Doni dan Risma Bertolak ke Mamuju

Gempa Berulang: 1972, 2008, 2021

JAYAKARTA NEWS – Sedianya, pagi ini Jumat (15/1/2021), Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo mengunjungi korban longsor di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Rencana mendadak berubah.

Atas perintah Presiden Joko Widodo, Doni bersama Mensos Tri Rismaharini ditugaskan segera mengunjungi lokasi gempa di Mamuju, Sulawesi Barat. Dalam kesempatan itu, sejumlah anggota DPR RI dari Komisi 8 juga turut serta.

Sebelum take off, Doni memerintahkan 4 unit helikopter BNPB diluncurkan ke lokasi bencana. Demikian info awal yang disampaikan oleh Tenaga Ahli BNPB Egy Massadiah, yang turut serta mendampingi Letjen Doni Monardo sebelum bertolak ke Mamuju, Sulbar.

Laman BMKG pagi ini menampilkan info gempabumi terkini, yakni gempa bumi 15 Januari 2021 pukuo 01.28 WIB bermagnitudo 6.2 SR pada kedalaman 10 km. Pusat gempa berada di darat 6 km timurlaut Majene. Getarannya dirasakan hingga Majene, Palu, bahkan Makassar.

Sehari sebelumnya (14/1/2021), gempa skala 3.5 terjadi pukul 15.35 pada kedalaman 10 km. Pusat gempa berada di darat, 40 km barat laut Malili, Luwu Timur. Getarannya terasa sampai Mangkutana. Beberapa jam sebelumnya, tepatnya pukul 13.35, BMKG mencatat gempa juga mengguncang Majene. Gempa berkekuatan 5.9 itu berada di kedalaman 10 km, 4 kilometer barat laut Majene. Getarannya terasa sampai Mamuju, Majene, Mamuju Utara, Mamuju Tengah, Toraja, Mamasa, Pinrang, Pare-pare, Wajo, Polewali Mandar, Tanah Grogot, bahkan Balikpapan.

Sumber BMKG Region IV Makassar mengingatkan warga Sulawesi tetap waspada karena wilayah ini dilintasi oleh dua patahan, yakni Palu Koro dan Saddang. Potensi gempa terutama di Mamuju, Majene dan Selat Makassar.

Patahan Palu Koro, melintas dari Sulawesi Utara melalui Sulawesi Tengah ke arah Sulawesi Tenggara. Sementara patahan Saddang melintas di Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan bagian tengah, sampai Kepulauan Selayar.

Beberapa gempa yang merusak Sulawesi Selatan, yakni gempa di Bulukumba 29 Desember 1828, gempa Majene 23 Februari 1969, gempa Mamuju 6 September 1972, gempa Ulaweng 8 April 1993, gempa Pinrang 28 September 1997, dan gempa Mamuju 5 Februari 2008 5,8 skala Richter dengan kedalaman 30 kilometer. (rr)

VIDEO GEMPA MAMUJU:

https://youtu.be/KX16ZcYc8SI

Kondisi Wali Kota Surabaya Rismaharini Semakin Membaik

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

JAYAKARTA NEWS— Kondisi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini semakin membaik. Ia telah dipindahkan dari ICU ke bangsal rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo. Semua alat bantu yang sebelumnya dipasang di tubuh Risma pun sudah dilepas.  

Kabag Humas Pemkot Surabaya M Fikser menyebut, dokter juga telah memperbolehkan Risma makanan lain di luar menu rutin rumah sakit. Risma, kata Fikser, mengaku bosan dengan makanan rumah sakit dan minta abon dan capcay.  Untungnya dokter memperbolehkan, asalkan bukan makanan pedas.

Risma keluar dari ICU pada Minggu (30/6). Sehari sebelumnya, saat masih di ICU, Sabtu (29/6), Presiden dan Ibu Negara, Iriana Jokowi, menjenguk Risma. Melalui putra sulungnya, Fuad Bernardi, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada rombongan Presiden beserta rombongannya yang sengaja datang untuk menjenguk. “Iya, ibu mengucapkan terima kasih ke semua tamu,” ujarnya, kepada awak media yang menghubungi disela-sela kepulangan presiden.

Presiden Joko Widodo dan istri, serta sejumlh pejabat datang menjenguk Waki Kota Surabaya Tri Rismaharini di RS Dr Soetomo, Sabtu (29/6/2019)–foto istimewa

Ikut hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan pasangan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Dardak dan Arumi Bachsin.

“Semua rombongan presiden masuk semuanya ke ruang ICU. Pak Jokowi mengatakan jangan mikir terlalu banyak, warga Surabaya sudah menunggu,” tutur Fuad Bernardi.

Selain Jokowi sehari sebelumnya pada Jumat (28/6) , Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistiano Dardak, juga menjenguk Walikota Surabaya 2 periode tersebut.

Direktur RSUD dr Soetomo Surabaya dr Joni Wahyuhadi dalam kesempatan itu memberikan keterangan kalau kondisi Risma sudah lebih baik dibanding hari-hari sebelumnya. Kendati demikian dia tidak bisa memastikan kapan Risma bisa keluar dari rumah sakit.

Kabar tentang sakitnya Walikota Surabaya Tri Rismaharini yang sampai berhari-hari itu, menjadikan masyarakat bertanya-tanya tentang keseriusan penyakitnya. Apalagi dalam perjalanan perawatan selanjutnya, Tri Rismaharini dipindah dari RSUD Dr.R. Soewandhi ke RSUD Dr. Soetomo. Pada tubuh walikota perempuan pertama di Surabaya ini dipasang alat-alat pemantau kesehatan dan yang menangani ada sekitar 15 orang dokter.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dr Febria Rachmanita, hasil diagnosa dokter menyatakan Risma menderita sakit mag dan asma.

Sementara Kepala Humas RSUD Dr Soetomo, dr Pesta Parulian mengatakan serangan asma Risma memiliki gradasi. Kata Pesta, sejak dirawat di RSUD Dr. M. Soewandhie dan dirujuk ke RSUD Dr Soetomo, kondisi Risma sudah lebih baik dan stabil. “Artinya tidak segawat atau seberat saat (dirawat) di rumah sakit Soewandhie,” kata Pesta saat jumpa pers di Gedung Bedah Pusat Terpadu RSUD Dr Soetomo.

Dia mengaku masih mendalami apa saja yang terjadi pada Risma hingga memerlukan perawatan super intensif di rumah sakit. Untuk memantau kesehatan Risma, RSUD Dr Soetomo bahkan sampai menerjunkan 15 dokter spesialis untuk menangani kesehatan walikota perempuan pertama di Surabaya tersebut.***poedji