The Singhasari Resort Batu Raih Penghargaan Tripadvisor Certificate of Excellence

 

Sesuai visi The Singhasari Resort Batu ‘‘Starts from The Singhasari we will be known and lead globally“, di umur Singhasari Resort yang keenam ini, banyak sekali peningkatan yang dilakukan setiap tahunnya. Berkembang dari visi tersebut, perlahan namun pasti The Singhasari Resort bisa menempatkan diri di Industri Perhotelan Indonesia dengan mendapatkan banyak penghargaan nasional maupun internasional. Tak tanggung-tanggung, The Singhasari Resort menyabet dua penghargaan sekaligus yaitu Tripadvisor Certificate of Excellence dan Tripadvisor Traveler Choice Awards.

Publik Relation The Singhasari Resort Aditya Kurniawan menjelaskan Tripadvisor Certificate of Excellence adalah penghargaan mengenai seluruh aspek di The Singhasari Resort, mulai dari fasilitas, pelayanan, kebersihan, rasa makanan dan lain –lain. Sedangkan Tripadvisor Traveler Choice Awards adalah penghargaan yang didapatkan dari pilihan para wisatawan di Kota Wisata Batu.

General Manager The Singhasari Resort and Convention Fetra Rusmaidi.

“Pada kuarter ke-4 2018 ini the Singhasari baru saja mendapatkan penghargaan internasional dari situs wisata nomor satu yang diakui Dunia, Tripadvisor. Merupakan suatu kehormatan dan kesenangan bagi kami untuk mengumumkan bahwa The Singhasari Resort and Convention Batu kami berada di peringkat # 9 – di seluruh Indonesia – untuk katagori hotel terbaik untuk keluarga. Terima kasih kepada semua orang yang telah mengakui semua kerja keras dan dedikasi kami. Kami berterima kasih untuk semua tamu yang telah mendukung kami untuk menjadi hotel terbaik di Indonesia,” ungkap Aditya Kurniawan.

Dengan mendapatkan berbagai penghargaan tersebut, Aditya menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjadi Resort yang lebih baik lagi dan tetap menjaga kualitas dari pelayanan hotel yang sesungguhnya.

“Dan penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk melakukan yang lebih baik lagi sehingga The Singhasari Resort lebih dikenal sesuai dengan visi dari The Singhasari Resort,” tambahnya.

Sementara, General Manager The Singhasari Resort & Convention Rusmaidi Fetra menjelaskan Certificate of Excellence dinilai dari kualitas, kuantitas, dan keterkinian ulasan yang dikirimkan oleh wisatawan di TripAdvisor selama periode 12 bulan.

“Agar memenuhi syarat, bisnis harus mempertahankan keseluruhan peringkat gelembung TripAdvisor setidaknya empat dari lima, memiliki jumlah ulasan minimum dan harus sudah terdaftar di TripAdvisor selama setidaknya 12 bulan,” terangnya saat diwawancara jayakartanews.com melalui telepon selularnya, Jumat (14/9/2018).

Lanjut Fetra lagi yang merupakan alumni Balai Pendidikan dan Latihan Pariwisata (BPLP) Medan, keuntungan dari Peringkat TripAdvisor untuk mendongkrak popularitas hotel yang djalankan. Mengelola hotel saat ini berarti lebih dari sekedar menempatkan hotel Anda di OTA (Online Travel Agent).

“Saat ini tantangan dalam mengelola hotel bertambah sulit. Hal-hal yang dulu bahkan tidak dianggap sebagai tantangan sekarang menjadi ancaman serius bagi hotelier. Diantara banyaknya tantangan baru, memahami peringkat TripAdvisor menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh hotelier modern. Fakta bahwa persaingan hotel modern juga melibatkan TripAdvisor sebagai faktor yang cukup berpengaruh menjadi alasan mengapa hal ini menjadi penting,” jelas Fetra yang juga menjabat sebagai Cluster General Manager DMC Hospitality.

TripAdvisor adalah salah satu situs review terbesar di internet, oleh karena itu, Fetra mengingatkan bahwa mengabaikan pentingnya situs ini hampir seperti bunuh diri untuk bisnis hotel.

“Para wisatawan memiliki kebiasaan baru untuk selalu mencari validasi informasi melalui internet sebelum berpergian. Jika Anda tidak paham cara meningkatkan popularitas properti Anda di TripAdvisor, kemungkinan besar mereka akan menganggap properti Anda kurang baik. Karena itulah sangat penting bagi Anda untuk mengelola peringkat TripAdvisor dengan efektif,” sarannya. (monang sitohang)

Menulis Review Bohong untuk TripAdvisor, Dipenjara

KEHADIRAN internet, memberikan banyak peluang, termasuk kerja (job) freelance, seperti menulis blog, menulis review produk dan lainnya.

Hal yang paling utama dalam hal ini adalah kejujuran, saat seseorang menulis atau mereview sebuah produk. Apabila tulisannya bohong atau fake, maka bisa berakibat hukum. Biasanya, hal ini sudah terkandung dalam perjanjian kerja paruh waktu.

Oleh karena mengabaikan prinsip-prinsip tersebut, seorang pria yang menulis ulasan (review) bohong tentang restoran Italia dan hotel di situs perjalanan online TripAdvisor. Pria  tersebut dijatuhi hukuman penjara selama sembilan bulan dan diperintahkan untuk membayar denda 8.000 euro (Rp 135,8 juta).

TripAdvisor dalam sebuah pernyataan menyatakan, bahwa hukuman itu dijatuhkan pada bulan Juni oleh pengadilan di kota Lecce, Italia selatan. Tidak ada konfirmasi langsung dari pengadilan.

Pria itu, yang tidak disebutkan namanya, menawarkan untuk menjual ulasan yang cemerlang kepada bisnis di seluruh Italia untuk menaikkan peringkat mereka di situs TripAdvisor, yang mengklaim ratusan juta pengunjung online setiap bulan.

“Kami melihat ini sebagai petunjuk penting untuk Internet,” kata TripAdvisor. “Menulis ulasan palsu di TripAdvisor adalah  melanggar hukum di banyak yurisdiksi … Namun, ini adalah pertama kalinya kami melihat hukum ditegakkan sampai mengamankan pelaku  kriminal.”

Perusahaan milik AS itu mengatakan bisnis di Italia dalam memberi petunjuk kepada pelancong di  mulai digarap tahun 2015. Pria tersebut menawarkan untuk menulis, tepi ternyata yang dilakukan review palsu.

Penyelidikan berikutnya mengungkapkan “lebih dari 1.000 upaya” untuk mengirimkan ulasan untuk ratusan properti yang berbeda. TripAdvisor mengatakan, pihaknya ditipu dengan harus membayar ulasan palsu dan kemudian terdampak pada turunnya  peringkat popularitas mereka. ***