Armand Maulana Belajar Bahasa Isyarat

ARMAND Maulana menjadi salah satu penyanyi yang terlibat dalam proyek musik ‘Cahaya Dalam Sunyi’. Tidak hanya menyumbang suara, Armand Maulana juga turut belajar bahasa isyarat untuk tampil dalam video lirik lagu tersebut.

“Awalnya nggak dikasih tahu, tahu-tahu pas selesai rekaman dikasih tahu ada syuting bahasa Isyarat untuk Allahu Akbar. Jadi pas syuting lumayan cukup nggak memakan waktu sih, cuma 15-20 menit, tapi cukup keringetan untuk bisa diterima teman-teman bahasa isyarat,” terang Armand Maulana ditemui Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/6/2018).

Dalam melakukan syuting tersebut, Armand Maulana hanya melakukan satu kali penggambilan gambar. “Iya (sekali) yang bagian bait saya sama Allahu Akbar,” ungkapnya.

Ketika ditawari untuk bergabung dalam proyek musik tersebut, Armand Maulana mengaku tidak berpikir dua kali. Ia mengatakan selalu tertarik untuk bergabung dalam proyek religi.

“Karena kan Islam memang harus up to date, nah project-project seperti ini harus didukung,” ujarnya. Selain Armand, juga terlibat 32 artis penyanyi seperti Afgan, Andien, Dewi Sandra, Dira Sugandi, Tulus, Tompi, Raisa dan aktivis tuli Surya Sahetapy. QuranIDproject yang di tahun keempatnya mengusung tema #QuranIDprojectISYARAT, dengan lagu ini ingin melibatkan komunitas Tuli yang sering merasa sunyi di tengahnya riuhnya tetabuhan bedug pada malam Takbiran. ***

Mocosik 2018 – Festival Buku dan Musik

MOCOSIK Festival merupakan sebuah festival buku dan musik tahunan yang diselenggarakan di kota Yogyakarta sebagai salah satu bentuk apresiasi terhadap dunia musik dan buku. Mocosik dalam literasi bahasa Jawa yang berarti “baca dulu” adalah akronim dari dua kata, yakni “moco” yang berasal dari bahasa jawa yang artinya baca dan “sik” yang diambil dari penggalan kata musik, yang kemudian kita sebut sebagai Mocosik.

Mocosik Festival akan menampilkan artis-artis dan musisi terbaik negeri ini dengan sajian talkshow dunia perbukuan & anak muda, dengan narasumber terpopuler & terkini. Mocosik Festival juga akan menggelar bazar buku dengan harga diskon spesial, pameran seni & desain sampul buku dan festival kuliner. Festival ini diharapkan sebagai salah satu bentuk sumbangan ilmu pengetahuan bagi generasi mendatang. Mocosik Festival akan diadakan pada tanggal 20, 21, 22 April 2018 di JOGJA EXPO CENTER

Adapun band dan artis dari DIJ dan Jakarta antara lain Kahitna, Rio Febrian, Letto, Tulus, Tompi, Pure Saturday dan gong nya adalah Slank, Glenn Fredly dan Sirkus Barock. Talkshow diisi sederet tokoh sastra, musik dan film : Sapardi Djoko Damono, Seno Gumira Ajidarma, Garin Nugroho, Yovie Widianto, Kemala Andini dll. Ada juga bazaar buku, festival kuliner, art exhibition dan musikalisasi puisi. ***

Tulus, Sukses dengan Gajah Kini Perhatikan Gajah

PERHATIAN penyanyi Tulus terhadap ekosistem gajah di Indonesia sangat besar. Sebagai kontribusinya untuk konservasi gajah Sumatera yang hampir punah, ia membentuk kampanye bertajuk #JanganBunuhGajah pada tahun 2016 lalu.

Keseriusan untuk menjaga kehidupan gajah juga karena seekor gajah jantan bernama Yongki, yang membantu proses pembuatan video musik lagu Tulus berjudul ‘Gajah’ telah mati dibunuh serta diambil gadingnya.

Tahun 2017 ini, Tulus kembali meneruskan kampanyenya dengan mengubah tajuk menjadi #TemanGajah. Melalui kampanye ini, diharapkan masyarakat lebih sadar terhadap kondisi gajah dan bisa menyelamatkan mereka.

“Sehingga harapan saya lebih banyak lagi teman-teman yang bisa terlibat di kampanye ini. Mulai dari Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP) sampai sekolah lanjutan-lanjutan yang lain, seluas-luasnya,” ujar Tulus, saat ditemui di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Pemilik album ‘Monokrom’ ini terus konsisten dalam menjaga keselamatan gajah karena bukan hanya komitmen sendiri, tapi juga secara bersama-sama. Tulus bekerja sama dengan WWF Indonesia dan kolaborator lain yang semakin banyak. ***