini berbentuk dinding alam dengan nuansa abu-abu. Banyak fotografer menjadikannya sebagai latar belakang untuk pemotretan fashion. ***